Minat Baca Masyarakat Rendah, KPA Demak Gelar Pameran Buku

 BacaDemak – Dalam rangka meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat yang masih tergolong rendah, Kantor Perpustakaan dan Arsip (KPA) Demak menyelenggarakan Pameran Buku Murah dan Jambore Perpustakaan Desa dan Sekolah se-Kabupaten Demak. Acara yang resmi dibuka pada hari Selasa (22/3) oleh Wabup Demak, Drs.Harwanto tersebut juga merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-513 Kabupaten Demak.

Pameran yang diikuti oleh 45 stan tersebut dilaksanakan selama 7 hari, mulai tanggal 22 Maret hingga 28 Maret mendatang. Peserta pameran terdiri atas penerbit, distributor, toko buku, editor, aksesoris, obat herbal, dan stan lainnya. Pameran juga dimeriahkan dengan beragam lomba, seperti lomba mewarnai, lomba Pildacil, lomba tahfidz, dan lainnya.

Wabup mengatakan bahwa hasil data riset UNESCO menunjukkan bahwa indeks minat baca masyarakat Indonesia baru mencapai 0,001. Ini artinya, hanya 1 dari 1000 penduduk Indonesia yang memiliki minat baca. Sedangkan menurut survey Organization Economic Company Development (OECD) tahun 2013, prosentase masyarakat yang suka membaca hanya sebanyak 18 persen, 2 persen suka berbincang-bincang, dan selebihnya atau sebanyak 80 persen masyarakat lebih suka menonton televisi.

Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat dengan membaca, diantaranya dapat membentuk karakter bangsa. Membaca buku dapat membuka pintu otak dan memandunya ke arah kepandaian dan kebijaksanaan. Dengan menanamkan minat baca kepada anak sejak usia dini berarti kita telah menyiapkan generasi bangsa yang cerdas dan berkualitas,” tambahnya.

Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, SP Andriani mengatakan bahwa peran perpustakaan dalam meningkatkan minat baca warga sangat penting. Keinginan masyarakat memiliki buku terkadang terkendala mahalnya harga buku. Disinilah peran perpustakaan dapat dimaksimalkan untuk menyediakan bahan bacaan yang murah meriah bagi masyarakat.

Perpustakaan Umum Daerah sebagai salah satu penyedia layanan baca bagi masyarakat harus memiliki upaya-upaya terobosan untuk menumbuhkembangkan minat baca masyarakat. Inovasi tersebut sangat dibutuhkan untuk menyelaraskan diri dengan pesatnya perkembangan global. (Media Center)

 

Comments are closed.