Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Komisariat Demak Dilantik

 dokterDEMAK – Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi untuk mencapai kesejahteraan. Dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, diperlukan kerjasama yang sinergis antara pemerintah dan stakeholder bidang kesehatan, diantaranya adalah para dokter umum yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI).

PDUI merupakan organisasi profesi bagi dokter umum yang bersifat otonom yang bernaung di bawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI). PDUI yang didirikan di Jakarta pada tanggal 1 Juni 2008 diharapkan dapat berfungsi sebagai pemersatu, pembina, dan pemberdaya dokter umum di Indonesia.

Hari ini Rabu (25/5), Pengurus Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Demak Periode Tahun 2016-2019 dilantik di Pendopo Kabupaten. PDUI Komisariat Demak telah berjalan satu kepengurusan. Kepengurusan pertama dilantik pada tanggal 13 Maret 2013 dengan diketuai oleh dr. Joko Sarwono. Melalui mekanisme Rapat Anggota Komisariat PDUI Demak pada tanggal 23 Maret 2016, terpilih dr. Ali Maimun, M.Kes sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua PDUI Komisariat Demak Periode Tahun 2016-2019. PDUI Komisariat Demak akan membawahi 137 dokter umum.

Dalam acara tersebut juga digelar Seminar Sehari bertajuk “Cantik Sehat Alami Dengan Terapi Stem Cell”. Wakil Bupati Demak, Drs. Joko Sutanto yang hadir membuka acara tersebut mengatakan bahwa dalam memberikan terapi stemcell untuk penyakit dan kecantikan harus diperhatikan jenis, dosis, serta prosedur terapinya. Untuk itu para dokter diharapkan dapat bertindak hati-hati dalam menangani pasien. “Konsultasi antara dokter dan pasien perlu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Wabup. Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut DR.dr.Hj.Indah H. Julianto, SpKK(K),FINS DV., FAA DV dari RS Mawardi Solo, Dr. Agung Putra, dan Dr. Masyudi AM. MKes.(Media Center)

Comments are closed.