Antisipasi Banjir Dengan Bersih-Bersih Sungai Tuntang Lama

antisipasi banjirDEMAK – Kesadaran untuk menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi di sungai, harus dimulai dari diri sendiri. Di Kabupaten Demak, sungai adalah sumber kehidupan bagi banyak orang. Di beberapa tempat, masih banyak orang yang memanfaatkan air sungai untuk mandi ataupun mencuci baju. Namun demikian, kesadaran untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai, masih sangatlah kurang. Diharapkan melalui kegiatan bersih-bersih sungai, dapat lebih meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar, khususnya kawasan Sungai Tuntang Lama.

Hal tersebut disampaikan Drs. Dwi Heru Asyanto, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, mewakili Bupati Demak yang berhalangan hadir, saat membuka kegiatan Bersih-Bersih Sungai Tuntang Lama, Jumat (14/10) di Halaman Setda.

Kegiatan bersih-bersih Sungai Tuntang Lama merupakan puncak acara Bulan Bakti Karang Taruna yang digagas oleh Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten Demak dan diikuti oleh jajaran Kodim 0716 Demak, jajaran DPUPPE, dan Dinsosnakertrans Demak. Bersih-bersih sungai dilakukan dari depan Kodim 0716 Demak sampai dengan Polres Lama.

”Saya mengajak kepada seluruh jajaran Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten Demak selaku pelopor kaum muda untuk menunjukkan karya nyata kepedulian terhadap lingkungan. Ajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sungai. Karena selain merusak lingkungan, dikhawatirkan dampaknya bisa membahayakan masyarakat sekitar. Salah satu penyebab Kabupaten Demak menjadi langganan bencana banjir adalah karena banyaknya sampah yang menumpuk di sungai, sehingga aliran air pun menjadi tersumbat. Dengan adanya kegiatan bersih-bersih sungai ini diharapkan aliran air sungai bisa lebih lancar dan lingkungan pun semakin asri,” kata Staf Ahli Bupati. (Media Center)

Comments are closed.