Mudahkan Pelayanan Dengan Monalisa

monalisaDEMAK – Pendapatan daerah dari sektor pajak merupakan penyumbang terbesar bagi pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu, pemerintahan desa/kelurahan menjadi ujung tombak guna pencapaian target penerimaan dari para objek pajak.

Apalagi terhitung sejak tanggal 1 Januari 2013, pengelolaan PBB tidak lagi dilakukan oleh KPP Pratama, namun dikelola oleh pemerintah daerah. Pemerintah pusat secara resmi menyerahkan pengelolaan PBB-P2 sebagaimana amanat UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dengan penyerahan PBB-P2 dari pemerintah pusat ke daerah, maka semua hal terkait pengelolaan PBB-P2 dilakukan pemerintah daerah, baik itu menyangkut pendataan, penilaian, pengolahan data, penetapan, pelayanan maupun keberatan.

Demikian disampaikan Bupati Demak, HM. Natsir, saat membuka acara Gebyar Hadiah Bagi Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Demak Tahun 2016 sekaligus Launching Monalisa (Mobil Layanan Keliling Desa), Web, dan Media Sosial PBB-P2, Selasa (15/11) di Pendopo Kabupaten. Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Demak, Drs.Joko Sutanto, Sekda Demak, Dr.Singgih Setyono, MKes, dan jajaran Forkopimda Demak.

Program Monalisa (Mobil Layanan Keliling Desa), Web, dan Media Sosial PBB-P2 merupakan program peningkatan pelayanan PBB-P2 yang bertujuan untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan maupun pembayaran kepada wajib pajak. Selain itu, program tersebut juga bertujuan untuk mempermudah akses informasi tentang PBB-P2 di Kabupaten Demak

Bupati mengatakan bahwa kontribusi penerimaan PBB-P2 terhadap PAD Kabupaten Demak setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Per 31 Desember 2015, target PAD sebesar 28 milyar rupiah telah terealisasi sebesar 31,65 milyar rupiah atau sebanyak 113 persen. Jumlah tersebut mengalami peningkatan per 31 Oktober 2016. Target PAD sebesar 32 milyar rupiah terealisasi sebesar 33,01 milyar rupiah, meningkat sebanyak 103 persen.

”Saya sampaikan apresiasi yang tinggi pada warga masyarakat yang sudah taat membayar pajak. Seperti kita ketahui bersama bahwa pemasukan PBB-P2 sepenuhnya digunakan untuk menunjang pembangunan Kabupaten Demak di segala bidang. Dengan warga giat membayar pajak, maka warga masyarakat pula yang akan merasakan langsung manfaat dari pajak yang telah dibayarkan,” kata Bupati.

Bupati mengapresiasi 148 desa dari 4 kecamatan di Kabupaten Demak yang telah lunas PBB-P2 sampai dengan 10 November 2016, yakni Kecamatan Gajah, Mijen, Dempet, dan Guntur. ”Saya berharap agar prestasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan kedepannya akan lebih banyak desa yang lunas PBB-P2,” tegasnya.

Penghargaan juga diberikan kepada 5 perwakilan perusahaan yang telah taat membayar PBB-P2, yakni PT. Delta Dunia Sandang Tekstil, PT. Hartono Istana Electronics, PT. Glory Industrial Semarang, PT. Manunggal Jaya Tobacco, dan PT. Bank Jateng Cabang Demak, serta 1 wajib pajak yang telah taat membayar PBB-P2 dan bekerjasama sebagai pelaku usaha pariwisata dalam kewajiban membayar pajak daerah, yaitu PT. Agra Wastu Jayasri (Hotel Amantis).

Dalam acara tersebut diperebutkan 2 unit sepeda motor dan 2 tabungan BIMA masing-masing senilai Rp 10.000.000,00 serta puluhan hadiah hiburan berupa televisi, lemari es, magic com, kompor gas, dan kipas angin. (Media Center)

Comments are closed.