Sentra Ikan Bandeng Di Kabupaten Demak

bandeng DEMAK – Kemampuan warga Desa Tambak Bulusan, Kecamatan Karangtengah mengangkat potensi ikan bandeng sebagai produk unggulannya membuat takjub Bupati Demak, HM. Natsir. Ikan bandeng yang selama ini terlihat murahan diubah menjadi kuliner yang bermutu, berkelas dan disukai banyak orang.
Di tangan warga Tambak Bulusan ini, ikan bandeng dibuat menjadi olahan masakan seperti bandeng cabut duri, bandeng bakar, bandeng ingkung, bandeng mangut dan otak-otak. Selain itu juga mulai dirintis membuat menu bakso menggunakan bahan baku ikan bandeng. Bakso ini diyakini bakal menjadi produk inovasi warga Tambak Bulusan yang tiada duanya.
“Begitu memasuki kampung ini tadi saya langsung melihat hamparan tambak ikan bandeng dengan luas 250 hektar. Dengan jumlah tersebut tentu saja hasil panennya sangat banyak. Nah, dengan inovasi warga Tambak Bulusan ini maka nilai jual akan lebih tinggi sehingga sangat bisa membantu perekonomian warga,” ujar Bupati saat mengunjungi Desa Tambak Bulusan, Jum’at (9/2).
Ia berharap, warga kampung tersebut terus mengembangkan inovasi dan kreasi dalam mengolah bandeng sehingga semakin banyak yang mengenal keberadaan Sentra Bandeng tersebut.
“Potensi ini harus tetap terus dikembangkan yang nantinya bisa menjadi ikon kuliner untuk wisata yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kasi Pengolahan dan Mutu Hasil Perikanan Ir. Wiwik Dewi Sumbarwati, M. Si mengatakan, Inovasi ini tercipta pada tahun 2013 bermula dari banyaknya ibu ibu yang menganggur dan hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan suami selama melaut. “Kalau tangkapan sepi tidak ada pemasukan ya tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup,” ungkapnya.
“Jadi usaha ini sangat membantu ekonomi masyarakat daerah pantai saat paceklik,” imbuhnya. (Humas Demak)

 

Posted in Berita.