Kerja Bhakti Jum’at Bersih

IMG-20180213-WA0008DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak menggelar kerja bakti rutin hari Jum’at pagi ini (9/2). Kerja bakti diikuti oleh para karyawan karyawati di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Demak. Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan apel pagi yang dipimpin oleh Drs. Wahyu Aji, MM selaku Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Demak yang bertempat di depan Gedung Bina Praja. Beliau mengatakan kegiatan kerja bakti rutin dilaksanakan setiap hari Jum’at. Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung program pemerintah “Satu Sampah Sejuta Masalah”.
Kerja bakti dilakukan di beberapa titik diantaranya sekitar Taman Parkir Tembiring Jogo Indah, Kompleks Masjid Agung Demak, dan Taman Makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak. Para pekerja bakti membawa alat kebersihan masing-masing seperti sabit/arit, gunting rumput, sapu lidi, tempat sampah, serta cangkul kecil. Masyarakat sekitar juga terlibat langsung dalam kegiatan tersebut karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua komponen.
Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak Kurnia Zauharoh mengatakan, kerja bakti harus dilakukan terus menerus, terlebih sekarang ini telah memasuki musim hujan. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, kondisi lembab menyebabkan bibit-bibit penyakit dapat berkembang biak dengan cepat. Selain masalah kesehatan, Curah hujan yang tinggi dan dalam waktu yang lama menjadi faktor utama terjadinya banjir. Akibat hujan lebat, sungai menjadi meluap selain itu minimnya daerah resapan air membuat air akan semakin tidak tertampung dan terjadi banjir.
Selain itu kerja bakti dilaksanakan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan lestari menuju Demak meraih Adipura. Kunci pokok dari sebuah kota peraih adipura adalah kota keberlanjutan. Untuk itu ditekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam pengelolaan lingkungan, karena tidak bisa dilakukan oleh dinas Lingkungan Hidup saja. Akan ada tambahan penilaian berupa partisipasi masyarakat untuk ikut mengelola lingkungan. Mulai dari kader hingga bukti pengelolaan lingkungan akan dinilai, seperti pengelolaan bank sampah, komunitas daur ulang, dan kampung organik.Untuk itu diharapkan kerjasama dari semua pihak (Humas Demak)

Posted in Berita.