Rencana Wujudkan Akuntabilitas dan Transparansi Di Bidang Pendidikan

IMG_20180213_111714_967DEMAK – “Akuntabilitas dan transparansi akan bisa diwujudkan jika sistem perencanaan dilakukan dengan baik,” hal itu disampaikan Bupati Demak HM. Natsir yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Demak Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Muliana, S.H saat acara pelaksanaan kerjasama secara kelembagaan rapat kerja Dinas perencanaan terpadu pembangunan bidang pendidikan tahun 2018 di Aula Budi Utomo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Selasa, (13/2).
Ia menjelaskan bahwa perencanaan yang baik hanya dapat diperoleh jika bisa memanfaatkan informasi sebanyak mungkin. Sudah saatnya perencanaan pendidikan dilakukan berdasarkan data-data yang menunjang perbaikan dan bukan sekedar keinginan tertentu. Peta obyektif pendidikan ini harus dilihat dari aspek sosial dan agama, sehingga akan sangat membantu perencanaan pendidikan yang baik, khususnya di Kabupaten Demak.
“Saya tekankan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Demak melalui Bappeda melakukan penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan melalui aplikasi e-Planning dan e-Budgeting. Dengan diterapkannya e-Planning dan e-Budgeting diharapkan pula dapat memberikan kemudahan bagi semua pihak, baik masyarakat dan semua stakeholder terhadap akses informasi, sebagai acuan untuk berpartisipasi dan melakukan pengawasan. Ketersediaan informasi di dalam e-Planning nantinya akan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam program pembangunan daerah. Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh OPD agar berpartisipasi aktif dalam menggunakan aplikasi e-Planning dan e-Budgeting agar terwujud peningkatan kualitas dokumen perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Demak,” terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Drs. Anjar Gunadi, M.Pd mengatakan adanya peran penting pendidikan termaktub dalam pasal 31 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayanya. Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.
Dalam rangkaian upaya mewujudkan keberhasilan pembangunan dan penyelengaraan pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak yang mempunyai tugas pokok dan fungsi terhadap penyelenggaraan pendidikan, harus mampu untuk mendorong terciptanya iklim pendidikan yang kondusif, maju, dan berdaya saing jelas Anjar.
Ia juga menyebutkan dengan adanya program prioritas pendidikan nasional untuk ketersediaan, peningkatan profesionalisme, dan perlindungan serta penghargaan guru. Untuk pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah. Juga kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi dan pembangunan ekonomi nasional. Dengan membangun pendidikan dan kebudayaan dari pinggiran. Dan sebagai penguatan pendidikan karakter sekolah sebagai model lingkungan kebudayaan.
Drs. Subkhan, MM selaku penyelenggara mengatakan bahwa tujuan terselenggaranya Pelatihan Penyusunan Perencanaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak dengan memanfaatkan e-planning dan e-Budgeting dan tersusunnya Dokumen Renja Tahun 2019. Dengan sumber dana dari APBD Kab. Demak Tahun 2018 pada DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak.
Acara tersebut dihadiri pengawas SMP, Kepala bidang, Kasi / Kepala Sub. Bagian, Staf dan Kepala UPTD Kecamatan berjumlah sekitar 50 orang. (Humas Demak)

Posted in Berita.