Peran Ulama Di Demak Dalam Memberantas Penyakit Sosial Masyarakat
>
>
Peran Ulama Di Demak Dalam Memberantas Penyakit Sosial Masyarakat

DEMAK – Forum Komunikasi Ulama Umaro’ (FKUU) merupakan salah satu sarana untuk menjalin komunikasi timbal balik antara ulama dan umaro’. Hal itu merupakan faktor penting dalam usaha memajukan Kabupaten Demak. Termasuk peran ulama dalam membantu pemerintah memberantas penyakit sosial masyarakat. Demikian isi sambutan Bupati Demak HM. Natsir yang disampaikan Asisten Administrasi sekda Demak Hadi Waluyo, SH., M.Pd. pada acara Forum Komunikasi Ulama Umaro’ Kabupaten Demak Tahun 2019 di PonPes Al Islah Sempalwadak Demak, Selasa (15/10).
Lebih lanjut dikatakannya, penyakit sosial masyarakat di antaranya bahaya penyakit AIDS. Jika sampai terjangkit infeksi HIV-AIDS, para penderita bisa dikucilkan di lingkungan tempat tinggalnya. Tentu saja kondisi seperti itu sangat tidak dikehendaki.
“Saya berharap para pengasuh pondok pesantren, para alim ulama, dan seluruh masyarakat untuk berperan aktif mensosialisasikan bahaya pergaulan bebas. Peran aktif panjenengan sangat dibutuhkan di tengah masyarakat terutama dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak untuk menjauhi pergaulan bebas dan kenakalan remaja,” ungkapnya.
Disampaikan dalam sambutan tersebut, beragam sosialisasi dapat dilakukan melalui jalur pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan kegiatan keagamaan. Salah satunya melalui gerakan “Maghrib Matikan Televisi, Ayo Mengaji”. Gerakan itu merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk membentuk kepribadian masyarakat Kabupaten Demak berlandaskan nilai-nilai agama, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dan tuntunan dalam kehidupan sehingga dapat mencegah kenakalan remaja dan kerusakan moral.
“Hanya Al-Qur’an lah tempat kita merujuk dan sebagai petunjuk dalam menata kehidupan bermasyarakat. Mari ajak dan ajari anak-anak kita berorganisasi guna mengisi kesibukannya. Hal ini juga dapat mengurangi aktifitas anak-anak dalam penggunaan telephone genggam,” ajaknya.
“Karena dari handphone/media sosial inilah dunia dalam genggaman, maka kita harus dapat mengarahkan mereka dengan baik agar dapat bijak menggunakannya HP dan tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Mari selamatkan generasi muda dari penyakit sosial masyarakat, demi menyongsong masa depan,” pungkasnya.
Anang Badrul Kamal, S.Sos., M.Si dalam keterangannya menyebutkan ada 200 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni para Ustadz dari Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyyah di Kabupaten Demak.
Ia juga mengaku bahwa pihaknya mengundang pengurus NU Kabupaten Demak, Ketua FKDT Kabupaten Demak serta Ketua LP Maarif Kabupaten Demak.
Kegiatan yang mengusung tema ‘menyelamatkan Generasi dari Bahaya HIV Aids’ itu menghadirkan dua penyaji materi. Yaitu, Heri Winarko, SKM., M.Kes yang memberikan materi terkait pencegahan penyakit HIV AIDS dan Faizin yang menyampaikan materi tentang Orang dengan HIV AIDS (ODHA). (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart