Buka Acara Multi Stakeholder Forum PLN UP3, Bupati Berpesan Agar Bayar Tagihan Tepat Waktu
>
>
Buka Acara Multi Stakeholder Forum PLN UP3, Bupati Berpesan Agar Bayar Tagihan Tepat Waktu

DEMAK – Bupati Demak HM. Natsir minta agar masyarakat bisa membayar tagihan tepat waktu. Kalau perlu bayar tagihan di awal waktu. Dengan demikian secara tidak langsung turut serta bersinergi menerangi negeri. Ia juga minta kepada seluruh jajaran PLN untuk selalu siap dalam menyediakan pasokan energi listrik, baik untuk kebutuhan para investor maupun bagi masyarakat umum. Termasuk didalamnya adalah menjaga kestabilan pasokan energi listrik.

Hal itu diungkapkannya saat membuka acara Multi Stakeholder Forum PLN UP3 Demak dengan Forkopimda dan Para Investor di Gedung Gradhika Bina Praja, Selasa (22/10). Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr.Singgih Setyono, M.Kes dan Asisten Sekda.
Ia sangat apresiatif dengan kegiatan yang sangat strategis demi kemajuan investasi di Kabupaten Demak ini.
“Terima kasih kepada PT PLN yang telah mendukung Kabupaten Demak menjadi Kabupaten ramah investasi,” katanya.
Bupati berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin. Karena jika pemanfaatan listrik bagi para investor naik, maka pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak penerangan jalan umum (PJU) juga ikut naik. Sehingga akan terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini harus diperhatikan. Mengingat dalam era otonomi, setiap daerah harus mampu mengelola dan memberdayakan potensi yang dimiliki. Agar dapat membiayai jalannya roda pembangunan,” ujar Bupati.
Dijelaskannya, hingga kini lebih dari 98% jalan di Kabupaten Demak dalam kondisi baik.
“Perbaikan infrastruktur memang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Demak mengingat kondisi infrastruktur yang memadai merupakan modal utama dalam percepatan ekonomi,” tuturnya.
Sementara Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Demak Ahmad Samsuri mengatakan multi Stakeholder Forum pada tahun 2019 mempunyai fokus dan titik berat pada peningkatan pelayanan dan pembangunan ketenagalistrikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap dengan diadakan acara ini akan lebih memberikan kontribusi bagi terciptanya iklim investigasi yang menggiurkan di wilayah Kabupaten Demak.
“Mengingat pada tahun 2018 pertumbuhan energi listrik di Kabupaten Demak sebesar 5,58% lebih besar dari pertumbuhan energi listrik nasional sebesar 5,15%. Tentu saja peningkatan ini akan meningkatkan PAD. Tampak pada penerimaan PPJ yang meningkat tahun 2018 dari sebelumnya sebesar 12,77% atau Rp 5,38 M. Sampai bulan Agustus saja sudah meningkat Rp 4,49 M dari PAD tahun lalu dalam periode yang sama,”paparnya.
Menurutnya, Ratio Elektrifikasi Kabupaten Demak di tahun 2019 ini telah mencapai 100% dari tahun sebelumnya 98,75% dimana jumlah pelanggan listrik rumah tangganya telah mencapai jumlah KK di Kabupaten Demak.
“Semoga ke depan atas kerjasama, bantuan dan peran stakeholder, indikator kelistrikan dan pertumbuhan ekonomi membawa kesejahteraan nyata masyarakat di Kabupaten Demak,” pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart