Pesan Pj. Sekda Jateng Terhadap Penerima Bantuan RTLH
>
>
Pesan Pj. Sekda Jateng Terhadap Penerima Bantuan RTLH

DEMAK – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Herru Setiadhie berharap rumah yang sudah dibenahi tersebut dapat dijaga dan ditata dengan baik. Selain itu, apa yang sudah dilakukan di Desa Kangkung dapat mempererat keguyuban dan kegotongroyongan warga. Hal itu diungkapkannya usai Peresmian Pembangunan Tahap I Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dampingan di Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen, Jumat (15/11).
“Kalau rumahnya sudah baik, Anak-anak disekolahke sakpinter-pintere. Aja alesan ora ana duwite kanggo sekolah, karena Bapak Gubernur sudah membangun sekolah, boarding school atau berasrama, bagi masyarakat tidak mampu, yang niat sekolah, dan berakhlak baik,” tandasnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum menyampaikan, pembangunan RTLH di Desa Kangkung merupakan kerja sama dengan banyak pihak, mulai dari Baznas Provinsi Jawa Tengah, UPZ Diskominfo, Paguyuban Kristiani Diskominfo, PLN, dan Ayopeduli.com. Tujuannya untuk membantu warga agar rumahnya lebih layak huni.
“Pada tahap pertama ini ada dua rumah yang kami rehab. Tahun 2020 nanti jumlahnya akan lebih banyak, termasuk tambahan dari dinas lain dan sejumlah stakeholder,” bebernya.
Selain rehabilitasi RTLH, pihaknya juga menggandeng banyak pihak untuk memberdayakan masyarakat Desa Kangkung. Seperti, pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu PKK bekerja sama dengan Sekolah Vokasi Undip, pelatihan ketrampilan bagi pemuda dan penyandang disabilitas kerja sama dengan Sinergi USAID, serta fasilitasi pembentukan Bumdes yang dirintis dengan Dispermadesdukcapil Jateng, Bank Mandiri, dan Bank Jateng.
“Itu dari aspek ekonomi, sarana dan prasarana, termasuk bantuan computer dan akses internet dari PT Telkom. Kami juga menekankan aspek peningkatan SDM dan integritas, dengan memberikan penanaman wawasan kebangsaan dalam menangkal radikalisme kepada generasi muda bersama Badan Kesbangpol Jateng, dan memberikan literasi digital bagi generasi milenial, bekerja sama dengan Kwarda Pramuka Jateng,” ujar Riena.
Sementara, Bupati Demak HM. Nasir mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemprov Jateng, yang ikut membantu pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Pihaknya sudah berupaya mengurangi RTLH dengan melibatkan banyak pihak, namun butuh uluran tangan pihak lain agar permasalahan RTLH bisa diselesaikan.
Slamet Riyanto (33) menyampaikan rasa terima kasihnya, karena tempat tinggalnya sudah lebih layak untuk dihuni. Sebelumnya, rumah yang ditinggali bersama istri dan dua anaknya berdinding kayu, dengan dasar tanah.
“Lha nek iki omah bener (lha ini rumah sebenarnya),” ujar pria yang akrab disapa Yanto ini,
Diungkapkan, dia tak menyangka rumah yang keseharian dihuni bakal direnovasi. Pihak kelurahan hanya meminta fotokopi kartu keluarga, tanpa menjelaskan untuk keperluan apa. Tahu-tahu, Yanto mendapat kabar jika rumahnya akan direhabilitasi.
“Seneng, griyane kula dados sae, apik (Senang, rumah saya jadi bagus),” ujarnya, yang diamini pula oleh istrinya, Rina Fatmawati (33), dan anak pertamanya, Nia (12). (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart