Wabup Demak : Guru Demak Harus Kekinian
>
>
Wabup Demak : Guru Demak Harus Kekinian

DEMAK – Sebanyak 270 guru TK dan SD mengikuti Workshop Peningkatan Profesionalisme Guru Abad 21 di pendopo Satya Bhakti Praja pada Selasa (18/2). Acara dibuka oleh Wakil Bupati Demak, Drs. Djoko Sutanto. Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes, Kepala BKPP Kabupaten Demak, Hadi Waluyo, S.Pd. MH dan para kepala UPTD serta koordinator guru se Kabupaten Demak.
Wakil Bupati Demak, Drs. Djoko Sutanto dalam sambutannya mengungkapkan seorang guru harus menjadi teladan, menjadi contoh dan panutan. Tidak hanya bagi peserta didiknya saja, namun juga bagi masyarakat. “Tanamkan disiplin sejak dini kepada diri sendiri dan juga anak didik. Cintai pekerjaan dan bekerjalah dengan ikhlas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta tingkatkan Sumber Daya Manusia”, pintanya.
Djoko menjelaskan seorang guru harus mampu mengimplementasikan ajaran Ki Hajar Dewantara. Yakni di depan, seorang pendidik harus memberi teladan serta tindakan yang baik, di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide, dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan. Sehingga guru mampu memanfaatkan teknologi dan menerapkannya pada metode pembelajaraan. Hal ini sangat penting karena teknologi terutama gadget jika tidak dimanfaatkan dengan baik, akan menjadi musuh terbesar bagi anak-anak kita.
Sementara itu Kepala BKPP Kabupaten Demak, Hadi Waluyo S.Pd. MH menjelaskan tujuan dari Workshop ini adalah untuk peningkatan kompetensi manajerial, teknis serta sosio kultural. Kompetensi manajerial merupakan kemampuan untuk mengatur waktu yang sangat berpengaruh pada penyampaian pengetahuan kepada anak didik. Kompetensi teknis yaitu profesionalitas guru dalam pembuatan program pengajaran serta kompetensi sosio kultural yaitu keterkaitan lingkup lokasi kerja yang berbeda. Semakin banyak interaksi sosio kultural, maka kompetensinya semakin tinggi.
Dia berharap kepada seluruh guru agar memperhatikan dengan sungguh-sungguh materi yang disampaikan. Jangan pernah menganggap bahwa materi tidak penting. “Niatkan kegiatan ini sebagai tholabul ‘ilmi. Jangan melihat siapa yang berbicara, tetapi lihatlah apa yang dibicarakan, “ tambahnya. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart