AUTP Jamin Ganti Rugi Pertanian Padi Terdampak Bencana
>
>
AUTP Jamin Ganti Rugi Pertanian Padi Terdampak Bencana

DEMAK – Lahan pertanian padi yang beresiko gagal panen akibat terdampak bencana banjir maupun kekeringan bisa mendapatkan ganti rugi dari pemerintah propinsi maupun Asuransi melalui AUTP. Lahan pertanian yang akan menerima ganti rugi tersebut harus memenuhi ketentuan yang diberlakukan. Hal ini disampaikan Heri Wuryanto kabid TPH yang mewakili kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Demak dalam acara Pelatihan Teknis Kerusakan Dan Kerugian Akbat Bencana yang duselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Demak di Hotel Amantis (25/2).

Menurut Heri dalam materinya Tata cara penilaian tingkat kerusakan untuk bencana banjir dan kekeringan menyampaikan, ” resiko yang dijamin AUTP atau Asuransi Usaha Tani Padi diberikan bila terjadi banjir dan kekeringan yang telah memenuhi ketentuan yang berlaku”. ” petani yang beresiko sebelumnya melalui PPL yang mendampingi mendaftar AUTP pada saat Umur padi kurang dari 10 hari setelah tanam dan kurang 30 hari dengan sistem Tehnologi Tabelo. Untuk biaya AUTP petani hanya dipungut biaya Rp. 36.000,- tiga puluh enam ribu rupiah setiap hektarnya.
Berikutnya syarat untuk mendapatkan ganti rugi meliputi, intensitas kerusakan dan luas kerusakan mencapai kurang lebih 75 % disetiap petak alami”. Paparnya.

Selanjutnya petani menyampaikan secara tertulis pada Form AUTP-7 kepada PPL selambatnya 7 hari setelah kerusakan dengan dibuktikan adanya data dan dokumentasi. Kemudian petani tidak diperkenankan menghilangkan barang bukti sebelum disurvey petugas. Sedangkan ganti rugi dari APBD propinsi bersifat bantuan yang luas lahanya kecil tidak mencapai 1 ha. (kominfo).

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart