Melawan lupa, Jajanan Jadul Rambut Nenek Dalam Kaleng Kotak Khas Era 70-an
>
>
Melawan lupa, Jajanan Jadul Rambut Nenek Dalam Kaleng Kotak Khas Era 70-an

DEMAK – Ingatkah dengan jajanan jadul yang rasanya manis dengan warna merah kecoklatan. Wujudnya mirip rambut dan digemari anak anak, itulah jajanan jadul yang biasa dikenal dengan arumanis atau rambut nenek. Inilah Jajanan yang pernah populer pada kalangan anak anak di era 70 han. Dulu pedagang menjajakan makanan yang terbuat dari terigu dan gula ini dengan menggendong kotak sambil memainkan rebab, sejenis alat musik gesek keliling kampung dan pusat keramaian.

Kini Selepas hilang dari peredaran, simanis rambut nenek muncul kembali menyapa penggemar era milenial. Dengan menggendong kotak biru terbuat dari bahan kaleng, Aji panggilanya keluar masuk kampung menjajakan cemilan jadul. Suatu hari saat menyusuri taman kali tuntang, penulis melihatnya sedang menawarkan pada pengunjung taman tuntang. Ingatan masa kecil yang terus menggelitik mendominasi rasa penasaran, saya mencoba untuk menghentikan langkah kakinya. Sambil sedikit berdialog ringan mencoba untuk mencicipi rasanya. Rasa khas manis yang khas tempo dulu amat kuat bahkan tidak jauh berbeda alias sama saat puluhan tahun lalu.

” Harga untuk satu kantong plastik ukuran 1/4 hanya 5 ribu rupiah, kalo dulu sih cuma seratus rupiah dengan dilambari kertas sepotong. Untuk bahan utama yang digunakan tepung terigu dan gula”, jelas Aji.
” Penikmat jajanan ini tidak sebanyak zaman dulu, namun alhamdulilah masih ada yang membeli. Maklumlah sekarang sudah banyak makanan anak yang baru dan beragam kemasan menarik”, lanjutnya.

Sementara Aji mengaku dirinya berasal dari jawa timur bersama 12 teman lainya. Kelompoknya ini memang sengaja memproduksi dan menjajakan kuliner jadul era 70- an, selain mudah pembuatanya juga berkeinginan mengenalkan kembali rambut nenek yang kini hilang di dunia kuliner ringan. (kominfo)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart