Alokasi Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan Punya Daya Ungkit Tinggi
>
>
Alokasi Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan Punya Daya Ungkit Tinggi

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinpermades P2KB) menggelar sosialisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Demak Tahun 2020 di Pendopo Satya Bhakti Praja, Selasa (10/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Demak, HM. Natsir, Wakil Bupati Demak, Sekda Demak, Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak, serta Camat dan Kepala Desa/Kelurahan se-Kabupaten Demak.

Tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah guna menyamakan persepsi tentang mekanisme dan tata cara pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Selain itu juga untuk meminimalisir adanya penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran desa.

Bupati Demak, HM. Natsir alokasi dana desa merupakan salah satu wujud dari pemenuhan hak desa untuk menyelenggarakan otonominya sendiri, untuk itu pengelolaan dana desa harus dilaksanakan berdasarkan asas fungsional, kepastian hukum, keterbukaan, dan kepastian nilai.

“Dengan adanya aturan hukum yang telah ditetapkan, pengelolaan dana desa harus dilakukan secara profesional, efektif, dan mengedepankan aspek-aspek ekonomis, dengan demikian pengeluaran biaya dapat tepat sasaran, tepat guna, dan tepat penerapan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.” Jelas Bupati.

Bupati menghimbau agar penggunaan dana desa diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono, M.Kes. mengatakan pemberian anggaran desa melalui DD dan ADD dimaksudkan untuk mempercepat proses pembangunan di masing-masing desa. Para kepala desa harus dapat membuat keputusan dalam pengelolaan anggaran desa sehingga penggunaannya dapat tepat sasaran.

”Penggunaan anggaran desa harus tepat sasaran dan mempunyai daya ungkit tinggi. Pemerintahan desa harus memprioritaskannya untuk menurunkan angka kemiskinan, menurunkan pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”. Jelas Singgih. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan).

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart