Modin Desa Ikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Terkait Covid-19
>
>
Modin Desa Ikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Terkait Covid-19

DEMAK – Terbatasnya pengetahuan petugas pemakaman bagi jenazah yang tepapar Covid-19, mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah terkait Covid-19. Pelatihan yang digelar dibalroom wakil bupati Kamis (14/5) diikuti modin desa sekabupaten Demak secara bertahap. Materi yang disampaikan kepada peserta merupakan kegiatan pengelolaan jenazah pasien menular, mulai dari ruangan, pemindahan kekamar jenazah, pengelolaan jenazah dikamar jenazah, serah terima kepada keluarga, pemulngan jenazah hingga menuju pemakaman

Kepala dinas kesehatan Gufrin Heru Putranto melalui kepala bidang Heri Winarno kabid pencegahan pengendali an penyakit menyampaikan, pelatihan tersebut bertujuan sebagai acuan penerapan penanganan jenazah pasien menular.
” Para modin desa yang sering menangani kematian warganya perlu mendapatkan pengetahuan untuk penanganan jenazah terkait Covid, dari jenazah ODP, PDP hingga Pisitif Covid” jelas Heri
” petugas yang mebangani jenazah wajib menakai APD lengkap sesua standar dan waspada” tambahnya.

Penanganan

Dari materi yang disampaikan petugas dinkes, penanganan jenazah terkonfirmasi ODP/PDP dengan hasil swab belum keluar jenazah harus dikubur pada kedalaman 1.5 meter dan ditimbun hingga setinggi 1 meter. Selanjutnya warga tidak diperbolehkan datang kerumah duka untuk mengucapkan bela sungkawa.

Sedangkan untuk jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 dan hasil swab sudah keluar, harus dilakukan desinfeksi terhadap jenazah dengan cara seluruh tubuh jenazah diusap dengan menggunakan klorin. Jenazah tidak dimandikan namun jika muslim cukup ditayamumkan. Selanjutnya jenazah dibungkus dengan plastik yang tidak tembus air kemudian dibalut dengan kafan. Kemudian jenazah di bungkus kembali dengan plastik dan dimasukan kantong jenazah.

Langkah selanjutnya jenazah dimasukkan peti kayu yang kuat dan rapat serta berlapis plastik. Dilakukan disenfeksi dahulu sebelum peti ditutup dengan cara dipaku sebanyak 4-6 titik. Warga juga dilarang datang kerumah untuk memberi ucapan bela sungkawa. Bagi keluarga jenazah diwajibkan memeriksakan diri dan melakukan isolasi diri. (kominfo)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart