Tanggul Jebol , Gudang-Gudang Garam Terendam
>
>
Tanggul Jebol , Gudang-Gudang Garam Terendam

DEMAK – Air rob yang semakin meninggi beberapa hari ini merendam gudang garam ( tempat menyimpan garam ) didesa kedung mutih Wedung. Petani garam yang memiliki gudangpun gelisah sebab garam yang telah disimpan beberapa bulan tersebut berkurang volumenya dikarenakan intrusi air rob. Meskipun belum ada kenaikan harga garam terpaksa petani membongkar untuk penyelamatan propertinya. Bila dibiarkan berada dalam rendaman air garam menyusut habis, Rabu (3/6/20).

” Sudah kita bongkar kemarin karena air rob semakin tinggi dan air sudah ada yang masuk .Dari perhitungan saya garam yang hilang sekitar 10 ton .Alhamdulillah 50 ton masih terselamatkan ” kata H Nur Ahfad petambak garam dari desa Kedungmutih.

Ditambahkan H Nur Ahfad mengatakan ,awalnya ia ingin menyimpan terus garamnya menunggu harga naik. Namun ketika kondisi rob yang semakin naik dirinya pun was was jika dibiarkan, dan berakibat garamnya akan habis diterjang air rob. Meski harga garam hanya Rp 27 ribu perkwintal terpaksa dia melepas untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Semestinys di awal panen harga garam perkwintalnya mencapai Rp 35-40 ribu.

” Ya gimana lagi daripada habis tak merasa kan hasil meski harga rendah namun masih ada uang yang dibawa pulang “, tambah HnNur Ahfad yang Gudang berlojasi dipinggir jalan raya Babalan Kedungmutih.

Salah satu penyebab air rob bergerak cepat menurut Haji Nur Ahfad adalah jebolnya tanggul sungai SWD I di desa Kedungmutih. Dulu sebelum tanggul jebol air rob masuk ke tambak secara perlahan lahan hanya lewat pintu air. Namun setelah tanggul jebol sekitar 20 meter air masuk begitu cepat dan langsung menenggelamkan seluruh bagian tambak. Selain menghilangkan ikan dan udang piaraan juga mengancam keberadaan gudang garam yang mencapai ratusan dan masih penuh berisi garam.

” Dari kejadian tersebut petambak dan petani garam kesulitan untuk memproduksi garam dan nengelola tambak. Sebab setiap rob datang seluruh bagian tambak tergenang air. Untuk mengatasi hal ini solusinya adalah menutup tanggul yang jebol agar air rob tidak masuk begitu cepat “,jelasnya. (kominfo)
Sumber berita Muin.

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart