Tanamkan Budaya Bermasker Dengan Terus Bersosialiasi
>
>
Tanamkan Budaya Bermasker Dengan Terus Bersosialiasi

Demak- Satuan Penegak Disiplin Protokol kesehatan (SPDP) kembali melakukan penertiban masyarakat khususnya warga desa Jamus Mranggen yang akan melaksanakan sholat Jumat. Sasaran penertiban pada junat, (6/11/20) terfokus pada jamaah sholat jumat dimasjid Jami’ Baitul Khamid desa Jamus.

Tim SPDP dari Dinas Kominfo dan Dinas Nakerind bersama Satgas kecamatan Mrangen, satgas Desa Jamus, Polsek serta Koramil Maranggen dalam kegiatan tersebut memberikan sosialisasi dan membagikan masker. Hal ini untuk menciptakan tempat ibadah yang sehat dan terbebas dari penyebaran virus korona.

Sebelumnya, Koordinator SPDP Rudyanto secara simbolis menyerahkan masker sebanyak 150 pcs kepada Kepala desa yang diwakili Sekdes Muchklisin dibalai desa setempat.

Pada kesempatan tersebut Rudy menyampaikan, kegiatan seperti ini sudah berjalan 6 bulan lebih. Mungkin masyarakat sudah bosan bahkan banyak yang menghindar bila bertemu tim maupun Satgas.
” Meskipun masyarakat bosan bahkan sering menghindar bila bertemu dengan tim kita. Namun kita tidak boleh ikutan bosan untuk menemui mereka, sebab ini merupakan tugas yang bertujuan menyelamatkan manusia dari serangan Covid-19″ Jelas Rudy.

Sedangkan Sekdes Muchlisin juga merasa prihatin atas menurunya kepedulian warga Jamus terhadap pandemi virus corona. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang tidak memakai masker saat berjamaah dimasjid maupun aktifitas harian.
” Dulu pada awal pandemi banyak warga yang memakai masker dan jaga jarak atau social distancing. Namun kini sudah terlihat ada yang tidak pakai masker. Mungkin karena bosan atau alasan lainnya” Ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut koordinator SPDP menyampaikan, untuk itu pemerintah kabupaten Demak melalui tim SPDP memberikan sosialisasi dan edukasi serta penindakan kepada warga yang kurang patuh terhadap protkes.
” Tugas kami tidak hanya membagi masker namun juga memberikan pemahaman dan membudayakan warga memakai masker di era adaptasi kebiasaan baru”.

“Dan warga hendaknya menyadari bahwa virus korona tidak akan hilang namun tetap ada dan berdampingan dengan manusia seperti virus flu, campak, HIV dan lainya.
Nah untuk itu kita bisa mencegah penularan virus kepada diri kita maupun keluarga, saudara dan tetangga dengan membudayakan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan mensterilian tangan”, Ujar Rudy. (Kominfo/rd).

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart