Pendidikan Bela Negara, Mulyana Ajak Para Siswa Think Smart
>
>
Pendidikan Bela Negara, Mulyana Ajak Para Siswa Think Smart

DEMAK – Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM Kabupaten Demak Mulyana, SH bertindak sebagai Pembina Upacara dalam kegiatan pendidikan pendahuluan Bela Negara bagi pelajar di SMP/SMA Nurul Ulum Trengguli Wonosalam Kabupaten Demak, Senin (12/11). Di era digital seperti sekarang ini, sangat mudah bagi kita untuk memperoleh informasi. Untuk itu Mulyana berpesan kepada para siswa agar think smart dalam menyaring informasi.
”Saat ini tantangan terbesar generasi milenial adalah bagaimana menyikapi perkembangan teknologi dengan bijak. Canggihnya teknologi membuat akses internet dengan mudah dan murah kita dapat. Namun, budaya asing yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia bisa masuk dengan mudah,” ungkapnya.
Diakui atau tidak, lanjut Mulyana, anak muda sekarang lebih memilih membuka gadget dibanding dengan membuka Al-Qur’an. Lebih memilih berselancar didunia maya daripada beribadah dan belajar. Sehingga muncul fenomena cinta dunia. Saat ini masyarakat kita menganggap bahwa gadget merupakan segala-galanya.
“Saya minta agar anak-anak dapat bijak dalam menfaatkan teknologi. Boleh memakai gadget, tapi harus dalam koridornya. Jauhi berita-berita bohong yang tujuannya hanya untuk mengadu domba. Jika mendapatkan informasi, saring dengan benar. Jangan asal menyebarkan dan akhirnya malah merugikan diri sendiri,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Mulyana berpesan, khususnya bagi yang sudah berusia 17 tahun agar segera melakukan perekaman KTP elektronik. Karena dengan memiliki KTP elektonik mereka bisa ikut serta dalam pemilihan DPR, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden pada 2019 mendatang. “Jadilah pemilih pemula yang cerdas. Karena masa depan bangsa lima tahun mendatang bergantung ditangan kita,” tegasnya.
Diakhir sambutannya Mulyana mengajak 200 Siswa dan 21 Guru SMP/SMA Nurul Ulum agar membudayakan kebiasaan membaca guna mendukung Demak Kabupaten Literasi. Literasi tidak hanya sekedar membaca dan menulis, tetapi mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dalam masyarakat. ”Jauhi tawuran antar sekolah dan ’say no to drugs’. Jadilah generasi muda yang berprestasi karena generasi muda adalah pembawa perubahan yang baik. Jadilah generasi muda yang tangguh sebagai pemimpin di masa depan,” pungkasnya.
Selain itu Ia juga mengajak semua peserta upacara untuk mendukung program Bupati ’Maghrib matikan TV ayo mengaji’ dan ’Sampah sejuta masalah’. (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart