Sekda Demak Pastikan BPNT Tersalur Secara Tepat
>
>
Sekda Demak Pastikan BPNT Tersalur Secara Tepat

DEMAK – Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes pastikan Bansos pangan tersalur secara tepat, baik jumlah, kualitas, waktu, harga, administrasi dan sasarannya. Hal itu terungkap saat berikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Pendopo Kabupaten Demak, Selasa (13/11).
Singgih menerangkan, Bantuan pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program bantuan pangan secara non tunai yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat pra sejahtera dengan kriteria tertentu. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan sebesar 110 ribu rupiah per bulan dan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di agen yang sudah ditunjuk.
“Saya minta kepada seluruh hadirin sekalian, utamanya para pendamping agar dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait hal tersebut. Berikan pemahaman kepada setiap KPM bahwa BPNT tidak bisa diambil tunai. Beritahu kepada seluruh agen e-warong bahwa BPNT hanya bisa digunakan untuk membeli beras dan telur. Tidak boleh untuk kebutuhan pokok lainnya, seperti gula, mi instan apalagi rokok. Jika ada agen e-warong ataupun KPM yang menyalahi aturan, segera laporkan,” tegasnya.
Ia melanjutkan, di Kabupaten Demak, BPNT sudah mulai dicairkan sejak oktober lalu. Namun sampai saat ini masih ada KPM yang belum bisa mencairkan bantuan. Dari 103.671 KPM, baru 90% yang bisa menikmati BPNT, sedangkan 10 % nya belum dapat menggunakan. Penyebabnya karena masih ada KPM yang belum menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sedangkan KKS itulah yang menjadi alat utama untuk mencairkan BPNT. “Saya minta kepada pihak terkait, baik Kepala Desa maupun bank penyalur bantuan untuk segera menyelesaikan. Segera jadwalkan kembali penyaluran KKS. Dengan demikian, pada November ini seluruh KPM bisa mencairkan bantuan,” katanya.
“Kepada peserta sosialisasi saya harap dapat menjadi pengawas dalam penyaluran BPNT ini. Lakukan monitoring dan evaluasi secara rutin. Kalau perlu sebulan sekali. Jika memang ada yang “bermain nakal”, atau bahkan kurang tepat sasaran, segera laporkan. Jika ada sinyal penyalahgunaan, segera tindak lanjuti. Saya ingin jika BPNT ini diberikan kepada yang berhak dan dijalankan sesuai dengan aturannya,” lanjutnya.
Di akhir sambutannya Singgih menekankan bahwa hal itu harus diperhatikan, mengingat, bantuan tersebut secara tidak langsung dapat mendorong usaha eceran rakyat. Dalam jangka panjang, BPNT mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau kemampuan ekonomi penerima manfaat. Kebutuhan gizi KPM akan tercukupi. Usaha ekonomi kecil pun akan lebih berkembang.
Sementara, Plt. Kepala Dinas Sosial P2PA Dra. Tatik Rumiyati menambahkan jumlah total agen yang dibutuhkan sudah terpenuhi 100 persen yaitu sebanyak 421 agen yang tersebar di desa-desa yang ada di Demak. Sedangkan untuk penyaluran kartu KKS dilakukan oleh tiga cabang Bank BNI, yaitu BNI cabang UNDIP menangani wilayah Mranggen, Karangawen, Guntur dan Kebonagung pada 19 oktober sampai dengan 4 november 2018. Selain itu BNI cabang Semarang meliputi wilayah Sayung pada 29 sampai dengan 31 Oktober 2018. Dan yang terakhir adalah BNI cabang Kudus untuk 9 kecamatan lainnya pada 25 oktober – 9 november. (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart