Wabup Demak : 2021 Angka Kemiskinan Di Demak Harus Ditekan 8,6%
>
>
Wabup Demak : 2021 Angka Kemiskinan Di Demak Harus Ditekan 8,6%

DEMAK – Wakil Bupati Demak Drs. Joko Sutanto mengaku hingga Nopember 2017 jumlah penduduk miskin di Demak 152.600 jiwa (13,41%). Penanggulangan kemiskinan bukanlah tugas dan tanggung jawab pemerintah saja, namun juga menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Hal itu diungkapkan saat membuka Rakor Peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dalam rangka Sinergitas Program Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Demak di Rumah Makan Kalijaga, Kamis (22/11).
Ia menegaskan tahun 2021 angka kemiskinan di Demak harus bisa ditekan hingga 8,6%. Upaya penanggulangan kemiskinan memerlukan upaya pendekatan yang sistematik, terpadu dan menyeluruh. “TKPK harus lebih berperan dalam mewujudkan sinergitas program lintas sektoral maupun lintas wilayah dalam penanggulangan kemiskinan,” katanya.
Joko meminta TKPK harus mampu berkoordinasi dengan lintas sektoral dalam program penanggulangan kemiskinan dan program pemberdayaan masyarakat yang diarahkan untuk kelompok sasaran masyarakat miskin. “Penanganan kemiskinan membutuhkan keseriusan dan harus berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar TKPK bisa fokus untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Demak,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial dan Budaya Bappeda Kabupaten Demak Muh Muchlis, SE.M.Si. berharap dengan adanya rakor ini bisa meningkatkan kualitas fungsi dan peran TKPK dalam berkoordinasi penanggulangan kemiskinan dan adanya kesepahaman visi misi serta komitmen bersama dari kelompok program, OPD dan TKPK Kabupaten terhadap penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Demak.
Muchlis menjelaskan penanganan kemiskinan tidak hanya berfokus pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya beli masyarakat, melainkan berasal dari akar masalah yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat yakni kesehatan dan pendidikan. “Penanganan kemiskinan harus sejalan dengan program kesehatan dan pendidikan. Tidak mungkin mengatasi kemiskinan jika sektor kesehatan dan pendidikan masyarakat tidak ikut dibenahi,” pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart