Demak Dukung Program Magang Ke Jepang
>
>
Demak Dukung Program Magang Ke Jepang

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak saat ini fokus pada tiga hal, antara lain menekan angka kemiskinan, mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Angka pengangguran di Demak pada tahun 2018 mencapai 7,16 % atau sebanyak 43.563 orang. Untuk menekan jumlah tersebut, Pemkab Demak bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Pimpinan Pusat GP Ansor dalam program magang ke Jepang. Demikian disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Demak Drs. Eko Pringgolaksito, M.Si saat ditemui disela kesibukannya pada Jum’at (15/2).
Dia menyampaikan, program magang ke Jepang yang dikhususkan untuk laki – laki ini merupakan sistem pelatihan kerja yang dikembangkan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan skill tenaga kerja Indonesia sesuai dengan standarisasi kerja pada perusahaan di Negara Jepang.
Diakui Eko, pada tahun ini ada enam Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditunjuk untuk mengikuti program tersebut. Salah satunya adalah Demak. Dari hasil perekrutan yang ditutup pada 13 Februari lalu, ada sekitar 243 peserta yang berasal dari Sragen, Solo, Makasar, Kalimantan, Bogor dan Demak sendiri. Mereka akan mengikuti diklat bagi calon magang pada 15 sampai dengan 16 Februari di Aula SKB Demak. ”Hal itu bertujuan untuk melatih fisik dan mental para calon magang,” lanjutnya.
Pada tanggal 18 sampai dengan 22 Februari ini, lanjut Eko, akan diadakan tahapan tes seleksi dengan menggunakan sistem gugur. ”Jadi yang tidak lolos tes seleksi tahap pertama, tidak bisa mengikuti tes tahap berikutnya,” katanya.
Eko menjelaskan, untuk tahapannya antara lain, pembukaan seleksi oleh Bupati Demak yang dilanjutkan dengan tes Matematika Dasar pada Senin 18 Februari di Gedung AKN Demak. Hari berikutnya Kesamaptaan fisik yang meliputi mengukur berat dan tinggi badan termasuk cek kesehatan lengkap. Sementara, tes ketahanan fisik yang meliputi lari sepanjang 3 kilometer dengan durasi waktu 15 menit, push up 35 kali dan sit up 25 kali akan dilaksanankan pada Rabu 20 Februari di alun alun simpang enam Demak. Selanjutnya, tes wawancara yang akan dilakukan selama dua hari oleh tim dari Jepang sekaligus penutupan.
Bagi para calon magang yang lolos pada tahapan tersebut, lanjutnya, akan dikarantina guna melaksanakan pelatihan Daerah Persiapan Tes Bahasa Jepang (PELATDA). Setelah diadakan tes bahasa Jepang, dilanjutkan dengan Pelatihan Nasional (PELATNAS) guna melancarkan bahasa dan mempelajari budaya dan kebiasaan masyarakat Jepang. Setelah itu tinggal menunggu keberangkatan menuju Jepang. Proses karantina sampai terbang ke Jepang berlangsung mulai 26 Maret sampai dengan Mei tahun ini. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart