Tujuh BUMD Kabupaten Demak Hasilkan Deviden Sebesar Rp 17,6 Milyar
>
>
Tujuh BUMD Kabupaten Demak Hasilkan Deviden Sebesar Rp 17,6 Milyar

DEMAK – Hasil evaluasi kepada tujuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Demak, pada tahun 2018 menghasilkan deviden sebesar Rp. 17,6 miliar. Dibanding tahun 2017, mengalami kenaikan sebesar Rp. 2,5 miliar. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Demak Ir. Nanang Tasunar David Narutomo, MM saat evaluasi kinerja BUMD tahun 2018 di Gedung Gradika Bina Praja, Senin (18/2).
Diantara BUMD tersebut, lanjutnya, PDAM menghasilkan Rp. 1 miliar, PT. LKM Demak Sejahtera Rp. 336 juta, PD. Apotek Sari Husada Rp. 416 juta, PD.BPR BKK Demak Rp. 2 miliar, PD. BKK Dempet Rp. 1,9 miliar, dan PT. Bank Jateng Demak sebesar Rp. 11,7 miliar.
Prediksi tahun 2019, terang Nanang, deviden bisa mencapai Rp. 19,4 miliar. “Kami akan terus meningkatkan kinerja agar target deviden BUMD Kabupaten Demak pada tahun 2019 naik menjadi Rp. 19,4 miliar,” katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes dalam arahannya mengungkapkan, dari semua BUMD yang ada di Kabupaten Demak saat ini kinerjanya sudah bagus. “Baik PDAM, PT. LKM Demak Sejahtera, PD. Apotek Sari Husada, PD.BPR BKK Demak, PD. BKK Dempet, PT. Bank Jateng Demak sudah melakukan kinerja dengan baik, hanya saja PD. Anwusa masih perlu dorongan agar terus berkembang,” ungkapnya.
Kepada semua Direksi, Singgih berpesan agar melakukan evaluasi secara kontinyu supaya target yang dimaksudkan bisa terealisasi. Ia menambahkan, bila gagal, semangat harus tetap terjaga dan segera lakukan perubahan dan perbaikan. “Apabila stagnan, perlu adanya adaptasi, (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart