40 Pengurus JQH NU Dilantik
>
>
40 Pengurus JQH NU Dilantik

DEMAK – Pimpinan Jamiyyatul Qurra’ Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama Jawa Tengah lantik 40 pengurus JQH NU Demak masa bhakti 2019 – 2024 di Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (20/2).

Bupati Demak dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak Anang Badrul Kamal, S.Sos.M.Si mengucapkan selamat kepada para pengurus Jamiyyatul Qurra’ Wal Huffazh (JQH) Nahdlatul Ulama Kabupaten Demak yang baru saja dilantik.

”Semoga eksistensi JQH ditengah masyarakat semakin bertambah, lebih bermanfaat dan berkualitas dalam membangun karakter umat Islam,” ucapnya.

Anang sangat mengapresiasi kepada Jamiyyatul Qurra’ Wal Huffadz yang sampai sekarang masih membumikan Al-Qur’an. Serta selalu peduli terhadap perkembangan ilmu-ilmu agama. Terlebih di jaman milenial, masyarakatnya terutama para generasi mudanya cenderung mendewakan  Gadget dari pada membuka dan membaca Al-Qur’an.

Ia berharap seluruh masyarakat mau mempelajari isi yang terkandung di dalam Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada segenap anggota jamiyah saya minta untuk terus menerus untuk menyebar-luaskan seni bacaan Al-Qur’an sesuai dengan hukum-hukum tajwid dan qira’atnya. Jadikan masyarakat Kabupaten Demak cinta Al-Qur’an. Oleh karena itu kemaslah dengan baik pengajaran Al-qur’an sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga mudah dipelajari dan dipahami,” pintanya.

Kepada para pengurus yang baru, lanjutnya, diharapkan dapat lebih rapi dalam menata keorganisasian.

“Buatlah program-program yang bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Hal ini demi terwujudnya masyarakat Demak yang agamis, lebih sejahtera, mandiri, maju, kompetitif, kondusif, berkepribadian dan demokratis,” pungkasnya.

Sementara Ketua PC NU Kabupaten Demak Muh Aminudin mengatakan kegiatan ini mempunyai makna yang sangat istimewa karena kita ketahui bahwa Kabupaten Demak mempunyai program Maghrib Matikan TV Ayo Mengaji.

“Ini sangat berperan dalam membina mental anak-anak kita, maka kita harus mendukung bagaimana program ini benar-benar dilaksanakan dan tidak hanya semboyan saja. Misalnya dengan adanya anggaran besar di desa maka bisa dibentuk satgas ngaji untuk mengajak dan mengingatkan anak-anak untuk mengaji. Dengan begitu apa yang diharapkan Pemerintah Kabupaten Demak bisa terwujud,” katanya. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart