Pembangunan Jalan Desa Berahan Kulon Wedung Sepanjang 3,2 Kilometer Segera Terealisasi
>
>
Pembangunan Jalan Desa Berahan Kulon Wedung Sepanjang 3,2 Kilometer Segera Terealisasi

DEMAK – Pembangunan jalan Desa Berahan Kulon Wedung sepanjang 3,2 kilometer yang berbatasan dengan Jepara akan segera terealisasi. Hal itu dibuktikan dengan adanya pembahasan Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembuatan jalan beton dengan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang berlangsung di Grhadika Bina Praja, Rabu (15/5).
Bupati Demak HM. Natsir yang didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Demak Windu Sunardi, SH, MH dalam arahannya mengatakan, melalui kegiatan tersebut akan banyak diketahui pemanfaatan limbah PLTU yang akan digunakan untuk pembuatan jalan di Desa Berahan Kulon Wedung. Uji coba pemanfaatan limbah tersebut tentunya ada plus minusnya. ”Sampah kalau dikelola dengan baik maka akan menjadi berkah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dengan niat dan aturan yang baik akan mendapatkan hasil yang baik. ”Semoga dengan ini akan membawa Demak menjadi lebih sejahtera,” pungkasnya.
General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B Jepara menjelaskan, FABA merupakan limbah dari pembakaran batu bara yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PLN.
PLTU sebagai penyuplai listrik juga menghasilkan limbah berupa debu maupun pasir. Meski sebagai pembangkit yang ramah lingkungan, karena limbahnya dapat diolah dan dimanfaatkan. Serta masih mempunyai nilai ekonomis yang menguntungkan bagi kehidupan seperti pembangunan infrastruktur pembuatan Jalan.
Dengan berkembangnya teknologi terutama di bidang ilmu material, saat ini limbah pasir dan debu mulai digunakan sebagai campuran komposisi semen, bangunan rumah, bahkan digunakan dalam pembuatan aspal jalan.
”Kami berharap Pemerintah Kabupaten Demak juga turut memanfaatkan material tersebut melalui infrastruktur,” ungkapnya.
Sementara, Expert LAPI-ITB Budi Lationo yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan, pemanfaatan limbah padat sebagai material konstruksi sangat beragam. Bagi pemerintah Kabupaten, bisa memperkuat ekonomi kota dan desa melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dengan biaya murah. ”Dengan Infrastruktur jalan yang memadahi otomatis bisa meningkatkan mobilitas masyarakat dalam melakukan usaha sehingga ekonomi masyarakat semakin meningkat,” terangnya. (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart