Jembatan Apung Pengganti Perahu Tambangan
>
>
Jembatan Apung Pengganti Perahu Tambangan

DEMAK – Jembatan merupakan sarana penghubung dari dua tempat yang melintang diatas sungai. Keberadaan jembatan yang berfungsi sebagai penyebrangan sangat vital karena berfungsi untuk mempersingkat waktu dan jarak tempuh. Namun beberapa tempat di wilayah kab.Demak masyarakat menggunakan sarana laen untuk menyebrang. Seperti di wilayah kecamatan bonang yang merupakan daerah pesisir untuk memfasilitasi penyeberang mereka banyak yang menggunakan perahu tambang. Disebut perahu tambang karena untuk navigasi pengemudi, artinya pengemudi nenjalankan perahu menggunakan tambang yang terbentang di dua sisi daratan. Dengan menggunakan kekuatan tangan menarik perahunya.

Namun memasuki triwulan ke dua di tahun ini keberadaan perahu tambang sudah berkurang. Existensinya semakin bergeser dengan adanya jembatan apung, yang bisa ditemui di desa gebang dan desa sumberejo kecamatan Bonang kedua jembatan tersebut melintang diatas sungai tuntang. Bahan konstruksi jembatan menggunakan kayu sebagai dasaran dan bambu atau baja ringan untuk pagar jembatan. Adapun pelampungnya menggunakan drum drum plastik yang diikat menjadi satu.
Menurut Nurhadi wijaya warga demak
sering bersepeda dari sumberejo bonang menyeberang ke desa karang sari kec. karangtengah menggunakan perahu tambang namun akhir ahir ini melintasi jembatan apung. “Jembatan apung ini menghubungkan dua desa di dua kecamatan kurang lebih panjangnya 20 meter, setiap pengguna fasilitas ini dikenakan tarif seribu rupiah(rp.1.000,-) untuk sepeda angin dan dua ribu rupiah untuk sepeda motor kendaraan roda empat tidak bisa lewat”. Sensasinya kalo melintas diatasnya akan terasa bergoyang bagaikan naik kapal fery tambahnya.(rdy)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart