Kreatifitas dan Inovasi Destinasi Wisata Makam Sunan Kalijaga
>
>
Kreatifitas dan Inovasi Destinasi Wisata Makam Sunan Kalijaga

DEMAK – Sesepuh Kadilangu H. Raden Imam Santoso menyambut baik kunjungan Sekda Demak, dr. Singgih Setyono beserta jajarannya di Pendopo Sasono Renggo Kadilangu/ Rumah adat Sesepuh Kadilangu, Rabu (24/7). Camat Demak, Muhammad Syahri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pisowanan dari Bupati Demak seminggu yang lalu dan Silaturahmi dalam rangka membuat Kadilangu lebih maju dan terkenal.
Pada kesempatan itu Imam Santoso menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Demak dengan Pihak Kasepuhan Kadilangu yang merencanakan, kedepan Kadilangu sebagai icon Kabupaten Demak. pihaknya berkeinginan agar Kadilangu dijadikan tempat pusat oleh-oleh, kerajinan dan batik khas Demak. untuk lokasinya pihaknya akan siapkan tempat.
Selain itu, lanjutnya, lulusan muda dari AKN Demak jurusan pariwisata, dapat diterjunkan di wisata Kadilangu. Dengan harapan peninggalan sejarah Sunan Kalijaga Kadilangu lebih dikenal masyarakat luar Demak. “Jadi mereka datang kesini tidak hanya ziarah saja, tetapi dikenalkan Sejarah dan tokoh yang berada di Makam Kadilangu,” terangnya.
“Dengan berbagai macam suguhan menarik yang diberikan, secara otomatis Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Demak juga meningkat, sekaligus rejeki para pedagang lebih sejahtera,” imbuhnya.
Menanggapi apa yang disampaikan Romo Sepuh Kadilangu, Sekda Demak dr. Singgih Setyono menjelaskan, pihaknya akan siapkan program yang akan dilaksanakan di Kadilangu sehingga membutuhkan adanya kerjasama dan kebersamaan antara Pemkab Demak dengan Ahli waris Kadilangu. Sehingga Kadilangu lebih maju, modern seperti daerah-daerah lain di Jawa Tengah. Demak memiliki Icon yng luar biasa yaitu Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Klijaga di Kadilangu yang setiap tahunnya pengunjungnya terbanyak diurutan kedua setelah Candi Borobudur. “Borobudur merupakan peninggalan agama Budha, sedangkan Demak peninggalan Agama islam. Untuk itu kita harus melalukan survei apa saja yang dibutuhkan pengunjung biar mereka bisa berlama-lama di Demak. Tidak hanya datang, ziarah dan makan meninggalkan kotoran di Demak,” jelas Singgih.
Singgih Setyono menambahkan, untuk membuat pengunjung lebih menarik perlu disiapkan Tempat Pusat Oleh-oleh dan Makanan Khas Demak. “Untuk tempatnya Kolam Segaran dibuat pusat oleh-oleh dan jajanan mungkin akan lebih keren, mengenai desainnya akan kami konsultasikan dengan pihak kasepuhan. Ditambah lagi Pembuatan Gapura di pintu masuk dan keluar sehingga ada kewibawaan masuk gerbang Makam Sunan Kalijaga Kadilangu akan dibuat lebih keren di imbangi religius musik-musik khas kalijagan,” terangnya.
Kadinputaru Doso Purnomo menyampaikan, dalam waktu dekat Pemkab akan normalisasi Sungai kalijajar dan Penataan sungai tersebut akan kita bikin seperti di banjir kanal. “Juga penataan PKL di sepanjang sungai tersebut, akan kami sediakan lahannya. Selain itu penataan trotoar, pengaspalan jalan dan pelebaran jembatan kalijajar dan pembuatan Gapura pintu masuk kelur akan dilakukan tahun 2020, untuk desainnya segera kami siapkan,” katanya.
Menyinggung permasalahan parkir dan jalur satu arah Asisten 1 Sekda, Ahmad Nur Wahyudi menyampaikan, Perlunya pemberlakuan arus searah untuk mengurangi kemacetan, karena parkiran bus dikanan kiri bahu jalan akan menghambat arus lalu lintas di sekitar kadilangu.
Oleh karena itu Sugiarto, perwakilan dari Dinhub Demak menyatakan siap membuat rambu-rambu lalu lintas untuk melaksanakan program satu arah dan menempatkan petugas dan bekerjasama dengan juru parkir.
Pengurus Paguyuban Pedang diwilayah Selasar, Suparman, menyampaikan masalah pengemis dan pedagang. “Kami mohon jalan samping Masjid steril dan bersih dari pedagang dan pengemis,” harapnya. Menjawab hal itu Sekretaris Satpol PP, Arief Sudaryanto, pihaknya siap dan sudah rutin melaksanakan penertiban pengemis, Gepeng bekerjasama dengan Dinsos P2PA dan Kelurahan Kadilangu.
Kepala Dinkominfo Dra. Endah Cahyarini, MM menyampaikan, untuk menjaga dan memantau kebersihan dan kelancaran lalu lintas, Dinkominfo siap memasang CCTV dilokasi parkir dan lokasi yang strategis lainnya. “Kami juga akan membranding destinasi wisata Kadilangu. Akan tetapi kami butuh tempat-tempat yang menarik lainnya yang bisa dikunjungi oleh pengunjung untuk dipublikasikan,” jelasnya.
Kabag Humas Setda Demak Agung Hidayanto mengatakan, melihat perkembangan teknologi yang semakin canggih dan menghadapi era mileneal, selain publikasi melalui radio suara kota wali, Bagian humas Setda juga siap mempublikasikan dengan media sosial Instagram, facebook, twitter, dan media elektronik yang ada di lokal dan nasional. “Nantinya akan kita awali pembutan film dokumenter, rangkaian kegitan grebeg besar dan iring-iringan tumpeng sembilan, ancaan, dan iring-iringan prajurit,” pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart