IMG-20180223-WA0001

Wabup Buka Rakor LPPD-ILPPD

IMG-20180223-WA0001DEMAK – Wakil Bupati Demak Drs. Joko sutanto membuka acara rapat koordinasi penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah – Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD-ILPPD) Kabupaten Demak Tahun 2017 di Gedung Bina Praja, Rabu (21/2). Dalam acara tersebut Joko didampingi oleh Sekda Singgih Setyono, M.Kes, Asisten Sekda, dan diikuti oleh 130 peserta terdiri dari Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.
Mengawali sambutannya, Joko menyampaikan bahwa pada awal masa jabatannya LPPD menduduki peringkat 13. Ia berharap tahun ini bisa jumping ke peringkat lima besar se-Jawa Tengah. “Sebuah prestasi luar biasa jika kita bisa meraih tiga besar. Tingkatkan kinerja dan komitmen kita. Sehingga harapan Demak Menuju Parasamya Purnakarya Nugraha segera tercapai”, tegas Joko.
Terkait hal tersebut, Ia meminta kepada para kepala OPD untuk segera mengirimkan dokumen pendukung LPPD hingga akhir bulan Februari ini. “Jangan sampai terlambat karena laporan ini menyangkut kredibilitas Pemerintah Kabupaten Demak dalam penyelenggaraan tata pemerintahan. Jika kita terlambat dalam membuat LPPD-ILPPD, maka kita dapat dianggap gagal dalam penyelenggaraan pemerintahan”, ungkapnya.
“Segera tindak lanjuti supaya Kabupaten Demak diperhitungkan dengan daerah lain”, imbuhnya.
Untuk itu, Joko minta kepada kepala OPD lebih pro aktif dalam mengawasi jalannya kegiatan serta dalam pembuatan laporan kegiatan. Dengan demikian kegiatan dapat terselenggara tepat waktu dan jangan di tunda-tunda pengerjaannya. “Saya berharap pembuatan LPPD-ILPPD harus berdasarkan data riil. Tidak boleh sembarangan, jangan hanya copy paste. Dengan demikian kita dapat memperbaiki penilaian yang telah ada”, pungkasnya.
Sementara Kepala Bagian Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo, S.T. MM. Menjelaskan bahwa perlunya komitmen bersama seluruh kepala perangkat daerah dalam meningkatkan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah secara berkelanjutan, setiap OPD wajib memiliki papan pengumuman sesuai dengan urusan, pos pengaduan, IKM ( Indeks Kepuasan Masyarakat), SOP Teknis. (Humas Demak)

IMG-20180222-WA0006

Pembinaan Evaluasi Capaian Kinerja BUMD

IMG-20180222-WA0006DEMAK – Bupati Demak HM. Natsir meyakinkan kepada para direksi BUMD supaya bentuk pola baru, Inovasi baru, dan kreativitas baru mulai sekarang agar perusahaan bisa maju. Hal itu disampaikan saat pembinaan evaluasi capaian kinerja BUMD dan Penandatanganan pakta integritas yang dilaksanakan di Gedung Bina Praja, Kamis, (22/2).
Dalam sambutannya Bupati sangat mengapresiasi kegiatan tersebut mengingat kegiatan itu bertujuan untuk memantau sejauh mana capaian kinerja BUMD Kabupaten Demak tahun 2017. “Sehingga apabila ada permasalahan atau penurunan kinerja bisa segera diantisipasi dan dicarikan solusi,” tandasnya.
Bupati menambahkan bahwa perusahaan kita harus tetap ada. “Mari bersama –sama bagaimana caranya supaya perusahaan tetap maju dan bangkit sebagai penopang anggaran pendapatan daerah Kabupaten Demak,” lanjut Natsir.
Pada kesempatan tersebut wakil Bupati Demak Drs. Joko Susanto juga berpesan kepada para Direksi BUMD agar sesama Bus Kota jangan saling mendahului, bagaimanapun itu merupakan perusahaan Daerah yang harus kita naungi.
Sementara itu, Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Demak Bapak Ir.Nanang Tasunar,MM dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari acara tersebut untuk mengetahui capaian kinerja dan kondisi usaha BUMD Kabupaten Demak. “Dengan kegiatan evaluasi diharapkan menghasilkan rumusan strategis guna pelaksanaan rencana tindak lanjut BUMD di Triwulan berikutnya, Sinkronisasi kegiatan BUMD guna mendorong terwujudnya Visi Pemerintah Kabupaten Demak dan membangun komitmen kinerja BUMD melalui penandatanganan Pakta Integritas dan Kontrak Kinerja / Kontrak Manajemen BUMD tahun buku 2018,” terang Nanang.
Ia menambahkan, dalam acara Evaluasi tersebut masing masing BUMD diberikan kesempatan untuk memaparkan target Kinerja Tahun 2018. BUMD yang hadir untuk memaparkan dalam acara tersebut antara lain, PDAM, PT. LKM BKPD, PD.APOTEK SARI HUSADA, PD.BPR BKK DEMAK, PD.BKK DEMPET, PD.ANWUSA, serta PT.BANK JATENG. Dari masing masing BUMD semuanya mengalami kenaikan untuk jumlah laba/rugi sebelum pajak untuk tahun 2018 ini, dengan total kenaikan mencapai 118,47 %.
Hadir pula dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M. Kes, para Assisten Sekda, Dewan Pengawas/ Badan Pengawas serta Direksi dan Direktur BUMD di Kabupaten Demak. (Humas Demak)

IMG-20180222-WA0002

Forum Komunikasi Kemitraan Program KKBPK Tahun 2018

IMG-20180222-WA0002DEMAK – Bupati Demak HM. Natsir hadir dalam Forum Komunikasi Kemitraan Program KKBPK tingkat Kabupaten Demak tahun 2018 di Bina Praja Kabupaten Demak, Selasa (20/2). Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, guna memperkuat implementasi Program KKBPK yang meliputi lima aspek kuantitas, kualitas, mobiltas penduduk, data dan informasi penduduk serta penyerasian kebijakan kependudukan KB, maka dilakukan penguatan pelaksanaan program melalui penetapan sasaran strategis. “Saya berharap sasaran tersebut dapat menurunkan angka kelahiran total, meningkatkan prevalensi pemakaian kontrasepsi modern, dan menurunnya tingkat putus pakai kontrasepsi. Termasuk menurunnya kebutuhan ber KB yang tidak terpenuhi, meningkatnya peserta KB aktif menggunakan Metode kotrasepsi Jangka Panjang, presentase kehamilan yang tidak diinginkan dari Pasangan Usia Subur serta median usia kawin pertama wanita,” jelasnya.
Natsir juga menjelaskan bahwa sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah daerah, ada fasilitasi dan dukungan anggaran untuk Program KKBPK. Sehingga ada sinergis dan percepatan tercapainya berbagai sasaran yang telah ditentukan sesuai dengan arah pembangunan Nasional dan mempertimbangkan kebutuhan / prioritas Kabupaten Demak. “Saya berharap akan timbul kerjasama dalam pelaksanaan kegiatan untuk mendukung pencapaian Sasaran Kinerja Program KKBPK di Kabupaten Demak. prinsip pelaksanaan kegiatan sampai dengan lini lapangan yang efektif, efisien, tepat sasaran, tepat guna, tepat waktu, dan tepat aturan sesuai dengan kebutuhan priotas dan segmentasi sasaran tentu perlu kita perhatikan bersama,” ungkapnya.
Kepala Dinpermades P2KB M. Ridwan menuturkan pada tahun 2017 penggarapan KB dan Pembangunan keluarga telah menghasilkan trend pemakaian medis operasi Pria (MOP) di Kabupaten Demak semakin meningkat. Selain itu, prestasi lain juga telah diperoleh Pemkab Demak, diantaranya Juara I Pusat Pelayanan Keluarga sejahtera (PPKS) tingkat Jawa Tengah dan Nasional, masuk nominasi tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2016 dan pada Hari Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Kabupaten Demak, Juara I (satu) tingakt Jawa Tengah Duta Generasi Berencana (GENRE) Putri, serta Juara II (dua) tingkat Jawa Tengah Duta Generasi Berencana (GENRE) Putra.
“Kegiatan dengan jumlah peserta sekitar 60 orang dari unsur Kecamatan se-Kabupaten Demak, Koramil se-Kabupaten Demak, polsek se-Kabupaten Demak, dan UPT KB se-Kabupaten Demak ini bertujuan untuk evaluasi tahun 2017 adanya keberhasilan pelaksanaan program KKBPK Kabupaten Demak telah mencapai 50 persen lebih. Semua itu tentu atas kerjasama kita semua para pengelola program KKBPK di Kabupaten Demak,” terang Ridwan.
Tampak hadir, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino, SH, M.Si, Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak Drs. M. Ridwan, Kapolres Demak yang diwakili Kasat Bhabinmas , dan Dandim 0716 Demak yang diwakili Kasdim 0716 Demak. (Humas Demak)

IMG-20180222-WA0000

Pembinaan Guru TPQ Kabupaten Demak Tahun 2018

IMG-20180222-WA0000DEMAK – “Ilmu agama yang terkandung dalam Al-Qur’an merupakan pondasi penting bagi pembentukan akhlak generasi penerus bangsa,” hal itu disampaikan oleh Bupati Demak HM. Natsir saat Pembinaan Guru TPQ Kabupaten Demak Tahun 2018 di Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (21/2).
Ia berharap agar para guru dapat memfasilitasi anak-anak supaya bisa membaca Al-Qur’an. “Tugas seorang pembimbing bukanlah hal yang ringan karena tugas tersebut merupakan sebuah amanah dan kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan pebuh tanggung jawab,” tegasnya.
Natsir melanjutkan, Para guru harus menjadi teladan dan sosok yang bisa menanamkan kebiasaan sesuai dengan ajaran agama Islam kepada anak didik sejak dini. Bupati menghimbau para guru senantiasa sabar dan ikhlas dalam mendidik anak-anak untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-qur’an. Selain itu juga mengajak untuk membangun masyarakat yang Qur’ani di Kabupaten Demak.
Sementara itu Dr. Mahsun M.Ag mengatakan tiga unsur utama dalam manajemen pendidikan adalah orang tua, guru, dan peserta didik. Manajemen adalah suatu cara untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara efisien dan mengajak orang untuk bekerja sama secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan. Yang perlu diupayakan adalah peningkatan kualitas dan kemampuan guru-guru pengajar di lembaga pendidikan Al-Qur’an serta mengenal, memahami, dan memilih metode pengajaran membaca Al-Qur’an yang paling baik dan tepat serta nyata keberhasilannya.
“Peran organisasi orang tua di sekolah adalah sebagai fasilitator, katalisator, komunikator, dan inspirator. Sedangkan peran guru dalam pendidikan karakter yaitu berperilaku sesuai ajaran agama, memahami anak, mengikuti perkembangan anak didik, dan berperan aktif dalam memberikan bimbingan dan nasihat untuk membentuk karakter anak,” terang Mahsun.
Kepala Bagian Kesra Kabupaten Demak Anang Badrul Kamal, S.Sos, M.Si selaku ketua penyelenggara mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pembinaan terhadap para guru agar dapat menjadikan tumbuh kembang anak didik menjadi lebih baik sehingga dapat mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berakhlak mulia, agar di tahun 2030 bisa mendapat berkah sebagai bonus demografi.
“Acara yang dihadiri sekitar 150 orang tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Demak, HM. Natsir dan dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Anang badrul Kamal, Kepala Badan Koordinasi TPQ Kabupaten Demak, Taufiq Rifa’I, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Demak yang mewakili, Dosen UIN Walisongo Semarang, Dr. Mahsun M.Ag, dan para guru-guru TPQ se Kabupaten Demak,” pungkasnya. (Humas Demak)

IMG-20180221-WA0007

FKUU Kecamatan Karangtengah Wujudkan Masyarakat Yang Agamis

IMG-20180221-WA0007DEMAK – “Marilah bersama-sama bergandengan tangan meneguhkan komitmen bersama untuk membangun Demak tercinta sesuai visi Kabupaten Demak terwujudnya masyarakat Demak yang agamis lebih sejahtera, mandiri, maju, kompetitif, kondusif, berkepribadian dan demokratis.”
Hal itu disampaikan Bupati Demak yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Drs. Dwi Heru Asyanto dalam acara Forum Komunikasi Ulama Umaro Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kecamatan Karangtengah, Rabu 21/2/ 2018.
“Dengan adanya forum ini dapat menjalin komunikasi timbal balik antara ulama’ dan umaro’ di Kecamatan Karangtengah. Apalagi sebentar lagi tepatnya pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang kita akan melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023. Beragamnya pilihan masyarakat akan calon pemimpin, sangat memungkinkan terjadinya gesekan. Namun kesemuanya akan dapat diantisipasi jika setiap masyarakat mengerti dan paham mengenai tata cara dan aturan berpolitik,” tambah Heru.
Heru berharap berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman lebih mengenai pendidikan politik bagi elemen masyarakat khususnya pemilih pemula.
“Saya minta para kyai mau dan mampu mengawal segala tahapan demokrasi, mulai dari sebelum hingga pasca pilgub 2018. Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa. Namun, perbedaan yang ada tidak menjadi sumber perpecahan tetapi menjadi satu ikatan yang harmonis. Berikan saran, petuah yang menyejukan masyarakat dan jika terjadi perselisihan jadilah peredam yang mampu berikan solusi yang baik di masyarakat, imbuhnya.
Sementara itu Camat Karangtengah Bekti Utomo, SH.MH dalam sambutannya menyampaikan tujuan diadakannya forum ini yaitu untuk menjaga sinergitas dalam penyelenggaraan pemerintah desa.
“Untuk mari bersama kita dukung program unggulan Bupati Demak, salah satunya dengan menjadikan desa di kecamatan karangtengah ini lebih baik dan mandiri,” ajak Bekti.
“Dengan perencanaan pembangunan secara matang dalam membangun desa melalui forum tersendiri di antaranya musyawarah desa di tingkat RT dan RW,” imbuhnya.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta terdiri dari Forkopimcam Kecamatan Karangtengah, para kyai, tokoh agama, para kepala desa, tokoh masyarakat, dan dinas instansi se-kecamatan Karangtengah. (Humas Demak)

IMG-20180221-WA0004

Bupati Demak Membuka Secara Resmi POPDA Tahun 2018

IMG-20180221-WA0004DEMAK – Bupati Demak HM. Natsir membuka secara resmi Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2018 di alun alun simpang enam Demak, selasa (20/2).
Dalam sambutannya Bupati berpesan agar tekad untuk meraih juara dilakukan dengan nilai-nilai sportivitas. “Untuk itu tunjukkanlah citra positif selama mengikuti pertandingan, jaga nama baik diri serta sekolah. Apapun hasil yang diperoleh dalam kejuaraan ini patut disyukuri dan jadikan sebagai kesempatan dalam menambah pengalaman bertanding,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Demak Drs. Muhtar Lutfi mengatakan POPDA kab. Demak 2018 ini mempertandingkan 12 cabang olahrga, diantaranya, atletik, bola basket, bola voli, bulutangkis, karate, pencak silat, renang, senam, sepak bola, sepak takraw, tenis meja dan tenis lapangan. “Pertandingan tersebut diikuti sebanyak 4118 atlet pelajar yang terdiri dari 875 atlet SD/MI, 1462 atlet SMP/MTS dan 1781 atlet SMA/SMK/MA serta official berjumlah 1153 orang,” terangnya. “Adapun waktu pelaksanaannya tanggal 15 sampai 26 Feb 2018 di Demak,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kabupaten Demak tahun 2018 ini dimaksudkan sabagai upaya pengembangan olahraga pelajar di kabupaten Demak, sebagai parameter pembinaan olahraga prestasi bagi pelajar dan sebagai wahana seleksi atlet pelajar untuk dipersiapkan ke tingkat karesidenan dan provinsi. “Sedangkan tujuan dari diselenggarakannya POPDA ini yaitu untuk membangun karakter anak bangsa secara komperhensif agar mencapai prestasi olahraga yang optimal,” lanjut Lutfi.
Tampak hadir, Wakil Bupati Demak Drs Joko Susanto, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyo M. Kes, Kepala OPD Kabupaten Demak, Kepala Kantor Kemenag, Ketua Umum Koni, Kepala UPTD DIKBUD se-Kabupaten Demak serta Kepala SMP/MTs, SMA/SMK/MA. (Humas Demak)

IMG-20180221-WA0001

DPRD Indramayu Kagum Dengan Kabupaten Demak

IMG-20180221-WA0001DEMAK – Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga menempati urutan kedua dengan jumlah pengunjung tertinggi untuk wisata religi di Jawa Tengah. Hal ini terungkap dalam penerimaan Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Indramayu ke Pemerintah Kabupaten Demak, Selasa (20/2). “Demak berada di posisi kedua setelah Candi Borobudur”, ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Demak, Suhasbukit.
Menurut Suhasbukit, selain pariwisata ada beberapa pilar utama bagi pembangunan di Kabupaten Demak. Yakni pendidikan dan kesehatan, pertanian, kelautan dan perikanan, serta UMKM. “Pertanian menjadi salah salah satu fokus utama kami, mengingat sebagian besar masyarakat Demak berprofesi sebagai petani”, tutur Suhasbukit. Hal inilah yang membuat Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Tengah. “Selain pertanian, kami juga fokus dibidang kelautan dan perikanan. Dengan garis pantai mencapai 72,14 km, secara tidak langsung perikanan di Kabupaten Demak memiliki potensi yang luar biasa”, tambah Suhasbukit.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Taufik Hidayat menyampaikan terima kasih atas keramahan Pemerintah Kabupaten Demak. “Maksud dan tujuan kami berkunjung ke Demak adalah karena secara georgrafis Demak hampir mirip dengan Indramayu. Kami ingin bertukar pikiran terkait berbagai upaya untuk memajukan daerah”, ungkap Taufik. Selain itu, dalam kunker tersebut juga terungkap bahwa anggota DPRD Indramayu yang tergabung dalam Badan Anggaran Indramayu juga ingin menambah pengetahuan terkait pemanfaatan anggaran untuk memajukan daerah.
Di sisi lain, anggota DPRD Indramayu dari Fraksi Golkar meminta penjelasan singkat terkait upaya Pemerintah Kabupaten Demak dalam pengelolaan BUMD. Mengingat, BUMD merupakan salah satu modal untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menanggapi pertanyaan tersebut, Suhasbukit menuturkan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak telah melakukan berbagai upaya untuk memajukan BUMD. “Kami terus mensupport 6 BUMD yang ada di Kabupaten Demak. Sedangkan untuk BUMD yang merugi, kami likuidasi”, jelas Suhasbukit.
Kabupaten Demak memiliki 8 BUMD yang terus beroperasional. Yakni PT Bank Jateng, PT PRPP, PDAM, PD. BPR BKK Demak, PD. BPR BKK Dempet, PT. LKM BKPD, dan PD. Aneka Wira Usaha (ANWUSA). “Seluruh BUMD di Kabupaten Demak kami genjot kinerjanya, demi meningkatnya PAD”, pungkas Suhasbukit. Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Indramayu diikuti oleh seluruh anggota Badan Anggaran DPRD Indramayu. Sementara dari Kabupaten Demak turut menghadiri Kepala Bappeda, Taufik Rifa’I, dan beberapa OPD terkait. (Humas Demak)

bidan

Bidan Di Demak Siap Turunkan AKI AN AKB

bidanDEMAK – Bidan di seluruh Kabupaten Demak secara serentak menyatakan kesiapannya untuk turut andil dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak di wilayah Demak. Hal itu dilakukan saat pertemuan koordinasi program jampersal Dinas Kesehatan Kabupaten Demak tahun 2018 di Pendopo Kabupaten Demak, selasa (20/2).
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. singgih Setyono, M.Kes saat memberikan motivasi kepada 350 bidan mengatakan bahwa Bidan harus fokus pada tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang bidan. “kalau kerjanya fokus pasti penurunan AKI dan AKB bisa diraih,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan bahwa modal utama untuk menurunkan AKI dan AKB sama dengan cara meraih kesejahteraan. “ ada empat modal utama yaitu, penampilan, ketrampilan, pelayanan dan attitude,” tegasnya.
Selain itu, Singgih juga berpesan agar bidan menghindari sikap malas, menunda pekerjaan dan masuk ke zona nyaman.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Guvrin Heru Putranto, SKM menegaskan bahwa kesiapan tersebut tidak hanya di mulut saja tetapi harus dibuktikan dengan cara melakukan lima hal. “ada 5 indikator yang harus dipenuhi oleh seorang bidan yang siap turunkan angka kematian ibu dan bayi. Yaitu, responsibility, disiplin melaporkan dan mengunjungi, tanggung jawab kepada keselamatan pasian, jujur dalam memberikan laporan, serta integritas,” lanjut Guvrin.
Sementara, Kasi Kesehatan keluarga Ibu dan Anak dan Gizi Asih Ariani, S.SiT, M.Kes selaku ketua pelaksana program menjelaskan bahwa ada 14 kasus kematian Ibu di Kabupaten Demak pada tahun 2017 sedangkan total kematian bayi per februari 2018 ada 11 kasus. “ini merupakan angka yang relatif tinggi, itulah kenapa kita adakan kegiatan semacam ini,” lanjutnya.
Ia berharap kedepan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) mengalami penurunan. (Humas Demak)

IMG-20180219-WA0010

Akademi Komunitas Negeri Demak Gelar Demak Fair 2018

IMG-20180219-WA0010DEMAK – Bupati Demak HM. Natsir yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Drs. Anjar Gunadi, M. Pd. Membuka secara resmi kegiatan pameran, workshop dan lomba yang dikemas dalam satu tema yaitu AKN Demak The New Youth Creator & Inventor yang berlangsung di gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Demak, Senin (19/2) .
Saat memberikan sambutannya, Anjar menyampaikan bahwa pembiayaan AKN masih ditanggung ABPD serta Dikti. Semua fasilitas yang ada sudah memadai sehingga diharapkan ada CSR yang bisa membantu untuk mengembangkan AKN kedepannya.
Sugiharto selaku ketua pelaksana AKN Demak Fair 2018 menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan tentang penerimaan mahasiswa baru 2018. “AKN tahun 2018-2019 mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru serta ingin mengenalkan AKN kepada masyarakat luas Sedangkan untuk progran studi yang disediakan AKN antara lain, Pameran desain grafik , jasa pariwisata dan teknik kendaraan ringan,” terangnya.
Ia berharap dengan keberadaan AKN di Kabupaten Demak, masyakarat bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan ketrampilan yang dapat dikembangkan. “Terlebih lagi AKN diberikan waktu oleh Pemerintah Daerah harus sudah bisa mandiri ditahun 2019 nanti,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, kegiatan AKN Demak Fair diadakan Selama 7 hari mulai 19 Februari 2018 – 24 Februari 2018. Salah satu rangkaian kegiatan diantaranya, sosialisasi dari guru BK dan lomba poster teknologi ramah lingkungan untuk mendukung pariwisata Kabupaten Demak. AKN Demak Fair 2018 diikuti oleh 128 siswa siswi SMK, SMA dan MA yang ada di Kabupaten Demak dan sekitarnya.
Turut hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi Drs Eko Pringgolaksito, Koordinator AKN Demak Dr Trisyono M.Pd serta perwakilan dari Sekretaris Dewan di Aula AKN Demak. (Humas Demak)

IMG-20180219-WA0007

Bupati Demak Buka FLS2N

IMG-20180219-WA0007DEMAK – Bupati Demak HM. Natsir membuka secara resmi Festifal dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Sekolah Dasar tahun 2018 di SD Negeri Bintoro 4 UPTD Dikbud Kecamatan Demak Kabupaten Demak, senin (19/2).
Dalam pembukaan tersebut bupati berikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan ini. “Semoga kegiatan ini akan mampu memacu kreativitas, inovasi serta pengetahuan peserta didik, utamanya di bidang seni,” kata Bupati. Ia melanjutkan agar momen tersebut dapat dijadikan sebagai ajang adu kreatifitas dan pengetahuan, serta sebagai wahana penyalur bakat para siswa.
Bupati berharap melalui ajang tersebut bisa meningkatkan rasa kepercayaan diri para siswa. ”Setidaknya dengan mengikuti lomba ini, para siswa akan terlatih tampil di hadapan publik. Hal ini sangat penting karena percaya diri merupakan modal awal bagi generasi muda untuk bisa berkembang. Jika generasi muda kita telah mampu berkembang dan berkualitas, tentu saja pembangunan di daerah kita pun akan mudah berjalan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk membangun Kabupaten Demak diperlukan SDM yang berkualitas. Oleh karena itu pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia harus terus digiatkan, karena SDM itu sendiri merupakan motor penggerak bagi pembangunan. Jika SDM kita tidak berkualitas, maka laju pembangunan tidak akan bisa berjalan lancar, dan upaya yang dilakukan pun tidak akan berhasil guna.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Drs. Anjar Gunadi, N.Pd menyampaikan bahwa peserta lomba FLS2N adalah siswa juara 1 hasil seleksi di tingkat UPTD Dikbud Kecamatan se-kabupaten Demak sejumlah 140 siswa. “selanjutnya juara 1 Kabupaten akan maju ke tingkat provinsi dan nasional,” tambahnya.
Anjar menegaskan bahwa FLS2N yang berlangsung hari ini tersebar di beberapa tempat, yaitu SDN Bintoro 4 untuk cabang lomba tari, gambar bercerita, mengarang cerpen, cipta pantun dan syair. Sedangakan SDN Bintoro 1 untuk cabang lomba pantomim, SDN Bintoro 8 untuk pelaksanaan lomba mendongeng, aula PGRI cabang Demak untuk pelaksanaan menyanyi tunggal dan UPTD Dikbud Kecamatan Demak untuk cabang lomba baca puisi. (Humas Demak)