Kunker menteri pertanian

IMG_20180123_092254_206

 

MENTERI PERTANIAN BORONG BAWANG MERAH SEHARGA 20 JUTA
Sebanyak 1 ton bawang merah milik petani diborong oleh Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H Andi Amran Sulaiman dengan harga 20 juta. Hal itu dilakukan saat kunjungannya ke desa Sari Kecamatan Gajah Kabupaten Demak dalam rangka kunker panen raya padi masa tanam I (MT 1) 2018, selasa (23/1).
Di kesempatan itu Andi mengjak para petani untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan swasembada pangan. “kita sudah tidak lagi melakukan impor bahkan kita melakukan ekspor,” ujarnya dihadapan warga yang hadir.
Andi melanjutkan, Adapun capaian di sektor pertanian sampai saat ini yaitu, Indonesia sudah tidak impor jagung dimana sebelumnya nilai impor sebesar 10 triliyun per tahun, tidak impor bawang dan tidak lagi impor beras.
Ia berharap para petani jangan ada yang menjual gabah pada tengkulak tapi jual pada Bulog. “Harga sama yang ada di pasaran, bila ada yang menurunkan laporkan,” tandas Andi.
Selain itu Andi juga membawa sejumlah bantuan berupa benih padi varietas Inpari 42 dan 43 dari Balitbangtan untuk area seluas 100 hektare yang diberikan kepada sejumlah kelompok tani di desa sari.
Bupati Demak HM. Natsir mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar yang diprioritaskan pengembangannya, memgingat sebagian besar masyarakat Demak masih mengandalkan sumber nafkah dari sektor ini. Dari 89.743 hektar luas wilayah di Kabupaten Demak, 56,74% (52,315 hektar) diantaranya merupakan lahan persawahan dengan pola tanam padi-padi-palawija.
“Komoditas padi merupakan merupakan komoditas yang dituntut oleh pemerintah pusat untuk swasembada pada program upaya khusus padi, jagung, dan kedelai (Upsus Pajale). Dengan areal tanam seluas 52.315 hektar, pada tahun 2017 Kabupaten Demak mampu memproduksi 638.315 ton gabah kering giling (GKG) untuk 2 kali panen atau surplus sebesar 270.944 ton. Hal inilah yang menjadikan kabupaten demak menjadi lumbung pangan di Propinsi Jawa Tengah. “Atas dasar itulah, kami berharap Pemerintah dapat berada di pihak petani dan menolak impor beras,” pungkasnya.

brambang (82)

PNS di Demak Ramai-Ramai Borong Bawang Merah

brambang (82)DEMAK- Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau disebut juga dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jum’at (5/1/2018) memborong bawang merah. Aksi borong bawang ini diawali oleh Bupati Demak, HM. Natsir. Menurut Natsir, pembelian bawang merah oleh PNS di Demak ini untuk merespon keluhan petani akibat anjloknya harga.
“Jika dikalkulasi, aksi borong ini akan menyerap 15 ton bawang merah dari petani. Sebab di Demak ada sekitar 7.406 PNS. Kemudian setiap PNS wajib membeli sebanyak 2 kg dengan harga Rp. Rp. 15.000 per kg. Sengaja dipatok harga segitu agar para petani mendapatkan keuntungan yang layak dan dapat hidup lebih sejahtera. Saat ini harga bawang merah sedang jatuh ke titik terendah. Harga bawang merah hanya berkisar Rp. 7.000 per kilogram “ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Ir. Wibowo menjelaskan bahwa Kabupaten Demak merupakan salah satu sentra tanaman bawang merah di Jawa Tengah. Luas tanam bawang merah Kabupaten Demak menduduki peringkat kedua setelah Kabupaten Brebes.
Wibowo juga berharap, PNS di Lingkungan Pemerinrtah Kabupaten Demak ikut mendukung aksi borong bawang ini.
Di sisi lain, Direktur Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna Kementrian Desa, Bp. Dr. Suprapedi, M. Eng. berharap, petani bisa menjadi pengusaha/mitra bisnis yang menguntungkan, salah satunya dengan cara mengurangi penggunaan pestisida pada tanaman bawang merah, sehingga hasil panen lebih berkualitas, dan dapat meningkatkan harga jual bawang merah

bpjs

Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Kabupaten Demak Dengan BPJS Kesehatan Tahun 2018

bpjsPemerintah Kabupaten Demak di tahun 2018 melakukan penandatanganan kesepakatan bersama perjanjian kerja sama dengan Dinas Kesehatan Demak dan BPJS Kesehatan di gedung bina praja, Sabtu (20/1). Perjanjian kerja sama tersebut tentang Optimalisasi Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional dalam rangka mencapai cakupan jaminan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk (UHC) di Kabupaten Demak.

Penandatanganan dihadiri langsung Bupati Demak HM. Natsir, Wakil Bupati Drs. Joko Sutanto, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta Pusat, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, para asisten serta kepala OPD yang ada di lingkungan Kabupaten Demak. Sementara itu, penandatanganan diikuti 14 kepala OPD yang ada di Kabupaten Demak. Mengawali sambutan, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr Singgih Setyono, M.kes menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Demak peringkat ke 3 di jateng. Salah satu cara yaitu menyiapkan cara agar produktif mencari uang. Dan saat ini sudah 95% penduduk Kabupaten Demak sudah ikut BPJS. Pemerintah Kabupaten Demak sudah menganggarkan Rp 10 miliar untuk jamkesda. Di sisi lain, Bupati Demak HM. Natsir mengatakan saat ini pemerintah Kabupaten Demak tengah fokus untuk menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan penghasilan masyarakat. Dengan harapan yang disampaikan Bupati Demak, untuk masyarakat dengan menjadi peserta JKN KIS, akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara komperhensif semakin mudah. Dan pastinya BPJS dapat melayani masyarakat dengan baik.

survival

Survival, Sarana Wujudkan Generasi Muda Berkarakter

survivalDEMAK – Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan perilaku sosial generasi muda yang positif memiliki peran sangat penting. Utamanya dalam menghadapi berbagai permasalahan sosial generasi muda saat ini, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan obat terlarang maupun seks bebas.
Demikian disampaikan Bupati HM. Natsir saat membuka Survival Cabang ke-VII Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 11.21 Demak di halaman Sekretariat Daerah, Senin (18/12).
Selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Demak, Bupati menyampaikan bahwa dengan aktif mengikuti kegiatan kepramukaan yang menarik, menantang, edukatif dan rekreatif seperti kegiatan survival, kaum muda Indonesia bukan saja dapat terhindar dari berbagai permasalahan sosial. Yang terpenting, kaum muda dapat turut berperan aktif mencegah permasalahan sosial tersebut.
Selain permasalahan sosial, saat ini di kalangan kaum muda pun cenderung memiliki permasalahan yang berkaitan dengan kebangsaan, termasuk menurunnya semangat nasionalisme, longgarnya ikatan persatuan dan kesatuan, serta minimnya tekad bela negara.
Menilik dari hal tersebut, peranan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentuk kader bangsa yang tangguh dan berjiwa patriotik, sangatlah dibutuhkan. Dalam survival misalnya diperlukan kerja keras yang merupakan bagian dari fisik, bekerja cerdas bagian dari otak dan bekerja ikhlas bagian dari hati.
Sementara itu, Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Demak Ahmad Purwito selaku Ketua Penyelenggara menjelaskan bahwa Survival Cabang ke-VII tahun 2017 dilaksanakan dari tanggal 17 sampai dengan 20 Desember dengan tempat kegiatan di Demak, Karanganyar, Gajah dan Wonosalam. Adapun start dan finish di alun-alun Demak.
”Kegiatan ini mengambil tema wujudkan generasi muda berkarakter tangguh, tanggap dan berjiwa patriotik,” tambahnya. (media center)

difabel

Kaum Difabel Harus Mendapat Hak dan Kesempatan Sama

difabelDEMAK – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan tanggal 3 Desember sebagai Hari Disabilitas Internasional (HDI). Setiap negara di dunia memperingatinya, tak terkecuali di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat terhadap persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang disabilitas/penyandang cacat, serta memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang disabilitas. HDI dimaknai sebagai bentuk pengakuan Pemerintah terhadap disabilitas, peneguhan komitmen seluruh bangsa, dan membangun kepedulian dalam mewujudkan kemandirian disabilitas.
Sejalan dengan komitmen tersebut, pemerintah, organisasi, masyarakat sipil, institusi akademik dan sektor swasta didorong untuk bermitra dengan organisasi disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas.
Para penyandang disabilitas juga memiliki hak untuk memperoleh akses terhadap informasi, sejalan dengan arah kebijakan inklusi. Kebijakan inklusi pada intinya adalah bagaimana meminimalkan hambatan yang dihadapi, menyediakan akses yang tepat dan memberi ruang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi.
Selasa (5/12) bertempat di halaman Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA), Bupati HM.Natsir menghadiri acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-25 Tingkat Kabupaten Demak.
Dalam kesempatan tersebut Bupati mengatakan bahwa para penyandang disabilitas tidak perlu dikasihani tapi harus diberikan pendampingan dan fasilitas yang memadai agar mereka bisa berkarya dengan hasil yang luar biasa. Salah satunya dengan mengadakanhomeschooling bagi mereka.
Saat ini masih banyak ditemui di lapangan, para penyandang disabilitas tidak bisa berperan aktif secara luas di lingkungan sosialnya. Meskipun mereka memiliki kemampuan yang memadai, namun tetap saja dikucilkan. Padahal persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas bukan hanya terkait dengan pribadi mereka sendiri, tapi juga masyarakat.
“Pada kesempatan ini saya minta pada semua kalangan harus mengupayakan terwujudnya situasi yang kondusif sehingga seluruh penyandang disabilitas bisa memperoleh hak-haknya dan kesempatan yang sama,” kata Bupati.
Bupati menambahkan bahwa saat ini sudah ada sekolah inklusif di Demak, yaitu sekolah umum yang memiliki fasilitas bagi penyandang disabilitas, yang tersebar di beberapa titik. Diharapkan para orang tua tidak malu menyekolahkan anaknya yang berkebutuhan khusus di sekolah-sekolah tersebut.
Bupati juga meminta kepada para kepala OPD maupun instansi swasta lainnya untuk dapat memfasilitasi ruang gerak bagi para difabel. “Misalnya di perkantoran disediakan jalan khusus untuk kursi roda maupun toilet duduk yang dilengkapi dengan pegangan. Semoga peringatan ini menjadi awal yang baik sebagai upaya mewujudkan peningkatan kesejahteraan disabilitas di Kabupaten Demak,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial P2PA Dra. Lestari Handayani, M.Si menyampaikan bahwa di Kabupaten Demak terdapat sekitar 83.000 penyandang disabilitas. Sebanyak 10 persen diantaranya adalah kelompok disabilitas yang kurang produktif sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Demak, Perwakilan Pengurus PPDI Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Jepara. (media center)

target

Akhir Tahun, OPD Harus Penuhi Target Serapan Anggaran

targetDEMAK – Berani, mahir dan kepekaan nurani adalah tiga hal utama yang harus dijadikan pegangan oleh ASN dalam melaksanakan kegiatannya sehari-hari dalam menunjang kinerja. Demikian disampaikan Bupati HM. Natsir saat menghadiri acara Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2017 di D’taman Resto dan Angkringan,Senin (4/12).
“ASN diharapkan dapat bekerja lebih keras lagi untuk menyelesaikan semua kegiatan pada akhir tahun ini,” tegas Bupati.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes mengatakan bahwa hampir semua OPD di Kabupaten Demak sudah memenuhi target yang sudah ditetapkan dalam penyerapan anggaran. “Hanya 3 OPD yang belum memenuhi target tersebut, diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Perumahan dan Permukiman,” terang Sekda.
“Diharapkan pertengahan Desember ini semua OPD di Kabupaten Demak bisa memenuhi target yang diharapkan,” lanjutnya.
Sekda menambahkan bahwa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk melaksanakan kegiatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018. Diantaranya, semua Kepala OPD (Pengguna Anggaran) sesegera mungkin menayangkan RUP (Rencana Umum Pengadaan) pada awal Tahun Anggaran di website LPSE Kabupaten Demak, sebagai syarat dalam Pengadaan Barang/Jasa secara e-proc maupun e-purchasing serta menjalankan aplikasi e-monev yang telah disediakan oleh LKPP guna monitoring secara online. Selain itu, Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran ( PA / KPA ) segera membuat Surat Keputusan Penunjukan / Penetapan.
“Bagi OPD yang mempunyai anggaran Pengadaan Barang dan Pengadaan Jasa Konstruksi yang akan dilelangkan harus segera mengajukan kepada Kepala ULP Kabupaten Demak disertai kelengkapannya. Sedangkan untuk Pengadaan Jasa Konsultansi kelengkapannya berupa KAK (Kerangka Acuan Kerja), HPS (Harga Perkiraan Sendiri), serta Draft Kontrak,” lanjut Sekda.
“Yang tidak kalah penting, OPD yang mempunyai anggaran Pengadaan Jasa Konstruksi diharapkan segera membuat design perencanaan dengan didahului survey lapangan yang cermat,” pungkasnya. (media center)

infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Demak Percepat Pembangunan Infrastruktur

infrastrukturDEMAK – Demi terwujudnya masyarakat yang agamis, lebih sejahtera, mandiri, maju, kompetitif, kondusif, berkepribadian dan demokratis, Pemerintah Kabupaten Demak melakukan percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Pada tahun 2017 ini 95,54% jalan di Kabupaten Demak sudah dalam kondisi baik. Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 10,663 kilometer atau penambahan sepanjang 2,5%. Diharapkan kedepannya seluruh jalan di Kabupaten Demak dalam keadaan baik.
Perbaikan infrastruktur terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Demak, mengingat infrastruktur merupakan modal utama dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sehubungan dengan hal tersebut Bupati meminta kepada seluruh jajaran OPD dan mitra pemerintah untuk terus bekerja cerdas, bergerak cepat, dan bertindak tepat guna mencapai hasil optimal.
Demikian diungkapkan Bupati HM.Natsir saat acara Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum Ke-72 Tingkat Kabupaten Demak Tahun 2017 sekaligus meresmikan Jembatan Desa Jragung Kecamatan Karangawen sepanjang 54,33 meter.
“Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, maka akan membuka dukuh yang telah terisolir selama 2,5 tahun pasca runtuhnya jembatan gantung pada tahun 2015 lalu”, jelasnya.
Bupati berharap dengan adanya jembatan tersebut maka roda perekonomian akan lebih menggeliat dan berkembang, arus transportasi lebih lancar. Masyarakat, utamanya anak-anak sekolah tidak perlu cemas lagi menyeberang takut jembatan terhanyut seiring dengan datangnya banjir dari daerah hulu.
“Mengingat pentingnya jembatan ini, saya minta kepada penduduk sekitar dan masyarakat luas untuk ikut memelihara jembatan dan jalan ini sehingga bisa berumur panjang, sehingga roda ekonomi lebih berkembang dan masyarakat lebih sejahtera”, katanya.
Lebih lanjut dikatakan, salah satu dari 16 program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak adalah pembangunan RSUD baru di Demak bagian selatan. Pada tahun 2017 ini di Kecamatan Karangawen telah dibangun rumah sakit daerah type c yang bernama RSUD Sultan Fatah. Pembangunan RSUD di wilayah selatan ini merupakan salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Demak untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Dengan adanya RSUD Sultan Fatah ini, masyarakat di wilayah Karangawen, Guntur dan Mranggen tidak perlu jauh-jauh pergi berobat ke Kota Semarang. Kita semua berharap keberadaan RSUD Sultan Fatah nantinya dapat mendukung keberadaan rumah sakit lain di Kabupaten Demak”, ungkapnya.
Tak hanya itu, di Kecamatan Karangawen juga akan dibangun waduk/bendung Jragung, dimana pembangunannya dimulai pada 2019 nanti. “Dengan adanya waduk ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para petani, khususnya di Demak bagian selatan dalam hal penyediaan air irigasi. Keberadaan waduk juga bisa menjadi solusi pengendalian banjir yang selama ini menjadi bencana langganan bagi warga Kecamatan Karangawen dan Guntur. Selain itu, keberadaan waduk/bendung Jragung ini nantinya juga bisa digunakan untuk obyek wisata baru di daerah selatan Kabupaten Demak. Sehingga muncul pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar”, pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Demak Drs. Doso Purnomo mengatakan bahwa pembangunan jembatan di Dukuh Pojok Desa Jragung dimulai sejak tahun 2016 setelah runtuhnya jembatan gantung pada tahun 2015 lalu. Pada tahun 2017 juga sudah dibangun jalan di Desa Jragung dan sudah selesai 100%.
Camat Karangawen Syahri, SH. MM. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah bersedia hadir untuk meresmikan Jembatan Pojok. “Terima kasih sudah membantu membangun jembatan di desa kami sehingga lalu lintas bisa lancar dan bisa menunjang kegiatan perekonomian masyarakat di desa”, katanya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati HM. Natsir tanda jembatan sudah mulai bisa difungsikan.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati, Sekda Dr.Singgih Setyono, M.Kes, Asisten Sekda, Camat dan Kepala Desa se-Kecamatan Karangawen. (media center)

HMS_8946

Bantuan Alsintan Percepat Pencapaian Target Nasional

HMS_8946DEMAK –Dalam rangka mendukung program percepatan tanam, Pemerintah Kabupaten Demak terus melakukan beragam upaya guna memajukan sektor pertanian. Salah satunya dengan memfasilitasi para petani alat mesin pertanian sebagai sarana pengolah lahan maupun pasca panen.

Demikian disampaikan Bupati HM. Natsir saat menyerahkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 6 traktor roda dua, 5 pompa air, 2 cultivator dan 37 hand sprayer  kepada 15 kelompok pertanian di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Rabu (15/11).

“Dengan diberikannya bantuan kepada para petani, diharapkan akan memberikan dampak bagi peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Demak serta ada peningkatan kesejahteraan petani. Jika petani makmur maka masyarakat pun makmur dan sejahtera, sehingga kemiskinan akan berkurang,” tegasnya. Bupati juga berharap agar bantuan yang telah diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Ir. Wibowo menyampaikan bahwa dengan adanya bantuan alat traktor dan penyedot air diharapkan petani bisa cepat panen dan hasil pertanian pun baik. Dengan demikian target nasional akan tercapai.

“Untuk itu saya meminta agar bantuan alat-alat yang telah diserahkan supaya dijaga dengan baik. Jangan dibiarkan begitu saja karena tingkat kerusakan akan lebih cepat,” jelas Wibowo.

Ditambahkan, terkait kondisi saat ini yakni masalah pupuk, Pemerintah Kabupaten sudah mengajukan ke Pemerintah Provinsi. Untuk urea masih kurang 2700 ton, tetapi disetujui 1900 ton dan sudah memadai, sedangkan untuk NPK sudah mengajukan 12 ribu ton lebih, tapi hanya diberi 500 ton. Untuk SP36 mengajukan 6 ribu ton hanya diberi 6 ton saja, untuk ZA 5 ribu ton tapi tidak direalisasi, sehingga wajar kalau saat ini kekurangan pupuk dimana-mana.

Namun demikian, Wibowo menjelaskan bahwa penyuluh pertanian atau mantri tani sudah bisa mengedukasi petani, yang dulu petani minded terhadap pupuk tunggal (urea), tapi sekarang tidak lagi, petani sudah menggunakan pupuk NPK.

“Dalam hal ini Dinas Pertanian juga sudah berupaya semaksimal mungkin tetapi keputusan tetap ada di tingkat provinsi,” pungkasnya. *(media center)

09 nopember peresmian dan launching  PANTAS AKU NIKAH (30)

Pelayanan Dokumen Kependudukan Itu Cepat dan Gratis

09 nopember peresmian dan launching  PANTAS AKU NIKAH (30)DEMAK – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat memiliki dokumen kependudukan, Pemerintah Kabupaten Demak memberi pelayanan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

“Pada kesempatan ini saya minta kepada Kepala Dindukcapil agar dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan sebaik-baiknya dalam pelaksanaan administrasi kependudukan karena menyangkut kepentingan utama masyarakat,” kata Bupati HM.Natsir saat me-launching Pelayanan Online Mandiri dan Pantas Aku Nikah, di Pendopo Kabupaten Demak, Kamis (9/11).

Berbagai pelayanan administrasi kependudukan telah dilakukan, baik itu pelayanan reguler maupun pelayanan jemput bola di desa, sekolah, ataupun tempat keramaian. Pemerintah Kabupaten Demak aktif dan bertanggung jawab atas kepemilikan dokumen kependudukan bagi penduduk. Karena hal ini selaras dengan program kerja pemerintahan Jokowi-Jk yang dikenal dengan Nawacita.

Bupati sangat menyambut baik adanya Pelayanan Inovasi Administrasi Kependudukan Secara Online Mandiri. “Ini merupakan terobosan baru di bidang administrasi kependudukan yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dan mendapatkan dokumen kependudukan,” tuturnya.

Dengan adanya pelayanan online mandiri ini masyarakat dapat dengan mudah mendaftarkan permohonan dokumen kependudukannya tanpa harus datang ke Dindukcapil. Masyarakat dapat mengakses melalui alamat website dindukcapil.demakkab.go.id dan mengunggah persyaratan penerbitan dokumen yang dimohonkan.

Selain Pelayanan Inovasi Administrasi Kependudukan Secara Online Mandiri, pada kesempatan tersebut juga di-launching Pelayanan Tuntas Administrasi Kependudukan Untuk Nikah (Pantas Aku Nikah).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. M. Afhan Noor, M.Pd. menyampaikan bahwa untuk memperoleh dokumen kependudukan tidak dipungut biaya atau gratis dan tidak boleh ada pungutan liar. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Demak menerbitkan Perda pada akhir tahun 2016 yang menyatakan bahwa semua kepengurusan administrasi kependudukan gratis dan tidak ada denda.

Ditambahkan juga bahwa dalam rangka memperbaiki serta meningkatkan SOP, yang sebelumnya menyelesaikan pembuatan Akta, KTP dan KK maksimal 2 bulan, maka sekarang ini dalam mengurus Akta akan selesai hanya dalam satu hari saja dengan program siap saji (siap 1 hari jadi). Sedangkan untuk kepengurusan KTP dan KK bisa selesai dengan program SUJUD (satu jam terwujud).

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Drs. Joko Sutanto, Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah dr. Singgih Setyono, M.Kes, Asisten Sekda dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Muhammad Tobiq. (media center)

pangan

Ketahanan Pangan Demak Stabil

panganDEMAK – Ketahanan pangan adalah sebuah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari kebutuhan pangan yang cukup, baik mutu, jumlah, aman, merata dan terjangkau oleh daya beli masyarakat. Pemantapan ketahanan pangan merupakan kerja bersama sehingga diperlukan persamaan persepsi agar diperoleh hasil yang optimal dan maksimal.

“Ketahanan pangan di wilayah Demak dalam kondisi stabil. Hal itu dibuktikan dengan diperolehnya juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam peringatan hari pangan sedunia yang diselenggarakan di Wonogiri beberapa waktu lalu,” kata Bupati HM. Natsir pada Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Demak Tahun 2017 di Pendopo, Selasa (7/11).

Pada rakor bertema “Ketahanan Pangan Untuk Kesejahteraan Petani dan Nelayan” tersebut Bupati menyampaikan bahwa untuk mencapai target pemantapan ketahanan pangan di tingkat pedesaan, harus dilakukan langkah-langkah strategis. Antara lain menetapkan kebijakan pencapaian ketahanan pangan yang dikembangkan selaras dengan peningkatan kesejahteraan petani/nelayan, ataupun melalui program revitalisasi penyuluhan.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Ir. Suryo Banendro, MP menyampaikan bahwa untuk mencapai target pemantapan ketahanan pangan salah satunya melalui Diversifikasi Pangan.

”Diversifikasi pangan dimaksudkan agar masyarakat Indonesia tidak menganggap nasi sebagai satu-satunya makanan pokok yang tidak dapat digantikan oleh bahan pangan yang lain seperti sukun, ubi, talas, dan sebagainya yang dapat menjadi faktor pendukung utama diversifikasi pangan,” terang Suryo.

Suryo juga menambahkan bahwa diversifikasi pangan merupakan salah satu cara menuju swasembada beras dengan mengurangi konsumsi beras sehingga total konsumsi tidak melebihi produksi. Selain itu juga bisa berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat sehingga nutrisi yang diterima oleh tubuh bervariasi dan seimbang.

Rakor tersebut dihadiri 100 undangan yang terdiri dari anggota Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten dan dinas terkait. (media center)