Monev CKG Perusahaan di PT Kino Indonesia, Dinkesda Demak Perkuat Deteksi Dini Penyakit Pekerja

DEMAK – Dinkesda Demak melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan perusahaan pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di PT. Kino Indonesia Tbk, Sayung, Demak. Kegiatan ini melibatkan Tim Kesehatan Kerja dan Kesehatan Jiwa (Talkesmas Keswa), Tim P2PTM, serta Puskesmas Sayung 2 sebagai pelaksana teknis di lapangan.

Kegiatan monev ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program CKG di lingkungan perusahaan berjalan optimal, sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit tidak menular pada pekerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kendala teknis di lapangan guna dilakukan perbaikan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan CKG di PT. Kino Indonesia Tbk berhasil menjangkau 241 pekerja sebagai sasaran, dengan capaian pemeriksaan 100 persen. Hasil skrining menunjukkan adanya temuan faktor risiko kesehatan, di antaranya hipertensi sebanyak 39 orang, diabetes melitus 23 orang, kombinasi hipertensi dan diabetes 7 orang, gangguan penglihatan 22 orang, serta kebutuhan pemeriksaan lanjutan seperti laboratorium sebanyak 19 orang dan EKG sebanyak 15 orang. Selain itu, pemeriksaan kesehatan khusus perempuan juga dilakukan melalui Sadanis sebanyak 78 orang dan IVA sebanyak 57 orang, dengan hasil positif IVA sebanyak 3 orang.

Perwakilan Tim Talkesmas Keswa Dinkesda Demak menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pekerja. “Melalui CKG ini, kita dapat mendeteksi lebih awal berbagai faktor risiko dan penyakit, sehingga dapat segera dilakukan penanganan maupun rujukan sebelum kondisi menjadi lebih serius,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Sayung 2 menambahkan bahwa kolaborasi dengan perusahaan menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. “Sinergi antara puskesmas dan pihak perusahaan sangat membantu dalam menjangkau seluruh pekerja, sehingga upaya promotif dan preventif dapat berjalan maksimal”. ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perusahaan semakin aktif dalam mendukung program kesehatan kerja, serta para pekerja memiliki kesadaran yang lebih tinggi untuk menjaga kesehatan diri. Upaya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko di lingkungan kerja menjadi langkah strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang sehat dan produktif. Kesmas_Promkes PM