Pasca TMMD : Terasa Sepi dan kehilangan

DSC_1434DEMAK  – Pasca pelaksanaan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak, warga Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak, merasa kesepian dan kehilangan, menyusul para prajurit anggota Satgas TMMD sudah pulang kembali ke kesatuannya masing-masing.
Kaur Pembangunan Desa Panggang, Ali Murtado mengemukakan, bahwa sepeninggal para TNI di Desa Trengguli, setelah TMMD Kodim Demak secara resmi ditutup rabu (01/06/2016) lalu, situasi desa terasa sepi.
‘’Terus terang kami merasakan suasan yang begitu sepi. Namun demikian warga Desa Trengguli juga bisa memaklumi, karena para parajurit TNI itu kembali ke kesatuannya masing-masing demi menunaikan tugas besar yang lain.’’ Ungkap Ali.
Hal senada juga dikemukakan, Arief. warga Dukuh Temu Ireng, Desa Trengguli, ‘’kami sudah merasa sepeti keluarga dengan bapak-bapak TNI selama pelaksanaan TMMD di desa kami. Wajar kalau kami dan warga lainnya merasakehilangan,’’ beber Arief.

Tabungan Persit Kodim Demak Dibagikan Menjelang Lebaran

13DEMAK--Suasana Lebaran sudah mulai terasa, sebagai seorang istri prajurit sangat mengharapkan mendapat uang tambahan untuk kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri.Bertempat di Aula Makodim 0716/Demak, Rabu (8/7) pukul 08.30 WIB telah diselenggarakan pertemuan rutin dan Pembagian Tabungan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Kodim 0716/Demak dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Kodim 0716/Demak, Ny. Titik Kurniati Nanang TT Wibisono.
Pertemuan rutin dan pembagian tabungan persit ini dilaksanakan untuk di bagikan kepada ibu ibu menjelang hari raya Idul Fitri serta memberikan pengarahan sekaligus informasi yang sedang berkembang,untuk itu selain parcel Kodim 0716/Demak membagikan Tabungan Persit yang merupakan tabungan rutin dan wajib bagi Prajurit Kodim 0716/Demak yang akan dibagikan setiap menjelang hari Raya Idhul Fitri setiap tahunnya, tabungan ini dirasakan sangat membantu karena disaat banyak membutuhkan dana untuk merayakan lebaran bersama keluarga tabungan bisa diharapkan.
Dalam sambutannya, Ibu Ketua Persit KCK Cabang XXXVII Kodim 0716/DMK menyampaikan “Uang tabungan ini di maksudkan untuk meringankan ibu ibu untuk kebutuhan menjelang hari Raya Idul Fitri 1436 H dan di gunakan  sesuai dengan keperluan dan senantiasa berhemat.sehingga apa yang di bagikan menjadi berkah juga sebagai spirit dalam mendukung tugas pokok suami dalam menjalankan tugasnya.

Akhiri TMMD, Gelar Doa Bersama

DSC_0085DEMAK—Mengakhirikegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 96 TA. 2016, jajaran Kodim 0716/Demak bersama prajurit Batalyon 410/Alugoro,Yon Zipur IV/Diponegoro,TNI AL Lanal Semarang serta masyarakat desa sasaran (Desa Trengguli) menggelar doa selamatan di Balai Desa setempat (Minggu, 29/05/2016) malam. Diharapkan, dengan doa bersama itunantinya kegiatan penutupan berjalan dengan lancar dan aman,baik selama dan sesudah TMMD,
Hadir dalam doa bersama itu, Kasdim 0716/Demak, Pasiter, Danramil 03/Wonosalam beserta anggota,Kepala Desa Trengguli beserta jajarannya serta masyarakat Desa Trengguli. Bertindak sebagai pembaca doa, Kyai Haji Muklas Sirodj dari Desa Trengguli.
Kepala Staf Kodim 0716/Demak, Mayor Arm. Dede Sudrajat menyatakan, TMMD adalah satu-satunya program pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral yang melibatkan komponen penting bangsa yakni rakyat, TNI dan pemerintah serta lembaga kemasyarakatan.
“Karena itu kegiatan TMMD menjadi kegiatan yang sangat strategis dan efektif. Baik untuk pembangunan ekonomi maupun pertahanan keamanan dan kesadaran berbangsa dan bernegara, “ kata Kasdim.

Suluh Tentang KB Kes di TMMD, Digelar Layar Tancap

IMG_2501DEMAK – Kelanjutan dari program non fisik TMMD Reguler ke -96 Kodim Demak, dilakukan penyuluhan KB dan Kesehatan dengan media layar tancap atau pemutaran film bersama BAPERMAS, TNI, Kepolisan, dan Pemdes Trengguli Wonosalam Demak, Sabtu malam (28/05).
Dengan adanya program pemberdayaan ini oleh BAPERMAS (Badan Pemberdayaan Masyarakat) itu bertujuan untuk agar masyarakat tahu mengenai program KB serta berpartisipasi masyarakat dalam meningkatkan KB.
Menurut Kepala Bapermas KB Demak, Lestari Handayani, di program non fisik di TMMD Kodim Demak, Pemerintah Kabupaten Demak dengan Kodim Demak melakukan penyuluhan KB dan Kesehatan dengan media pemutaran film, dimaksudkan agar masyarakat berpartisipasi dalam pembangunan meningkat KB yang jadi lebih baik.
Selain itu, lanjut Lestari Handayani, di kegiatan berupa non fisik semacam ini dapat membangun masyarakat jadi lebih sejahtera. Direncanakan kegiatan serupa juga juga akan diadakan kegiatan non fisik oleh Mapolsek Wonosalam, soal penyuluhan narkoba dan UU Lalulintas

Kenangan Indah Selama TMMD Tak Akan Terlupakan Bagi Warga Trengguli

IMG_2518DEMAK-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 tahun 2016, di Demak sebentar lagi akan berakhir. Seluruh prajurit TNI sudah persiapan kembali ke kesatuan atau markasnya masing masing.
Ada sejuta kesan dan kenangan indah yang tertinggal dan itu akan dikenang selalu oleh warga Demak khususnya desa Trengguli, kecamatan Wonosalam.
Keberadaan Prajurit TNI selama 4 minggu terakhir sungguh sangat bermakna dan bermanfaat bagi warga. Banyak sudah pekerjaan fisik yang berhasil dilakukan seperti pembuatan jalan, bedah rumah, penataan lingkungan berhasil diselesaikan dan ini terwujud berkat gotong royong antara prajurit TNI dan warga yang tidak kenal lelah bekerja keras bersama siang dan malam.
Program lain yang juga mengesankan warga dalam TMMD kali ini adalah kegiatan non fisik dimana prajurit TNI selama mengikuti program TMMD menginap di rumah warga. Hal ini memungkinkan prajurit TNI untuk aktif berbaur dalam kegiatan masyarakat seperti pengajian di mushola, tahlilan, membantu warga yang menggelar hajatan, ronda malam, bahkan ikut dengan warga ngobrol di warung kopi.
Seperti yang diungkapkan oleh Warsan, warga Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Demak. "Saya sangat senang dengan kedatangan bapak- bapak Prajurit TNI, saya sempat menangis karena tidak pernah bermimpi bisa tinggal serumah dengan tentara. Saya tidak merasa terbebani dan kerepotan, justru saya merasa bangga rumah saya terpilih untuk ditinggali prajurit TNI,’’ Ucap Warsan.
Sementara itu, kesan positif juga dirasakan Paryumi (55 tahun) janda beranak satu warga RT 03/03 Mbrang Kulon ,Trengguli, Paryumi menerima bantuan berupa perbaikan (bedah) rumah. Paryumi menuturkan "TNI itu bagaikan malaikat penolong, saya seorang janda dengan pekerjaan serabutan dan penghasilan tidak menentu, tidak pernah terpikir bahwa saya bisa memperbaiki rumah saya yang kalau hujan bocor dan kondisinya mau roboh.
” Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak bapak TNI yang sudah membangun rumah saya, semoga jerih payahnya dibalas oleh Allah SWT dan saya juga berterima kasih kepada pak RT dan pak Babinsa yang sudah berjuang hingga rumah saya bisa menjadi sasaran TMMD".
Itulah sebagian potret TMMD 2016 di Demak, masih banyak lagi kesan dan kenangan indah yang ditinggakan TNI dalam program TMMD di Demak. Warga berharap program ini dapat kembali hadir di tahun- tahun mendatang.Hal Ini ,menunjukan bahwa TNI telah manunggal dengan rakyat dan semakin di cintai rakyat, sehingga semboyan “Bersama Rakyat TNI Kuat”memang benar adanya.

Jalin Keakraban, Satgas TMMDD Gelar Sepak Bola Bersama Warga

DSC_0359DEMAK—Kodim 0716/Demak beserta Satgas TMMD REG 96 TA.2016 melaksanakan olahraga sepak bola dengan masyarakat Desa Trengguli di lapangan dusun Kranggan, Trengguli. Pertandingan sepak bola tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan acara TMMD sekaligus menjalin keakraban antara warga masyarakat dengan TNI.
Kegiatan diawali dengan senam Aerobik di lapangan yang di pandu oleh instrulktur senam.Kemudian dilanjutkan olahraga umum yaitu sepak bola,. Kegiatan olahraga bersama tersebut bukan merupakan ajang unjuk prestasi dan kekuatan, melainkan ajang kebersamaan, kekompakan dan solidaritas TNI-Warga.
Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono menegaskan bahwa TNI dan masyarakat satu, yaitu tidak ada yang unggul dan tidak ada yang lemah karena sama-sama kuat. Diharapkan dengan adanya kegiatan olahraga bersama tersebut semakin mempererat hubungan dan tali silaturrahmi antara TNI-Masyarakat kedepan.

Di Arena TMMD, Penyuluh KB Dor to Dor Datangi Rumah Warga

IMG_3176DEMAK--Kepadatan penduduk di Kabupaten Demak menjadi suatu masalah yang perlu segera diatasi. Hal itu membuat Badan Pemberdayaan Masyarakat Keluarga Berencana (BAPERMAS KB) Kabupaten Demak untuk mencari solusi permasalahan tersebut.
Diantaranya, melalui momen TMMD Reguler Kodim Demak, dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB di masyarakat Dusun Temu Ireng, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam Kabupaten, Demak, petugas penyuluh KB datangi ru mah ke rumah untuk melakukan penyuluhan soal KB yang di dampingi Kasdim 0716/Demak Mayor Inf Dede Sudrajat, Sabtu (28/05).
Dengan cara itu, diharapkan partisipasi masyarakat di Dusun Temu ireng, Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak di program KB meningkat.
Dikemukakan, selama ini, untuk mengatasi masalah kependudukan yang ada, BAPERMAS KB Kabupaten Demak juga memiliki alternaif lain, yakni dengan melakukan program Transmigrasi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi kepadatan penduduk.
Mengetahui sejauh mana upaya-upaya BAPERMAS KB Kabupaten Demak dalam mengembangkan program KB yang ada di Dusun Temu ireng Desa Trengguli Kabupaten Demak Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpualan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Warnai TMMD Kodim Demak, FKPPI Demak Gelar Sarasehan Soal Penyelamatan Anak dari Kejahatan

DSC_5076DEMAK– Dalam rangka ikut mewaranai TMMD Kodim Demak, FKPPI menggelar sasrehan dengan mengundang siswa siswi SMP se - Kabupaten Demak. Terma sasarasehanyan digelar di Gedung Gapensi Kabupaten Demak,Sabtu (28/05), adalah ”Satu Hati Selamatkan Anak Negeri Dari Tindak Kejahatan”.
Hadir di acara itu, Bupati Demak, Dandim 0716/Demak,Kapolres Demak,Ketua FKPPI,tamu undangan lainnya serta siswa-siswi SMP se -Kabupaten Demak.
Tujuan digelaranya sarasehan tersebut, adalah pentingnya mengajari anak sejak dini keterampilan bantu diri dan bertahan hidup dalam masyarakat. Tentunya upaya tersebut disesuaikan pada usia anak. Apabila anak kita cukup matang dengan kemampuan kognitif baik, maka kita bisa mengajak mereka berdiskusi.
Menginformasikan kepada mereka tentang masalah-masalah kriminal dan dengarkan pendapat mereka serta dorong mereka untuk mencari solusi berdasarkan pemikirannya. Orangtua pun bisa mengarahkan “value” sebagai salah satu alternatif solusi.
Sedangkan pada anak usia dini, ajarkan mereka keterampilan dengan cara yang konkrit, misalnya meminta anak untuk berani berteriak minta tolong ketika ada orang yang menyakitinya, berani lapor orangtua bila seseorang membuatnya merasa tidak nyaman.
Bbisa berkata tidak dengan baik tetapi tegas, berpakaian lengkap ketika akan bermain bersama teman. Berperilaku seperti apa yang tidak boleh orang lain lakukan pada anak sehingga ketika hal itu terjadi mereka bisa segera melaporkannya pada orangtua.
“Masa depan anak-anak Negeri ini tergantung di tangan kita.Mari sadarkan hati, selamatkan generasi penerus kita dari keterpurukan multidimensi. Dimulai dari sikap dan perilaku dari dalam diri kita,”ungkap Dandim Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P dalam paparannya kepada Siswa Siswi SMP se -Kabupaten Demak.

Satgas TMMD Kodim Demak Tak Kenal Hari Libur

DSC_4951DEMAK --  Memasuki hari ke-26 pelaksanaan TMMD di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam  Kabupaten Demak yang bertepatan dengan hari libur, tidak menurunkan semangat dan moril para prajurit dari Ki Yonif 410/ALG , Tim Teknis Zipur 4,Pos TNI AL dan anggota Koramil Wonosalam yang bertugas di lokasi.     
Kondisi seperti itu memang sudah biasa dihadapi oleh para prajurit, pada prinsipnya jika mereka sedang melaksanankan tugas operasi, baik operasi tempur maupun operasi Bhakti, maka mereka tidak kenal hari libur.
‘’Tugas adalah kehormatan dari negara, dan itu adalah segala – galanya bagi prajurit, apalagi melihat kondisi masyarakat di desa Trengguli tersebut, maka tidaklah layak kita menikmati hari libur di tempat seperti ini,’’ cetus salah seorang prajurit setengah baya dari Ki Yonif 410/Alugoro.            
Terlihat prajurit itu serius dalam berucap sambil mengangkat genting. Hal itu cukup bisa dipahami, karena kondisi perumahan masyarakat khususnya Dusun Brang Kulon, Desa Trengguli terlihat banyak sekali rumah penduduk yang berlantai tanah. Ibarat dinding rumah yang terbuat dari bambu seolah mudah diterobos oleh kambing.
Kapten Arh Jayadi, perwira Staf Teritorial Kodim 0716/Demak yang turut bertugas dilapangan, membenarkan kondisi tersebut dan telah dikoordinasikan dengan Dan SSK dari Yonif 410/Alg dan dengan Dan Tim Teknis dari Yon Zipur Ambarawa, juga dengan Danramil Wonosalam,Sabtu (28/05).
Disepakati, bahwa mereka semua benar-benar ingin menyelesaikan pekerjaan lebih cepat agar fasilitas seperti jalan yang sedang di betonisasi, MCK yang sedang dibuat, Paving terhadap PAB dan bedah rumah terhadap 5 unit rumah yang tidak layak huni. ‘’Semua itu agar segera dapat dinikmati oleh masyarakat, dan semoga itu semua dapat membuka jalan agar dikemudian hari masyarakat dapat terlihat lebih beruntung,’’ jelasnya.

‘Ibu-Ibu Bantu Bedah Rumah di TMMD Kodim Demak

DSC_4932DEMAK--Desa Trengguli adalah desa yang dikenal dengan gotong royong yang sangat kuat dan kental. Tidak hanya dalam kegiatan pembangunan mesjid dan pembangunan jalan tapi juga dalam hal membantu giat Prajurit TNI yang mengikuti TMMD REG 96 Kodim 0716/Demak.
Seperti dalam program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) , di dukuh Mbrang Kulon , Desa Trengguli, Wonosalam. Tidak hanya warga Dusun Mbrang Kulon yang melakukan kegiatan tersebut, melainkan warga dari Dusun lain pun ikut membantu. Gerakan Gotong royong Bedah RTLH umum itu dilakukan pada saat pagi hari.
Dimulai dengan penurunan genting lama yang dilakukan oleh pihak pria (Bapak-Bapak) dengan dibantu oleh pihak wanita (Ibu-Ibu) yang di bawah menaruh genting dan memilah yang masih bagus untuk di gunakan lagi.Kegiatan diakhiri dengan makan bersama di tempat tersebut yang di masakkan oleh ibu ibu lainnya yang turut membantu acara bedah rumah di ibu Paryuni (55).
Gerakan Gotong royong umum tersebut adalah salah satu dari berbagai bukti bahwa Desa Trengguli memiliki kegiatan gotong royong yang kuat dan patut dijadikan contoh dari berbagai daerah yang ada di Indonesia, khususnya Kabupaten Demak.

‘’Satgas TMMD Kodim Demak Hadiri peresmian Mushola “AL-Hudha

IMG_2826DEMAK—Perwakilan Satgas TMMD Reg 96 TA.2016, Lettu Inf. Sunarta hadiri peresmian Mushola "AL-HUDHA" di Dusun Karang Panggang, Mrisen, Wonosalam, Demak.Mushola yang dibangun oleh warga desa tersebut ini diresmikan dengan mengadakan pengajian dengan pemateri dua orang, yakni Habib Lutfi Bin Yahya dan Kyai Haji Mustopa Bisri.
Terlebih dahulu sebelum pengajian ada sambutan dari Ketua Takmir yang juga Ketua Panitia Peresmian Mushola yaitu Bapak K.H Nurhadi Rosyid. Pengajian dalam rangka peresmian Mushola ini dihadiri sekitar 200 orang terdiri dari warga sekitar dan tamu undangan. Selain pengajian acara ini juga dimeriahkan dengan Bazar Sembako Murah dan Alat Perlengkapan Sholat.
Acara yang dimulai pukul 20.00 wib ini diawali dengan Sholat Isya berjamaah.
Pembinaan dakwah di Mushola ini kedepannya, insyaa Alloh APU akan bekerjama dengan takmir masjid untuk mengadakan kajian rutin di Mushola "AL-HUDHA"tersebut.
Semoga dengan adanya Mushola "AL-HUDHA"yang baru saja diresmikan ini dapat membantu perkembangan Dakwah Islam di Demak, serta dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga sekitar. Dan semoga Alloh 'azza wa jalla memberikan balasan yang terbaik di dunia & akhirat.

‘’Satgas TMMD Kodim Demak Dorong Kerajinan Ukir Warga Trengguli

DSC_4530DEMAK - Sejumlah Satgas TMMD Kodim Demak menyempatkan diri untuk mendorong salah satu potensi yang ada di desa Trengguli, Kec. Wonosalam, Demak, Jawa Tengah, yakni h kerajinan tangan ukir kayu abstrak.
Hal itu dilakkan Satgas, menyusul disaat mereka ber TMMD di Desa Trengguli melihat langsung proses ukiran dari desa tersebut dan berpotensi untuk didorong kemajuannya.
Sebetulnya kerajinan kayu tersebut bukanlah kerajinan asli desa Trengguli, yakni diadopsi dari ukiran ukiran daerah lain. Meski demikian tetap memiliki ciri khas tersendiri yaitu pada teknik penyelesaiannya (finishing), sehingga layak untuk dirorong, terutama kemasan dan pemasarannya.
Kayu yang di pesan dari para petani kayu Jati di daerah kota Demak kemudian kayu di proses supaya enak di pahat, yang kebanyakan berbentuk cerita pemandangan dan kaligrafi, seperti Ayat Kursi,manusia,macan, kuda, dan lain-lain.
Setelah kayu proses kemudian dibentuk dengan pola pola yang di inginkan proses pahat dan ukir, kayu dikeringkan dengan menggunakan mesin oven. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kadar air yang ada di dalam kayu sehingga kayu tidak cepat melapuk. Setelah proses pengeringan masuk ke proses terakhir yaitu finishing.
Hanya saja, para perajin masih banyak kesulitan yang dirasakan oleh para pemahat ini, seperti kurangnya perhatian dari pemerintah, kurangnya penyuluhan tentang pengembangan mutu dan yang terutama pengetahuan tentang teknik pemasaran. Teknik pemasaran yang dilakukan oleh para pengrajin ini masih mengandalkan orang lain yang membeli borongan pada mereka dengan harga yang murah, tergantung ukuran dan kerumitan ukir itu sendiri.

‘’Dandim Nanang : Melalui TMMD Terus Dipacu Semangat Gotong Royong

IMG_2455DEMAK—Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang T.T Wibisono menandaskan, melaui TMMD yang dilaksanakan komandonya, akan terus dipacu semangat gotong royong di masyarakat.
‘’Di TMMD, kami akan memberikan semangat gotong royong, yang dulu telah tertanam dengan baik harus dikembalikan pada tempat yang semestinya. Secara prinsip, gotong royong merupakan wujud kebersamaan suatu masyarakat, sedangkan kebersamaan adalah salah satu hakekat  kemanusiaan. Manusia adalah zoon politicon atau makhluk sosial yang mempunyai kesamaan. Tanpa kesamaan, manusia tidak bisa hidup bersama,’’ ungkap Dandim Nanang..
Wujud nyatanya, Kodim Demak menjadikan kerja bhakti gotong royong di TMMD mempunyai arti mendalam dari tahun tahun sebelumnya. Ini didasari karena budaya gotong-royong saat ini semakin luntur dalam tata kehidupan masyarakat pedesaan. Untuk itu, budaya adiluhung warisan leluhur tersebut perlu untuk dilestarikan.
Dikemukakan Dandim Nanang, dalam giat bhakti Gotong Royong, pencanangan tidak semata-mata hanya diperingati secara seremonial. Namun, yang lebih penting adalah menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dalam bentuk gotong royong sebagai salah satu titik sentral dalam upaya mendukung keberhasilan program pembangunan, serta mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari..

‘’Kaget, Ternyata Rumah Saya Di Rehab “PAK TENTARA”

DSC_4880DEMAK-- Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) yang dilaksanakan Satgas TMMD REG 96 di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak menjadi kado Terindah yang mengejutkan bagi keluarga Paryumi yang tinggal di Kampung Brangkulon, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam,Demak,Jum’at(27/05).
Hal tersebut dikarenakan, Ia hidup sendiri yang suaminya ke jakarta dan 1 anaknya yang tinggal di rumah berlantai tanah berukuran 7 kali 8 meter, mendapat kesempatan rumahnya di bedah oleh Prajurit wajah ibu Paryumi menjadi senang bercampur haru.
Berbeda dengan pelaksanaan kegiatan bedah RTLH sebelumnya,pemilik rumah sudah mengetahui sebelumnya kalau rumahnya akan di bongkar dan di bangun oleh TNI. Jum’at (27/05) pagi Tim Satgas TMMD tanpa memberitahukan kepada ibu pemilik rumah langsung membongkar padahal pemilik tidak ada di tempat karena sedang bekerja sebagai buruh tani di sawah.
Untuk memberikan kejutan kepada ibu Paryumi,maka setelah di bongkar tim baru kasih tau pemilik rumah,betapa kagetnya ketika sampai di rumah,bangunan rumahnya sudah di bongkar oleh Tentara dan akan di bangun,merasa rumahnya yang dulu mau roboh sekarang akan di bangun ibu itu menangis terharu bercampur gembira dan mengucapkan terima kasih berulang ulang kepada Satgas TMMD Reg 96 wilayah Kodim 0716/Demak.
“Terkejut, kaget, Tiba-tiba datang Pak Tentara sudah bongkar rumah saya, Alhamdullilah ada bantuan bedah rumah ini, Saya hanya tukang buruh tani, kadang dapat kerjaan, kadang liburnya panjang. Bagi saya mengumpulkan uang untuk memperbaiki rumah susah, apalagi ada kebutuhan untuk anak juga,” terang perempuan berusia 55 tahun itu.
Paryumi berharap, tempat tinggalnya akan selesai dibedah sebelum penutupan TMMD karena bulan depan sudah memasuki puasa, sehingga di hari puasa, keluarganya dapat puasa dan merayakan hari kemenangan Idul Fitri, tinggal di rumah yang layak, yang sejak lama diimpikan namun tak kunjung terwujud karena keterbatasan pembiayaan.

Satbimas Polres Demak Sosialisasi Kamtibmas di Arena TMMD

DSC_2458DEMAK – Polres Demak melakukan sosialisasi soal Kamtibmas di arena TMM D Kodim Demak. Terjun langsung di acara yang berlangsung di Balai Desa Trengguli, Kecamatan wonosalam itu, KasatBimas AKP M.K Budiono.
Dalam Penyuluhannya, Budiono menjelaskan tentang perlunya menjaga kantimbmas, sekaligus memberikan pengarahan bagaimana menghindari terjadinya pencurian motor.
Ia mengungkapkan, selain kedua hal di atas juga menjadi perhatian yakni masuknya paham radikalisme didalam kehidupan masyarakat desa, sehingga harus menjaga agar paham tersebut tidak masuk dalam masyarakat.
“Mari kita bersama menjaga kantibmas, menghindari terjadinya curanmor, peredaran Narkoba, serta menghindari masuknya paham radikalisme. Desa harus berperan besar dalam melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Jadikan Perlombaan Sebagai Sarana Silaturahmi Dalam TMMD

IMG_2653DEMAK - Sejak di bukanya TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak, Satgas TMMD menyelenggarakan berbagai perlombaan kejuaraan. Diantaraanya futsal dan lomba lagu perjuangan. Awal mula digelar perlombaan untuk memeriahkan TMMD saja, namun seiring dengan masukan dari berbagai pihak, menjelang selesainya TMMD, perlombaan digelar untuk seluruh KabupatenDemak.
Arif Daryanto, ketua panitia lomba Futsal, mengutarakan, banyak warga dari luar Trengguli yang menyarankan agar agenda perlombaan futsal yang telah memasuki hari ke tiga, bisa diikuti para warga di luar Trengguli. ‘’Ini landasan Perlombaan futsal TMMD REG 96 digelar dengan lingkup peserta yang lebih luas,’’ katanya.
Dia mengutarakan, antusias warga dalam mengikuti perlombaan futsal yang digelar Kodim 0716/Demak, cukup tinggi. Selain warga di Trengguli seperti pemuda Karangtaruna sendiri, mengusulkan para peserta juga datang dari berbagai daerah di luar desa Trengguli.
Arif Daryanto mengakui, tidak ada relevansinya antara warga dengan kegiatan futsal, karena bisa jadi lebih tepat jika yang melaksanakan dalam memeriahkan Kegiatan Prajurit TMMD yang membidangi masalah olah raga.
‘’Namun futsal ini, sebagaimana sepak bola, adalah olah raga yang universal, banyak peminatnya. Maka ini kemudian dijadikan agenda rutin yang digelar setiap tahun nantinya,’’ paparnya.
Sedang untuk yang lomba lainnya selain Futsal, ada beberapa kegiatan yang juga telah dijadikan kegiatan rutin tahun. ‘’Setiap tahun desa Trengguli menggelar berbagai perlombaan terutama saat masuki bulan Agustus. Sedang turnamen futsal, sifatnya lebih untuk menjadikannya sebagai ruang silaturahmi antara warga dengan Prajurit TNI lain di Indonesia, khususnya di Trengtguli,’’ ungkapnya.

Di TMMD Kodim Demak : Ka Progdi Magister Ilmu Hukum UMK Suluh Menjaga Keutuhan NKRI

IMG-20160525-WA0055DEMAK– NKRI harga mati merupakan semboyan yang selalu dikobarkan kepada segenap
warga negara Indonesia. Sebagai upaya untuk menjaga Indonesia dari berbagai macamancaman, maka dibentuklah program Bela Negara sebagai cara untuk meneguhkan persatuan
dan kesatuan di antara warga masyarakat.
“Bila semua Komponen masyarakat bersatu kuat, maka lebih dahsyat daripada nuklir.Nasionalisme yang luntur harus dibangkitkan dan dikuatkan, maka kebanggaan sebagaiIndonesia melahirkan rasa bela bangsa dan harus diajarkan sedari dini,” kataDr.Hidayatullah,SH.,Mhum yang juga Dosen Universitas Muria Kudus (UMK) yangkesehariannya menjabat Ka Progdi Magister Ilmu Hukum, di acara penyuluhan TMMDREG 96 TA.2016 tentang Urgensi Bela Negara Demi Menjaga Keutuhan NKRI. Acara berlangsung di Balai DesaTrengguli, kecamatan Wonosalam, Demak, Rabu (25/05) malam.
Dirinya juga mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk benar-benar mengoptimalkankekuatan spiritualitas mereka, demi menguatkan aspek bela negara. Meningkatkan aspek belanegara juga tidak terlepas dari pengaruh konflik di negara-negara asing yang secara langsung
berdampak pada Indonesia.
Dr.Hidayatullah,SH.,Mhum dalam paparannyamengungkapkan, perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan tidak terlepas atas doronganyang sangat kuat dari semua elemen masyarakat kepada para pejuang rakyat.
“Ungkapan Bela Negara yang digelorakan secara nasional merupakan hal penting tentangnasionalisme, patriotisme, dan bagaimana kita membela negara kita. NKRI yang berdasarkan
Pancasila harus kita jaga. Kalau bukan kita, lalu siapa lagi,” katanya.
Dia menambahkan , kalau menjaga dan membela negara adalahsebuah kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali.Ancaman bahaya nyata seperti yang terjadi selama ini seperti terorisme, radikalisme, bencanaalam, penyalahgunaan narkoba, kekerasan atas nama agama, dan gerakan separatismenimbulkan disintegrasi NKRI.
“Seperti terorisme dan radikalisme, kita tidak berperang dengan lawan yang menggunakansenjata, tapi dengan lawan yang menggunakan metode cuci otak. Di sinilah peran semuaKomponen masyarakat bersama TNI-Polri menerapkan bela negara sebagai wujud kecintaan
dan kebanggan mempertahankan persatuan NKRI,” kata Dr.Hidayatullah,SH.,Mhum tersebut.

Remaja Pramuka Turut Bergotong Royong di TMMD Kodim Demak

DSC_3642DEMAK -Disela-sela hari libur para remaja Pramuka Di Demak meluangkan waktunya untuk turut peduli membantu dalam kegiatan fisik TMMD ke-96 Kodim 0716/Demak. Para remaja Pramuka semuanya bersemangat dalam bekerja bergotong royong bersama para prajurit yang mengerjakan rehab rumah seorang warga.
Muhadi, salah satu warga yang rumahnya direhab, hidup hanya berdua dengan istrinya yang usianya pun juga sudah lanjut. Tinggal berdua dirumah berukuran 4x8 M dengan kondisi rusak merupakan perjuangan hidup yang dijalaninya. Dengan keadaan yang demikian akhirnya rumah kakek Muhadi menjadi salah satu sasaran dari kegiatan fisik TMMD Kodim Demak.
Para remaja Pramuka pun turut peduli untuk bekerja bergotong royong membantu dalam pembangunan rumah kakek Suharno. Mereka bekerja dengan suka rela tanpa ada dukungan materi apapun.
Disamping dapat membantu warga masyarakat, mereka mengaku dapat belajar pengalaman dari bapak Tentara. Baik dalam berlatih dibidang kepramukaan, bergotong royong membantu masyarakat serta bertugas sosial lainnya.

Komandan SSK Beri Arahan Satgas TMMD

4DEMAK– Danki 410 Alugoro, Lettu Inf Sunarta sebagai komandan SSK Satgas TMMD Kodim Demak memberikan arahan terkait pelaksanaan kegiatan ke depan TMMD di Desa Trennguli Kecamatan Wonosalam, Rabu (245/5/16).
Tujuan dari pemberian arahan tersebut, menurut Lettu Sunarta merupakan penjelasan dan pembagian tugas baik militer maupun masyrakat. Tujuannya agar tidak menghambat aktifitas warga mencari nafkah sehingga dilakukan pembagian tugas pekerjaan secara lintas.
Dikemukakan Sunarta, semua dilakukan agar masyarakat lebih enak dan lebih bersemangat lagi saat ber TMMD, sehingga tidak ada kendala kedepan, ‘’ini buat warga bukan buat Sunarta maupun TNI, TNI hanya membantu, mengarahkan dan mendampingi agar Desa Trengguli dapat sejajar dengan desa-desa lainnya,’’ ujar Sunarta.
Desa Trengguli masuk wilayah Kec. Wonosalam yang merupakan salah satu dari 14 kecamatan yang berada di wilayah Kab. Demak, Kec. Wonosalam yang memiliki 21 desa.
Dari 21 Desa yang dimiliki Kec. Wonosalm salah satu diantarannya adalah Desa Trengguli yang menjadi sasaran kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-96 Tahun 2016 terkait hal tersebut  Lettu Sunarta yang didampingi Babinsa Wonosalam Serda Seger dan Kades Trengguli Bpk. M.Subki melaksanakan kegiatan TMMD di Desa Trengguli sekaligus kegiatan pengawasan.
Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membangun jalan rabat beton dan agar kegiatan perekonomian warga dapat lancar dan mengatasi kesulitan yang dialami selama ini, kegiatan ini sudah hampir selesai karena pelaksanan pembangunan untuk target pokok sudah seratus persen tinggal sasaran tambahan yang sedikit lagi selesai, jelas Sunarta.
Rangkaian kegiatan TMMD yang dilaksanakan pada minggu pertama bulan Mei 2016 ini akan segera seleasi selama 27 hari dengan sasaran pembangunan jalan rabat beton sepanjang 650 m yang menghubungkan Desa Trengguli dengan Desa Kuncir,

Hidangan TMMD merupakan produksi Warga Trengguli

2DEMAK-Saat giat TMMD REG 96 TA.2016 Kodim Demak, di dedah Rumah RTLH milik Sadiran (75) Rabu,di Desa Trengguli terlihat sebuah hidangan makanan ringan yang terbuat dari rempeyek kacang.
Terlihat unik karena semua hidangan dari rempeyek kacang. Lantas siapa gerangan yang membikin makanan rempeyek itu ? Ternyata hidangan itu bikinan asli warga trengguli serta sebagai produk potensi desa tersebut.
Ibu Suryatun (45), warga saetempat tak pernah menyangka kalau usahanya bakal sebesar dan sesukses sekarang. Awalnya, ia hanya membuat peyek dengan memanfaatkan 1-2 kilogram kacang tanah per hari. Kini kebutuhan kacang tanah untuk usahanya sudah mencapai dua kuintal per hari.
Tak hanya Suryatun, masih ada sekitar 12 perajin peyek di Dusun Temu Ireng, Desa Trengguli, Wonosalam, Demak, yang juga mengalami kisah sukses. Tingkat pendapatan bersih mereka bahkan mencapai Rp 100.000 per hari. Artinya, dalam sebulan mereka bisa mengantongi keuntungan bersih Rp 3 juta atau setara gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS) eselon II.
Industri peyek mulai berkembang di Dusun Temu Ireng sejak 10 tahun silam. Awalnya hanya satu-dua orang yang menggeluti usaha tersebut. Salah satunya Suryatun. ”Waktu itu saya hanya coba-coba karena kebiasaan memasak di dapur. Peyek yang saya buat hanya dijual di Desa Trengguli. Di luar dugaan, ternyata banyak yang suka,” ungkap Ny Suryatun.
Karena prospek pasar menjanjikan, ibu-ibu lain pun tertarik mencoba membuat peyek serupa. Lama-kelamaan perajin peyek terus bertambah hingga sekarang tercatat 12 unit usaha. Industri ini setidaknya menyerap 50 tenaga kerja yang sebagian besar warga Desa Trengguli.
Dalam sehari, industri peyek di Trengguli menyerap bahan baku berupa minyak goreng 50 liter, tepung beras 250 kg, dan kacang tanah 120 kg. Bahan tersebut paling dominan. Masih ada bahan pendukung lain, seperti tepung kanji, kelapa, dan bumbu lain.
Ada tiga jenis peyek yang diproduksi di Trengguli, yakni peyek kacang, Aneka Stik , dan peyek kacang hijau . Namun, karena minimnya tenaga kerja, baru peyek kacang yang tergarap maksimal, sementara peyek kedelai dan kacang hijau masih terbengkalai. Peyek kedelai

Warga Berterimakasih Di Buatkan Jamban Oleh Satgas TMMD

36DEMAK-- Harsono (69) warga RT01/01, Mayong, Kuncir, Wonosalam mengucapkan rasa terimaksih kepada TNI, khususnya Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak yang telah menjalankan program pemerintah menuju Indonesia Sehat 2020 melalui gerakan Jambanisasi.
“Terimakasih dengan adanya bantuan dari Satgas TMMD sekarang jamban kami sudah menjadi jamban yang layak, dengan direnovasinya jamban kami,” ujarnya.
Diakuinya, hingga saat ini belum pernah ada pihak-pihak yang memberikan bantuan untuk jambannya. “Belum pernah ada yang memberikan bantuan seperti ini kepada kami,” katanya.
Komandan Koramil (Danramil) 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto menjelaskan, program TNI khususnya TNI Angkatan Darat (AD) dalam mendukung program Pemerintah menuju Indonesia Sehat 2020, melalui program Jambanisasi ini dilakukan di dua tempat diwilayahnya. “Diwilayah desa Trengguli serta desa Kuncir,” katanya, Selasa (24/05) saat ditemui di lokasi program Jambanisasi.
Ditambahkan Rustiyanto, bahwa pelaksanaan program Jambanisasi ini merupakan perintah pimpinan atas Kodim 0716/Demak yang harus dilakukan disetiap Prajurit . “TNI mendukung Program Pemerintah yaitu Menuju Indonesia Sehat 2020, tentunya diawali dari lingkungan sekitar kita yaitu jamban yang sehat,” pungkasnya.

Pentingnya TMMD di Dokumentasikan

IMG_7986DEMAK-Berbagai persiapan demi kelancaran serta memaksimalkan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg 96 Ta. 2016 oleh Kodim 0716/Demak telah dilakukan salah satunya persiapan alat dan personil dokumentasi karena dengan dokumentasi sebuah hasil kegiatan bisa dilaporkan ke Komando atas.
” Saya bertugas mendokumentasikan semua berlangsungnya kegiatan TMMD di Trengguli ini, Bang,” ungkap Serma Arifin.
Arifin menjelaskan, dokumentasi yang dirinya ambil dari awal kegiatan hingga akhir selama 27 hari TMMD berjalan. nantinya, gambar ataupun visual vidio akan diarsipkan dan hasilnya akan diberikan ke Kodam IV/Diponegoro, sebagai bentuk laporan kegiatan selama TMMD 2016 berlangsung.
“Ya nantinya hasil dokumentasi TMMD ini kita berikan ke Kodam IV/Diponegoro atau menjadi data arsip penyelenggaran TMMD 2016,” unjarnya Serma Arifin kepada Wartawan, Rabu (24/05).
Arifin menambahkan, dengan adanya dokumentasi ini salah satu bukti anggaran untuk kegiatan TMMD digunakan sesuai dengan kegiatan.
” ini juga bukti, bahwa anggaran terserap dan tepat sasaran kegiatan sesuai juknis nya,” paparnya singkat.
Dirinya mengungkapkan, selain di TMMD. Ia juga selalu siap sebagai juru atau juru foto setiap moment atau kegiatan TNI di luar maupun di dalam Wilayah Kodim 0716/Demak.” ini tugas, Bang. Dan saya siap melaksanakan dengan senang hati,”pungkasnya.

Hubungan TNI-Masyarakat Perlu Dijalin Kuat

IMG_2052DEMAK – Hubungan TNI sebagai garda pertahanan NKRI dengan masyarakat dituntut dapat terjalin lebih kuat. Selain untuk turut mengawal dan menyukseskan program pemerintah, hubungan yang baik dengan masyarakat diperlukan agar situasi wilayah yang kondusif tetap terjaga.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Infantri Nanang T.T Wibisono S.A.P , dalam acara Komunikasi Sosial di posko TMMD REG 96 dengan Unsur Muspika desa Trengguli Wonosalam Demak, Selasa (24/5). Ia mengakui, dalam menjalankan tugasnya, TNI tidak bisa berbuat banyak tanpa bantuan masyarakat, baik dalam menjaga wilayah yang kondusif maupun untuk menyukseskan program pemerintah.
Menurutnya, menjaga wilayah yang kondusif dan kesatuan NKRI ke depannya akan semakin sulit. Sebab untuk membedakan antara musuh dan kawan saat ini semakin sulit. Maka peran serat masyarakat mutlak diperlukan. Sebab masyarakat yang bisa mendeteksi dini.
”Jika berbicara dalam ranah yang lebih luas, pihak-pihak yang menginginkan NKRI pecah saat ini memakai tangan ketiga, atau menggunakan kekuatan sipil. Ini yang sulit dibedakan. Akan lebih mudah jika pihak tersebut menerjunkan pasukan, kita bisa langsung sikat,” tandasnya.
Komunikasi tersebut juga diperlukan untuk meleburkan kesan ”garang” TNI. Menurutnya, saat ini TNI berkomitmen untuk turut serta membantu masyarakat dalam segala aspek pembangunan. Khususnya soal pertanian. Hal ini sekaligus menyukseskan program swasembada pangan pada 2017 yang dicanangkan pemerintah pusat.

Dokter Cantik “NOVI” Dampingi Satgas TMMD Kodim Demak

DSC_4362DEMAK - Untuk meringankan beban warga kurang mampu dan jauh dari akses pelayanan kesehatan serta menjaga prajurit dari sakit,Satgas TMMD Kodim Demak, menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis . Kegiatan itu digelar di Desa Trengguli Wonosalam Demak, Selasa (24/05/2016).
“Sejak di bukanya TMMD tgl 3 mei lalu, kami sudah keliling ke sejumlah warga di Trengguli. Pada umumnya, kami melakukan di daerah yang jauh dari akses pelayanan kesehatan. Sebelum Satgas kesini (Trengguli), kami melakukan di Kabupaten Demak, April kemarin,” kata dr Novi, asli warga Trengguli yang rumahnya di tempati Prajurit TNI ditemui disela-sela baksos.
Dikatakan jika kegiatannya tersebut, merupakan bagian dari misi tenaga medis untuk melakukan kegiatan sosial kemanusiaan. “Ini murni misi kami untuk membantu sesama. Kebetulan, kami semua masih satu warga Trengguli dan saya sekarang bekerja di Dokter UGD RSI NU Demak. Dengan begitu, kami bisa bebas melakukan kegiatan seperti ini,” jelasnya.
Dalam kegiatan tadi, pihaknya melibatkan 3 Personel 1 Dokter,1 Perawat dan 1 Anggota TNI dari Klinik Pratama Kartika. “Untuk kegiatan hari ini (kemarin), kami dibantu teman-teman dari TNI yang tergabung dalam Medis. Sebelum-sebelumnya, kami melakukan sendiri. Hanya saja untuk obatnya, kami mengandeng Klinik Pratama Kartika ,” ungkapnya.
Kepala Desa Trengguli, M.Subkhi mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain positif, kegiatan ini memang dibutuhkan warga kami yang memang jauh dari Puskesmas. Tidak mengherankan, banyak warga yang datang untuk berobat dan minimal memeriksakan,” katanya.

Tim Wasev TMMD Kodam IV/Diponegoro Kunjungi TMMD Kodim Demak

1DEMAK -  Untuk meningkatkan kinerja para anggota TNI terutama dalam pelaksanaan TNI Manunggal membangun desa (TMMD) baik dalam pelaksanaan maupun administrasi,  maka dilaksanakan pengawasan dan evaluasi (Wasev) terhadap kinerja anggota TNI. Pelaksanaan wasev ini dilakukan sekali enam bulan, dengan memeriksa kelengakapan dan pelaksanaan administrasi.
Seperti kunjungan  tim wasev TMMD ke-96 yang dilakukan oleh tim Pengawas dan Pemeriksaan dari Itdam IV/Diponegoro diketuai oleh Letkol Arm Tri Arifiono beserta 4 orang anggota Tim yaitu Mayor Cku Kundhori, Kapten Cba Catur,Kopda Eka serta PNS Sasmita di posko TMMD Ke-96 Kodim 0716/Demak ,Senin (23/05).
Dandim 0716/Demak Letnan Kolonel Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P saat kunjungan di Makodim 0716/Demak  menyatakan, kunjungan tim wasev ini adalah untuk melihat bagaimana pelaksananan TMMD yang dilaksanakan oleh kodim 0716/Demak. Untuk TMMD ke-96 ini, Kodim Demak melaksanakan kegiatan TMMD di Trengguli, karena Trengguli berada dalam wilayah hukum  Kodim 0716/Demak.
“kegiatan inil kan yang ingin dievaluasi apakah sudah sesuai dengan program atau tidak, ‘’ ujarnya.
Selanjutnya Tim Wasev beserta rombongan melanjutkan dengan peninjauan lokasi sasaran fisik, yaitu melihat kondisi fisik pembangunan dan pengerasan jalan, pembangunan RTLH dan juga pembangunan tempat ibadah (Masjid).  Selain mengecek sasaran TMMD, Tim Wasev juga melaksanakan komunikasi social baik dengan masyarakat maupun para tokoh masyarakat di sekitar lokasi TMMD, tentang kegiatan TMMD ke-96 dengan harapan bahwa kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu Ketua Tim Wasrik Letkol Arm Tri Arifiono mengatakan, “ Pengawasan dan pemeriksaan ini merupakan hubungan internal dan kami datang kesini sebagai mitra kerja, hal ini tidak perlu dihindari nanti karena sistem manajemen ada plining dan sistem kontrol inspektorat untuk mengendalikan dan mengetahui sejauh mana program maupun non program yang sudah dijelaskan sudah dikerjakan dengan benar.
Tujuan dilaksanakannya Wasrik kepada satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro adalah untuk mendapatkan data juga fakta dilapangan terhadap pelaksanaan program kerja baik program kerja yang telah berlalu maupun yang sedang berjalan, sehingga program kerja ini apakah bisa dilaksanakan apa tidak, kalau bisa dilaksanakan bagaimana pelaksanaannya kalau belum bisa dilaksanakan mengapa, kedepannya untuk bahan evaluasi “ujarnya.
Letkol Arm Tri Arifiono menambahkan,akan memberikan apresiasi yang besar bagi anggota TNI Demak yang sudah melaksanakan program TMMD ini dengan baik. ‘’Bahkan ada beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan seratus persen, ini menunjukkan bahwa mereka sudah bekerja  dengan baik,” ujarnya

Satgas TMMD Demak Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan Kepada Pelajar

18DEMAK--Bangsa Indonesia yang lahir dari keanekaragaman suku, agama, budaya, bahasa, dan daerah asal yang tersebar luas dalam ribuan pulau perlu menyepakati suatu cara hidup bersama dalam kebhinekaan sebagai warga negara suatu bangsa. Saat ini wawasan kebangsaan pada diri anak bangsa cenderung mengalami kemunduran atau lebih tegas lagi hampir pudar. Ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa ini makin longgar. Karena itu, sepatutnya kita kembali memantapkan nilai-nilai kebangsaan yang mengendur itu. Kita perlu mengonstruksikan landasan yang kuat dan konsepsional guna kembali membangun persatuan dan kesatuan bangsa serta jiwa nasionalisme, yaitu wawasan kebangsaan.
Dengan itu pada hari Senin tanggal 23 Mei 2016 Danki 410/Alugoro Lettu Inf Sunarta sebagai Danki SSK Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak telah mulai mengaplikasikan kegiatan wawasan kebangsaan kepada Siswa/siswi SMA Nurul Ulum Trengguli Wonosalam Demak yang bertempat diaula SMA Nurul Ulum.Untuk menambah bobot serta variasi kegiatan maka diberikan materi Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945, NKRI, bahaya Narkoba dan  pergaulan bebas.
Danki Yonif 410 Alugoro menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan cara memandang dan kemampuan untuk memahami keberadaan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Dengan tidak melupakan doktrin-doktrin dasar yaitu Pancasila maupun sumpah pemuda, karena fungsi itu merupakan pemersatu bangsa serta sikap patriotisme yang menentukan nasib bangsa ke depan.
Dengan demikian, dengan memahami tentang wawasan kebangsaan akan menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan yang berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara. “Wawasan kebangsaan merupakan hal yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia. Dalam kenyataannya konsep kebangsaan itu telah dijadikan dasar negara dan ideologi nasional yang terumus di dalam Pancasila.
Antusias para siswa makin terlihat saat Lettu Inf Sunarta memberikan kesempatan bertanya usai penyuluhan Wawasan Kebangsaan . Wawasan kebangsaan yang berlangsung kurang lebih 1 jam ini, juga memberi gambaran tentang keberagaman seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat-sekat atau tembok tinggi, karena Pancasila menopang dan menaungi Warga Negara Indonesia untuk hidup sejajar dan selaras. Penyuluhan diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri.

Dengan Alat Seadanya Satgas TMMD Bersihkan Sungai

7DEMAK- Sungai Apur C7 yang selama ini terlihat kumuh karena banyak sampah dan ditumbuhi rerumputan, kemarin tampak lebih bersih. 50 lebih anggota TNI yang tergabung Satgas TMMD REG 96 TA.2016 wilayah Kodim 0716/Demak bersama Polri serta Masyarakat melakukan bersih-bersih di sungai tersebut.
Kegiatan itu digelar dalam rangka Program Tambahan TMMD Reg 96 di desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Demak ,Minggu (22/05)
Dengan alat seadanya, prajurit TNI, Polri dan warga mengambil sampah-sampah di sungai dan membabat rumput yang tumbuh di tepi sungai.Kesan kumuh dan kotor yang terpotret di sungai itu berubah menjadi lebih bersih. Sampahnya dibawa ke TPA Kalikondang. Selain membersihkan sungai, Acara ini juga diisi dengan menanam pohon Belimbing sepanjang 2 Kilometer di tepi sungai.
Kegiatan yang dipusatkan di Trengguli itu juga diikuti Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto ,Kepala Desa Trengguli M.Subkhi serta perangkat Desa tersebut. Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono melalui Danramil 03/Wonosalam mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir ini Sungai Apur C7 banyak ditumbuhi gulma dan sampah. Padahal, sungai itu dulunya merupakan jalur irigasi sawah, namun kini seakan tidak berfungsi lagi. Sungai yang kotor dan kumuh itu cukup mengganggu keindahan desa Trengguli. ’’Karena itu, kami tergerak untuk membersihkannya,’’ ujar Rustiyanto didampingi Kepala Desa Trengguli.

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Nonton Film Perjuangan

1DEMAK– Satgas TNI Manunggal Membangun Desa 96 TA.2016 di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupatan Demak melakukan kegiatan Nonton bareng Film Perjuangan pada Sabtu malam Minggu (21/06).
Kapten Inf Rustiyanto dan Lettu Inf Sunarta selaku penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan tujuan pemutaran film perjuangan ini adalah untuk menanamkan rasa bela negara terhadap NKRI serta memberikan pelajaran rasa cinta Tanah Air.
“Hal dilakukan sesuai dengan program pada TMMD 96 yang adalah satunya melaksanakan pemutaran Film perjuangan dengan tujuan menghibur masyarakat yang pada seharian penuh melaksanakan pengerasan jalan guna membuka sektor perekonomian antara Desa Trennguli dan Desa Kuncir Kecamatan Wonosalam dengan antusias masyarakat,” katanya.
Wujud kecintaan terhadap Tanah Air, Bangsa dan Negara dilakukan dengan berbagai cara dimana hal yang mudah dilakukan oleh setiap warga negara, hal ini dicerminkan dalam suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas TNI Manunggal Membengun Desa (TMMD) 96 di Desa Trengguli
Dalam pemutaran film tersebut disaksikan mulai dari anak sekolah SD,SMP dan SMA juga turut disaksikan oleh perangkat Desa Tokoh Masyarakat serta masyarakat itu sendiri.
Rustiyanto juga menambahkan bahwa pemutaran film ini bermanfaat agar generasi muda punya jiwa patriotisme dan mengerti perjuangan para pahlawan. “Ini juga menanamkan jiwa patriotisme dan membuat anak-anak mengerti bagaimana kondisi perjuangan para pahlawan pada masa lalu. karena, pemutaran film ini berisi dengan pendidikan yang bermanfaat bagi generasi muda,” pungkasnya.

Tenaga Kesehatan Jalankan Tugas Dalam TMMD

IMG_3476DEMAK-- Tenaga tim kesehatan dari Klinik Pratama Kartika 19 Kodim 0716/Demak, yakni Pelda Nurroddi, Serma Toni dan  Serka Sumbirno, mendukung penuh 1x24 jam pelaksanaan TMMD Ke-96 Kodim 0716/Demak di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam.
Dalam pelaksanaan berbagai tugas operasi di lingkungan TNI, Komando Atas dalam hal ini Kodim 0716/Demak secara konsekuen akan  meberikan apa yang menjadi kebutuhan para prajurit salah satunya adalah pelayanan kesehatan.
‘’Semua itu dilakukan dalam rangka untuk untuk mendukung serta menjaga kesehatan para prajurit di lokasi TMMD, sehingga tidak menggangu aktifitas prajurit dalam  melaksanakan tugas operasi perbantuan,’’ tandas   Dandim 0716/Demak, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P.
Selama menjalankan tugas di  TMMD,  Tenaga kesehatan tersebut tidak hanya melayani kesehatan para prajurit, melainkan juga warga masyarakat yang sedang mengikuti gotong royong/Karya Bakti. Terlebih dari itu tenaga kesehatan juga membantu warga sekitar lokasi TMMD serta membantu pelaksanaan pengobatan gratis bagi warga Trengguli khususnya para lansia, tepatnya di Balai Desa Trengguli Kec. Wonosalam,Demak.
"Dalam pelaksanaan tugas ini saya merasa senang dan bangga serta selalu berdoa, semoga selalu diberi kesehatan sehingga saya akan dapat selalu melayani  kesehatan baik untuk TNI maupun masyarakat sekitar karena antusias warga dan prajurit cukup tinggi dalam membangun kebersamaan dan kemanunggalan sehingga dapat terwujud budaya gotong royong di tengah masyarakat " kata Pelda Nurrondi di sela-sela tugasnya.

Tetap Jaga Fisik Untuk Dukung Giat TMMD

S1870014DEMAK--Sejak dibuka secara resmi pada tanggal 3 Mei 2016, TMMD Ke-96 TA. 2016 di wilayah Kodim 0716/Demak, sudah berjalan dua puluh hari, para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-96 TA. 2016 Kodim 0716/Demak sudah berbaur dan menyatu dengan warga disekitar lokasi.
Disela-sela waktu istirahat, seusai melaksanakan kegiatan pembangunan fisik, anggota Satgas TMMD yang berasal dari Yonif 410 Alugoro, Pos TNI AL dan Zipur-4Ambarawa, yang bermalam di Dusun Temu ireng Desa Trengguli Kec.Wonosalam Kab. Demak, pada Sabtu 21 Mei 2016 pukul 15.45 WIB meluangkan waktunya untuk berolahraga Volley Ball, di Lapangan Volley Dsn. Temu ireng Desa Trengguli Kec. Wonosalam yang berbatasan dengan wilayah Kec. Gajah Kab. Demak.
Menurut Dan SSK TMMD Ke-96, Lettu Inf. Sunarta, bahwa kegiatan olah raga dalam bentuk latihan volley ball tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjaga kebugaran, bila kondisi fisik terjaga maka para prajurit dapat melaksanakan tugas dengan baik. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap kesempatan, kita bisa memanfaatkan halaman samping Balai Desa Trengguli maupun tempat lain yang ada di empat Dusun di Desa Trengguli.
Saat dikonfirmasi, Dandim 0716, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P, menyampaikan bahwa olah raga dalam bentuk apapun tentunya sangat bermanfaat bagi tubuh, bila kondisi prima maka tidak ada halangan untuk menjalankan tugas apapun, selain itu melalui olah raga volley ball ini Anggota Satgas TMMD dapat bergaul dengan masyarakat khususnya para pemuda dan dalam lingkup kecil turut serta memasyarakatkan olah raga kepada masyarakat setempat.

Wakil Rektor UMK Beri Penyuluhan di TMMD Kodim Demak

DSC_3766DEMAK – Wakil Rektor III Universitas Muria Kudus (UMK), Drs. RM Hendy Hendro HS, M.Si mengemukakan, permasalahan lingkungan menjadi salah satu isu hangat yang banyak dibicarakan publik dan media massa dalam banyak kesempatan. Terlebih dengan fakta banyaknya kerusakan lingkungan yang terjadi di tanah air.
Hal itu disampaikannya di depan 50 warga desa Trengguli dan Prajurit bTNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reg 96 di wilayah nKodim 0716/Demak (peserta sosialisasi penyuluhan TMMD REG 96 TA.2016). Tema yang dikemukakan Wakil Rektor UMK adalah, “Enviromental Education Program for the Community (EEPC)” Program Pendidikan Lingkungan untuk Masyarakat”. Acara berlangsung di Balai desa Trengguli Wonosalam Demak, Jum’at (20/05/2016).
Dia mengemukakan, banyaknya permasalahan kerusakan lingkungan yang terjadi, menurutnya adalah hal yang sangat ironis. Sebab, lingkungan (alam) adalah tempat di mana manusia dan makhluk lain hidup.
‘’Lingkungan adalah tempat hidup bagi kita, sehingga harus dirawat sebaik-baiknya, harus dijaga dan dilestarikan. Jangan sampai lingkungan kita rusak,’’ tegasnya dalam kegiatan yang antara lain dihadiri Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak Sugiarto, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Demak, Mahfud, ,Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto dan Kepala desa Trengguli M.Subki.
Hendy Hendro pun memandang, kegiatan yang diselenggarakan Kodim 0716/Demak sangat penting, sebagai upaya mengambil peran dalam menyosialisasikan pentingnya pendidikan lingkungan untuk masyarakat.
‘’Menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab semua masyarakat, tidak hanya pemerintah ataupun perguruan tinggi. Upaya menghadirkan TNI dalam kesempatan ini juga tepat, karena dengan begitu TNI akan meneruskannya kepada warga yang menjadi daerah binaannya,’’ paparnya.

Pontren “Sirojul Ulum” Ucapkan Terima Kasih Pada Satgas TMMD Demak

DSC_3652DEMAK - Puluhan Santri serta Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak, mengadakan kegiatan bangun jalan betonisasi untuk memperlancar para santri lewat Ponpes menuju jalan desa Trengguli.
Kerja Bhakti bersama, yang di laksanakan di Ponpes Sirojul Ulum pimpinan K.H Muklash Sirodj, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jum’at (20/05/2016) sore itu terdiri dari puluhan santri dan pemuda karang taruna, serta Satgas TMMD REG 96.
"Ini merupakan wujud rasa syukur pada Allah SWT, sekaligus ucapan terima kasih kami pada Prajurit TNI kerena selama ini kami bisa merasakan kesejukan dan keteduhan dalam menjalankan aktivitas sehari hari dikarenakan jalan sudah bagus menuju ke Pontren kami," kata KH Muklas Sirodj, pengasuh Pontren Sirojul Ulum Trengguli.
Muklas Sirodj menuturkan, selama ini para kiai menilai TNI mampu menjalankan berbagai program pro-rakyat yang bisa dirasakan lansgung oleh masyarakat. "Kami mewakili para Santri yang ada dan para santriwati, ingin berterima kasih kepada Pak TNI khususnya Prajurit yang tergabung dalam program TMMD ini di wilayah Trengguli yang telah membantu kami membuatkan jalan menuju ke pondok pesantren kami, semoga prajurit selalu sehat sertaTakaful Khairat bekerja bernilai ibadah ," kata pria yang menjabat sebagai ketua pontren Sirojul Ulum ini.
Kh.Muklas Sirodj menambahkan bahwa telah dijelaskan bahwa Islam mendorong umatnya untuk bekerja, hidup dalam kemuliaan dan tidak menjadi beban orang lain. Islam juga memberi kebebasan dalam memilih pekerjaan yang sesuai dengan kecenderungan dan kemampuan setiap orang. Namun demikian, Islam mengatur batasan-batasan, meletakkan prinsip-prinsip dan menetapkan nilai-nilai yang harus dijaga oleh seorang muslim, agar kemudian aktifitas bekerjanya benar-benar dipandang oleh Allah sebagai kegiatan ibadah yang memberi keuntungan berlipat di dunia dan di akhirat,”tambah pak Kyai.

Melalui TMMD Kodim Demak, Warga Trengguli “melek” Penanganan Bencana

DSC_3792DEMAK-Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Bencana yang di laksanakan oleh Kodim 0716/Demak dengan menghadirkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Demak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Demak, Mahfud, mengatakan untuk tahap awal. penyuluhan ini akan digelar di balai desa Trengguli Kecamatan Wonosalam sekaligus sebagai program non fisik sasaran TMMD. Hanya saja, selanjutkan juga akan digelar di kecamatan lainnya di wilyah Demak.
Menurut ahfud, masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut akan diberikan materi, diantaranya langkah pertama yang harus dilakukan saat terjadi bencana, sehingga mereka selalu siaga dan menyiapkan langkah penyelamatan terbaik."Bagi kecamatan ini, kita fokuskan pada materi mengenai bencana banjir, mengingat di kawasan Demak musibah banjir dominan terjadi setiap tahunnya," imbuhnya.
Nantinya materi yang disampaikan tiap kecamatan akan berbeda, karena mengacu pada potensi bencana yang dominan di kawasan itu. Seperti Kecamatan Karang awen yang dominan kebakaran, maka materinya difokuskan untuk menghadapi bencana ini.
"Diharapkan dengan dilaksanakannya penyuluhan ini, dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana kesiapsiagaan, jika terjadi suatu bencana," tambahnya.
Bagi mereka yang telah mengikuti penyuluhan ini, diharapkan juga dapat memberitahukannya kepada keluarga dan teman-teman terdekat lainnya. Kegiatan ini diikuti 50 peserta .

Dilakukan Praktek Langsung Pengolahan Sampah di Arena TMMD

Exif_JPEG_422DEMAK-- Saat menyelenggarakan sosialisasi pengendalian dan pengelolaan lingkungan hidup serta pengelolaan sampah pada program non fisik TMMD Kodim Demak, di Aula Balai Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kantor Lingkungan Hidup Demak melakukan praktek langsung.
Hal itu dilakukan sebagai wahana pelatihan bagaimana pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Dimana sampah-sampah organik dijadikan kompos dan bagaimana proses pembuatannya kemudian sampah anorganik dibuat sebagai kerajinan tangan.
Dalam acara tersebut juga dipaparkan bagaimana cara dan sistem pembentukan bank sampah supaya kedepan bisa memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah dan merubah mindset masyarakat bahwa sampah bisa mendatangkan rupiah bila kita mau dan bisa mengelolanya dengan baik.
Seperti disampaikan oleh Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak, Sugiarto pada pembukaan acara sosialisasi penyuluhan. Dikemukakan, tujuan dari sosialisasi adalah untuk merubah pola pikir masyarakat mengenai sampah agar tidak menilai sampah sebagai sesuatu yang tidak bernilai guna. Melainkan, harus menilai sampah sebagai sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan bernilai guna, sehingga bisa mendatangkan rupiah. Selain itu, juga bertujuan untuk a mendukung imet kota Demak sebagai kota Wali yang Beramal dan menuju ke ADIPURA.

TMMD Reg 96 Juga Bangun Jalan Pon Tren Sirojul Ulum Trengguli

DSC_3598DEMAK – Satgas TMMD reguler 96 wilayah Kodim 0716/Demak bersama para santri, Banser dan masyarakat Desa Trengguli melaksanakan kegiatan pengecoran jalan menuju Pondok Pesantren Sirojul Ulum pimpinan K.H Muklash Sirodj, yang berada di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. Hal tersebut merupakan kepedulian anggota TNI terhadap ponpes yang ada di wilayahnya, yang saat ini masih dalam tahap pengecoran dan renovasi bangunan Ponpes.
“Kami bersama seluruh anggota Satgas siap membantu kegiatan apapun, contohnya seperti pembersihan lingkungan, pembuatan jalan, pembangunan masjid atau kegiatan seperti sekarang ini maupun kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat,” ujar Danramil 03/Wonosaalam Kapten Inf Rustiyanto.
Dikatakannya, TNI merupakan bagian dari masyarakat, sehingga jika masyarakat membutuhkan bantuan, maka sebagai seorang prajurit yang memang berasal dari rakyat siap untuk memberikan bantuan. Apapun kegiatan yang ada di masyarakat, TNI siap untuk terlibat langsung di dalamnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam KH Muklash Sirodj, mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Prajurit TNI yang tergabung Satgas TMMD dan semua pihak yang telah membantu dalam kegiatan pengecoran jalan pondok pesantren ini. Dengan adanya hal ini, menunjukkan jika adanya rasa persatuan dan kesatuan di wilayah Kecamatan Wonosalam.
“Mudah-mudahan semua ini dapat bermanfaat demi kemaslahatan kita bersama, dan semoga TNI bisa selalu guyub rukun bergotong royong, nyengkuyung serta tetap manunggal dengan rakyat,” ujarnya.

Karang Taruna Dukung TMMD

DSC_3650DEMAK – Program TMMD REGULER ke 96 tahun 2016 di desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, Demak terus dikebut mengingat waktu pelaksanaannya hanya 10 hari. Jajaran TNI Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak yang didukung oleh warga masyarakat desa setempat saling bahu membahu bergotong-royong agar tercapai pembangunan yang menjadi sasaran.
Danramil Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto mengungkapkan, selain dibantu warga masyarakat, pelaksanaan TMMD Reguler 96 TA.2016 juga dibantu sebanyak 30 orang dari pemuda karang taruna desa setempat.“Kami bangga dan optimis karena didukung oleh pemuda. Justru mereka yang meminta untuk dilibatkan,” katanya
Muhammad Shodik, selaku Ketua Karang Taruna membenarkan apa yang disampaikan oleh bapak Danramil Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto, keterlibatan ini bukan TNI yang meminta tetapi dari karang tarunalah yang meminta untuk dilibatkan di kegiatan TMMD. Kegiatan ini merupakan bentuk kesetiyaan kami kepada Negara dan bangsa melalui TMMD yang dikelola oleh TNI. Aku bangga dengan TNI. Jelasnya.

Danrem 073/MKT Minta Tugas TMMD Dapat Dipertanggungjawabkan

DSC_3469DEMAK --  Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Kav. Prantara Santosa.S.Sos,M.Si,M.Tr (Han) mengevaluasi hasil TMMD  ke -96 tahun 2016, Kodim 0716/Demak,Kamis(19/5/16). Dalam kesempatan evaluasi itu, Danrem menyampaikan kegiatan TMMD di wilayah Kabupaten Demak sejauh ini sudah mencapai sasaran yang diinginkan.
Untuk memastikan sejauhmana kesiapan prajuritnya dalam melaksanakan kegiatan TMMD ke-96 tahun 2016 di wilayah Kodim Demak yang masuk di jajaran Korem 073/Mkt, Danrem dengan didampingi Dantim Intel, Kapten Arm. Utomo  melakukan peninjauan kelokasi TMMD di Kecamatan Wonosalam, Demak, Jawa Tengah.
Dalam kesempatan meninjau lokasi tersebut, Danrem lansung melihat situasi dilapangan dan dia minta tugas yang diembankan kepada prajurit dan bekerja sama dengan masyarakat ini dapat dikerjakan sesuai rencana, tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan, tegasnya.“Selain itu target yang dicapai agar bisa terlampaui sehingga pada tangga 1 Juni 2016 nanti ditutup dengan berhasil. Intinya semua untuk  kepentingan masyarakat.” Ungkap Danrem.
Dijelaskan Danrem, bahwa Dana ini dana stimulant dari propinsi maupun kota/kabupaten, elemen yang tergabung yaitu TNI, Polri, SKPD dan yang lebih terlibat adalah masyarakat karena intinya akan digunakan oleh masyarakat itu sendiri.
Selain itu ada sasaran fisik dan non fisik yaitu bagaimana merubah menset masyarakat ikut andil di dalam gotong royong ini, masyarakat akan tahu bagaimana hidup sesama yang ada didesanya sehingga masyarakat tahu bagaimana penerapan nilai-nilai pancasila, kalau boleh kita nilai terkadang luntur hilang, apa sebabnya mungkin system yang mungkin salah .

Danrem 073/Makutarama : TMMD Membawa Dampak Ekonomi Masyarakat Meningkat

DSC_3516DEMAK-- Danrem 073/Makutarama, Kolonel Kav. Prantara Santosa.S.Sos,M.Si,M.Tr (Han) mengharapkan pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-96 di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Dalam kegiatan ini kami akan merakyat, dan memanfaatkan kebersamaan dengan masyarakat. TMMD ini merupakan langkah kita dalam memudahkan masyarakat meningkatkan perekonomiannya,” Ujar Danrem saat mengunjungi lokasi jalan di betonisasi di Dukuh Temu Ireng,Trengguli bersama unsur Muspika Kecamatan Wonosalam,Kamis (19/05/2016)
Ia mengatakan kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan dan acara penutupannya pada awal Juni mendatang.“Kami harapkan kegiatan TMMD dapat memberikan kontribusi dan hasil yang positif bagi masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan salah satu contoh dalam kegiatan TMMD Ke-96 Kodim 0716/Demak adalah perbaikan jalan penghubung antar desa. “Jika jalan yang dilalui warga untuk membawa hasil kebunnya sudah bagus, tentu itu akan berdampak terhadap penjualannya karena harga tinggi,” katanya.
Ia mengimbau kepada seluruh prajurit Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak yang terlibat dalam kegiatan ini untuk bekerja dengan sungguh-sungguh agar tidak mengecewakan masyarakat.

Rohadi, Si Penolong Prajurit TMMD yang Kekurangan Air

DSC_3327DEMAK- Lantaran suplai air yang tidak lancar dari pengolahan Air Bersih (PAB) ke warga, sejumlah prajurit TNI yang tergabung Satgas TMMD REG 96 TA.2016 yang menginap di rumah warga mendapatkan suplay bantuan air dari PDAM cabang Wonosalam. Pasalnya pasokan suplai air untuk desa Trengguli setiap hari tidak lancar padahal untuk MCK di rumah warga sangat kurang .
"Kami sih mau-mua saja pak suplai air setiap hari untuk pak TNI masalahnya jalan sudah di perbaiki oleh prajurit TNI jadi kami lewat bisa lancar,saya sebagai sopir merasa sangat terbantu pak pasalnya dulu sebelum di perbaiki oleh pak tentara kita lewat susah dan biaya perawatan mobil sering rusak makanya kita saling kerjasama gitu," ujar Rohadi petugas sopir PDAM Wonosalam saat dropping air,Kamis (19/05)
Rohadi (60 th) dan prajurit TNI lainnya merasa kinerja satgas TMMD dan PDAM sudah terkoordinasi dengan baik, karena bagaimana tidak,setiap hari TNI dan petugas PDAM selalu mengecek dan mengawal serta membantu memasukkan air ke masing masing rumah yang di tempati prajurit.
"Setiap harinya kami droping air bersih kewarga di dua desa (Trengguli dan Kuncir) sebanyak 2 - 3 tangki dan kadang lebih, hal ini sebagai upaya kami dalam mengatasi kekurangan air bersih hingga sampai saat ini kami masih supali terus," kata Rohadi.

Gandeng Dindikpora, TNI Kodim Demak Suluh Pentingnya Pendidikan

DSC_3421DEMAK–Dengan menggandeng Dindikpora, di TMMD, Kodim Demak menggandeng Dindikpora Demak, suluh kepada warga tentang pentingnya pendidikan. Dengan menghadirkan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kabupaten Demak, Arif Sudaryanto S.Sos.M.Si, didampaikan tentang paradigma pentingnya pendidikan yang komprehensif atau holistik, yang mampu mengeksplorasi seluruh potensi anak.
”Potensi-potensi yang berupa kekuatan batin, karakter, intelektual, serta fisik. Semua itu harus kita integrasikan menjadi sesuatu kekuatan dari sang anak,” ujar kepala Dindiknas kabupaten Demak saat memberikan penyuluhan TMMD REG 96 TA.2016 di Balai Desa Trengguli, kecamatan Wonosalam, Demak, Rabu malam (18/05/2016).
Arif Sudaryanto juga menekankan tentang pentingnya pendidikan karakter. Dia mengatakan, bobot atau persentase pendidikan karakter perlu mendapatkan perhatian khusus, mulai jenjang prasekolah, dasar, menengah, sampai perguruan tinggi.
Selain itu, Sekretaris Dikpora juga menyoroti tentang fungsi sekolah. Sekolah-sekolah negeri, ujarnya, ke depan bergeser menjadi sekolah publik. Pergeseran ini, menurut dia, akan membawa dampak yang luar biasa.
Sebelumnya, kata Arif Sudaryanto, sekolah negeri hanya dipakai siswa untuk aktivitas belajar dari siswa itu saja. Sementara sekolah publik, ada ekspansi fungsi dan pemanfaatannya, yaitu tidak hanya siswa dari sekolah itu yang dapat memanfaatkan sekolah, tetapi pada sore hari dapat dimanfaatkan anggota masyarakat dengan koridor yang terkendali.
”Sekolah negeri jangan hanya dikungkung ini milik saya saja, tetapi sekolah negeri itu hakikatnya adalah sekolah publik karena investasinya untuk publik. Tanggung jawab dan tugas kita adalah bagaimana mengekspansi agar sekolah-sekolah negeri bisa memberikan layanan seluas-luasnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekretaris Dikpora meminta agar dalam penyelenggaraan dan pembangunan sekolah baru untuk memerhatikan faktor pasokan dan kebutuhan. Artinya, lanjut Mendiknas, sekolah yang tadinya berdasarkan sisi pasokan (supply oriented) bergeser menjadi berdasarkan kebutuhan (demand oriented).

Arena TMMD Digunakan Untuk Konsultasi Tentang Psikologi

DSC_3430DEMAK -- Kegiatan non fisik di TMMD Reg. Ke- 96 Kodim 0716/Demak, digunakan untuk ajang konsultasi psikologi anak. Seperti saat ada penyuluhan dari Dosen Universitas Muria Kudus, seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak usia 4 dan 6 tahun, Ny Diah Warga Temu Ireng, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak, mengajukan pertanyaan.
Dosen Universitas Muria Kudus, RidwanBudi Pramono, S.Psi, M.A saat memberi penyuluhan tentang konsultasi Psikologi di balai desa TrengguliRabu malam(18/05, ditanya Ny. Diah, bahwa akhir-akhir ini dia sering merasa cemas dengan kondisi fisiknya. Yakni dia yang mempunyai penyakit lambung, hanya sja akhir-akhir ini parah, yakni merasakan perih yang amat sangat sampai-sampai tidak sanggup untuk bangun dari tempat tidur.
Kakinya pernak terasa tidak bisa digerakkan ketika harus berangkat kerja. Dia menceritakan sudh sudah melakukan upaya medis, tetapi gangguan lambung saya semakin mudah kambuh dibanding beberapa saat dulu. Setiap kali anak saya tidak bisa diatur dan membantah, saya merasa sesak nafas dan tidak dapat mengendalikan irama tubuh saya. ‘’Apa yang saya alami dan apa yang harus saya lakukan ?’’ tanya Ny Diah.
Oleh Ridwan Budi Pramono, dijelaskan, manusia memiliki empat dimensi, yaitu biologis, psikologis, sosial dan religius. Keempat dimensi tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan: saling mempengaruhi satu sama lain,”jawab Dosen Fakultas Psikolodi UMK itu.
 “Setelah kita mengenal keempat dimensi itu, mari kita coba menelaah permasalahan ibu. Walaupun masih sulit untuk mengidentifikasi karena ibu tidak mengatakan sudah berapa lama ibu me-ngalami hal ini, sesering apa kambuhnya, dan adakah permasalahan yang ibu rasakan di tempat kerja, maka saya hanya dapat berasumsi mungkin ibu mengalami apa yang disebut gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan adalah gangguan ketakutan dan kecemasan kronis, di mana individu mengalami kesulitan untuk mengontrol kecemasannya sungguh pun tidak ada rangsangan spesifik, sehingga berbagai hal yang dialami dapat saja memicu timbulnya kecemasan, tidak harus hal tertentu,’ungkapnya.

TNI dan Warga Laksanakan Pembereman Dan Pembersihan Jalan

IMG-20160511-WA0115DEMAK—SatgasTMMD REG 96 TA. 2016 yang dipimpin langsung oleh Danki 410 Alugoro, Lettu Inf Sunarta bersama dengan  warga masyarakat Desa Trengguli melaksanakan karya bhakti dengan sasaran pembereman jalan yang sudah di betonisasi, Rabu (18/05/2016).
Kegiatan karya bhakti itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta dapat memotifasi masyarakat dalam bergotong royong membangun lingkungan yang lebih baik dan maju terutama pada prasarana jalan.
Danki 410 Alugoro Lettu Inf Sunarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kebersamaan dan kerjasama antara masyarakat dengan TNI khususnya Satgas TMMD.   Lingkungan jalan arah Trengguli –Kuncir di kanan kiri rumput tumbuh subur, sehingga perlu dibersihkan dan di rapihkan. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari kemanunggalan TNI-Rakyat.
Hal tersebut sebagai bentuk peran TNI  di masyarakat dalam meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial serta mampu mengembangkan komunikasi sosial yang persuatif kepada seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut disambut sangat baik oleh warga masyarakat dan berjalan dalam keadaan  aman, lancar dan tertib sampai dengan selesai.

Satgas TMMD Kodim Demak Cek Sapi Bantuan

DSC_3109DEMAK--Koramil 03/Wonosalam Kodim 0716/Demak  ( 18/05 )   yang tergabung dalam Satgas TMMD REG 96 TA.2016 melaksanakan pemeriksaan bantuan sapi dari Dinas Peternakan Kabupaten Purworejo, kepada Kelompok Tani Suka Maju,   Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak.
Dengan semangat kegotong royongan dan kebersamaan antara warga Koramil dengan  Masyarakat kelompok Tani Suka Maju  Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, dan dengan adanya dukungan serta program dari Komando Atas maka Warga Koramil 03/Wonosalam di bantu dengan Jajaran Staf PPL Kecamatan Wonosalam meninjau bantuan sapi yang ada di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam sebanyak 14 Ekor. Masing-masing sapi pejantan 2 ekor berumur  6 bulan dan yang jenis betina sebanyak 12 ekor dengan umur 9 bulan.
Dengan adanya bantuan tersebut kelompok Tani Suka Maju  Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam dapat memanfaatkan pupuk dari kotoran sapi tersebut dan dapat mengurangi pemupukan secara kimia dan sekarang kelompok Tani Suka Maju . Kegiatan kelompok Tani Suka Maju  Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam dalam mengurus sapi  dilaksanakan setiap hari dengan cara bergantian dalam memberi makan sapi.

Satgas TMMD Juga Bantu Cari Pakan Sapi

DSC_3160DEMAK--Untuk menjadi seorang entrepreneur handal, sudah seharusnya pangkat dan jabatan tidak menjadi penghalang. Seperti yang dilakukan Satgas TMMD REG 96 TA.2016, di Desa Trengguli, yang membantu mencari rumput untuk makan ternak sapi warga Trengguli yang menjadi peternak sapi.
Para prajurit itu bersama-sama warga membantu muai mencari rumput, memandikan ternak, hingga membersihkan kandang dari kotoran. Semangat itulah yang dicoba ditularkannya kepada waraga Trengguli untuk bersama-sama mengembangkan peternakan di wilayah tersebut.
Kepada sejumlah warga, salah seorang anggota Satgas TMMD, Kopda Slemet Widodo dari Yon 410 Alugoro, menanamkan mental bahwa mengurus sapi bukanlah hal yang tabu. “Saya mempunyai sapi dirumah, dan pengalaman ini akan saya share kepada warga,” katanya.
Dikatakan, untuk memelihara sapi sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Justru yang menjadi masalah, kebanyakan peternak sapi adalah bahan makanan yang makin langka di Kabupaten Demak.
“Pakan yang berkualitas untuk sapi sudah sulit ditemukan. Yang ada hanya rumput kering yang sebenarnya kurang bagus untuk sapi,kami iklas kepada warga dalam memberikan pakan sapi demi kemajuan peternak sapi di demak ini ” jelasnya kepada wartawan, yang menemuinya di sela-sela kegiatan mencari rumput untuk Sapi punya kelompok tani suka maju.

Satgas TMMD Beri Latihan PBB

IMG-20160326-WA0156DEMAK – Sebagai orang awam, tak jarang kita hanya menduga-duga. Mau bertanya tapi takut.Apalagi bertanya kepada yang namanya tentara. Padahal tak jarang masyarakat mengintip maupun sekedar mencuri pandang ingin tahu, apa-apa saja kegiatan TNI yang tergabung TMMD REG 96 TA.2016 yang berhubungan dengan masyarakat. Seperti halnya yang terjadi di depan halaman balai desa Trengguli Kecamatan Wonosalam kab.Demak, antara pukul 14.00 – 16.00 Wib, Selasa,17 Mei 2016.
Setiap pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor menyempatkan melihat aksi baris berbaris hansip-hansip yang dikomandoi tentara. “Diapakno hansip-hansip iku (Mau diapakan hansip – hansip itu, red),” celutuk salah seorang dari mereka yang menyaksikan latihan itu.
Lucu juga melihat ekspresi wajah mereka setelah tahu. Ada yang senyam-senyum, sambil berucap, “oalah,,,diajari baris pak tentara”.
Rupanya, Koramil 03/Wonosalam Kodim 0716/Demak, sedang melaksanakan pembinaan serta Latihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) kepada Anggota Linmas dan perangkat desa sebagai program non fisik TMMD yang ada di Wilayah Koramil 03/Wonosalam yang diikuti oleh satu peleton dengan jumlah 31 orang anggota Linmas se-Kecamatan Wonosalam.Kegiatan dipimpin langsung Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto.
Danramil menekankan kepada anggota Linmas agar mengimplementasikan apa yang didapat selama latihan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga Linmas sebagai bagian masyarakat dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam penanaman disiplin dan semangat Bela Negara. “Kalau bukan kita, terus siapa lagi yang akan membela dan mempertahankan keutuhan NKRI, “tegas Danramil.
Dalam pembinaan tersebut para anggota Linmas diberi dasar – dasar Pelatihan Baris Berbaris oleh pihak Koramil. Mereka diberi latihan dasar gerakan di tempat, aba – aba, cara siap sempurna, penghormatan, istirahat di tempat, dsb.

Indahnya Kebersamaan Bagi Seorang Prajurit

Picture1DEMAK— Menyoal soal pemberian bantuan air bersih di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, dalam rangka membantu kegiatan TMMD REG 96 Kodim Demak, terbersit seorang prajurit Kodim 0716 Demak, Dia adalah seorang sosok figur yang perlu di contoh prajurit lainnya dia adalah Kapten Arh Jayadi (sapaan akrabnya “bang jay”) dia begitu akrab dengan warga baik tua maupun muda.
Obrolan seorang manuasia biasa antara satu dengan manusia lainnya,dia diciptakan Tuhan untuk selalu berbagi dalam Kebersamaan dan akan terasa indah ketika di barengi dengan sikap saling berbagi,tanpa pamrih,tanpa ada diskriminasi,tanpa ada yang di sakiti ataupun tersakiti.
Begitu halnya dengan Kapten Arh Jayadi yang sedang mengobrol dengan mbah Tarmi dan warga lainnya,pembicaraan beliu kepada warga “Mari kita berbagi dalam hal positif yang bermanfaat untuk sesama,jadikan hidup yang sekali ini agar bisa lebih bermanfaat lagi untuk diri pribadi,keluarga dan orang lain. Hidup ditempat yang sama belum tentu hidup dengan rasa kebersamaan.
Allah menciptakan seluruh yang ada di alam ini, di jagad raya ini dengan penuh keseimbangan. Semuanya diciptakan berpasang-pasangan, dan tentunya juga berbeda-beda. Ada siang dan malam, panas dan hujan, laki-laki dan perempuan, dan sebagainya.
Begitupun dengan kehidupan ini. Ada yang lebih, ada juga yang kurang, ada yang kuat, ada juga yang lemah. Semua itu adalah sunatullah. Sudah menjadi ketetapan Allah. Tak bisa kita bayangkan bila semuanya diciptakan sama. Tentunya kehidupan dunia ini tidak akan berimbang. Misalnya, Allah ciptakan semuanya dalam keadaan lebih, lalu kita mau zakat, infaq, shodako itu untuk siapa? Itulah sebabnya Allah menciptakan kehidupan ini dalam

Atasi Hama, Prajurit TMMD Gelar Semprot Massal Bersama Petani Dan PPL

IMG-20160211-WA0090DEMAK– Dengan mengandeng Dinas Pertanian Demak, Satgas TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak, penyemprotan tanaman padi seccara massal di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Selasa (17/05/2016)
Babinsa Koramil 03 Wonosalam, Koptu Sukamto menjelaskan, penyemprotan amssal tersebut dilakukan besama Dinas Pertanian, Pok tani Maju Jaya. Adapun luas lahan padi yang disemprot sekitar 25 hektare.
Tidak hanya itu ssaja, para petani juga dibatau obat tanaman oleh Dinas Pertanian Kab.Demak. ‘’Tujuan penyemprotan ini untuk membasmi hama Sundep,kresek, blast dan memberikan kesuburan terhadap batang padi,’’ jelas Koptu Sukamto. .
PPL kecamatan Wonosalam bagian Hama, Muhdi menyampaikan, proses penyemprotan pengendalian hama tersebut sebagai antisipasi dan pengawasan terhadap serangan hama. Proses penyemprotan pada tanaman pada juga harus terjadwal dilakukan petani. Dinas Pertanian menganjurkan agar penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan sore untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
“Penyemprotan harus dilakukan padi hari, pukul 06.00–09.00 WIB sedangkan untuk sore penyemprotan dilakukan pukul 15.00–18.00 WIB. Apabila jadwal penyemprotan tidak dilakukan pada waktu ini maka penyemprotan yang dilakukan petani hanya merusak tanaman padi saja,” kata Muhdi.

Rumah Selesai Dibedah TNI, Kasiban: Senang Kami Tinggal Di Rumah

DSC_1272DEMAK - Program bedah rumah yang dicanangkan dalam program TMMD REG 96 TA.2016 terus berjalan. Satgas TMMD menargetkan selama 15 hari ke depan sebanyak minimal 10 rumah dibangun untuk masyarakat kurang mampu.
Dengan progran tersebut, masyarakat tidak mampu yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni, secara berangsur akhirnya memiliki rumah yang mereka idam-idamkan lewat program tersebut.
Pasiter Kodim 0716/Demak beserta jajarannya, Senin (16/05), mengunjungi masyarakat kurang mampu yang telah menempati rumah tersebut. Pada umumnya, mereka menyatakan senang dan bahagia bisa menempati rumah yang dibedah oleh Satgas TMMD di wilayah kabupaten Demak.
"Senang kami tinggal di rumah ini," ujar Kasiban (64th), pemilik rumah di RW II/RT 003, Krajan, Trengguli, Kecamatan Wonosalam, dikutip dari siaran pers pendim 0716/Demak. (red;Nilai Bantuan Setiap Penerima Berbeda)
Kasiban yang tinggal bersama istri dan kedua anaknya terlihat bahagia. Rasa haru terpancar dari wajah mereka. Apalagi setelah prajurit TNI membangun dan merehap rumah yang di huninya menjadi bagus,yang berasal dari program TMMD Reguler 96 di wilayah pemerintahan kabupaten Demak.
"Alhamdulillah, pak," ujarnya tanpa mampu menahan air mata yang mulai membasahi pipinya.Rumah milik Kasiban cukup luas. Terdapat dua kamar di rumah semi permanen yang mereka tempati. Pondasi rumah juga terlihat lebih kokoh.
Selain rumah Kasiban, prajurit TNI juga menyambangi rumah milik Muhadi, di RW III/RT 004 di belakang masjid , Kecamatan Wonosalam. Saat ditemui, Muhadi yang tengah menderita sakit stroke ringan ini, terlihat sedang membenahi rumahnya. Mendapat kunjungan, Jamaludin langsung meneteskan air matanya."Alhamdulillah, matursuwun banyak orang datang ka rumah kami," ujar lelaki dua anak ini lirih.

Klomtan “Suka Maju” Ucapkan Kasih Kepada TNI

DSC_2483DEMAK - Kehadiran tiga pilar di TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak (TNI, Polri, komponen masyarakat) disambut antusias masyarakat Desa Trengguli, khusunya kelompok Tani Suka Maju yang diketuai Kurmudi.
Selaku yang dituakan di Klomtan, Kurmudi mengucapkan terimakasih pada jajaran Satgas TMMD Pemkab Demak, Kades Trengguli, Babinsa Trengguli beserta Binamas yang turut bersama sama dalam pelaksanaan TMMD ini. ‘’Alhamdulilah jalan ke sawah yang sekaligus menuju ke desa Kuncir sudah selesai di bangun. Kami sebagai kelompok tani “Suka Maju” bisa menikmati jalan ini dengan mudah apalagi nanti pas musim panen tiba dan kami akan terus merawat jangan sampai jalan sudah di bangun rusak kembali, ” ungkap Kurmudi.
Hal senada juga diutarakan Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto, “ semoga dalam pelaksanaan ini kita semua semakin menciptakan hubungan yang harmonis,seiring sejalan, senasib sepenanggungan bersama sama memajukan dan mensejahterakan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Wonosalam dan saya harap juga untuk kedepanya lebih ditingkatkan lagi,”.
Sebagai Prajurit TNI yang berpegang teguh pada sumpah prajurit dan sapta marga, lanjut Danramil Wonosalam, tentunya kemanunggalan TNI AD dengan rakyat semakin berjalan dengan baik. TNI AD kuat bersama rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat kami semua bekerja., ‘’ tandasKapten Inf Rustiyanto.

Dengan TMMD Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

IMG_2161DEMAK - Kebersamaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama rakyat dalam TMMD REG 96 TA.2016 Kodim Demak, diharapkan dapat meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat. Silaturahim TNI bersama tokoh masyarakat, mahasiswa dan pelajar di daerah yang dirangkai dengan sosialisasi wawasan kebangsaan dinilai sangat tepat. 
Hal ini pun dilakukan jajaran Kodim 0716/Demak dan Mahasiswa Universitas Sultan Fatah UNISFAT dengan menggelar Sarasehan Komunikasi Sosial TNI dengan Komponen Masyarakat yang berada di Ponpes Sirojul Ulum, Minggu 15 Mei 2016
"Kegiatan seperti ini sangat penting dilakukana gar wawasan kebangsaan masyarakat, generasi muda terutama para pelajar lebih baik. Karena itu, tokoh masyarakat sangat mengapresiasi apa yang dilakukan jajaran Kodim 0716/Demak dan mahasiswa UNISFAT," kata Ali, salah satu warga yang hadir pada acara tersebut.
Kegiatan semacam ini perlu lebih banyak dilakukan demi menumbuhkan wawasan kebangsaan yang lebih baik di kalangan masyarakat, pelajar dan mahasiswa. Melalui peningkatan wawasan kebangsaan tersebut diharapkan generasi muda di daerah mendapatkan bekal, sehingga mampu menjadi warga negara yang baik.
"Saya yakin melalui sosialisasi seperti ini masyarakat memahami bagaimana berprilaku dengan baik dalam kehidupan sehari-hari," jelas Serda Seger Suwarto Babinsa Koramil 03/Wonosalam yang ikut mendampingi mahasiswa UNISFAT saat Sarasehan.
Menurut dia, dengan adanya peningkatan wawasan kebangsaan adalah untuk mengurangi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat. "Melalui peningkatan wawasan kebangsaan tersebut diharapkan tidak ada konflik yang terjadi di daerah. Karena apa yang dilakukan pemerintah tentu memiliki kajian dan pertimbangan untuk kemajuan bangsa dan Negara ini," jelasnya.

Ungkapan Warga Saat Rumahnya Dibangun TNI

DSC_3047DEMAK –Ini tanggapan warga yang rumahnya di rehab pada program TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak. Adalah Kasiban (64), dan beberapa pemilik rumah yang dibantu, terlihat senyum bercampur haru diwajahnya.
Bapak dua orang anak itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, diantara TNI Kodim Demak, yang telah memberikan bantuan untuk bedah rumahnya. Minggu (15/05), dia didatangi 1 Pleton prajurit TNI. Kodim Demak. beserta masyarakat yang akan segera memugar rumah.
“Saya kaget, ketika banyak-banyak orang baju loreng terlihat dari kejauhan. Ternyata, ada pak tentara terutama pak Babinsa Trengguli Serda Seger Suwarto yang tentu kami sangat mengenali. Terima kasih bagi bapak-bapak TNI semua yang telah memberikan bantuan lagi bagi kami. Alhamdulillah rumah kami telah dibedah dan kali ini menjadi bagus lagi. Bangunan ini akan kami pergunakan dan kami rawat,kami tidak akan melupakan bantuan yang di berikan ini akan saya ingat terus,” ungkapnya lirih, sambil mengucap syukur.
Di sela-sela proses pengerjaan pembangunan bedah rumah yang sedang berlangsung, perhatian terus diberikan Satgas TMMD Reg 96 Kodim 0716/Demak bagi para pemilik rumah yang telah mendapat bantuan bedah rumah.
Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P menyatakan, hingga saat ini telah terealisasi pelaksanaan bedah rumah lebih dari 5 unit rumah tak layak huni di Trengguli. sebagaimana dalam hal ini, pemerintah memberikan bantuan dalam bentuk banguan dan tenaga bukan materi, yang sudah di anggarkan oleh pemerintah daearah.
“Semoga bantuan pembanguan rumah yang kita berikan kali ini, dapat dimanfaatkan para pemilik rumah untuk hidup lebih layak. Dengan upaya ini kita harapkan, dapat menjadikan masyarakat yang sehat dan kehidupannya jadi lebih baik. Kemudian, penghuni rumah jangan sampai meninggalkan shalat supaya rumah ini dapat berkah dan selalu di rawat,” pesan Dandim.

Selama TMMD, Satgas Disuplay Air Bersih Dari PAMSIMAS

DSC_2828DEMAK  - PAMSIMAS Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, di setiap harinya melakukan droping air, sedikitnya 1 tangki, untuk mencukupi kebutuhan air bersih di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-96, Kodim 0716/Demak.
Hal itu cukup bisa dimaklumi. Ketika mendengar nama Desa Trengguli, pasti akan terlintas gambaran bahwa di desa itu sangat susah untuk mendapatkan air bersih apalagi saat ini di desa tersebut jarang hujan. Padahal saat ini desa itu tengah menjadi desa sasaran TMMD Kodim Demak.
Menyikapi hal tersebut, selama program TMMD berlangsung, pihak PDAM Kabupaten Demak, mensuply 1 tangki air bersih di setiap harinya, untuk mencukupi kebutuhan air bersih baik untuk minum dan masak di dapur umum.
Kepala Desa Trengguli Kabupaten Demak, M.Subki, Minggu (15/05/2016), menandaskan, kegiatan itu sudah merupakan komitment dari Desa Trengguli untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan TMMD Kodim Demak yang digelar di desa setempat. ‘’Misalkan ada kekurangan dari 1 tangki tersebut, kami miinta agar langsung mengedropnya,’’ tandas M.Subki.

Dandim Nanang Instruksikan TMMD Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Rumah Tak Layak

IMG_2055DEMAK - Komandan Kodim 0716/Demak Letkol (Inf) Nanang T.T Wibisono S.A.P menginstruksikan kepada jajaran Satgas TMMD, untuk saat sekarang ini sasaran TMMD terutama giat Fisik di fokuskan untuk perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) secara bertahap.
Dandim Nanang mengemukakn hal itu, saat mengunjungi Poskotis TMMD Kodim Demak di Desa Trengguli, bersama Muspika Kecamatan Wonosalam Kabupaten .Demak,Minggu (15/05/2016).
Sedikitnya ada 10 rumah tidak layak huni di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak yang menjadi sasaran untuk direhabilitasi pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 96 tahap I Tahun 2016.
“Untuk rencana kita akan bangun 5 Unit dulu setelah itu 5 lagi kami akan kami bangun dari CSR yang menawarkan bantuan untuk program RTLH ini,kami kemarin sudah berkoordinasi dengan Dinas pekerjaan Umum kab.Demak untuk menghitung anggaran yang ada sesuai dengan bangunan,” ungkap Dandim Demak.
Dia menambahkan,bahwa untuk rehab RTLH, anggaran dimanagemet sebaik mungkin, karena masyarakat tahunya rumah yang dipugar menjadi baik. Untuk itu pihaknya selaku pengelola, akan bekerjasama dengan Satgas TMMD khususnya Yon Zipur 4/Tanpa Kawandya Ambarawa.
‘’Fokusnya mendata bagian mana rumah yang akan di pugar sehingga menjadi bagus dan satu tambahan lagi jangan sampai program RTLH ini salah sasaran, karena akan mengundang reaksi warga,’’ terang Dandim Nanang T.T Wibisono S.A.P. Ditambahkan, pembangunan dikerjakan secara gotong royong antara TNI, Polri bersama masyarakat Desa Trengguli.

TMMD Membawa Berkah Bagi Warga

DSC_2959DEMAK—Semenjak digelar TMMD Kodim Demak di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, warung makan dadakan  menjadi pelengkap wisata kuliner Demak, selain jenis makan dan minuman lainnya.   Warung dadakan, biasanya muncul kalau ada keramaian.
Munculnya warung dadakan di Trengguli, banyak warga yang memanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara Prajurit Satgas TMMD Reg 96 dengan warga di samping mencari tambahan penghasilan.
Mereka biasanya Ngopi bareng sambil bincang bincang(Jagongan bhs Jawa) akan terbentuk suatu persahabatan dan kemanunggalan antara TNI dan Masyarakat.Disini banyak menu makanan dan minuman yang dipilih tergantung pembeli mau pilih yang mana.
“Lumayan Pak sejak ada pak tentara warung saya ramai, mereka pada nongkrong saat selesai kerja dan santai bareng sama warga,pak Tentara ternyata ada yang pintar guyonan juga ya pak,”Kata ibu Sri lestari yang kesehariannya buka warung makan di dukuh Temu Ireng yang menjadi sasaran lokasi TMMD.
Lain halnya ibu Sakinah meski sudah ada warung yang biasa jual kami cari selahnya dalam menambah pundi pundi rupiah kami jual yang belum ada yaitu Lontong Ayam, masih jarang di jumpai di lokasi TMMD. Hanya beberapa warga saja yang menekuni profesi jualan lontong ayam. Sebab kebanyakan menjual lontong dengan dibumbui sambal kecap, tahu atau sayur lainnya.
Hal itu membuat ibu Sakinah, salah seorang ibu rumah tangga asal desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, tertantang untuk membuka usaha  lontong ayam.
“Saya lihat masih jarang yang jualan lontong sayur ayam, saya punya inisiatif,  seperti lontong Tuyuhan, akhirnya saya tertantang membuka usaha dan menyewa kios di sebelah pos kotis TMMD,” ujarnya, di Trengguli, Sabtu (14/05).
Gayung bersambut, usaha yang dirintisnya dalam warung dadakan ini, ternyata ramai dikunjungi orang.“Alhamdulillah banyak yang minat, mungkin ini berkah. Saya buka mulai jam 16.00 sore sampai dengan malam. Biasanya bapak-bapak tentara atau warga sering makan sore atau malam dengan menu yang saya sediakan. Selain itu juga perangkat desa. Harganya terjangkau, lauknya  bisa milih daging ayam bagian yang disuka, paha, sayap, jeroan, kepala atau lainnya, ” kata Ibu Sakinah disertai senyum manisnya.

Dispertan Demak Suluh Pajale di TMMD

DSC_2879DEMAK - Masih dalam rangkaian kegiatan non fisik TMMD ke-96 Kodim 0716/Demak di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Kodim menggelar penyuluhan pertanian dan perkebunan yang diikuti oleh 55 orang warga desa setempat.
Penyuluhan tersebut, dengan menghadirkan Ir.Abdul Hafid,Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Demak.
Menurut Abdul Hafid, sekarang ini kita mendapatkan tugas untuk mensukseskan program swasembada pangan. “Mari kita maksimalkan dari lahan pertanian dan perkebunan yang ada di daerah kita, Demak,” pintanya.
Selain itu, dalam rangka mewujudkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia para petani kita perlu diberikan penyuluhan-penyuluhan salah satunya terkait teknologi tepat guna pertanian dan perkebunan.
Semoga, dengan begitu, tingkat pengetahuan dan keterampilan para petani dapat memberikan peningkatkan pula pada taraf hidupnya.
Dengan adanya pendampingan dari Dispertan ditambah lagi dari Babinsa dan PPL Pertanian, diyakini pekerjaan para petani di Demak dalam bertani dan berkebun sehari-hari akan sangat terbantu.
Sekarang ada istilah Pajale (padi, jagung, kedelai) dan diharapkan dari ketiga komoditi tersebut, pemerintah dapat surplus dan tidak memiliki ketergantungan lagi dengan negara lain.
Kepala Desa Trengguli M.Subki mengatakan, penyuluhan pertanian dan perkebunan dari Kodim 0716/Demak yang telah disampaikan oleh narasumber sangat bermanfaat bagi warganya. “Kami menjadi lebih tahu tentang teknologi tepat guna pertanian dan perkebunan,” ungkapnya.

Di TMMD Demak : Seorang Warga Relakan Tanah Untuk Pembukaan Jalan

DSC_2920DEMAK - Sebuah perjuangan luar biasa dilakukan mbah Sartono, warga Desa Kuncir, Wonosalam, Demak. Dia rela mengorbankan tanahnya demi keberhasilan pembanguan pembukaan Jalan antara dukuh Mayong sampai dukuh Kuncir, yang dikerjakan oleh Satgas TMMD Reg -96 di Wilayah Kodim 0716/Demak.
Awalnya, Mbah Sartono, tak menghiraukan segala hal yang terjadi di sekitar lingkungan kediamannya. Karena merasa terdorong karena banyak tentara yang kerja jauh jauh ke desa tersebut maka ia tergugah hatinya,ia rela menyumbangkan sebagian tanahnya untuk akses jalan.
"Selama rakyat percaya bahwa apa yang dilakukan Pemerintah untuk kepentingan bersama rakyat akan sukarela berpartisipasi, inilah pentingnya keterbukaan, komunikasi yang jelas, menjaga kepercayaan rakyat," ungkap mbah Sartono, yang saat ini tengah menderita penyakit jantung cukup lama.
Ditekankan, kerelaan pemilik tanah menyumbang­kan sebagian tanahnya untuk pembuatan dan pelebar­an jalan tidak merugikan, tapi justru sangat menguntu­ngkan.“Bahkan keuntungannya dunia dan akhirat karena harga tanah akan naik dan menjadi pahala atas kerela­annya menyumbangkan tanah sebagai akses fasilitas umum,” ujarnya.
Namun demikian keadaan ini berbanding terbalik bila rakyat memandang pembebasan lahan untuk kepentingan bisnis, seperti pembebasan lahan untuk eksploitasi maupun kepentingan pribadi. Untuk urusan bisnis, tidak rela tanahnya ia sumbangkan.

Satgas TMMD Kodim Demak Patroli bersama Masyarakat

DSC_2348DEMAK--Sejak adzan isya, para anggota Saat TMMD REG 96 TA.2016 sudah berkumpul di posko. Sambil menunggu rekan lainnya, mereka nampak bercengkrama, bercerita, hingga ada yang sibuk kotak-katik telepon genggam. Setelah semuanya berkumpul, merekapun melaksanakan rapat koordinasi guna mengatur strategi.
Wajah-wajah mereka terlihat serius, memperhatikan arahan pimpinan. Diputuskanlah dalam rapat singkat itu, giat patroli dibagi menjadi dua. Ada yang menyusuri wilayah Trengguli dan Kuncir. Sisanya mengawasi Prajurit yang istirahat dan Jaga ronda. Begitu seterusnya setiap malam secara bergantian di beberapa sudut kedua kampung kecamatan wonosalam ,Jum’at(13/05).
Giat patroli kali ini, sedikit berbeda dengan patroli-patroli sebelumnya. Karena, Pa siaga Kodim 0716/Demak Kapten Kav Karmadi mewajibkan kelompok patroli membawa kentongan. Khususnya, masyarakat yang tergabung dalam jaga malam. Kentongan itu dikeluarkan bukan bermaksud membuat gaduh masyarakat. Namun, murni protap jaga saat ada kejadian.
Perjalanan patroli pun berlanjut. Kampung yang dianggap rawan dijajaki. Laju kendaraan patroli dijalankan dengan kecepatan sedang. Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 02.30 dini hari. Anggota Satgas dan Kodim Demak masih menjalankan tugas keamanan. Misi utama yang dijalankan dalam patroli tersebut, untuk meringankan beban masyarakat tentang Kantibmas.
Tepat pada pukul 03.00 giat patroli pun dihentikan, mereka pun saling berkoordinasi dengan kelompok lain, untuk berkumpul di pos kotis. Kendati hasil perburuannya kosong. Namun, paling tidak giat itu dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dirasa Kurang, Satgas TMMD Akan Memperluas Are Parkir Masjid Lagi

DSC_2502DEMAK—Disaat jamah Masjid Al Khoriyah, Dusun Temu Ireng, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Jumat (13/05/201), terlihat banyak warga kesulitan parkir di masjid. Untuk itu puluhan prajurit TNI yang tergabung Satgas TMMD Kodim Demak, tergerak hatinya untuk kembali lagi bangun area parkir masjid yang sebelumnya udah sempat diperluas.
Mereka bekerjasama dengan aparat desa dan masyarakat Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam (sebagian non muslim), membangun tempat parkir sebuah masjid, di desa setempat.
Prajurit TNI dimaksud adalah berasal dari Batalyon Infanteri 410/Alugoro, sementara yang di karya bhaktikan adalah area parkir Masjid Al Khoriyah, Dusun Temu Ireng, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam .
Masjid Al Khoriyah merupakan salah satu masjid besar dan bertingkat di wilayah desa Trengguli. Masjid ini sebenarnya sudah luas akan tetapi area untuk parkir kendaraan kurang begitu besar. Atas prakarsa Kepala desa Trengguli, M.Subki beserta tokoh agama setempat, diajukan penambahan area parkir di sekitar masjid.

Terbatas
Lantara lokasi yang terbatas, pembangunan area parkir masjid dibangun di atas irigasi parit. Yakni dengan menutup saluran irigasi dengan ram besi kemudian di cor dengan ketebalan 15 cm dengan lebar lebih kurang 1,5 meter. Sementara anggaran diambilkan dari kas masjid, sedangan dari desa membatu dengan memperkerjakan personel TNI Satgas TMMD Reg 96 di wilayah Kodim 0716/Demak. Termasuk dibantu sebagian masyarakat sekitar masjid.
“Area Parkir ini dibangun juga untuk tempat sholat ketika hari raya idul fitri karena di dalam masjid kurang bisa menampung sebagian jamaah masjid Al Khoriyah sehingga hal itu mendasari kami sebagai kepala desa dan tokoh masyarakat untuk secepatnya membangun area parkir dan tempat sembahyang saat jamaah luber keluar sehingga terasa nyaman untuk tempat beribadah,” ungkap kepala desa Trengguli, M Subki.

Dandim Demak Terus Gembleng Prjurit dan Warga Untuk Terus Menyatu

DSC_2398DEMAK--Komanadan Kodim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang T.T Wibisono S.A.P terus gembleng para prajurit dan warga di momen TMMD Regler ke-96 Kodim 0716/Demak. Bersama warga masyarakat Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, orang nomor satu di jajaran Kodim Demak itu, melaksanakan Shalat Jum’at (13/05) bersama anggota Satgas TMMD REG -96 di Masjid Al Hidayat, desa setempat.
Ikut shalat berjamaah sholat Jum’at,Kapten Inf. Wardiman Komandan, Danramil 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto, Sekcam, Kapolsek dan anggota Koramil 03/Wonosalam.
Usai melaksanakan shalat Jum’at, Dandim Nanang menghimbau kepada segenap komponen bangsa untuk membangun jiwa yang tangguh dan belajar mengendalikan diri.Karena hal ini merupakan esensi terpenting bagi umat muslim dalam bermasyarakat. Ibadah yang kita lakukan hendaklah senantiasa didasari keimanan dan ketakwaan. Karena hal ini sebagai wujud ketaatan dan kecintaan kita kepada  Allah SWT secara tulus dan ikhlas.
Sementara itu, KH.Rudi selaku sebagai Imam Masjid Al Hidayat, dalam ceramahnya mengatakan hendaknya kita memperbanyak amal dan ilmu yang bermanfaat bagi kita dan semua umat.
Juga meningkatkan ibadah karena dengan taat beribadah kita punya kendali dalam bertindak agar tidak melanggar sare’at  yang telah tertulis di Al Qur’an sebagai umat islam janganlah mudah terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang saat ini sudah banyak yang menyimpang dari ajaran Rosul.  Untuk itu tetaplah pegang teguh Iman dan Taqwa kepada  Allah SWT.

UMK Dan Kodim Demak Gagas Desa Melek Media Dalam TMMD

2DEMAK---Jaman sekarang media massa sudah sangat mendominasi kehidupan kita. Media massa adalah media yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak melalui media elektronik dan media cetak maupun media online, bisa berupa hiburan ataupun pendidikan, berfungsi juga untuk memberikan opini atau pendapat. 
Untuk itu dalam giat TMMD REG 96 akan di gagas suatu inovasi baru dari Universitas Muria Kudus dengan Kodim 0716/Demak tentang gerakan melek media bagi remaja nantinya di acara penyuluhan dan sosialisasi yang akan di adakan pada minggu depan.
Rektor UMK, Dr. H. Suparnyo SH. MS mencanangkan Gerakan Nasional Remaja Melek Media. Ini merupakan upaya mendorong generasi muda dan pelajar berpikir lebih kritis terhadap pemberitaan di media massa.
"Hari ini kita hidup di era informasi yang luar biasa banyak, ini mengharuskan generasi muda punya kemampuan memilih dan memilah informasi tersebut," kata Suparnyo usai menanda tangani kerjasama Mou UMK dengan Kodim 0716/Demak Di ruang pertemuan UMK, di Kudus, Rabu (11/5/2016).
Menurut Suparnyo, berbeda dengan dulu saat media masih terbatas, sekarang siapa pun dapat menjadi produsen informasi. Karena itu, literasi media menjadi penting bagi generasi muda.
"Saya mengapresiasi kodim 0716/Demak yang mau mendukung dan mendorong gerakan melek media bagi remaja," ujarnya.
Suparnyo berharap, ke depan anak-anak yang ada di desa trengguli yang menjadi sasaran TMMD dapat memanfaatkan informasi dengan baik dan fase berikutnya bisa menjadi produsen informasi. Dia menjelaskan, Trengguli dipilih sebagai tempat sosialisasi dan pembelajaran karena daerah ini sangat minim dengan informasi media terutama generasi muda.
"Saya berharap semangat ini dapat menular ke seluruh warga Demak dimulai dari desa Trengguli," tuturnya.
Rektor UMK, Dr. H. Suparnyo SH. MS itu juga meminta jajaran pendidik di Tanah Air melek media agar dapat ditularkan kepada pelajar. "Jika perlu setiap sekolah berlangganan media. Bahkan lebih bagus kalau ada majalah internasional sehingga tahu apa isu hangat yang sedang berkembang," imbuhnya.
Perkembangan media literasi di Indonesia masih sangat minim dikarenakan masyarakat lebih mengutamakan media sebagai sarana hiburan dibanding sarana edukasi. Media literasi belum diedukasikan kepada anak-anak dan remaja melalui kurikulum sekolah, hanya ada beberapa seminar dan diskusi yang saja.

Menginjak Hari ke- 10 TMMD, Kerukunan TNI – Warga Semakin Kental

8DEMAK – Teriknya matahari Kamis (12/05/2016) siang, di Desa Trengguli sangat menyengat. Jalan yang sejak pagi tadi riuh oleh tentara dan warga yang sedang membangun jalan Trengguli – Mayong sepanjang 650 meter tidak lagi ramai. Hanya beberapa penduduk yang lalu lalang dari sawah ke kampung maupun sebaliknya.
Tampaknya, keriuhan itu berpindah menuju  rumah – rumah warga Dukuh Temu Ireng, Desa Trengguli. Salah satunya adalah di rumah Mukri, yang tampak cukup ramai dengan candaan warga dan beberapa personil satgas TMMD.
Mereka sedang menikmati santapan makan siang yang disediakan pak Mukri. Keakraban itu begitu nyata terlihat. Kemanunggalan TNI dan masyarakat rupanya bukan hal mustahil dilakukan. Buktinya dengan TMMD kemanunggalan TNI dapat dilakukan. Mukri merasa saat ini bukan saja desanya menjadi lebih maju, namun juga aman dengan kedatangan satgas TMMD.
“Sejak adanya adanya pak tentara desa kami aman” ungkapnya dengan logat jawa. Mukri yang sehari – hari bekerja sebagai petani juga merasa ekonomi mereka lebih stabil dengan banyaknya tentara di rumahnya. “pak tentara ini makan disini. Kami diberi uang untuk belanja dan memasak. Kalau dirumah saya, ya istri saya yang ngurusi urusan masak” katanya.
Danki 410/Alugoro, Lettu. Inf. Sunarta yang juga dilokasi menekankan kepada prajurit untuk terus bersinergi dan bersama – sama dengan rakyat. Jangan pernah mengeluh. “TNI terlahir untuk bangsa dan negara. Tidak ada waktu untuk mengeluh apalagi soal makanan. Warga sudah menjamu prajurit dengan baik” tegas Danki 410/Alugoro.

Kasiter Korem Cek TMMD Kodim Demak

IMG-20160511-WA0157DEMAK--Kepala Seksi Teritoril Korem 073/Makuterama, Mayor Inf. Himawan Teddy Laksono melakukan ceking ke pos Satgas TMMD REG 96 TA.2016 di wilayah Kodim 0716/Demak, Kamis (12/05/2016).
Kunjungan kerja tersebut bertujuan agar lebih mendalami kinerja dan kualitas prajurit dalam melaksanakan tugas pokok untuk membantu mempercepat pembangunan di wilayah Demak. Dijelaskan, tugas pokok TNI adalah Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam UU 34/2004 tentang TNI. ‘’Salah satu tugas di dalam OMSP adalah diantaranya melaksanakan tugas Tentara Manunggal Membangun Desa didaerah tertinggal,’’tandasnya. .
 Saat melakukan kunjungan kerja, Kasiter Korem mengawali dengan melihat, pos Kolat TMMD dan mengecek kesiapan dan hasil yang didapat di kegiatan TMMD ini. Dalam kunjungan tersebut Mayor Inf Himawan Teddy Laksono didampingi oleh Danramil 03/wonosalam Kapten Inf Rustiyanto.
Setelah mengecek kesiapan pos satgas TMMD , Kasiter Korem yang baru menjabat belum ada satu bulan ini melanjutkan pengecekan ke rumah rumah yang di tempati prajurit yang tergabung Satgas TMMD ini. Kasiter disambut hangat dengan penuh semangat oleh para prajurit. Semangat yang luar biasa ini menjadikan rasa optimis Kasiter Korem akan keberhasilan tugas ke depan.
Kasiter menekankan, agar prajurit selalu menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan, jangan membuat pelanggaran, jaga sopan santun serta nama baik TNI dan yang terakhir adalah selalu berdoa dan berserah diri kepada Tuhan YME."Kelima penekanan saya tersebut merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan tugas kita," tegas Mayor Inf Himawan Teddy Laksono.
Selain itu, Kasiter juga memerintahkan kepada prajurit untuk senantiasa menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat maupun dengan aparat atau instansi pemerintahan lainnya yang berada disekitar tempat tinggal. Karena persatuan dan keutuhan bangsa ini merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Dengan bersatu maka segala macam bentuk ancaman akan dapat diantisipasi dan diatasi.

Perkuat Ideologi Pancasila Dengan Wawasan Kebangsaan

DSC_2476DEMAK- Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mesti dipertahankan oleh segenap elemen bangsa ini. Jangan sampai Pancasila dan NKRI tergerus oleh ideologi yang mengancam keutuhan dan kedaulatan bangsa.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (UMK), Subarkah SH. M.Hum mengutarakan hal itu pada diskusi yang diselenggarakan Kodim 0716/ Demak dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-96 di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Selasa (10/5/2016).
“Perlu penguatan ideologi kebangsaan agar nasionalisme anak bangsa ini semakin kukuh. Jangan sampai generasi muda bangsa ini ditaklukkan oleh ideologi kiri yang cenderung liberal maupun ideologi kanan yang cenderung fundamental (radikal-red)” ujarnya.
Subarkah memaparkan, gerakan liberal agama bisa dilihat dari munculnya kelompok-kelompok yang memahami Islam dengan pendekatan yang bebas dan menempatkan akal di atas segalanya.
“Sementara fundamental Islam yang cenderung radikalis dan ekstrem, merupakan kelompok yang mengusung adanya formalisasi syariat dan terbentuknya pemerintahan Islam (khilafah Islamiyah-red)” terang Subarkah.
Mantan Dekan Fakultas Hukum itu mengatakan, dua ideologi tersebut, yakni liberalisasi dan fundamentalisme beragama harus diwaspadai dalam konteks negara Pancasila dan NKRI saat ini.
“Pancasila adalah ideologi bangsa yang dihasilkan dari kompromi atas realitas obyektif dan subyektif bangsa ini. ini sudah final. Maka, Pancasila dan NKRI harus dijaga” tegasnya.
Dalam pada itu, dia pun berpesan agar moderatisme dengan menghargai perbedaan yang ada, benar-benar ditanamkan dalam sanubari para generasi muda bangsa ini. “Dengan inilah, maka kedamaian dan kenyamanan dalam hidup berbangsa akan terwujud” paparnya.

Kerukunan Umat Beragama Digaungkan di Desa Sasaran TMMD

DSC_2427DEMAK - Kantor Kementrian Agama Kabupaten Demak bersama Kodim 0176/Demak mengadakan lawatan ke lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam. Misinya, mereka menggaungkan kerukunan antar umat beragama, yang merupakan bentuk pembangunan non fisik program TMMD.
Komandan Rayon Militer (Danramil) Wonosalam, Kapten Inf. Rustiyanto menjelaskan, kegiatan TMMD bukan sekedar pembangunan fisik semata, melainkan juga pembangunan spiritual. “Jika kesejahteraan jasmani dan rohani terpenuhi, maka keamanan juga akan terbina. TMMD bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hal itu” terangnya dalam kegiatan penyuluhan, Rabu (11/05).
TMMD merupakan program TNI yang dilaksanakan secara berkala dan menasional.”Kegiatan ini adalah program nasional TNI dan dilaksanakan dua tahun sekali” jelas Rustiyanto. Dalam kesempatan yang sama, Rustiyanto menyampaikan kepada masyarakat agar selalu berkomunikasi baik secara vertikal maupun horizontal. “Komunikasi perlu., karena dengan komunikasi semua urusan akan terbuka. Komunikasi antar umat beragama dan komunikasi umat ke pejabat pengampu” kata Kapten Rustiyanto.

Prajurit Makan Bersama Warga Dalam TMMD

DSC_2748DEMAK-Kebersamaan dalam menjalankan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang ke-96 Tahun 2016 Kodim 0716/Demak tidak hanya terlihat disaat melakukan pengurukan jalan, pemadatan, penataan batu kapur.
Akan tetapi disaat sarapan pagi makan siang, sore terlihat rukun akrab. Ini menandakan begitu dekatnya, menyatunya TNI dengan rakyat.
Menurut Danki 410/Alugoro Lettu Inf Sunarta, dirinya juga ikut merasakan arti TMMD yang dilakukan pada saat ini. Dengan peran serta para ibu-ibu warga sekitar ikut membantu kegiatan TNI. salah satunya dalam menyiapkan hidangan makan siang dan malam selama kegiatan berlangsung.“Ini yang mendekatkan kita selama TMMD yang dilakukan salah satunya makan bersama yang dihidangkan warga sekitar,” katanya, Rabu (11/06).
Lettu Inf Sunarta menjelaskan, bahwa selama ini untuk masalah makan sudah diatur semua. sudah dianggarkan yang dananya sudah diberikan kepada warga masyarakat atau ibu-ibu untuk mengolah dan menyiapkan makan siang maupun malam.
Untuk menu makanannya para anggota TNI sepenuhnya sudah diserahkan kepada ibu-ibu untuk mengatur. Agar anggota semua bisa fokus untuk kegiatan TMMD.“Udah dianggarkan langsung diberikan ke ibu-ibu yang masak terserah masalah menu makan kita siap selalu dan juga saya tekankan tidak ada anggotapun yang komplen dengan menunya yang penting kebersamaannya,” tutupnya.

Puluhan Personil Polsek Wonosalam Ikuti Giat TMMD

20160510_093908DEMAK – Sebanyak 10 personil anggota Kepolisian Sektor Wonosalam Polres Demak, mengikuti Kegiatan Fisik TMMD REG 96 TA.2016 dalam pembuatan betonisasi jalan sepanjang 650 meter, di Kampung Temuireng Trengguli, pada hari Selasa (10-05-2016).
Giat TMMD ini di pimpin langsung oleh Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto sekaligus koordinator lapangan. Dalam giat ini hadir Kapolsek dan kepala Desa Trengguli dan sekitar 200 pasukan gabungan baik dari TNI AD, maupun AL, Polri dan potensi masyarakat lain.
Babinkamtibmas Polsek Wonosalam Brigadir Budi.S bersama warga masyarakat desa binaannya melaksanakan kegiatan karya bhakti membuat jalan. Mereka membantu membangun jalan warga, yang merupakan salah satu akses menuju kedesa kuncir.dan sekaligus akses jalan menuju ke sawah.
“Saya sangat senang atas kegiatan ini. Karena sudah lama sekali, baru kali ini saya bisa merasakan lega karena TNI,Polri serta masyarakat bahu membahu gotong royong mebuat jalan baru yang merupakan program TMMD ini,yang selama ini saya lewati baru bisa dibetonisasi,”kata Budi.S selaku Babinkamtibmas desa Trengguli.
Babinkamtibmas desa Trengguli Brigadir Budi.S mengatakan, kegiatan gotong royong akan memupuk rasa persatuan dan persaudaraan di lingkungan masyarakat desa binaan.
Dengan demikian pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik, hal ini berkat kerjasama dan saling membantu antara Polri dan warga. “Kegiatan ini sangat positif karena bisa menjadi contoh bagi wilayah lain sekaligus bisa menumbuhkan semangat untuk memupuk kegiatan gotong royong di masyarakat,” kata Brigadir Budi.S.

Polres Gerakkan Sosialisasi Bahaya Radikalisme

DSC_2434DEMAK - Maraknya peredaran ormas yang mengalirkan paham radikal dalam lingkungan masyarakat saat ini, tak terkecuali di Kabupaten Demak. Hal ini perlunya antisipasi dini dari Pemerintah dan masyarakat sekitar agar hal tersebut tidak berkembang bebas.
Pemerintah Kabupaten Demak melalui Polres Demak mesosialisasikan bahaya radikal terorisme di balai desa Trengguli kecamatannWonosalam Kabupaten Demak dalam rangka penyuluhan TMMD REG 96 Tahun 2016 di wilayah Kodim 0716/Demak,Senin (10/05)
Sosialisasi ini juga mencegah dari pemahaman kelompok ISIS/Ormas Gafatar yang masuk ke wilayah Kabupaten Demak.
"Tujuan dari sosialisasi ini mengoptimalkan peran penting tim terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri tentang Radikalisme merupakan paham yang dilarang dan bertentangan dengan hukum negara maupun hukum agama,” kata Kasat Binmas AKP M.K Budiono,
Budiono mengatakan, sosialisasi ini juga melibatkan tokoh masyarakat, adat dan pemuda di dalam wilayah Kabupaten Demak, yang akan digelar setiap kecamatan dalam Kabupaten Demak demi meningkatkan koordinasi, konsolidasi serta senergitas oleh masyarakat dengan Pemerintahan Daerah dalam rangka menyikapi ancaman bahaya radikalisme.
Dia menambahkan ,wawasan dan pengetahuan dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan keterpaduan penaggulangan bahaya Narkoba dan kekerasan Seksual pada anak supaya pendidikan dini kepada anak, terutama orang tua supaya lebih perhatian kepada anak,sekarang ini banyak situs porno yang di unggah lewat internet terutama anak muda karena itu orang tua wajib mengawasi anak dalam penggunaan media internet khususnya HP,”tambah Kasat Binmas

Kemenag Demak Berikan Penyuluhan Tentang Kesadaran Beragama dan Kerukunan Umat Beragama Dalam TMMD

DSC_2446DEMAK-- Dengan menggandeng Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Demak, TNI Kodim Demak mengingatkan perlunya kerukunan antar umat beragama, pada proyek non fisik TMMD Reguler ke-96 wilayah Kodim Demak, di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 Tahun 2016 yang dilaksanakan Kodim 0716/Demak yang sudah berjalan beberapa hari kegiatannya, adalah suatu program terpadu antara TNI khususnya TNI AD dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah juga akan meningkat, selain sasaran pokoknya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, TMMD juga bertujuan untuk pembinaan keamanaan wilayah, demikian disampaikan oleh Kapten Infanteri Rustiyanto selaku penanggungjawab kegiatan dilapangan.
Selanjutnya ditambahkan bahwa TMMD ini adalah program TNI secara nasional yang dilaksanakan dua tahun sekali dengan sasaran tempat yang berbeda diwilayah teritorial Kodim setempat.Mengingat betapa pentingnya program TMMD sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam membantu tugas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan akselerasi pembangunan dan mengatasi masalah-masalah sosial.
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ke-96 tingkat Kab. Demak tahun 2016 direalisasikan dengan dilakukannya pengerjaan fisik dan non fisik untuk membangun masyarakat Kab. Demak Khususnya di wilayah Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam.
Untuk kegiatan non fisik melibatkan berbagai elemen seperti Polri, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, Kejaksaan.Semua elemen tersebut akan memberikan penyuluhan pada warga masyarakat sesuai dengan bidangnya masing-masing.Sedangkan kegiatan fisik yakni dengan membangun jalan, gorong-gorong,pos keamanan, perbaikan rumah ibadah dan sarana lainnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Demak yang mendapatkan tugas pada TMMD ini memberikan penyuluhan tentang kesadaran beragama dan kerukunan umat beragama kepada 50 peserta yang terdiri dari warga masyarakat desa setempat yang dipusatkan di Balai Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam
Kepala Kemenag Demak melalui Seksi kerukunan umat beragama H.Nurkhozi,S.Ag mendukung penuh kegiatan TMMD ini, karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Bukti dukungan itu, lanjut H. Nurkhozi,S.Ag, Kementerian Agama Kab. Demak mengambil peran dalam kegiatan tersebut dengan memberikan tiga bentuk kegiatan: sosialisasi UU Perkawinan dan biaya nikah, Penyuluhan keagamaan, dan pemberian bantuan al-Qur’an. Pemberian bantuan al-Qur’an sebanyak 100 eksemplar dan diserahkan pada saat Penutupan.

Ada Pemandangan Baru Dalam Giat TMMD

DSC_2332DEMAK--Pada tanggal 10 Mei 2016 pukul 08.15 Wib Babinsa Ramli 03/wonosalam Kopka Sukamto melaksanakan pendampingan terhadap anak-anak Paud terpadu siwi Lestari Desa Trengguli kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak.
Dalam memberikan pemahaman sederhana sehingga anak mengerti dan mau belajar serta memotivasi dan memberikan contoh menulis kepada anak, sehingga anak memiliki keberanian untuk mengerjakan tugas dan Pengenalan Tentara Apa itu TNI serta Memberikan Kenyamanan bagi Anak-anak agar lebih mengenal dengan TNI.
Anak-anak di usia emas ini harusnya belajar pra keaksaraan dengan metode yang menyenangkan. Anak-anak dalam masa golden age atau usia emas ini perlu mendapat pengalaman belajar yang menyenangkan. Belajar yang lebih banyak bermain dan perkenalan lingkungan sekitanya, bukannya belajar membaca menulis, menghitung yang memerlukan pemahaman pelik bagi sang anak.
"Maksudnya tidak boleh itu adalah memaksa anak belajar membaca dan menghitung sebelum dia siap, karena akan menghasikan pengalaman negatif yang akan berpengaruh pada perkembangan anak di kemudian hari," ucap kopka Sukamto
Di kesempatan yang lain saat berbincang dengan kepala Paud terpadu siwi Lestari ibu Dra.Lestari, saat ini banyak balita di PAUD sudah diajarkan calistung dengan cara yang kovensional oleh gurunya. Calistung itu menurut Lestari, harusnya diganti dengan belajar pra keaksaraan yang memang sesuai dengan kurikulum PAUD.
Jadi menurutnya belajar di PAUD itu bukan seperti belajar di kelas-kelas SD, di mana ada guru di depan dan mendikte anak untuk menulis atau membaca. Untuk anak di usia balita ini harusnya belajar dengan cara yang menyenangkan dan tidak memberikan beban.
"Intinya yang boleh dilakukan mengajarkan lebih banyak kosa kata, mendongeng, membacakan buku cerita yang kreatif dengan ekspresif jangan membaca datar," ucapnya.
"Yang diajarkan adalah menghitung atau membaca bunyi tanpa makna. Misalnya seperti cucu saya yang umurnya 2 tahun, dia bisa menghitung 1 sampai 5 tapi tidak diajarkan 2x2," tambahnya.
Jika anak belajar dengan suasana yang tak menyenangkan maka akan berdampak psikologis saat mereka dewasa. Mereka akan bosan dan tidak suka membaca ataupun menulis.
"90 persen otak anak tumbuh itu sebelum 5 tahun, di usia itu kita memberikan pengalaman-pengalaman yang mennyenangkan. Bahagiakan anak-anak di masa itu," katanya.

Tak Mau Jamaah Masjid Kuatirkan Kendaraannya, Satgas TMMD Perluas Lahan Parkir

DSC_0367Demak (07/05/2016) – Melihat kemegahan Masjid Al- Khoiriyah siapapun akan terpesona. Namun siapa sangka masjid yang begitu megah tidak disertai lahan parkir yang memadai. Satgas TMMD Dim 0716/Demak bersama – sama warga Trengguli beranasiatif membangun penutup parit disekitar masjid untuk memperluas lahan parkir.

Dengan bermodalkan semangat membantu rakyat, Satgas TMMD yang di komandoi Danramil Wonosalam Kapt. Inf. Rustiyanto membangun jembatan penutup mulut parit sepanjang 20 meter. “TNI hadir untuk masyarakat. Dengan semangat manunggal rakyat, kita bisa menuju masyarakat yang adil, makmur dan kuat” tegas Rustiyanto dilokasi TMMD Desa Trengguli.

Pembangunan jembatan penutup mulut parit sekitar masjid Al- Khoiriyah itu dibiayai dengan kas masjid. “Biaya keseluruhan pembangunan ini dari kas masjid” kata M.Subki kepala Desa Trengguli saat ditemui sedang ikut bekerja membangun penutup parit.

“Dengan beton penutup mulut parit dengan panjang 20 m lebar 1.5 meter diharapkan dapat menambah kapasitas ruang parkir masjid sehingga jamaah tidak terganggu kekhusyukannya saat beribadah karena kuatir akan keamanan kendarannya” ungkap Kepala Desa Trengguli menutup pembicaraan.(Pendim 0716/Demak)

Kerukunan Antar Agama Terpancar Di Operasi TMMD TNI Dim 0716/Demak

DSC_0067Demak (07/05/2016) – Isu Sara yang selama ini sering terdengar, rupanya tidak berlaku bagi masyarakat Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Ali Murtadlo warga Trengguli yang menjabat sebagai Kadus mengatakan, kehidupan rukun antar umat beragama sudah terbina sejak dulu di Desanya. “Kami saling membantu tanpa membedakan agama yang dianut” kata Ali.
Komandan Rayon Militer Wonosalam Kapten Infantri Rustiyanto merasa terharu melihat kerukunan yang terjadi di Trengguli. Saat mengungkapkan kekagumannya pada warga trengguli yang rukun, perwira ini terlihat berkaca – kaca. “Kami bangga pada warga Trengguli yang rukun dan mempunyai sifat kegotong royongan” ungkapnya.
Warga Trengguli melalui Kadusnya menyampaikan banyak terima kasih kepada Satgas TMMD Dim 0716/Demak atas bantuan dan kerjasamanya di pembangunan perluasan lahan parkir masjid Al- Khoiriyah ini.(Pendim 0716/Demak)

Gelar TMMD, TNI Bangun Pagar Sekolah SDN 01 Trengguli

DSC_2137DEMAK (08/05/2016) – Melaksanakan amanat Dandim 0716/Demak, prajurit dalam satuan tugas TMMD membantu SDN 1 Trengguli membangun pagar sekolah. Dandim 0716 Letkol Inf Nanang T.T Wibisono, S.A.P menyampaikan bahwa TNI sudah seharusnya membantu rakyat. Mengetahui hal itu, kepala sekolah SDN 1 Trengguli Sri Utami, S.Pd meminta kepada TNI yang menjadi satgas TMMD untuk membantu membangun pagar sekolahnya.

Pagar sekolah setinggi 2 meter dengan panjang 12 meter yang digagas oleh kepala sekolah SDN 1 Trengguli ini berfungsi sebagai pengaman bagi siswa. Gedung sekolah yang berdekatan dengan jalan raya membuat Sri Utami kuatir kepada muridnya. “SDN 1 Trengguli ini kan dekat dengan jalan raya. Kadang ada siswa yang keluar dari lingkungan sekolah” kata Sri Utami.

Sri Utami merasakan kehadiran TNI sangat membantu. Menurutnya, TNI manunggal masyarakat adalah sebuah terobosan yang sangat baik. Masyarakat jadi terbantu dan merasa diperhatikan oleh TNI sebagai garda negara dan garda rakyat.

 

Tutup Muka Parit, Satgas TMMD Perluas Parkiran Masjid

0366.fwDemak (07/05/2016) – Masjid Al-Khoiriyah adalah masjid besar di Desa Trengguli. Masjid dengan dua lantai ini dapat menampung setidaknya seribu jemaah. Namun megahnya tempat ibadah ini tidak disertai dengan fasilitas parker yang memadai. Dengan kondisi yang demikian, jamaah masjid Al-Khoiriyah kesulitan dalam memarkir kendaraannya.

Kepala Desa Trengguli, M. Subki mengatakan bahwa terkadang jemaah parkir diluar area masjid. “Dengan terbatasnya lahan parkir, kendaraan jemaah terparkir diluar area. Hal ini tidak menjamin keamanan kendaraan para jemaah” kata M. Subki saat ditemui tim jurnal Dim 0716/Demak.

Dengan kondisi demikian, Kepala Desa yang terkenal pro aktif demi kemajuan desanya itu meminta ijin kepada dinas pengairan untuk menutup mulut parit diseberang masjid. Dengan dibantu satgas TMMD dari Yonif 410/alugoro, warga bergotong royong menutup mulut parit dengan jembatan beton.

“Dengan beton penutup mulut parit dengan panjang 20 m lebar 1.5 meter diharapkan dapat menambah kapasitas ruang parkir masjid sehingga jamaah tidak terganggu kekhusyukannya saat beribadah” ungkap Kepala Desa Trengguli.

TNI Bantu Buat Pagar Sekolah Dasar

DSC_2151DEMAK--Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pendidikan setempat menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI), membangun pagar gedung sekolah di SDN 1 Trenguli, Sabtu (7/05/2016) Dengan kerjasama tersebut diharapkan pengerjaan proyek bisa menjadi maksimal.
“Membangun Pagar sekolah SDN 01 Trengguli ini kita melibatkan TNI, mumpung ada pak TNI yang lagi TMMD di desa kami, kemaren pak Komandan Kodim menyampaikan untuk memberdayakan TNI dalam pembangunan,” kata Kepala sekolah SDN Sri Utami S.Pd Sabtu (07/05/2016).
Sri Utami merinci, rencana yang akan kita bangun sementara adalah pagar. Tujuannya untuk membatasi anak keluar dari sekolahan di saat jam istirahat pelajaran. Pasalnya di depan sekolah meupakan jalan besar Pantura (Semarang – Surabaya). ‘’Mulai hari ini (Sabtu -Red) kami dari sekolahan di bantu TNI serta masyarakat memulai pembangunan pagar sepanjang 12 meter dengan tinggi 2 meter. Sementara kontruksi bangunan dengan slop gandul (istilah orang trengguli -Red).
Sri Utami mengatakan, dalam pembangunan pagar sekolah di SDN Trengguli, personil TNI dilibatkan secara langsung, dengan masuk kepanitian. Peran kepala sekolah sebagai penanggungjawab, unsur TNI menjadi wakil ketua panitia dan pengawasan teknis.
Dikatakan, pihaknya sangat terbantu dengan kehadiran TNI untuk pembangunan sekolah. Pengawasan dirasakan bisa berjalan maksimal. Diperkirakan dengan cara itu bisa menghemat anggaran sebesar 30% , sehingga sisa anggaran oleh pihak dinas pendidikan bisa dignakan untuk anggaran pembangunan yang lain.

Area Parkir Masjid Kurang, Bangun Di Atas Parit

2182.fwDEMAK–Disela-sela kegiatan TMMD, sejumlah prajurit TNI yang yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-96, Kodim 0716/Demak, melakukan karya bhakti yang patut diapresiasi. Yakni, mereka bekerjasama dengan aparat desa dan masyarakat Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam (sebagian non muslim), membangun tempat parkir sebuah masjid, di desa setempat.
Prajurit TNI dimaksud adalah berasal dari Batalyon Infanteri 410/Alugoro, sementara yang di karya bhaktikan adalah area parkir Masjid Al Khoriyah, Dusun Temu Ireng, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam .
Masjid Al Khoriyah merupakan salah satu masjid besar dan bertingkat di wilayah desa Trengguli. Masjid ini sebenarnya sudah luas akan tetapi area untuk parkir kendaraan kurang begitu besar. Atas prakarsa Kepala desa Trengguli, M.Subki beserta tokoh agama setempat, diajukan penambahan area parkir di sekitar masjid.
Lantara lokassi yang terbatas, pembangunan area parkir masjid dibangun diatas irigasi parit. Yakni dengan menutup saluran irigasi dengan ram besi kemudian di cor dengan ketebalan 15 cm dengan lebar lebih kurang 1,5 meter. Sementara anggaran diambilkan dari kas masjid, sedangan dari desa membatu dengan memperkerjakan personel TNI Satgas TMMD Reg 96 di wilayah Kodim 0716/Demak. Termasuk dibantu sebagian masyarakat sekitar masjid.
“Area Parkir ini dibangun juga untuk tempat sholat ketika hari raya idul fitri karena di dalam masjid kurang bisa menampung sebagian jamaah masjid Al Khoriyah sehingga hal itu mendasari kami sebagai kepala desa dan tokoh masyarakat untuk secepatnya membangun area parkir dan tempat sembahyang saat jamaah luber keluar sehingga terasa nyaman untuk tempat beribadah,”ungkap kepala desa Trengguli, M Subki.

Selama TMMD, Warga Trengguli Diminta Manfaatkan Keberadaan TNI

DSC_2002DEMAK—Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P. mengajak masyarakat untuk memanfaatkan TNI karena mereka telah dilengkapi dengan personil, materil, anggaran, peraturan, dukungan tunjangan, kinerja serta dibekali dengan keterampilan dalam membangun desa.
Hal ini disampaikannya kepada tokoh masyarakat pada acara Silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengecek ke lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 dilaksanakan di Jalan Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jum’at Siang (6/05/2016).
Nanang yang lulusan Akmil 96 ini menyampaikan, bahwa TNI juga dibekali dengan sarana dan prasarana serta diatur oleh undang-undang yang artinya pemerintah daerah dan masyarakat tinggal pakai saja. Sehingga sangat rugi kalau tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Dikemukakan, bawha TMMD bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.
Semua kegiatan di TMMD bertujuan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik maupun non fisik. Memantapkan kemanunggalan TNI – Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang juang, alat juang, dan kondisi juang yang tangguh.

Bisa Pacu Prajurit Yang Sedang TMMD, Kasad Singgah di Masjid Agung DemakI

DSC_2026DEMAK— Kedatangan Kepala Staf Angkat Darat (KASAD, Jendral TNI Mulyono di Kota Wali Demak, Jumat (6/05/2016) siang, diharapkan bisa pacu para prajurit yang saat ini tengah diterjunkan di program TMMD Reguler ke-96 Kodim Demak, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam.
Keruan saja, jajaran Kodim 0716/Demak serta Warga Demak Jumat siang itu bungah, menyusul Kasad Jendral TNI Mulyono mengunjungi Kota Wali, dan singgah di Masjid Agung Demak untuk Sholat Jum’at. Kasad datang di Demak bersama rombongan, di antaranya Ibu Ny. Sita Mulyono serta kedua anaknya perempuan.
Kasad dan rombongan langsung di terima Dandim 0716/Demak, letkol Inf. Nanang T.T Wibisono S.A.P yang didampingi Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo S.I.K. Begitu turun dari mobil, KASAD melambaikan tangan kepada warga, dan sejumlah anggota Kodim 0716/Demak serta anggota Polres juga warga yang sudah menunggu kedatangannya langsung berebut salaman.
Masjid Agung Demak dipilih untuk sholat Jum’at bukan tanpa alasan. Jendral TNI Mulyono ada acara di Grobogan untuk Lelayu kakak kandungnya.Untuk itu Masjid Agung Demak dianggap sebagai tempat Transit untuk sholat Juma’at.
Puluhan personil aparat gabungan dari TNI dan Polri berjaga-jaga mengamankan kunjungan Kasad di Demak itu. Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo, mengaku menerjunkan 100 personil Polres Demak untuk mengawal kedatangan rombongan Kasad. Mereka disebar di sejumlah titik lokasi di Demak. Pos penjagaan paling utama adalah kawasan Masjid Agung Demak. Usai shalat Jum’at Kasad dan rombongan lantas melanjutkan perjalanan menuju ke arah Purwodadi.

Indahnya Kebersamaan Dalam TMMDI

IMG_1888DEMAK - Raut wajah masyarkat Trengguli di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Deamak tampak semringah, Rabu (04/05) Siang. Dia gembira menyaksikan jalan di kampungnya yang dulu jelek kalau lewat dan sekarang udah ada pembangunan di sana.
Keceriaan warga masyarakat itu beralasan. Sejak dulu sampai sekarang, warga hanya mampu membangun dengan penambahan dengan menggunakan tanas padas saja. Kalaupun hujan itupun sangat becek dan licin sehingga warga banyak yang putar balik kearah jalan lain.
Sejak itu, warga mengusulkan kepada aparat desa setempat untuk di bangun jalan betonisasi melalui program TMMD karena rakyat merasa lebih dekat dengan TNI.
Pada awal Maret Kodim 0716/Demak melakukan survey lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 Tahun 2016 di Desa Trengguli. Pengerasan jalan dengan betonisasi menjadi salah satu target program itu. Kepala Desa, tokoh masyarakat dan warga sempat ragu-ragu menanggapi rencana itu. Pasalnya warga hanya punya tenaga dan tanpa modal finansial. Namun, kekhawatiran itu sirna ketika Komandan Distrik Militer (Dandim) 0716/Demak, Letkol (Inf) Nanang T.T Wibisono S.A.P memimpin Satgas TMMD ke lokasi kegiatan fisik TMMD.
Seluruh warga gembira menyambutnya. Kehadiran Satgas TMMD,ibarat dewa penolong. Keceriaan tampak sekali di desa Trengguli, basis kegiatan TMMD.
Mereka mulai kerja bareng. Setiap hari, ratusan warga pria dan wanita dewasa hingga anak-anak usia sekolah bersama Satgas TNI bahu-membahu mengecor jalan.
Satgas TNI dinilai kepala Desa M.Subki, memberi banyak nilai positif kepada warga. Kehadiranya mereka di kampung tak hanya menghadirkan kenangan baru di Demak, akan tetapi mereka meninggalkan pesan moral tak ternilai yakni semangat kerja keras, gotong-royong, kebersamaan dan solidaritas.
"Tidak terbayangkan sebelumnya. Ternyata pekerjaan yang besar dan seberat apapun bisa diselesaikan dengan gotong-royong," ujar M.Subki.
Kepala Desa terharu menyaksikan kebersamaan prajurit TNI dan warga. Kedekatan dan keakraban telah menjauhkan jarak dan cara pandang masyarakat terhadap korps berbaju loreng yang dianggap angker dan kasar.

TMMD Membawa Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

DSC_1843DEMAK -Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P menyatakan bangga, bahwa dengan kegiatan TMMD jajarannya di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, bisa meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Die mengatakan, perwujudan bhakti TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan yang meliputi berbagai kegiatan terpadu yang melibatkan peran serta masyarakat dalam bentuk pemberdayaan.
Untuk itu, Dandim Nanang berharap, melalui TMMD tersebut, adanya partisipasi aktif dari warga masyarakat desa sasaran TMMD. Masyarakat berbaur dan turut aktif bersama Prajurit menyukseskan berbagai kegiatan sasaran TMMD.
Selama pelaksanaan TMMD mulai dari Pra TMMD sampai hari ke-3 TMMD di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, Demak, hubungan prajurit dan masyarakat terbina dengan baik.
Untuk kegiatan fisik yang dikerjakan Prajurit Kodim 0716/Demak sudah mencapai hasil yang maksimal berkat bantuan masyarakat setempat. Selama pengerjaan sasaran TMMD ke-96 di Trengguli Kecamatan Wonosalam, Demak, kebersamaan Prajurit dengan rakyat terus ditingkatkan, karena bagi TNI, melalui TMMD ini mampu mewujujudkan indahnya kebersamaan dengan rakyat.
Sementara itu sejumlah masyarakat Trengguli Kecamatan Wonosalam mengaku gembira dengan program TMMD ke-96 di daerahnya, karena akan memperlancar arus lalulintas warga yang selama ini harus melintasi jalan rusak tidak beraspal. Terlebih bila musim penghujan jalan sulit dilintasi.

Kasdim Demak : Kosntribusi Masyarakat di TMMD Cukup Besar

IMG_1941DEMAK – Kasdim 0716/Demak, Mayor Arm. Dede Sudrajat, mengemukakan, kegiatan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716 Demak berjalan sesuai rencana. Hal itu disebabkan dalam pembangunan partisipasi masyarakat cukup besar saat memberikan bantuan.
Hal itu dikemukakan Kasdim di sela-sela kunjungan Kasrem 073/Makutarama, Letnan Kolonel Inf Agustinus Sinaga di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak, Kamis (05/05/2016).
Atas laporan itu, Kasrem Letnan Kolonel Inf Agustinus Sinaga berharap seluruh anggota TNI di wilayah Korem 073/Makutarama, supaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Menjaga keamanan dan membantu Pemkab untuk percepatan pembangunan yang ada di wilayah Kota Wali ini.
''Kepada masyarakat, saya harap kemanunggalan kerjasama antara rakyat dan TNI ini agar terus ditingkatkan. Karena kunci keamanan bagaimana masyarakat dengan TNI termasuk aparat kepolisian dan Pemkab bahu membahu menciptakan keamanan,'' harap Kasrem 073/Makutarama Letkol Inf Agustinus Sinaga.
Senada dengan itu, Kasdim Demak menambahkan, pelaksanaan TMMD Ke-96 sudah berjalan dengan baik, dimana masyarakat juga berperan aktif dalam memberikan bantuan.
''Meskipun masih ada waktu 26 hari lagi, namun disemua titik pembangunan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan program yang direncakan,'' beber Kasdim 0716/Demak.

Kodim 0716/Demak Buat Lomba Karya Tulis TMMD 2016 buat Wartawan

DSC_0426DEMAK-- Kodim 0716/Demak akan selenggarakan lomba Karya Jurnalistik Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 96 TA 2016 Kodim 0716/Demak. Hal itu disampaikan oleh DandimDemak,Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P.dalam acara silaturahmi Dandim dengan media cetak/online dan media elektronik pada Senin pekan lalu. Acara berlangsung di Aula Yudha Makodim 0716/Demak.
Diawal pembukaan Dandim memperkenalkan dirinya, bahwa semenjak lulus dari pendidikan langsung di tempatkan dan bertugas di Ambon selama 8 tahun. Disaat di daerah Ambon dilanda dengan konflik.
” Saya dikirim ke Ambon dalam misi penanganan konflik jadi disana bertemu dengan pasukan tentara lainnya dan disana pula saya semakin bangkit jiwa Nasionalis,’’ kata Dandim yang memiliki dua orang putra itu.
Jadi, lanjutnya, kalau ada yang mencurigakan yang mengarah pada Disintegrasi atau ada pernyataan akan melepaskan diri dari NKRI, maka itu cuma ada di pikiran beberapa orang saja yang sedang di pengaruhi oleh negara luar untuk memporak porandakan kehidupan damai yang sudah kita jaga bersama, ‘’kalau ada demikian dilaporkan ke Kodim sebut Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P,’’ ungkapnya.
 
Semua Wartawan
Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P memaparkan, untuk lomba karya tulis di media online, elektronik, cetak berlaku untuk semua wartawan dengan kriteria dan persyaratan telah diatur di dalam panduan lomba. ‘’Komunikasi sudah banyak terbantu dengan berbagai perkembangan teknologi, ” kata lulusan pendidikan militer 96 ini.
“Dalam Lomba Karya Jurnalistik bertema TMMD itu silahkan mengangkat dari sisi masyarakatnya, misalnya kegiatan dan respon masyarakat di daerah atau foto foto yang menyangkut tema TMMD”papar Dandim
Kali ini di tahun 2016 kita bagi 2 jenis yakni untuk wartawan media cetak/online dan wartawan media elektronik, ‘’masing masing mendapatkan Trofi, Piagam dan uang tunai,’’ kata Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P.

Kasdim Demak Beri Pengarahan Prajurit Yang Diterjunkan di TMMD

DSC_1486DEMAK -- Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang T.T Wibisono S.A.P, melalui Kasdim 0716/Demak Mayor Arm. Dede Sudrajat, memberi pengarahan kepada pasukan SSK dari Batalyon Yonif 410/Alugoro, Yon Zipur-4 Tanpa Kawandya dan Lanal Semarang yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-96 TA. 2016.
Dalam pengarahannya, Kasdim mengatakan agar pasukan yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-96 TA. 2016 yang terdiri dari berbagai satuan ini lebih mengutamakan kebersamaan, tidak bekerja secara individu atau satuan. “Kesampingkan egoisme sektoral, kita semua bekerja atas nama Satgas TMMD, ” tegas Kasdim .
Lebih lanjut Kasdim menekankan pada pasukan/SSK yang tergabung dalam Satgas TMMD akan ditempatkan di rumah-rumah warga. “Jaga sikap dan perilaku dalam bertindak, jangan sampai membuat pelanggaran dalam bertugas. Semua keperluan SSK akan didukung termasuk yang menjadi hak akan diberikan, Selamat Datang dan Selamat Bertugas,” pungkas Kasdim.
Selesai pengarahan Kasdim 0716/Demak, dilanjutkan pengecekan personel oleh Pasi Log Kodim 0716/Demak, Kapten Inf Suparjan. Adapun Pasukan yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-96 TA. 2016 terdiri dari Batalyon Yonif 410 Alugoro , Lanal Semarang dan Batalyon Zeni Tempur-4 Tanpa Kawandya.

Awali TMMD, Gelar Doa Bersama

IMG_1006DEMAK—Mengawali kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 96 TA. 2016, jajaran Kodim 0716/Demak bersama prajurit Batalyon 410/Alugoro,Yon Zipur IV/Diponegoro,TNI AL Lanal Semarang serta masyarakat desa sasaran (Desa Trengguli) menggelar doa selamatan di Balai Desa setempat (Senin, 02/05/2016) malam. Diharapkan, dengan doa bersama itu nantinya kegiatan berjalan dengan lancar dan aman,baik selama dan sesudah TMMD,
Hadir dalam doa bersama itu, Kasdim 0716/Demak, Pasiter, Danramil 03/Wonosalam beserta anggota,Kepala Desa Trengguli beserta jajarannya serta masyarakat Desa Trengguli. Bertindak sebagai pembaca doa, Kyai Haji Rudi dari Desa Trengguli.
Kepala Staf Kodim 0716/Demak, Mayor Arm. Dede Sudrajat menyatakan, TMMD adalah satu-satunya program pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral yang melibatkan komponen penting bangsa yakni rakyat, TNI dan pemerintah serta lembaga kemasyarakatan.
“Karena itu kegiatan TMMD menjadi kegiatan yang sangat strategis dan efektif. Baik untuk pembangunan ekonomi maupun pertahanan keamanan dan kesadaran berbangsa dan bernegara, “ kata Kasdim.

Persit Kodim Demak Gelar Pengajaian Di Bulan Ramadhan

2DEMAK -- Di pagi yang cerah tepatnya pada hari Rabu tanggal 15 Juni 2016, ibu ibu Persit KCK Cab XXXVII Dim 0716/Demak di bawah bimbingan Ny. Nanang T.T Wibisono berkumpul di Aula Makodim 0716/Demak untuk mengikuti Pengajian Ramadhan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dilanjutkan dengan Mauizoh Hasanah, Asmaul Husna, Sholat Duha’, Tilawatil Qur’an, Doa Khatam Qur’an dan Sholawat Nabi Muhammad SAW.
Pengajian Ibu-ibu Persit Kodim 0716/Demak ini sudah berlangsung dalam beberapa hari sejak dimulainya bulan puasa Ramadhan dan akan berlangsung hingga menjelang Idul Fitri 1437 H mendatang, tutur Ny. Nanang T.T Wibisono dalam acara pengajian Ibu-ibu Persit tersebut.
Pengajian ini dimulai pada pukul 08.00 wita dan diikuti sekitar 40 orang Ibu-ibu warga Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0716/Demak yang tempat tinggalnya disekitar Makodim 0716/Demak.
Pengajian tersebut disampaikan oleh Ibu ustadzah Istiqomah dari Kauman Bintoro Demak dengan tema “Keutamaan Amalan di Bulan Ramadhan”. Bulan ramadhan merupakan bulan yang paling istimewa diantara bulan-bulan lainnya. Hal ini dikarenakan bulan ramadhan memiliki keistimewaan yang merupakan bulan dilipat gandakannya amal sholeh, Bulan terdapat malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan yaitu Lailatul Qadar dimana malam tersebut memiliki nilai amalan 1000 bulan atau 83 tahun 6 bulan, Bulan diturunkannya Al-Qur’an, Bulan penuh ampunan dosa, Bulan untuk mencapai taqwa kepada Allah Swt.
Sebagaimana Surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya: ” Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” Orang yang paling mulia dihadapan Allah Swt adalah orang yang bertaqwa kepada-Nya. Yang harus kita lakukan untuk mencapai taqwa dalam bulan ramadhan adalah Melakukan amal ibadah, Mendatangi Majlis Pengajian/Pengetahuan, Selalu melakukan shalat berjama’ah, Berbuat baik kepada kedua orang tua,"tutur ustadzah Istiqomah.
Demikian ringkasan pengajian yang disampaikan oleh Ibu Ustadzah Istiqomah selanjutnya Acara ditutup oleh pembawa Acara, Ny.Rustiyanto. (Pendim 0716/Demak).

Dandim Nanang Matangkan Acara Penutupan TMMD

DSC_5201DEMAK-Dalam rangka mematangkan persiapan Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada 1 Juni 2016, Dandim 0716/Demak, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P, pimpin langung Rapat Koordinasi Teknis persiapan pembukaan TMMD ke-96 Kodim 0716/Demak, Senin Siang (30/5/2016).
Di rapat itu, Dandim bagi tugas kepada jajarannya, yakni meminta untuk mengkoordinasikan secara teknis guna memperoleh kesiapan yang optimal dan hasil maksimal dalam pelaksanaan kegiatan Penutupan TMMD ke-96 nantinya. Hadir di acara itu,
Para Danramil beserta staf dan ibu-ibu Persit.
Dalam arahannya, Dandim memerinci rencana kegiatan pelaksanaan penutupan TMMD ke-96 Di Kodim 0716/Demak, yang saat ini sudah berlangsung selama 26 hari Kegiatan TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam.
‘’Kegiatan ini merupakan wujud nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat serta memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah untuk mendukung suksesnya pembangunan nasional,’’ ungkapnya.

Akan Tampilkan Sejumlah Seni Asli Demak di Penutupan TMMD

IMG_4363DEMAK– Di upacaraPenutupan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak yang rencananya akan dihelat 1 Juni 2016, bakal ada tampilan sejumlah kesenian daerah khas Demak. Diantaranya, Seni Barongan dan tari pesisiran Zipin
Saat ini, latihan Seni Barongan dan tari pesisiran zipin terus dilakukan di lapangan Desa Trengguli, di bawah pengawasan langsung Danramil 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto yang di dampingi kepala Desa Trengguli M.Subki.
Menurut Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang T.T Wibisono S.A.P melalui Danramil Wonosalam, latihan tari musik rebana dan tari pesisiran zipin sudah dilaksanakan kurang lebih satu bulan ini. ‘’Kami benar-benar mempersiapan sematang mungkin. Harapannya, saat hari H pementasan nanti para peserta tari musik rebana dan tari pesisiran zipin bisa lebih maksimal dan tidak ada lagi kesalahan,’’ ungkap Danramil.
Dijelaskan, kenapa pentas musik rebana dan tari pesisiran zipin akan ditampilkan saat pembukaan TMMD ? Menurut Danramil Rustiyanto, diharapkan pentas seni tradsional khas Demak tersebut, kedepan bisa di agendakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Demak, dalam rangka memotivasi generasi muda agar selalu ingat tradisi dan kebudayaan kota Demak.

Satgas TMMD Kodim Demak Bantu Petani Panen

IMG-20160215-WA0053DEMAK--Babinsa Koramil 03/wonosalam Kodim 0716/Demak, Desa Trengguli yang tergabung dalam Satgas TMMD REG 96 TA.2016, membantu petani panen padi dalam rangka mendukung program pemerintah yaitu swasembada pangan, sabtu (28/05). Kali ini panen padi dilaksnaakan di sawah milik Kamto, anggota kelompok tani Maju Jaya, seluas 1,3 Ha.
Dalam panenan padi tersebut, Babinsa dan para petani semangat dalam memisahkan antara padi dan jeraminya. Selama ini Babinsa selalu ada ditengah-tengah para petani. “saya tak mengenal lelah walaupun berjibaku dengan lumpur dan gatal-gatal dibadan karna Babinsa selalu siap terjun langsung dilapangan membantu, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini,’’ ungkap Babinsa Sersan Seger.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani, Sanyoto membenarkan, bahwa dalam menyukseskan program swasembada pangan ini, Angkatan Darat atau TNI memerintahkan babinsa supaya selalu mendampingi petani di lapangan. Serta berkoordinasi dengan PPL dan Klomtan dalam menjalankan tugas di lapangan.

Jelang Penutupan TMMD, Kodim Demak Gelar Rapat Evaluasi

DSC_1394DEMAK– Jelang penutupan TMMD, Kodim 0716/Demak gelar rapat koordinasi evaluasi untuk menyiapkan segala sesuatunya. Rapat dilaksanakan, di aula Makodim 0716/Demak Jalan Kyai Singkil No.01 Demak Kota, Sabtu (29/5/2016).
Rapat dipimpin langsung oleh Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P didampingi Kasdim 0716/Demak beserta Perwira Staf Kodim 0716/Demak. Dalam kesempatan tersebut disampaikan beberapa masukan-masukan dari masing-masing peserta rapat, terkait perkembangan program fisik maupun non fisik yang telah dilaksanakan maupun yang masih dalam proses penyelesaian.
Selain evaluasi kegiatan, juga dibahas persiapan acara penutupan TMMD ke 96 Kodim 0716/Demak. Target kegiatan TMMD adalah pengembangan dan pembangunan fisik dan non fisik di lokasi sasaran. Kegiatan fisik lebih diutamakan untuk membangun infrastruktur (pengerasan jalan dan RTLH) di lokasi sasaran, yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Di TMMD Kodim Demak, Bidan Desa Siap Kembangkan Kampung KB

IMG_3162DEMAK-- Bidan desa dari Desa Trengguli dan desa lainnya yang menjadi sasaran TMMD REG 96 TA.2016 Kodim 0716/Demak, akan mengembangkan kampung KB dengan siap memacu peningkatan pencapaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). 
Kesiapan tersebut disampaikan saat Bapermas KB Kabupaten Demak memberikan penyuluhan kepada peserta pelatihan Komunikasi Interpersonal/Konseling (KIP/K) menggunakan Alat Bantu Pengambilan Keputusan (ABPK)  ber KB yang terdiri dari bidan yang bertugas di penyuluhan TMMD, yang berlangsung di Trengguli, Sabtu (28/5/16).
Ketika melakukan praktek konseling terhadap calon akseptor dan peserta KB ganti cara yang berlangsung kemarin, para bidan peserta pelatihan berhasil mengajak calon  akseptor KB menggunakan kontrasepsi Impant dan IUD, dan akseptor KB yang berganti cara dari kontrasepsi suntik dan pil menjadi akseptor KB implant dan IUD.
Bidan Noviyanti S.St yang bertindak sebagai fasilitator menjelaskan, setelah memperoleh pengetahuan dan melakukan praktek simulasi, para bidan peserta pelatihan semakin terampil dan berhasil meyakinkan calon akseptor dan akseptor ganti cara sehingga diperoleh 9 akseptor KB MKJP.
”Kalau mereka menggunakan mekanisme konseling dengan benar dan tepat disertai dengan penjelasan yang lengkap, akan semakin membuat masyarakat secara sukarela menggunakan MKJP” ujar Noviyanti.

Persit Kodim Dedmak Berdayakan Perempuan di Ajang TMMD

7DEMAK –Dalam mendukung TMMD ke-96 Kodim 0716/Demak, ibu-ibu Persit Kodim Demak melakukan beberapa kegiatan bersama masyarakat dalam rangka memberdayakan sumber daya perempuan warga di Desa Trengguli (Desa sasaran TMMD).
Salah satu kegiatannya adalah memberikan penyuluhan tentang mengolah buah Jambu menjadi manisan. Pemilihan Jambu sebagai olahan dilatarbelakangi karena di wilayah Demak jumlah Jambu cukup banyak, karena masyarakat rata-rata banyak yang menanam Jambu di kebunnya.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK Cab XXXVII Kodim 0716/Demak, Ny. Nanang T.T Wibisono dan diikuti oleh 50 orang warga masyarakat Desa Trengguli. Resep yang ditampilkan pada kegiatan ini adalah cara membuat aneka manisan dan Minuman dari Belimbing.
Setelah acara selesai, manisan Jambu yang sudah jadi diberikan kepada peserta yang hadir untuk dicicip. Sontak peserta pun bertepuk tangan karena manisan Jambu yang dimasak oleh Pengurus Persit KCK Cab XXXVII Dim 0716/Demak tersebut enak rasanya. ‘’Penyuluhan lainnya akan diberikan kepada warga sebagai wujud kebersamaan Persit dan masyarakat serta untuk mendukung tugas TNI dalam melaksanakan TMMD ke-96,’’ ungkap Ny. Nanang T.T Wibisono.

Satgas TMMD Sempatkan Ziarah ke Makam Raja Demak

IMG_0437DEMAK - Setelah selesai bekerja di lokasi TMMD REG 96 di desa Trengguli kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, puluhan prajurit yang ingin menambah kasanah budaya dan mempertebal keimanan, menyempatkan diri berziarah ke Makam Raja Demak di Kompleks Masjid Agung Demak, Jum’at (27/05). Sekedar diketahui di bulan ini bertepatan dengan bulan sya’ban.
Pada kesempatan tersebut digunakan prajurit untuk berziarah. Selagi ada kesempatan di Demak dan sekaligus wisata religi dan mendoakan para penegak agama khususnya Islam. Sebagaiman tradisi, di bulan Syaban banyak orang berziarah dalam memasuki bulan Ramadhan.
Bulan sya'ban adalah bulan penuh kebaikan, bulan dinaikkannya semua amalan manusia kepada Allah SWT. Oleh karnanya, kita disarankan untuk memperbanyak beramal sholeh dan berpuasa. Amalan yang disunahkan oleh Nabi adalah berpuasa di bulan sya'ban. Karena bulan Sya'ban dekat dengan bulan Ramadhan, maka bagi mereka yang memiliki hutang puasa diwajibkan untuk segera melunasinya. Jangan sampai ditunda hingga melewati bulan Ramadhan berikutnya.
Dikalangan orang jawa, bulan Sya'ban ini disebut dengan bulan ruwah. Dimana kata ruwah ada kesamaan dengan kata arwah. Dalam tradisi masyarakat jawa, dibulan ruwah inilah arwah para leluhur atapun saudara yang telah mendahului kita menengok keluarga yang ditinggalkan didunia. Oleh karena itu, keluarga yang ditinggalkan banyak yang mendo'akan arwah para leluhur tersebut maupun keluarganya menjelang bulan ramadhan tiba. Banyak kegiatan yang dilakukan orang jawa khususnya dibulan ruwah, diantaranya yaitu kirim do'a, sedekah, tahlil, tahmid, serta berziarah ke kubur.
Memang tradisi berziarah ke kubur dibulan sya'ban (ruwah) tidak dapat dipisahkan oleh masyarakat jawa khususnya. Bagi sebagian orang, berziarah kubur menjadi semacam kewajiban yang bila ditinggalkan akan terasa ada yang kurang dalam hal menyongsong bulan ramadhan. Dari keterangan yang pernah saya baca, berziarah ke kubur memang masa awal-awal Islam dilarang oleh Rasululah SAW. Dikarenakan kondisi sosiologis masyarakat Arab, pola pikir masyarakat yang masih didominasi dengan kemusyrikan. Dan juga tingkat keislaman mereka yang masih lemah. Oleh karna itu Rasulullah mengkhawatirkan terjadinya kesalahpahaman ketika mereka berziarah kubur baik dalam berperilaku maupun berdo'a.
Seiring dengan perkembangan jaman, maka pola pikir dan tingkat keislaman seseorang semakin berambah, maka berziarah kubur diperbolehkan. Seperti halnya Rasulullah SAW yang pernah berziarah kubur ke makam ibundanya. Berziarah kubur memiliki faedah untuk mengingatkan kita akan kematian dan akhirat.

Prajurit Satgas TMMD Kodim Demak Gerakkan ” JUMSIH “

DSC_4319DEMAK--Kebersihan merupakan bagian dari iman. Kebersihan inilah yang selalu menjadi fokus utama Satgas TMMD REG 96 serta warga Desa Trengguli karena tidak ada masyarakat dimana pun yang senang melihat lingkungan tempat tinggal mereka kotor akan sampah. Atas dasar itulah penduduk Desa Trengguli mengadakan sebuah kegiatan bernama Jumat Bersih (Jumsih). 
Sesuai dengan slogan “Jumat bersih, Sabtu hijau, Minggu sehat” baru-baru ini yang cukup menarik perhatian publik dan mendapat tanggapan positif dari warga masyarakat di beberapa daerah dalam manifestikan ke lingkungan sekitar kita.
Jumat bersih merupakan sebuah kegiatan gotong royong masyarakat untuk membersihkan lingkungan rumah mereka. Kegiatan menarik ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat terutama masyarakat Dusun Temu Ireng Desa Trengguli,Wonosalam.
Masyarakat Dusun Temu Ireng biasa melakukan kegiatan jumat bersih pada setiap hari Jumat setelah sebelum Sholat Jum’at sekitar jam 08.00 - 10.30 WIB. Prajurit Satgas TMMD REG 96 TA.2016 serta Bapak bapak menjadi penggerak utama kegiatan itu.
Dengan menggunakan topi caping sambil membawa sapu ijuk menjadi ciri khas mereka. Dalam melakukan jumsih. Mereka mencabuti tumbuhan liar yang menganggu, menyapu jalan hingga memunguti sampah yang ada di jalan
Semua kegiatan dilakukan dengan santai. Karena TNI dan warga melakukannya sambil berbincang satu sama lain, tidak jarang pula mereka tertawa membicarakan suatu hal tertentu. Adanya camilan dan minum menjadi pemanis kegiatan jumsih ini. Selain bertujuan untuk membersihkan lingkungan, kegiatan juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Dusun Temu ireng karena setelah kegiatan bersih-bersih akan diadakan acara makan bersama (Jlaburan) di salah satu rumah warga.

Dandim Demak Sosialisasi Empat Pilar di Giat TMMD

DSC_5057DEMAK – Dalam rangka memberikan pencerahandan membuka wawasan kepada generasi muda khususnya para siswa-siswi, Dandim 0716/Demak, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P memberikan kegiatan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada para siswa-siswi di Gedung Gapensi Demak, Sabtu (28/5/2016).
Pemberian pembekalan wawasan kebangsaan tersebut di selenggarakan FKPPI Kab Demak dalam rangkaian Giat TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak sekolah yang sekarang ini kurangnya pengertian dan pemahaman mengenai Pancasila serta latar belakang proses pertumbuhan Pancasila sebagai falsafah negara.
Dandim Nanang menyampaikan tentang pentingnya Wawasan Kebangsaan bagi generasi muda. Karena generasi muda sebagai tulang punggung bangsa yang kelak akan memimpin negeri dan bangsa tercinta ini.
“Perlunya pemahaman di kalangan Mahasiswa tentang 4 Pilar Kebangsaan atau yang dikenal juga dengan istilah 4 Dasar Konsensus Berbangsa dan Bernegara, yakni Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” ungkapnya. .
Bila sudah di pahami, menghayati dan meresapi 4 Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara, maka yakinlah tidak akan ada lagi fanatisme sempit keagamaan, primodialisme (rasa kedaerahan) yang berlebihan dan perpecahan yang mengarah pada disintegrasi bangsa.
Diakhir pengarahannya, Dandim Nanang juga memberikan motivasi belajar kepada seluruh siswa agar kelak nantinya sukses menjadi orang berguna bagi bangsa dan negara.

Sosialisasi Pertanahan Di TMMD Demak

IMG-20160528-WA0030DEMAK—Pelaksanaan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak, diwaranai dengan penyuluhan program Prona dan sosialisasi pertanahan. Kali ini Kodim Demak menggandenga Kantor Pertanahan Kabupaten Demak. Acara berlangsung Balai Desa Trengguli kecamatan Wonosalam.
Acara itu perlu diadakan karena untuk memberi pemahaman kepada warga masyarakat sekaligus peserta program Prona tentang berbagai hal. Baik berupa tata laksana kegiatan Prona, Persyaratan dokumen yang harus dilengkapi peserta serta Persyaratan dilakukan pengukuran.
Kepala Seksi Hak Tanah, Kantor Pertanahan Demak, Isa Widyatmoko, selaku dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Demak memberi apresiasi kepada warga masyarakat yang proaktif mengikuti Program ini.
Menurutnya, sertipikat sebagai tanda bukti hak atas tanah yang diakui secara Hukum positif di Indonesia sangat penting. ‘’Warga masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya dan apabila sertipikat telah selesai nanti dapat bermanfaat bagi warga masyarakat itu sendiri,’’ungkapnya..
Dikemkakan Isa, di tahun 2016, Kantor Pertanahan Kabupaten Demak mendapatkan prona sebanyak banyaknya untuk wilayah Kabupaten Demak. Untuk itu, di acara sosialisasi diberikan kesempatan kepada warga untuk bertanya langsung yang berkaitan masalah pertanahan ditempatnya.

Melalui TMMD, Kodim Demak Pelopori Penanganan Sampah

DSC_4724DEMAK –Ada pemandangan unik di lokasi sasaran TMMD REG 96 di Wilayah Kodim 0716/Demak, di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, yaitu tempat rosok sampah. Untuk itu TNI Kodim demak mempelopori bagaimana cara yang dilakukan agar sampah itu bisa tertangani dengan baik.
Selain membuat TPA ( Tempat Pembuangan Sampah) di beberapa tempat warga berinisiatif mendirikan BS ( Bank Sampah). Dari BS inilah sampah-sampah itu dipilah sesuai dengan klasifikasinya . Setelah itu bisa jadi uang sehingga menguntungkan.
Salah satu Bank Sampah di daerah Demak yang cukup dikenal adalah BSK ( Bank Sampah Kuncir ) desa Kuncir kecamatan Wonosalam. Pelopor Bank Sampah di Demak ini kini telah mempunyai puluhan Mitra BS yang tersebar di berbagai pelosok Demak.
Slamet Wartoyo pengelola BS Kuncir dalam lamannya menuliskan bahwa BSK merupakan bank sampah induk area kota  yang melayani area kecamatan Wonosalam – Mijen- Demak Kota . Di tempat tersebut diadakan penampungan dan pemilahan sampah. Sehingga setiap harinya di tempat ini tiada sepi dari tansaksi dari BS di tiga kecamatan itu.
Di jelaskan berbagai jenis sampah atau rosok tidak ada yang terbuang percuma semua ada nilainya sendiri-sendiri. Oleh karena itu agar lebih cepat penangannya dan jadi uang BS mitra bisa memilah-milah sendiri sampah dari warga masyarakat. Biasanya di masukkan dalam zak-zak sesuai dengan jenisnya.
Adapun  sampah plastic terbagi Plastik: Aqua Gelas , Botol Aqua . Ale-ale  jenis ember-emberan  warna. Plastik atau Atom Campuran . Sedangkan Besi terbagi  besi super kategori A, cirinya padetdan buntet. Sedangkan  type B orang jawa bilang “krecek” seperti  paku,kawat,besi-besi  tipis. Ada juga besi dari berbagai macam kaleng: bekas cat,roti,minyak/tiner,byagon,pylox.
Nah itulah salah satu cara untuk mengatasi sampah di pedesaan. Memang untuk mendirikan bank sampah di pedesaan cukup sulit butuh komitmen yang kuat. Namun jika ditekuni dengan baik BS ini akan mempunyai nilai tambah yang luar biasa. Selain bisa membuka lapangan pekerjaan juga bisa mengatasi sampah di berbagai sudut desa.

Anak Sekolah Rasakan Manfaat Jalan Yang Dibangun TMMD

IMG_2421DEMAK – Program Bedol jalan TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) Kodim 0716 Demak di Kampung Temu Ireng, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak, sudah mulai dinikmati warga. 
Sejak dibukanya jalan ini, setiap hari warga sudah mulai ramai melintasinya. Terutama anak-anak sekolah ikut menikmati jalan baru ini dengan menjadikannya tidak hanya lintasan jalan pulang dan pergi sekolah, tetapi juga sebagai sarana rute olahraga .
Aira, salah satu siswi PAUD Siwi Lestari mengaku sengaja melintasi jalan baru ini menuju sekolahnya agar lebih dekat. “Biasanya kan lewat jalan lain lebih jauh,” ujarnya. Sementara sejumlah siswa yang sedang melakukan kegiatan olahraga juga menikmati lintasan jalan ini. “Enak lewat jalan sini, udaranya masih segar dan belum terlalu ramai kendaraan, jadi aman dipakai rute olahraga,” ujar Sri lestari, salah seorang guru PAUD yang mengawal siswanya.
Warga berharap ada peningkatan kondisi jalan selain pembukaan oleh program TMMD ini. “Mudah-mudahan tidak hanya berupa jalan kampung saja seperti ini, tapi nanti bisa bangun jalan ke sekolah. Jadi benar-benar layak untuk dilintasi,” kata Parman, warga setempat. Meskipun demikian, mereka mengaku sangat berterimakasih dengan pembukaan jalan ini karena sudah membuka akses jalan menuju kampung mereka.

Terus Digelorakan di TMMD Kodim Demak, NKRI Tidak Bisa Ditawar

indexDEMAK – Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia semakin hari menghadapi ujian yang tidak ringan dengan bermunculannya gerakan-gerakan menyimpang atau radikal, seperti ISIS dan Gafatar. Sebab, gerakan-gerakan itu mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Problem idelologi harus kita kawal untuk kita tuntaskan. Pancasila, UUD 45, NKRI tidak bisa ditawar. Jika kita masih mendengar keterlibatan warga bangsa di ISIS atau Gafatar (misalnya), itu menjadi pekerjaan rumah kita,” tandas Anwar Kasi Linmas Kesbangpol Kabupaten Demak dalam rangka penyuluhan TMMD REG 96 wilayah Kodim 0716/Demak Balai desa Trengguli, Rabu (25/05).
Anwar membeberkan, hingga kini masih ada eks-Gafatar dari luar Kabupaten Demak yang tidak kembali ke daerah asalnya karena ada penolakan untuk tinggal di daerah asalnya. Dia pun mengambil alih dengan mengizinkan tinggal di Demak dan memberikan pembinaan bagaimana berbangsa dan bernegara dengan baik. Pemda mau mengambil alihnya karena mereka tetap Warga Negara Indonesia dan pemerintah punya tanggungjawab mengayominya.
“Kita perlu persepsi yang sama bagaimana mengelola anak bangsa untuk bisa berbangsa dan bernegara dengan baik,” ujarnya.
Anwar mengapresiasi Satgas TMMD REG 96 di kodim 0716/Demak yang menyelenggarakan program bela negara untuk warga Trengguli yang menjadi sasaran TMMD. Dia berharap, seluruh unsur Terkait, bisa memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat bahwa NKRI harga mati dengan nilai-nilai Pancasila yang dimiliki.
“Kita harapkan seluruh civitas akademika bisa terjun ke masyarakat, memberikan penyuluhan, sosialiasi bagaimana harga mati berbangsa dan bernegara dengan nilai-nilai (Pancasila) yang kita miliki itu tidak boleh bergeser satu millimeter pun,” katanya tegas.

Sosialisasi Kamtibmas di TMMD Kodim Demak, Libatkan Ketua RT dan Perwkilan Warga Masyarakat

IMG-20160525-WA0051DEMAK--Kegiatan tatap muka di arena TMMD Kodim Demak, dengan seluruh ketua RT dan masyarakat di desa Tengguli digelar di Balai Desa Trengguli, Rabu (25/05/2016) malam. Hadir di acara itu, Kasat Binmas Polres Demak, mewakili Kapolres Demak beserta Kapolsek Wonosalam. Juga Camat Wonosalam, Danramil Wonosalam dan Kepala Desa Trengguli
.Di kesempatan itu, disosialisasikan soal situasi Kamtibmas yang terjadi di wilayah Desa Trengguli. Baik soal kriminalitas maupun tindak pidana yang terjadi selama bulan Januari, Februari,Maret serta April tahun 2016.
Dikemukakan, di bulan-bulan itu kriminalitas di wilayah Kecamatan Wonosalam cenderung meningkat. Untuk itu Polsek Wonosalam beserta unsur Muspika lainnya diminta untuk bekerja sama dengan perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) melakukan penyuluhan. Hal itu guna menekan angka kriminalitas yang terjadi di wilayah tersebut.
Keikut sertaan masyarakat serta kepedulian masyarakat terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat mutlak diperlukan. Ditekankan, perlu segera untuk membuat Pos Kamling di tingkat RW maupun di RT, sebagai pemberdayaan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan keamanan terhadap gangguan kamtibmas.

Sasaran Fisik TMMD Demak Hampir 100% Jadi

IMG_2458DEMAK - Masyarakat desa Trengguli Kecamatan Wonosalam yang menjadi sasaran dari program TMMD Ke-96 Kodim 0716/Demak sudah tidak sabar lagi menunggu dan menikmati hasil kerja keras Prajurit yang bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat dalam membangun sarana fisik yang dibutuhkan masyarakat setempat. Karena TMMD Ke-96 ini pembangunanya sudah mencapai seratus persen dari sasaran pokok, tinggal menghitung beberapa hari saja, karena kurang dari seminggu kegiatan ini akan segera ditutup.
Namun dalam pelaksanaan kegiatan TMMD Ke-96 ini masih 90 persen dari kegitan tambahan dan finising yang menjadi kekurangan dalam giat fisik maupun non fisik, Namun tidak mengurangi kegiatan bergotong royong bersama masyarakat dalam penyelesaianya, baik prajurit maupun warga masyarakat yang ada dilingkunganya.Ini semua dilakukan untuk kepentingan dan kepedulian TNI, seperti yang dikerjakan Prajurit Kodim 0716/Demak.
Saat ini lebih difokuskan pada sasaran fisik Program TMMD Ke-96, kegiatan yang dilakukan hanya tinggal pemolesan dan pengecatan saja, karena tinggal beberapa persen saja, pengerjaan  pembangunan akan segera rampung, sesuai sasaran dan waktu yang sudah ditentukan.

Gandeng Kesbangpol, TNI Kodim Demak Ajak Warga Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

1DEMAK - Gandeng Kesbangpol, TNI Kodim Demak di program TMMD Reguler ke-96, ajak warga untuk tingkatkan wasan kebangasaan. Menurut Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Demak, Anwar, perlu menguatkan wawasan kebangsaan bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Dikemukakan, penguatan wawasan kebangsaan tersebut untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan guna pemberdayaan serta penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada nilai Pancasila. Juga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang wawasan kebangsaan tersebut, dalam waktu dekat kami juga akan melaksanakan kegiatan yang dapat menunjang penguatan wawasan kebangsaan tersebut," katanya.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Demak mengajak stakeholder untuk membuat terobosan dalam rangka peningkatan wawasan kebangsaan di Kabupaten Demak., karena banyak yang tidak paham akan nilai-nilai yang terkandung baik dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, Bhineka Tunggal Ika, demi tercapainya penguatan NKRI.
Menurut Anwar, nilai wawasan keangsaan yang terwujud dalam persatuan dan kesatuan bangsa memiliki enam dimensi manusia yang bersifat mendasar dan fundamental, yakni, penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang maha kuasa, tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka dan bersatu, cinta akan tanah air dan bangsa, demokrasi atau kedaulatan rakyat, kesetiakawanan sosial, hingga terciptanya masyarakat adil dan makmur.

Tim Sergap Kodim 0716/Demak Sudah Bereaksi Di Sawah

IMG-20160524-WA0034DEMAK-Tim Sergap Kodim 0716/Demak berhasil menyerap gabah 16 ton gabah kering dari Gapoktan Sido Mukti pemilik haji Abdul Wahid Desa Gempol Denok Kecamatan Dempet Kabupaten Demak,Rabu 25 Mei 2016.
Penyerapan gabah petani dilakukan bersama Bulog Sub Drive Semarang bapak Dwi.S dan Tim Sergap Kementan yang terdiri dari 3 orang (Dody Budi,Taupan serta Dedi) sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Demak agar  petani tidak dicurangi pedagang dari luar,sekaligus membantu program pemerintah mencukupi stok beras Nasional.
Tim Sergap (Serap Gabah Petani) berhasil melaksanakan Koordinasi dan langsung melaksanakan Panen Padi dengan Luas lahan yang di panen 3 Ha, hasil gabah sebanyak 16 Ton, dengan harga GKP petani Rp.3.800 /Kg.Dari hasil Gabah yang  di Sergap akan di bawa ke gudang penampungan yang sudah menjadi Mitra Kerja Bulog untuk di keringkan.  
Anggota Satgas Sergap Danramil 04/Dempet Kapten Czi Alimuddin dan Anggota Babinsanya mengatakan “Kami melaksanakan perintah untuk pengecekan dan mengajak para petani dan pengepul gabah untuk menjual berasnya ke Bulog dan kami juga pengawalan gabah sampai ke Gudang Bulog Kab. Demak, sebagai aparat teritorial sudah merupakan tugas kami untuk terjun langsung ke lapangan, berapapun jumlah gabah yang dapat dan di kirim Gudang Bulog siap menampung.”Ungkap Danramil 04/Dempet.
Danramil 04/Dempet Kapten Czi Alimuddin menambahkan, penyerapan gabah ini dari tangan petani sebagai upaya untuk memotong mata rantai kecurangan para pembeli gabah dari luar Kabupaten Demak yang merugikan petani,sekaligus menjadi penyemangat petani menanam padi ,serta untuk mencapai  target stok beras kabupaten Demak ke bulog.”tambah Danramil.
Dalam kegiatan Sergap ini Masyarakat Petani Sangat Antusias dan Menerima dengan baik kedatangan Tim Sergap Kelokasi Area Persawahan Karena banyak menguntungkan Para Kelompok Tani  mulai dari Membabat, waktu menimbang, timbangan yang di gunakan dalam posisi normal dan harga Gabah Tidak anjlok serta banyak membantu dan menguntungkan para Petani.

Satgas TMMD REG 96 Bantu Rehab Rumah Ibu Kustinah

13DEMAK-- TMMD fisik diwilayah Kodim 0716/Demak, di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, menyentuh rehab rumah . Tepatnya dirumah yang ditempati oleh Mbah Kustinah. Rumah itu, selama lebih dari 70 thn ini belum pernah di renovasi berhubung tidak mempunyai biaya. Semenjak sepeninggal suaminya 10 tahun silam.
Ibu Kustinah menghidupi anaknya dari upah bantu-bantu bekerja dari para tetangganya. Rumah yang kondisi kerusakan cukup parah mungundang simpati dari Ketua Rt dan pihak TNI dari Kodim 0716/Demak, maka ibu Kustinah mendapatkan bantuan renovasi rumah.
Dengan rasa haru dan bangga ibu Kustinah menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada bapak TNI yang bersedia membangun rumah yang hampir roboh ini.
“Saya sudah pasrah pak habis bagaimana lagi ,saya orang susah pak.Saya tidak bisa membalas kebaikan dari Bapak Bapak hanya Allah yang bisa membalasnya sambil menunjuk kepada Prajurit yang sedang bekerja,”katanya sambil menetes air matanya.
Saat ini rumah ibu Kustinah dalam tahap pengerjaan pembongkaran atap rumah dan sebagian prajurit melaksanakan pemelasteran lantai halaman depan dilakukan oleh prajurit Yonif 410 Alugoro ,Yon Zipur 4/Tanpa Kawandya dan TNI AL 10 orang.

Satgas TMMD Bongkar Warung Yang Dianggap Mengganggu Jalan

9DEMAK – Sekitar 10-an warga Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam beserta Satgas TMMD REG 96 TA.2016, mengeksekusi warung yang menghalangi jalan masuk gapura desa Trengguli menuju lokasi TMMD, Rabu (25/05). Warung itu, diduga menjual minuman keras dan prostisusui.
Pembongkaran tersebut sesuai hasil musyawarah yang dilakukan masyarakat dengan pihak-pihak tertentu. Mereka sepakat melakukan eksekusi dan mendesak agar pemilik warung menutup dan membongkar tempat usahanya.
Demikian disampaikan Kepala Desa Trengguli M.Subki didampingi Ulama KH.Muklas Sirodj, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta lapisan masyarakat lainnya melalui Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Trengguli, di sela-sela aksi pembongkaran kepada wartawan, Rabu Pagi (25/5).
Danramil 03/wonosalam Kapten Inf Rustiyanto, didampingi Babinsa Trengguli Serda Seger, mendukung seutuhnya eksekusi warung yang menghalangi pemandangan jalan menuju desa itu.
Apalagi warung tersebut tidak memiliki surat izin usaha perdagangan (SIUP), warga semakin gampang untuk mengeksekusi warung milik AS. Sebab, warung tersebut sangat mengganggu warga saat sedang menyeberang jalan karena ketutup warung tersebut sehingga sering terjadi kecelakaan,akan tetapi pihak desa tidak terus semena mena pihak yang di bongkar mendapat ganti rugi.
“Hal ini perlu ditinjau ulang terkait kepemilikan warung yang berdiri di tepi jalan dan sungai sepanjang jalan Trennguli-Demung yang menurut kami izin tidak di berikan karena bukan saluran air itu untuk irigasi warga dan sangat mengganggu aktifitas warga ,” ujar M.Subki.
Sementara itu pihak yang punya warung AS,menyetujui dengan pembongkaran tersebut dan sekaligus meminta maaf atas di bangunnya warung tersebut dan dia berterima kasih telah di bantu pak TNI khususny Satgas TMMD untuk pembongkaran karena untuk memindahkan warung ketempat yang telah di setujui saya tidak mengeluarkan biaya,”Ujar AS
“Kami dari pihak TNI khususnya Satgas TMMD hanya membantu warga hanya tenaga saja untuk saran dan koordinasi lebih lanjut diserahan kepada pihak aparat desa,kami di mintai pak Kades untuk membongkar dan yang punya warung juga menyetujui untuk di bongkar ,jadi tidak ada masalah kedepan,” ungkap Danramil 03/Wonosalam saat di tempat pembongkaran.

Begitu Mudahnya Memperoleh Informasi Kegiatan TMMD Kodim Demak

DSC_3461DEMAK – Bagi masyarakat maupun media yang ingin mengetahui perkembangan pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan Kodim 0716/ di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, cukup mudah. Sebab di lokasi kegiatan didirikan posko media center yang memberikan informasi tentang kegiatan TMMD yang dilaksanakan.
Di posko yang di pusatkan di Balai Desa Trengguli itu, semua kegiatan tahapan pelaksanaan kegiatan fisik maupun non fisik serta keuangan ditempel di papan panel yang telah disediakan.  
Di posko ini jajaran kodim selalu meng-up to date laporan kondisi terkini terkait pengerjaan. Seperti perkembangan persentase pembangunan di 25 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Desa Trengguli . Mulai tahap awal, dari pemugaran hingga dimulainya pemasangan batu bata hingga berlangsungnya penyemenan serta pengecatan.
“Ini bagian dari keterbukaan publik yang kita laksanakan. Agar masyarakat tahu semua kegiatan yang sedang dilaksanakan,” tegas Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang, Rabu ( (25/05/2016).
Khusus untuk RTLH yang mendapatkan dukungan biaya, material tambahan dari saudaranya maupun pihak keluarga, kesatuan di posko juga diminta mencatat dan membuat laporan tersendiri. Dikarenakan diketahuinya ada sebagian RTLH yang bangunannya melebihi dari budget TMMD.“Semua laporan kita susun dan tempel di papan ini,” jelas Dandim Nanang sambil menunjukkan papan panel laporan.

Prajurit TMMD dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

2DEMAK – Puluhan Prajurit TNI dari Satgas TMMD REG 96 TA.2016 serta warga dari desa Trengguli di Kecamatan Woinosalam, Demak, menggelar aksi bersih-bersih saluran di sepanjang jalan Trengguli – Demung.Kegiatan ini dilakukan selain untuk mengantisipasi genangan dan banjir juga mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Di RW 2 Dukuh Temu Ireng, ratusan warga membersihkan tumpukan sampah yang ada di saluran dan lingkungan. Kepala Desa Trengguli M.Subkhi mengatakan, gotong royong membersihkan ligkungan ini salah satu upaya mengatasi banjir.
“Mudah-mudahan kerja bakti ini banyak manfaatnya. Air dapat mengalir dengan lancar ke muara sehingga kalau hujan tidak meluap menggenangi pemukiman warga,” katanya.
Menurutnya, kerja bakti melibatkan seluruh komponen masyarakat Trengguli dari pengurus RT, RW, LMK dan masyarakat. Kegiatan ini mendapatkan bantuan dari Sudin Kebersihan dengan mengangkut sampah dan puing bangunan untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir sampah.
Hal sama dilakukan warga trengguli lainnya. “Bersih-bersih lingkungan ini rutin dilakukan masyarakat setiap satu minggui. Selain mencipatakan lingkungan bersih dan indah, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana bersilahturahmi antara warga,” kata Kepala Desa Trengguli M.Subkhi. didampingi Ashari Alwi, Ketua RW 01.
Sementara itu Komandan SSK Satgas TMMD REG 96 Lettu Inf Sunarta, yang ikut serta dalam kegiatan ini mengaku sangat bangga dengan upaya masyarakat Trengguli dalam mengantisipasi banjir. Warga dan aparat kompak melakukan kerja bakti.
“Kegiatan ini memang harus dilakukan secara rutin. Saya nyakin jika seluruh warga menyadari arti kebersihan maka Demak akan bebas banjir dan sampah serta meraih Adipura bisa terwujud. Makanya saat inilah waktunya kita bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah di sembarangan tempat terutama di kali atau di saluran air,” katanya.

Jaring Talenta Muda ,Satgas TMMD Adakan Turnamen Futsal

32DEMAK - Dalam rangka memeriahkan kegiatan Tentara Manunggal Membanguan Desa (TMMD) REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak pimpinan Satgas TMMD ke 96 Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P menggelar turnamen futsal dilapangan Futsal milik H.Daryanto, diDesa Trengguli, Kecamatan Wonosalam Demak pada Senin malam (23/05).
Menurut panitia pelaksana kegiatan, Ali Murtadho, turnamen ini dilaksanakan demi menjalin tali silaturrahim antar prajurit TNI dan masyarakat dalam cabang pemuda dan mengembangkan bakat yang dimiliki oleh kader pemuda desa Trengguli.
“Dengan turnamen ini, kami berharap bakat yang dimiliki oleh kader pemuda Trengguli akan lebih berkembang khususnya futsal,” jelas Ali Murtadho.
Lebih lanjut, Ali mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan yang ke sekian kalinya dari berbagai kegiatan menjelang TMMD yang akan berlangsung di desa Trengguli dan Kuncir Kecamatan Wonosalam pada tanggal3 hingga 1 Juni 2016 mendatang.
Turnamen yang di ikuti dari 10 tim Cabang itu berlangsung mulai pukul 19.00 hingga pukul 22.00 WIB di Trengguli Sport Centre.
Tidak tergurat sedikitpun rasa lelah walau terik matahari menyengat tubuh mereka. Semua warga sepertinya riang mengerjakan kerja bakti tersebut. Rasa gembira dan puas melihat lingkungannya tergambar dari senyum serta canda para warga.

Giat Rutin TMMD Dalam Bersihkan Lingkungan

1DEMAK--Sejak dibukanya kegiatan TMMD REG 96 TA.2016 di wilayah Kodim 0716/Demak, secara rutin hampir setiap minggu mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan. Diantaranya, bersih-bersih saluran air, memotong alang-alang, mengangkat lumpur dari selokan, ataupun merapikan jalan-jalan.
Warga tidak hanya bergotong-royong membersihkan lingkungan akan tetapi dengan sukarela menyediakan konsumsi untuk kegiatan TMMD tersebut. Kopi, teh, gorengan, serta kue-kue akan terkumpul dengan segera tanpa ada permintaan atau yang mengkoordinir semua dilakukan secara kekeluargaan.
Membersihkan lingkungan sepertinya suatu keharusan mengingat berbagai sumber penyakit berasal dari tempat-tempat pembuangan sampah, selokan, ataupun dari tanaman liar. Dengan adanya kebersihan lingkungan tersebut, maka setidaknya dapat mengurangi jentik-jentik nyamuk yang berbahaya serta binatang-binatang lainnya yang berbahaya seperti ular atau binatang pengganggu seperti tikus.
Selasa (24/05), pagi, warga RW 02 desa Trengguli Wonosalam tanpa komando sudah berhamburan keluar rumah membawa peralatan kebersihan masing-masing seperti cangkul, sabit, parang, sapu, pisau, dan peralatan kebersihan lainnya. Ada warga yang memotong rumput, ada yang membersihkan selokan, ada yang mengangkut sampah-sampah. Untuk sampah-sampah organik dijadikan sebagai bahan pupuk.
Tidak tergurat sedikitpun rasa lelah walau terik matahari menyengat tubuh mereka. Semua warga sepertinya riang mengerjakan kerja bakti tersebut. Rasa gembira dan puas melihat lingkungannya tergambar dari senyum serta canda para warga.

Wasev Mengingatkan Untuk Mendekatkan Diri Kepada Masyarakat

7DEMAK--Senin 23 Mei 2016 mulai pukul 08.30 wib, Kodim 0716/Demak menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi ( Wasev ) terhadap pelaksanaan TMMD ke – 96 di wilayah Kab. Demak dari Itdam IV/Diponegoro diketuai oleh Letkol Arm Tri Arifiono beserta 4 orang anggota Tim yaitu Mayor Cku Kundhori, Kapten Cba Catur,Kopda Eka serta PNS Sasmita di Kodim 0716/Demak.
Kunjungan yang pada awalnya disambut oleh Dandim Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P beserta staf di Makodim 0716/Demak, bertujuan untuk mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan TMMD ke-96 di wilayah Kab. Demak,  bukan semata – mata untuk mencari kekurangan Satgas TMMD, tetapi untuk menjamin bahwa pelaksanaan TMMD ke-96 di Demak telah sesuai dengan kebijakan Pimpinan TNI dan Pemerintah, demikian disampaikan ketua Tim dalam dialog di ruang transit Dandim 0716/Demak.
Selanjutnya, Tim Wasev meninjau lokasi TMMD yang ada di desa Trengguli Wonosalam Demak tersebut di sambut oleh Pasiter Kodim 0716/Demak Kapten Arh Jayadi beserta segenap Staf Ter kodim 0716/Demak di ruang Kotis Satgas TMMD REG 96, dalam sambutannya Pasiter menyampaikan bahwa program TMMD yang dilaksanakan oleh TNI harus dipertahankan dan di tingkatkan, dengan alasan bahwa dalam program TMMD kali ini pihak Pemda dapat menghemat beaya hingga 40%, sehingga sasaran fisiknya dapat ditingkatkan.
Sementara Ketua Tim menyampaikan bahwa alasan program TMMD dilaksanakan adalah sebagai salah satu upaya TNI untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, disamping karena adanya payung hukum yang jelas yakni UURI nomor 34 tentang TNI , terutama pada pasal 7 tentang Tugas Pokok TNI dan pasal 8 yang menjelaskan tentang bagaimana TNI melaksanakan tugas pokok tersebut, dan pada pasal 8 sub pasal “b” dijelaskan bahwa TNI mempunyai tugas untuk membantu tugas pemerintah di daerah.
Sementara Dandim 0716/Demak selaku Dansatgas TMMD ke-96 Demak memaparkan bahwa  pelaksanaan TMMD pada hari ke-21 dari 30 hari yang dijadwalkan, telah menyelesaikan pekerjaan hingga 95 % pada sasaran fisik, sementara sasaran non fisik telah berjalan sesuai jadwal yang direncanakan dan terkoordinasi dengan baik dengan semua pihak yang terkait yang disertai dokumentasi lengkap.
Dan dijelaskan oleh Dansatgas TMMD bahwa anggaran biaya tersebut mampu dihemat dan karena penghematan tersebut maka sasaran fisik dapat ditingkatkan, berupa penambahan pekerjaan sebagai over prestasi Satgas TMMD dalam bentuk kegiatan tambahan jalan di Pondok Pesantren Sirojul Ulum,pembukaan jalan desa Kuncir,RTLH,Plester Parkir Masjid,jalan rabat beton menuju lapangan sepanjang 30 meter serta pagar sekolah SDN trennguli.
Dilapangan kehadiran Tim Wasev disambut oleh Muspika Kec. Wonosalam, Kades beserta perangkat desa dan segenap masyarakat Desa Trengguli serta beberapa Ormas yang terlibat, setelah melakukan dialog dengan masyarakat, maka dilanjutkan dengan peninjauan sasaran dan berakhir hingga pukul 13.30 wib. 

Satgas TMMD Tanam Belimbing Sepanjang 2 Kilometer

22DEMAK--Saat ini, permasalahan lingkungan hidup sudah sangat kompleks.Permasalahan tidak terbatas pada kondisi sosialnya, namun juga pada komponen lingkungan lainnya. Permasalahan yang ada mulai dari ketersedian air bersih,sanitasi, polusi, kemacetan, sampai kepada berkurangnya ruang terbuka hijau.
Oleh karena itu diperlukan adanya upaya penghijauan dengan gerakan menanam pohon. Gerakan ini sangat mudah untuk dilakukan. Untuk itu kemaren Minggu (22/05) Satgas TMMD REG 96 TA.2016 diwilayah Kodim 0716/Demak menanam pohon belimbing sepanjang 2 kilometer pada sisi kanan kiri sungai Apur C7 desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Demak..
Penanaman jenis pohon belimbing ini bertujuan untuk menahan air dari hulu sungai Apur C7 saat debit air meningkat agar tidak langsung mengalir ke aliran Sungai Cabean sekaligus melestarikan pohon belimbing yang saat ini sudah langka karena warga sudah beralih menanam pohon jambu air padahal pohon belimbing menjadi ikon kota wali tersebut.
 Kepala Desa Trengguli, Muhammmad Subki mengatakan penanaman ini merupakan rangkaian kegiatan TMMD melalui program penghijauan yang dilakukan oleh TNI dan masyarakat.
 "Kegiatan ini kita lakukan secara kesinambungan. Kita juga pernah lakukan penghijauan di daerah sepanjang jalan menuju lapangan Trengguli," katanya.
 Subki menambahkan, penghijauan ini juga bertujuan untuk langkah menghadapi musim hujan agar air dari kawasan hulu Apur C7 dapat tertahan sekaligus mengajak masyarakat Trengguli untuk menjaga keasrian alam, yakni menanam dan memelihara pohon yang berada di pinggir sungai. Hal tersebut berguna untuk mencegah kejadian abrasi yang mengakibatkan longsor dan rumah yang berada tepat di tepi sungai menjadi hanyut, agar dapat dihindari.
Dari beberapa kejadian abrasi yang mengakibatkan longsor dan membuat rumah warga hanyut ke sungai, di Kabupaten Demak pernah terjadi beberapa kali, karena topografi wilayah Kabupaten Demak, rumah warga banyak yang bertempat tinggal tepat di pinggir sungai. Untuk itu Kepala Desa M.Subkhi menghimbau dan mengajak masyarakat Trengguli agar selalu senantiasa menjaga keasrian alam, yakni menanam dan memelihara pohon di pinggir sungai dengan tujuan agar arus pasang surut sungai Apur C7 yang mempunyai tarikan arus terbilang kuat, dapat dihindari dan dicegah, dengan banyaknya menanam pohon di pinggir sungai.

Pembinaan Fisik Meningkatkan Performa Prajurit Dalam Tugas TMMD

15DEMAK – Dalam rangka kesiapan tugas untuk mengikuti setiap hari kegiatan TMMD REG 96 TA.2016 di Trengguli Wonosalam Demak, Yonif 410/Alugoro di saat senggang melaksanakan pembinaan fisik. Seluruh personil Yonif 410/Alg yang belum mengikuti wajib melaksanakan binsik sore seluruhnya mengikuti pembinaan fisik tersebut. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danki 410 Alugoro Lettu Inf Sunarta. Minggu,(22/05)
Terlihat para prajurit tampak berlatih dengan sungguh-sungguh. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh bagi prajurit, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas fisik masing-masing prajurit agar pada saat latihan di basis nanti siap dan dapat mengikuti setiap kegiatan yang diprogramkan dalam pelaksanaan latihan.
Kegiatan fisik tersebut dilaksanakan dengan tahapan kegiatan yang sudah diatur oleh bintara Jas. Sebelum melaksanakan kegiatan tentunya dilaksanakan terlebih dahulu pemanasan agar otot-otot nantinya dalam keadaan siap. Kegiatan tersebut kemudian diawali dengan lari bersama memutari desa Trengguli. Setelah itu seluruh Prajurit melakukan penguatan otot-otot perut.
Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan agar pada saat prajurit melaksanakan kegiatan TMMD supaya tubuh lebih Fit karena dengan cuaca tidak menentu dapat mengakibatkan kondisi fisk kurang Optimal serta meningkatkan performa prajurit.
Meskipun kegiatan tersebut berat tetapi prajurit selalu siap untuk mengikutinya. Kemudian setelah itu melaksanakan pembinaan otot-otot tangan seperti push up dan pull up. Seluruh prajurit sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembinaan fisik ini karena menurut mereka kegiatan ini sangat bagus dan tentunya ini juga sangat berguna bagi mereka serta untuk kebutuhan mereka sendiri nantinya dalam pelaksanaan latihan latiahn yang sudah terprogram dari Komando atas.

Bertepatan TMMD Demak, TPQ Nurul hidayah Adakan Lomba Tahfidz dan lagu Perjuangan

12DEMAK – Siswa siswi Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA/TPQ) Nurul Hidayah yang bermarkas di Dukuh Temu Ireng,Trengguli,Wonosalam Demak, mengadakan lomba hafalan Qur’an (tahfidz) Muwadaah Akhirus Sanah dan Lomba Lagu Perjuangan dalam rangka TMMD REG 96 TA.2016 di wilayah Kodim 0716/Demak yang diadakan oleh pengurus TPQ Nurul Hidayah serta Kodim 0716/Demak yang diikuti dari berbagai daerah dan wilayah Indonesia.
Para peserta lomba hafalan Qur’an dan Lomba Lagu Perjuangan berjumlah 50 orang terdiri atas muslimin dan muslimat di sekitar wilayah desa Trengguli mulai dari tingkat MI.
“Bagaimana Qur’an ini tetap istatbih (tetap kokoh di depan umat)? Salah satunya adalah sering di adakannya perlombaan menghafal al quran, maka terjaganya Al Qur’an tergantung pada diri kita,” Kata Pembina Utama Pesantren Al Fatah, Ainul Hudha pada acara penutupan Perlombaan. Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA/TPQ) Nurul Hidayah
“ Hahfidz itu orang yang tidak hanya sekedar menghafal Qur’an tapi juga bisa menjaga dan memelihara hafalannya dengan baik serta dapat mengamalkannya karena Allah.” tambahnya.
Sementara itu Danramil 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto mengatakan, tujuan diadakannya lomba hafalan Qur’an dan lomba Lagu Perjuangan ini dapat menambah pengetahuan  dan ingatan kita menjadi lebih baik lagi dan selanjutnya meningkatkan prestasi dan semangat anak-anak kita dalam menghafal dan berpidato sekaligus mendapatkan jiwa patrotisme dan cinta tanah air.
“Alhamdulillah pada tahun ini sekaligus bertepatan dengan TMMD REG 96 jadi kami ikutkan lomba Lagu Perjuangan sebagai bentuk menanamkan jiwa patriotisme lebih meningkat, banyaknya peserta membuktikan bahwa bangkitnya keinginan untuk belajar membangun diri dengan Al Qur’an dan mencintai negeri ini,” ujarnya.
“Kecintaan kita terhadap Al Quran akan mendekatkan kita kepada Allah serta bentuk penghargaan kepada para pejuang kita dalam mempertahankan kemerdekaan ,” tambahnya.

Sebagai wahana Hiburan, Warga Dan TNI Nobar Film di Lokasi TMMD

IMG-20160522-WA0037(1)DEMAK-Lepas lelah seusai kegiatan TMMD pembangunan infrastruktur jalan para Prajurit TNI yang tergabung Satgas TMMD dan masyarakat Desa Trengguli tonton bareng film perjuangan.
Kegiatan nonton bareng juga dihadiri Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto,Pasi Intel Kapten Inf Rahmad S, Pasiter Kapten ARH Jayadi, Kepala Desa Trengguli M.Subkhi, para Babinsa dan Anggota TNI yang sedang melaksanakan TMMD ke-96 serta masyarakat. Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto disela-sela nobar mengatakan, kegiatan nonton bareng ini merupakan salah satu hiburan bagi para anggota TNI dan masyarakat setelah melakukan kegiatan TMMD untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Selain sebagai tontonan, film yang diputar juga sebagai tuntunan dan untuk mengingat bagaimana perjuangan Jenderal Sudirman, KH Noer Ali dan yang lainnya dalam memperjuangkan dan memperebutkan negara ini dari para penjajah.
“Nonton bareng ini sebagai bentuk hiburan juga sebagai tuntunan seusai mereka melakukan kegiatan TMMD disini,” ungkap Danramil 03/Wonosalam di depan pos Kotis TMMD REG 96 TA.2016 Ds Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Sabtu malam (22/05).

TMMD:Bentuk Komitmen Yang Tinggi Terhadap Kegiatan Keagamaan

DSC_1108DEMAK – Dalam Rangka Peringatan Malam Nisfu Syakban Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak dengan melakukan pembacaan surat yasin dan doa bersama dengan masyarakat di Masjid Nurul Islam Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, Sabtu malam, (21/5).
Malam Nisfu Syakban dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan ini, turut dihadiri Kasdim 0716/Demak Mayor Arm Dede Sudrajat,Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto, Kepala Desa Trengguli beserta para Aparat Desa Setempat serta KH Muklas Sirodj,tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta masyarakat dan ratusan jamaah Masjid Nurul Islam Desa Trengguli Kecamatan wonosalam.
Dalam sambutannya, Kasdim 0716/Demak, menyampaikan, puji syukur atas datangnya malam Nisfu Syakban. Kodim 0716/Demak memiliki komitmen yang tinggi terhadap kegiatan keagamaan di wilayah Demak yang memiliki motto “Demak BERAMAL” (Bersih, Elok, Rapi, Anggun, Maju, Aman dan Lestari) Kota Wali ini.
Hal ini dibuktikan dengan dianggarkannya dana untuk peringatan Malam Nisfu Syakban 2016 ini untuk seluruh warga desa Trengguli yang di jadikan sasaran TMMD REG 96 guna menggelar kegiatan keagamaan.
"Dengan demikian, kita berharap melalui anggaran tersebut, acara keagamaan tetap hidup ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Demak ini, sehingga tentunya dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," terangnya.
Selain itu, lanjut orang nomer dua di Kodim Demak, dirinya juga meminta agar masyarakat kabupaten Demak khususnya kecamatan Wonosalam dapat mendidik anak-anak mereka, sehingga tidak terpengaruh dengan narkoba dan bentuk kejahatan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, penjelasan tentang malam Nisfu Syakban disampaikan penceramah yang juga pimpinan Ponpes Sirojul Ulum, kepada Jamaah Muklash mengatakan, bahwa malam Nisfu Syaban adalah peringatan 15 hari atau setengah bulan sebelum datangnya bulan suci ramadan.
Malam Nisfu Syakban ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Kabupaten Demak, untuk melaksanakan amalan seperti membaca doa serta membaca yasin bersama sebanyak 3 kali seusai menjalankan shalat magrib berjemaah di mesjid atau Mushala.
"Untuk itu, dengan kita melaksanakan amalan dalam malam Nisfu Syaban ini, maka tentunya akan menambah keimanan dan kesiapan mental kita mengahadapi ramadan yang sebentar lagi akan datang," pungkasnya.

Prakarsai Pola Hidup Sehat, Satgas TMMD Bangun Jamban

DSC_3973DEMAK - Menjalankan program dari komando atasan dalam membantu Pemda meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana, prasarana dan fasilitas umum terus dilakukan oleh jajaran Satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak.
Kali ini, dalam karya baktinya, anggota Satgas TMMD dibantu masyarakat membuat lima unit jambandarurat untuk warga miskindi Desa Kuncir.
Danramil 03/Wonosalam, Kapten Infantri Rustiyanto mengatakan, pembuatan jamban (WC) oleh TNI tersebut dikhususkan bagi masyarakat yang kurang mampu."Kita tidak bisa membangun di setiap tempat. Tentunya harus koordinasi dengan pemerintah desa atau pun pemerintah kecamatan mana saja yang penting untuk dibangun," katanya di Kotis TMMD, Sabtu (21/5/2016).
Dijelaskan Danrmail, tujuan dibangunnya jamban tersebut, tentunya untuk mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, terutama agar tidak BAB secara sembarang.
Kawasan yang dibangun fasilitas ini memang layak karena masyarakat tidak mampu umtuk memilikijambansecara pribadi."Tidak hanya jamban, tentunya fasilitas umum lain seperti jalan dan fasilitas umum lainnya. Kalau itu memang kondisinya sudah layak untuk dibangun akan kita usulkan ke atasan," katanya.
Lebih lanjut dikatakan Danramil, kegiatan tersebut sekaligus untuk mendekatkan kemanunggalan antara TNI dengan warga agar selalu tetap terjalin komunikasi yang baik di lingkungan kehidupan bermasyarakat.

Selama TMMD, Prajurit Digembel Bintal

DSC_3707DEMAK—Danki 410 Alugoro, Lettu Inf Sunarto memimpin pelaksanaan kegiatan  Yasinan  di rumah warga Trengguli bapak H.Daryanto yang menjadi sasaran lokasi TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak, Jumat (20/5). Kegiatan tersebut digelarb untuk mewujudkan Prajurit yang bermental tangguh, beriman dan bertaqwa, berjiwa nasional, disiplin, militan, pandai, bersih.
Disamping itu berkomitmen tinggi serta menjauhi berbagai macam pelanggaran serta tidak terpengaruh dengan narkoba sehingga dapat meminimalisir angka pelanggaran salah satu upaya yang dilakukan oleh personel 410 Alugoro dan satuan jajaran yang tergabung dalam TMMD REG 96 adalah dengan melaksanakan pembinaan mental rohani.
Menurutnya, Bintal terebut dilaksanakan secara terencana, terarah dan berkesinambungan yakni melaksanakan kegiatan yasinan rutin setiap malam Jum’at .Kegiatan diawali dengan Solat magrib berjamaah  dan dilanjutkan dengan yasinan serta doa bersama.
Dengan program itu, bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta meningkatkan etos kerja dan yang lebih utama lagi dapat menekan angka pelanggaran, melalui kegiatan semacam ini juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara Jasmani dan Rohani.
Kepada seluruh peserta ditekankan untuk betul-betul tulus dan ikhlas melakukan kegiatan ini sehingga bisa menambah iman dan taqwa sebagai bekal didalam melaksanakan tugas sehari hari.

Penyuluhan Penanganan Banjir Juga Dilakukan di Arena TMMD

DSC_3809DEMAK – Banyak hal yang dilakukan Kodim 0716/Demak, dalam program non fisik, TMMD Reguler ke-96 di Desa Trengguli, kecamatan Wonosalam. Satu diantaranya adalah tentang penyuluhan menata manajemen penanggulangaan bencana bagi masyarakat.
Diacara itu, menghadirkan pembicara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Demak, Mahfud. Di kemukakan, bicara bencana, berbagai macam bencana seperti kebakaran, banjir, angin puting beliung, gempa, wabah penyakit dan sebagainya, untuk itu kepada peserta sosialisasi untuk terus waspada dan selalu mengingatkan kepada masyarakat. "Mencegah timbulnya bencana tersebut yang sering terjadi di Demak merupakan tujuan dari sosialisasi bencana ini," katanya di Aula Balai Desa Trengguli, Wonosalam Demak , Jum’at (20/05).
Hampir seluruh wilayah Demak di kepung oleh sungai, selain itu permukaan sungai juga semakin menyempit serta banyak ditanami pohon pisang serta kangkung oleh warga. Akibatnya, air sungai kerap meluap ke permukiman warga dan persawahan.
Banjir yang terjadi setiap hujan deras tersebut memaksa BPBD Demak merapatkan barisan. Penyuluhan yang berlangsung di Balai Desa Trengguli ini khusus membahas banjir yang kerap melanda beberapa desa di wilayah Demak terutama bagian selatan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir ini.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBDKabupatenDemak, Mahfud menegaskan, jika normalisasi Sungai di demak tidak segera dilakukan, maka ke depan desa-desa sekitar sungai akan tenggelam. Sebab, sudah 4 tahun ini banjir selalu melanda desa-desa tersebut.
“Karena itu, harus secepatnya ditangani. Harus ada penanganan secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Cari sebabnya dan segera diatasi sesuai dengan perencanaan yang matang,” ungkap Mahfud.
Dia menambahkan, Pemkab Demak hanya mengusulkan dana dari Bantuan Gubernur (Bangub) senilai Rp 44 miliar. Padahal, biasanya bangub tersebut bisa mencapai hingga Rp 180 miliar.

Gandeng KLH, TNI Kodim Demak Suluh “Persampahan”

DSC_3752DEMAK - Denganmenggandeng Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Kabupaten Demak, Kodim 0716/Demak yang sedang melaksanakan TMMD Reg ke-96 tahun 2016, memberi penyluhan tentang pengolahan sampah, di balai Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Jum’at (20/05/2016) malam.
Dalam pemaparannya,Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak, Sugiarto menegmukakan, cara penanganan sampah yang benar sekaligus untuk , membudidayakan cara pembuangan sampah yang baik. Mulai dari lingkungan rumah hingga ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS), yakni dengan menggunakan kantong kresek berwarna (bioplastic) serta gerobak atau motor sampah terpisah antara sampah organik dan non organik.
Dikatakan, bahwa menata tempat pembuangan sampah (TPS) menjadi pusat pemanfaatan sampah organik dan non-organik secara maksimal . Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah non organik menjadi bahan baku untuk diolah menjadi bahan daur ulang (kertas, kaca, plastik dsb).
Mengenai tingkat keberhasilannya, tergantung dari sikap masyarakat dalam memperlakukan sampah. Semakin sadar masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan akan semakin mudah proses ini dapat dilaksanakan. Untuk itu peran pemerintah dalam mensosialisasikan hal ini serta didukung dengan penerapan peraturan perundang-undangan tentang lingkungan yang lebih tegas pada akhirnya akan menentukan keberhasilan dalam penanggulangan masalah sampah khususnya di perkotaan.

Dengan Naik Motor, Danrem 073/MKT Tinjau lokasi TMMD

IMG-20160519-WA0125DEMAK – Ini yang dilakukan Danrem 073/Makutarama, Kolonel Kav Prantara Santosa.S.Sos,M.Si,M.Tr (Han)saat meninjau lokasi kegiatan fisik berupa pembangunan jalan. Danrem harus turun dari mobil dinasnya, kemudian mengendarai motor Vixion milik Babinsa menuju lokasi jalan yang sudah selesai dibangun melalui program TMMD.
Jalan rabat beton sepanjang 650 meter yang dibangun TNI bersama masyarakat itu, akan memperlancar hubungan Desa Trengguli dengan beberapa desa tetangga, seperti Desa Kuncir dan Mrisen.
Menurut Danrem, Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD reguler 96 sebagai wujud pembinaan teritorial sekaligus memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Sarana dan prasarana yang dibangun, diharapkan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung terciptanya keluarga sejahtera, sehat, berkualitas, dan tangguh.
Dandim 0716/Demak melalui Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto mengungkapkan, ada beberapa kegiatan non fisik dan fisik selama TMMD Reguler 96 di Trengguli. Non fisik seperti sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara, serta penyuluhan kesadaran hukum.
Untuk kegiatan fisik, selain membangun jalan rabat beton, dibangun pula parkir masjid,buka jalan baru ,jalan pon pes dan masih banyak kegiatan tambahan lainnya. Dalam TMMD ini juga menyentuh dunia pendidikan dengan membantu alat peraga dan media pembelajaran edutainment untuk sekolah dasar dan Paud. "Tidak hanya alatnya, guru juga dilatih menggunakan media pembelajaran edutainment," tegas Rustiyantoy.

Polsek Wonosalam Kerahkan Personil di TMMD Trengguli

20160510_093602DEMAK-- Kini giiliran Polsek Wonosalam mengirimkan puluhan personilnya membantu TNI dalam melaksanakan giat TMMD Reguler ke 96 yang dipusatkan di Kecamatan Wonosalam.
Giat TMMD ini mengerjakan pembangunan fisik berupa Jalan sepanjang 650 meter, dengan Ketebalan 15 centimeter dan lebar 3 meter di Dusun Temu ireng, Trengguli, Wonosalam, Demak. Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa pembekalan bela negara, wawasan kebangsaan, anti radikalisme dan terorisme.
Tampak personil TNI, Polri dan masyarakat semangat  bahu membahu mengangkat batu untuk membuat talud serta menyiapkan pasir dan semen untuk bahan adukanya.
Pelaksanaan TMMD ini pada setiap harinya menerjunkan ratusan orang terdiri dari unsur Yon 410 Alugoro,Yon Zipur 4 Tanpa Kawandya,Kodim Demak, Polres Bantul, perwakilan TNI AL,Linmas, Tagana dan masyarakat secara bergantian hingga pekerjaan selesai.

Begini Gaya Ibu-ibu Saat Bantu Tentara Keraskan Jalan

20150514_152046DEMAK--Rasa kepedulian yang tinggi dalam mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 di wilayah Kodim 0716/Demak dari sejumlah masyarakat Desa Trengguli Kec. Wonosalam Kab. Demak, kini mulai merasakan hasil pengerjaan fasilitas umum berupa pengecoran jalan, pembuatan Parkir Masjid dan pembuatan Pagar sekolah dan kegiatan tambahan lainnya yang dikerjakan para anggota TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama-sama dengan masyarakat setempat, Kamis (19/5/16).
Keterlibatan warga dalam kegiatan TMMD Reg 96 Kodim 0716/Demak ini tidak hanya didominasi para bapak namun para ibu rumah tangga turut ambil bagian dalam penyelesaian pekerjaan ini, Ibu Rukinem (54) warga desa setempat merasa dirinya sangat senang bisa membantu kegiatan ini.
“Saya kan janda nggak punya suami, jadi saya yang berangkat membantu pak Tentara bangun desa ini, saya senang malah jadi merasa dekat dengan pak TNI, ternyata mereka baik semua, mau kerja buat desa kami, padahal bukan orang sini, semangat ya pak TNI, “ ujarnya sambil membawa ember cor guna membantu pengecoran jalan menuju ke pondok pesantren sepanjang 100 meter.
Berlangsungnya kegiatan ini dimulai sejak pagi hingga menjelang sore hari, namun tidak satupun aktifitas warga yang terganggu, menurut Kades M.Subki, dia membagi warga setiap yang terlibat TMMD, sehingga kebutuhan mereka mencari nafkah tidak terganggu.

Ini Cara Warga Trengguli Bantu TMMD Kodim Demak

DSC_3668DEMAK - Banyak warga Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak yang ingin urung rembuk membantu proses pengerjaan Fisik TMMD REG 96 TA.2016 di wilayah Kodim 0716/Demak. Hanya, tentu tak semua bisa berpartisipasi dengan ikut membantu pengerjaan fisik tersebut. Ini cara sederhana dilakukan oleh puluhan warga Trengguli untuk berperan aktif
Jika anda berkunjung ke lokasi TMMD REG 96 , Trengguli, Wonoslam, ada banyak ditemui warga yang rela memberikan bantuan dalam beberapa kelompok gotong royong, dengan menyediakan makanan dan minuman gratis.
Salah satunya kelompok PKK desa Trengguli terdiri dari ibu-ibu misalnya, yang menyediakan makanan dan minuman seperti gorengan, kopi, teh, kue dan makanan ringan bagi masyarakat dan Satgas TMMD gabungan.
"Kami hanya membantu dari segi sosial untuk siapa saja yang memang kondisinya membantu masyarakat dan tim Satgas TMMD atau siapa saja yang ada di lokasi TMMD," kata Ketua ‎PKK Trengguli saat ditemui Jum’at (20/5/2016), .
Usaha mereka tentu patut diacungi jempol.‎ Di antara panas terik matahari yang membakar kulit dan hilir mudik orang kerja dalam kepanasan masih ada orang-orang yang membantu dengan cara sederhana membantu memberi makanan dan minuman dalam TMMD yang kini sudah masuk hari ke delapan belas.
Hingga siang ini, masih ada pengerjaan jalan yang masih belum selesai. Termasuk jalan menuju ponpes Sirujul Ulum serta jalan menuju ke Ke lapangan Sepak Bola Trengguli yang masih dalam tahap pengerjaan pengecoran Betonisasi. Sementara ada sekitar 140 orang setiap harinya untuk pengerjaan fisik ini dan di harapkan cepat rampung dalam pengerjaannya selain itu untuk sasaran tamabahan yang ada di tambah lagi di luar program TMMD.

Tetap Kompak, Meski Penat Ngurusi TMMD

DSC_3377DEMAK – Beginilah yang dilakukan jajaran Muspika Kecamatan Wonosalam, Demak untuk melepas penat setelah beberapa hari disibukan dengan tugas melayani masyarakat, di kegiatan TMMD Reg ke -96 di wilayah Kecamatan wonosalam, Kabupaten.Demak.
Jajaran Muspika itu adalah Kapolsek Wonosalam, Danramil Wonosalam, Camat serta anggota Aparat Desa yang diwakili oleh kepala Desa Trengguli M.Subki, dan Kepala Desa Kuncir, Bambang. Untuk melepas penat sekaligus evaluasiprogram TMMD, mereka menggelar Ngobrol serta Ngopi bareng di Poskotis TMMD REG 96.
Danramil 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto mengatakan, ini wujud kekompakan dan sinergitas di tingkat kecamatan, setelah beberapa hari menjalankan tugas untuk masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi menjadi kondusif.
“Kumpul, Ngobrol dan Ngopi. Ini yang saya harapkan. Ada pak camat, pak Kapolsek maupun tokoh masyarakat,” kata Danramil 03/Wonosalam Kapten Inf Rustiyanto.Dia mengajak, masyarakat di Kecamatan Wonosalam untuk mengaktifkan kembali FKPM dan Poskamling.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan mengawasi anak-anak kita yang masih pelajar seperti dalam menggunakan sepeda motor dan sering nongkrong di tempat- tempat tertentu,” kata Kapolsek.

Lagi, Dosen UMK Beri Penyuluhan di Arena TMMD Kodim Demak

DSC_3441DEMAK-- Lagi dosen Universitas Muri Kudus, memberi penyuluhan kepada warga Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak di program TMMD Regiler ke-96 Kodim Demak, kamis (19/05/2016)
Kali ini, dosen yang menyampaikan penyuluhan,RidwanBudi Pramono, S.Psi, M.A, dengan materi,tentang Pengawasan Terhadap Anak yang di sampaikan oleh di balai desa Trengguli kecamatan Wonosalam Demak.
Menurut Ridwan, tahapan remaja adalah tahapan hidup manusia yang mana pikiran mereka tidak stabil dan sangat gampang untuk digoyahkan. Maka dari itu sebagai orang tua yang peduli terhadap anaknya, mereka seharusnya mampu memberikan nasehat untuk membimbing anaknya agar dapat mengendalikan hawa nafsu. ‘’Jika hawa nafsu tidak dapat dikendalikan maka kehidupan manusia akan menimbulkan pikiran- pikiran yang tidak baik sehingga akan terjadi hal yang tidak baik pula,”ungkapnya. .
Dosen Fakultas PsikologiUMK itu menambahkan,perhatian orang tua pada saat tahapan remaja bagi sang anak sangatlah penting untuk membangun karakteristik yang bagus bagi kehidupan sang anak yang akan datang.
Disana sang anak akan mencontoh perilaku yang diberikan orang tua kepadanya dan kalau orang tua memberi contoh atau sikap yang tidak baik disana lah letak kesalahan orang tua yang tidak bisa masuk ke kehidupan sang anak dengan baik,”tambahnya..
Jadi bagi orang tua yang ingin mengetahui atau mengawasi kehidupan sang anak pada masa remaja, masuklah ke kehidupan sang anak dengan menjadi sahabat yang mengerti apa yang di inginkan sang anak pada masa remajanya, sehingga orang tua dapat mendidik sang anak dengan cara halus. Dan sang anak tidak akan ada keinginan untuk berbohong kepadanya.

Gandeng PLKB, TNI Kodim Demak Beri Penyuluhan Soal HIV/AIDS

DSC_3443DEMAK-- HIV-AIDS Merupakan virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh. Bila sistem kekebalan tubuh manusia sudah rusak atau lemah maka manusia akan mudah terserang berbagai macam penyakit yang ada di sekitar kita.
Untuk Mengantisipasi penyebaran penyakit AIDS/HIV dikalangan masyarakat desa Trengguli dan Prajurit TNI,maka Kodim 0716/Demak melalui TMMD REG 96 TA.2016 mengelar penyuluhan kesehatan yang bekerja sama dengan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), rabu (18/05/2016)
Kegiatan yang dilaksanakan di balai desa Trengguli,Wonosalam,Demak tersebut dihadiri sekitar 50 orang, terdiri dari Satgas TMMD dan beberapa warga Trengguli.
Ahmad Suyuti dari Dinas PLKB, Kecamatan Wonosalam Kota Demak, dalam peyuluhan Kesehatan tentang HIV/AIDS dan IMS, mengemukakan, bahwa AIDS adalah kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh. HIV atau Human Immuno deficiency Virus.
Visur ini hanya dapat menginfeksi manusia dan membuat tubuh manusia turun sistem kekebalannya sehingga tubuh gagal melawan infeksi dan virus ini karaktetistiknya adalah memproduksi diri sendiri di dalam sel manusia sedangkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh yang di dapat.
HIV didapatkan melalui darah, cairan seperma, cairan vagina dan air susu ibu. Penularan melalui ibu yang terkena HIV kepada bayi yang dikandungnya dapat terjadi selama proses kehamilan, proses persalinan dan menyusui. AIDS tidak menular lewat ciuman, pelukan, WC,sentuhan alat makan, nyamuk dan tinggal serumah.
Perilaku beresiko tinggi terinfeksi HIV melalui suka berganti ganti pasangan, tidak menggunakan Kondom serta pengguna Narkoba suntik yang tidak menseterilkan jarum dan suka menggunakannya bersama-sama.Untuk cara pencegahannya bagi yang belum menikah dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual (abstinensia), saling setia pada satu pasangan yang tidak terinfeksi HIV dan pergunakan kondom setiap kali berhubungan seks yang berisiko serta hindari penggunaan jarum suntik secara bergantian dan tidak seteril.

Anggota Satgas TMMD Akan Disuplay Vitamin

DSC_3386DEMAK - Dalam rangka menunjang totalitas kegiatan TMMD Reg 96 TA.2016 di wilayah Kodim 0716/Demak, tim Keslap Batalyon 410 Alugoro yang tergabung dalam Satgas TMMD membagikan obat maupun vitamin. Juga memeriksa kesehatan prajurit yang menginap di rumah-rumah warga, Selasa (17/05/2016).
Satgas TMMD nampaknya tak main-main memanjakan prajuritnya yang tengah melaksanakan kegiatan TMMD. Hampir semua keperluan dipenuhi. Dalam waktu dekat, Satgas TMMD akan membagikan vitamin kepada seluruh Prajurit yang disusul kemudian pembagian suplemen.
"Pemeriksaan kesehatan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kebutuhan gizi Prajurit yang tergabung Satgas TMMD REG 96 ini, sebagai antisipasi jika ada penyakit, kita berikan pengobatan atau kita berikan vitamin," ujar Danki 410 Alugoro, Lettu Inf. Sunarta saat pembagian obat vitamin berlangsung.
Namun, Narto sapaan akrab lettu Inf Sunarta menyadari betul, kurangnya fasilitas medis yang ada di tempatnya bertugas."Oleh karena itu, sesuai petunjuk Komandan Satgas TMMD REG 96 merasa perlu mendatangi prajurit dan menanyakan kesehatan disini untuk memberikan pelayanan kesehatan, salah satunya untuk prajurit yang kesehatan lagi buruk, tentunya akan berpengaruh terhadap kinerja mereka," katanya. 
Saat ini Satgas sudah mulai mempersiapkan pengadaan suplemen dan vitamin bagi para Prajurit. Pembagian vitamin bisa diberikan segera karena bersifat umum. Tapi untuk pemberian suplemen, perlu waktu. Alasannya, Satgas masih akan melihat sesuai dengan keperluan prajurit di lapangan.

TNI AL Bantu Pembersihan Pengolahan Air Bersih (PAB)

DSC_3218DEMAK – Perwakilan TNI AL di pos Bonang Demak, melalui Satgas TMMD REG 96 TA.2016 menyalurkan bantuan tenaga untuk pembersihan alat pengolahan air bersih ke warga dan Pavingisasi jalan bangunan di Desa Trengguli Wonosalam, Demak, Rabu (18/05/2016).
Pimpinan Pengelola Air Bersih (PAB) desa Trengguli, Muhamad Sa’adun, merasa senang adanya bantuan tenaga pembersihan kolam dan pavingisasi di lingkungan PAB. Sehingga harapan mereka bisa mendapatkan air bersih bisa tercapai karena sangat membantu kebutuhan air bersih para warga di sekitar PAB tersebut.“Alat pengolahan air bersih ini sangat bermanfaat, apalagi setiap tahun jumlah warga terus bertambah,” katanya.
Pengolahan Air Bersih yang berdiri sejak Tahun 2010 silam dengan jumlah warga  saat ini mencapai 107 orang yang sangat memerlukan ketersediaan air bersih. “Sebab PDAM belum ada dan selama ini kita masih menggunakan air sungai untuk keperluan mandi dan nyuci, sedangkan untuk konsumsi kami menggunakan air pengolahan ini (PAB),” ungkapnya.
Semantara itu, perwakilan dari TNI AL Serma Yoyok mengatakan bantuan yang diberikan merupakan gagasan dari Satgas TMMD khususnya TNI AL yang membidangi program tersebut. TNI AL sendiri sering mengelar kegiatan sosial, ekonomi, wirausaha, pendidikan dan kesehatan terutama di daerah pesisir pantai dengan PAB.
“Mereka mengajukan proposal ke Satgas TMMD kemudian kita analisis untuk biaya yang diperlukan, namun terkadang mereka menggunakan dana sendiri,” katanya seraya menambahkan kegiatan sosial seperti ini baik untuk  mengasah jiwa kewirausahan dan akan memunculkan jiwa sosial yang bagus.

Satgas TMMD Kodim Demak Bantu Perbaikan Perspustakaan Sekolah

DSC_3309DEMAK – Dalam rangka menunjang minat baca para anak anak sekolah perlu fasilitas yang baik,Satgas TMMD Reg ke-96 Kodim 0716/Demak mencoba membantu memperpaiki perpustakaan SDN 1 Trengguli. Menyusul perpustakaan setempat kurang nyaman, sementara selama ini banyak didatangi pengunjung, baik anak-anak maupun remaja.
Kepala sekolah SDN 1 Trengguli, Sri Utami S.Pd SD mengatakan,peranan perpustakaan di dalam pendidikan amatlah penting, yaitu untuk membantu terselenggaranya pendidikan dengan baik. Dengan demikian sasaran dan tujuan operasional dari perpustakaan sekolah adalah untuk memperkaya, mendukung, memberikan kekuatan dan mengupayakan penerapan program pendidikan yang memenuhi setiap kebutuhan siswa. ‘’Disamping itu mendorong dan memungkinkan tiap siswa mengoptimalkan potensi mereka sebagai pelajar,”kata Sri Utami
“Kami sudah ajukan permohonan bantuan tenaga untuk membangun perpustakaan sekolah,pak Dandim Nanang sudah menyetujui dengan adanya tenaga bantuan untuk tersebut,hari ini akan di mulai pemugaran ruang perpustakaan,untuk anggaran dari sumbangan kenang kenangan kelas VI SDN Trengguli yang sebentar lagi akan memasuki kelulusan sekolah dasar,” tambah Sri Utami. i
Penyelenggaraan perpustakaan sekolah bukan hanya untuk menyimpan bahan-bahan pustaka, tetapi dengan adanya penyelenggaraan perpustakaan sekolah diharapkan dapat membantu murid-murid dan guru menyelesaikan tugas-tugas dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu segala bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan sekolah harus dapat menujang proses belajar mengajar, maka dalam pengadaan bahan pustaka hendaknya mempertimbangkan kurikulum sekolah, serta selera para pembaca yang dalam hal ini adalah murid-murid.

Satgas TMMD Melakukan Bhakti Sosial di SDN Trengguli

P1050010KODIM0716DEMAK.COM--ABRI masuk desa? itu sudah biasa. ABRI masuk SD, itu baru luar biasa! Kegiatan ini dilakukan oleh Satgas TMMD REG 96 diwilayah Kodim 0716/Demak. Danramil Wonosalam, Kapaten Inf. Rustiyanto selaku mengatakan, TNI adalah bagian dari masyarakat termasuk di dalamnya dunia pendidikan. Karena itu Beliau dan anggotanya terjun langsung dalam kegiatan sosial di SDN Trengguli.
"Kami sangat bangga dan terbantu sekali dengan kegiatan ini, ucapan terima kasih yang tiada terhingga kami haturkan dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Koramil 03/Wonosalam Kabupaten Demak," kata Kepala Sekolah SDN Trengguli, Ibu Sri utami, S.Pd.,M.Pd.
"Kami mengharapkan kerja sama ini terus berlanjut dalam rangka memajukan pendidikan di SDN Trengguli Wonosalam khususnya dan di Demak umumnya," lanjut Bu Kepala SDN Trengguli.
Giat bakti sosial yang dilakukan sebagai wujud kepedulian Kodim 0716/Demak hal ini dilakukan Koramil 03 Wonosalam dalam mengatasi kesulitan masyarakat disamping untuk membangkitkan kembali peran serta generasi muda untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan yang berada disekitar lingkungan tempat tinggal mereka terutama dunia pendidikan.
Hal itu disampaikan Dandim 0716/Demak, Letkol Inf Nanang T.T Wibisono melalui Danramil 03 Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto disela-sela kegiatan yang dilaksanakan, Selasa (17/03/2016).
Ditambahkan Rustiyanto, selain melakukan rehab ringan dan pengecetan SDN Trengguli, juga melakukan rehab dan pengecetan rumah guru sekolah yang berada di SDN Trengguili tersebut.
Kegiatan bakti sosial yang dilakukan TNI-AD bersinergi dengan Pihak Sekolah, disambut baik oleh warga masyarakat yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait terhadap kondisi sekolah sebagai wadah pendidikan formal untuk membekali anak-anak usia SD dan SMP menjadi pribadi yang pandai dan berakhlak santun terhadap orang tua dan masyarakat.
Masyarakat setempat pun turut serta membantu kegiatan rehab dan pengecetan sekolah dengan penuh antusias.

Prajurit Satgas TMMD Berikan LDK Dan Latihan PBB

1DEMAK - Bertempat di Halaman SMA Nurul Ulum, Selasa (17/06/2016) anggota TNI Koramil-03/Wonosalam Kodim 0716/Demak Serma Sunarto dan 4 anggota Babinsa yang tergabung dalam satgas TMMD REG 96 TA.2016 memberikan Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) kepada pelajar siswa SMA Nurul Ulum Trengguli Kec.Wonosalam Kab.Demak sebanyak 120 siswa.
Pelaksanaan latihan di awali dengan kegiatan PBB dasar dengan gerakan ditempat, selenjutnya juga latihan dasar kepemimpinan (LDK). LDK bukanlah suatu kegiatan yang menakutkan dan tidak perlu ditakutkan karena LDK merupakan orientasi dasar dari kesiswaan untuk mengenal sekolah, organisasi, baik tentang sosial maupun berorganisasi.
Kegiatan LDK yang dipercayakan kepada anggota Koramil 03/Wonosalam yakni materi tentang PBB (Peraturan Baris Berbaris). Dan dengan adanya kegiatan LDK ini peserta didik lebih baik sikap dan mentalnya serta meningkatnya disiplin, dan dengan LDK ini siswa menjadi terarah terutama menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air.
Koramil 03/Wonosalam berharap dengan adanya kegiatan LDK ini peserta didik lebih baik sikap dan mentalnya serta meningkatnya disiplin, dan dengan LDK ini siswa menjadi terarah terutama menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air.
Menurut Kepala SMA Nurul Ulum, Muawanah,S.Pd tujuan kegiatan meliputi untuk membentuk jiwa Siswa yang tanggap, tangguh dan trengginas, serta memiliki iman dan taqwa serta memiliki bekal pengetahuan kepemimpinan dan kemandirian saat menghadapi masalah dan penyelesaiannya.
Lebih lanjut Kepala sekolah Nurul Ulum menekankan bahwa kegiatan LDK adalah siswa diharapkan mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin, menanamkan sikap mandiri, tanggung jawab dan rasa memiliki yang kuat sebagai calon pemimpin dan anggota masyarakat serta memberikan landasan dan filter kepada peserta didik agar tidak mudah ikut-ikutan pada aliran/faham yang radikal dan tidak jelas.
Para siswa juga harus diasah kemampuan berorganisasi, administrasi, motivasi serta latihan mengasah keterampilan melalui kegiatan-kegiatan LDK sekaligus mengolah mental, fisik dan rohani.

Demi Kebaikan Petani,Satgas TMMD Survey Irigasi Sawah

DSC_3170DEMAK– Dalam rangka meningkatkan mutu sarana pertanian dan swasembada pangan Satgas TMMMD REG 96 TA.2016, bersama ketua kelompok tani “Suka Maju”Desa Trengguli Kabupaten Demak mengecek pintu air saluran irigasi memasuki masa tanam (MT-3) kegiatan ini di luar program TMMD .
Pengecekan saluran Irigasi pada Selasa (17/05/16) untuk memastikan saluran irigasi tidak ada kendala sesuai dengan perencanaan. “Ini untuk kebaikan para petani setempat,” katanya.
Mengingat selama ini petani hanya menanami sawah mereka saat musim hujan saja atau sering disebut sawah tadah hujan.
Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah dan petani untuk mengatasi kekurangan air dengan memanfaatkan potensi air yang ada. Berawal dari keinginan membantu mengatasi kesulitan masyarakat, maka Babinsa bersama Mantri Tani dan Gapoktan Kelurahan Kalicilik, melaksanakan survey irigasi dari sumber air yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Adapun anggaran pembuatan saluran irigasi ini bersumber dari dana APBD Kabupaten Demak. Kegiatan ini diharapkan bermuara pada peningkatan produksi pertanian tahun 2016.Untuk mencapai muara dimaksud, tentu kegiatan optimasi lahan dan penyediaan air irigasi/ pengairan sangat dibutuhkan.
Berdasarkan hasil survey tersebut, Danramil 03/Wonosalam, Demak Kapten Inf Rustiyanto menghimbau dan mengajak petani untuk memanfaatkan dengan maksimal saluran irigasi yang ada untuk meningkatkan hasil pertanian, serta mengingatkan Kapoktan mengajukan pembangunan irigasi. “Kita bantu mengajukannya ke Pemda” tegas Danramil 03/Wonosalam.

Satgas TMMD Kodim Demak Bangun Jalan Paving Pengolahan Air Bersih

PAVING PABDEMAK – Satgas TMMD REG 96 TA.2016 di wilayah Kodim 0716/Demak membangun jalan paving blok menuju bangunan intalasi pengolahan air bersih dengan sistem "reverse osmosis", di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam.
"Pembangunan pengolahan air bersih untuk mendukung kinerja prajurit dan membantu masyarakat mendapatkan air bersih dibangun jalan menuju ke bangunan PAB," kata Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang T.T Wibisono S.A.P di desa Trengguli, Minggu (15/05).
Dandim mengatakan hal itu saat mendatangi lokasi tempat bangunan PAB. Dalam hal ini pemerintah desa mengajukan permintaan bantuan tenaga kepada prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD.
Ketua PAB “Banyumili”desa Trengguli Muhammad Sa’adun mengajukan tambahan kegiatan yang dilaksanakan TMMD. Yakni di lokasidi PAB Banyumili akan dilaksanakan pemasangan Pavingisasi dengan ukuran panjang 5,3 meter dan lebar 2,6 meter dengan luas bangunan 13,78 meter persegi,” ujar Sa’adun.
“Adapun bahan material dan lain lain sudah kami siapkan sebelumnya,kami hanya meminta tenaga bantuan dari satgas TMMD ini yang di ketuai oleh Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P. Kami berharap Pembangunan sarana dan prasarana jalan paving menuju pengolahan air bersih tersebut sebagai bentuk dari pembinaan masyarakat Trengguli yang menjadi program Tentara Membangun Desa,”ungkap Ketua PAB Banyumili.

Mbah Seger, Babinsa Yang Mewarnai Sukses TMMD Kodim Demak

DSC_1204DEMAK—Saat TMMD Reg 96 TA.2016 digelar di desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Babinsa menjadi unsur pendukung terpenting dalam program tersebut karena dari segi sudut pandang kegiatan apa saja harus ada Babinsa di garis depan. Seperti Babinsa Desa Trengguli, Serda Seger Suwanto.
Danramil 03/Wonosalam, Kodim 0716/Demak, Kapten Inf. Rustiyanto, selaku Danramil, tak jemu jemunya menekankan kepada anggotanya,sebagai seorang prajurit kewilayahan, harus mampu menghayati dan menunjukkan sikap dan perilaku yang baik terhadap wilayah binaannya.
Karena akan terus menjadi sorotan dan perhatian masyarakat. ‘’Oleh karena itu pegang  teguh dan amalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari,’’ tandas Danramil Wonosalam.
Mbah Seger merupakan nama sapaan Babinsa Desa Trengguli yang dalam waktu dekat ini memasuki masa MPP. Selama ini dalam melaksanakan tugas pembinaan wilayah,telah mampu mempedomani dan mengamalkan 8 wajib TNI. Sehingga keberadaan diwilayah menjadi idola dan di nantikan di masyarakat.
Sikap yang ramah,sopan,santun,peduli,peka terhadap permasalahan di masyarakat,menjadikan Serda Seger Suwarto selalu dikangeni warga.Sebagai Babinsa Serda Seger Suwarto mampu merebut hati rakyat dengan menjadi contoh serta suri tauladan dalam bersikap dan bertindak serta mampu menjadi pelopor dalam mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat umum.
Harapan Danramil setiap Babinsa mampu Bersikap dan bertindak secara simpatik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban sehingga mampu menjadi perekat dalam membina hubungan dengan berbagai elemen masyarakat dan tugas Babinsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban dimasyarakat dapat terwujud.”tegas Kapten Inf Rustiyanto”

Dengan TMMD, Tingkatkan Produksi Pangan

DSC_2954DEMAK- Sebagai bentuk komimen pemerintah pusat untuk membentuk suatu strategi baru, terutama hal yang berkaitan dengan Tentara Manunggal Membangun Desa, membutuhkan mekanisme perencanaan TMMD di susun dengan sistem” bottom up planning” yang melibatkan kolaborasi antara TNI dan sipil yang ada untuk membangun suatu kebersamaan.
“Hal tersebut, seperti yang disampaikan Pangdam pada kegiatan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) bulan Mei 2016 lalu di saat pembukaan TMMD,” ujar Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P saat berada di lokasi TMMD dan meninjau hasil pengecoran jalan yang di dapat, Senin (16/05).
Jadi, ada contoh yang luar biasa dalam program kerjasama antara TNI dan masyarakat di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yakni dengan kebersamaan melalui dukungan aparat TNI yang terjadi di daerah itu, semula produksi padi yang rata-rata mencapai 40 persen bisa mencapai 75 persen,.
Hal ini sangat menggembirakan. “Bukannya TNI hanya sebagai pagar negara saja, tetapi TNI merupakan partner kita untuk bagaimana sama-sama meningkatkan swasembada pangan,” katanya.
Bahkan pada sosialisasi di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, yang juga dihadirinya, Panglima TNI menegaskan, gunakan TNI yang ada di daerah-daerah agar bisa bekerjasama dalam peningkatan swasembada pangan. “Penegasan Panglima TNI itu adalah suatu hal yang luar biasa,” katanya.
Ia mengajak untuk menyikapi secara bersama berbagai permasalahan yang ada di berbagai daerah, karena bagaimanapun di Kabupaten Demak seperti yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Pertanian tadi, yang menjadi kesulitan di sini adalah masalah Akses jalan. Petani kita kalau panen tidak bisa mengangkut hasil panennya dengan mudah maka dari itu melalui program TMMD ini kita bangun jalan untuk petani supaya bisa mengangkut hasil panen dari areal persawahan.

Dampak Positif TMMD Reg 96

DSC_2549DEMAK - Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang melibatkan pasukan TNI dibawah Komando Distrik Militer Demak dengan sasaran Desa Trengguli. Kecamatan Wonosalam, telah berjalan dua pekan, terbukti telah memberi dampak positif bagi masyarakat setempat.
Menurut Pasi Ter Kodim 0716/Demak, Kapten Arh. Jayadi, selama kegiatan TMMD, Pemda Demak sepenuhnya mendukung kegiatan tersebut. Karena sejatinya program nasional seperti TMMD itu, sesuai dengan semangat pembangunan Pemkab Demak, yakni pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Selain untuk pemerataan pembangunan di desa-desa terpencil, program yang pelaksanaannya dilakukan dengan cara mengajak semua pejabat dan pimpinan SKPD di lingkungan Pemda Demak, untuk mendorong semangat proaktif ikut membangun bagi masyarakat desa.
“Dan dimaksudkan untuk membangun komunikasi efektif antara pejabat pemda sebagai pelayan masyarakat dengan masyarakat desa. Ada upaya pendekatan, ada upaya mendorong semangat warga untuk proaktif dalam bidang pembangunan, sehingga dengan cara seperti itu, diharapkan akan tercipta rasa memiliki pada infrastruktur desa yang telah dibangun,” jelas Kapten Arh Jayadi, saat di temui lokasi TMMD, Minggu (15/05/2016).
Program TMMD membangun desa dengan melibatkan peran aktif masyarakat desa, termasuk meningkatkan budaya gotong-royong.“Gotong royong ini merupakan kekayaan kita, budaya milik kita, tapi semakin hari, nampak semakin hilang,” katanya..

Terjun di Arena TMMD, STIQ Demak Gelar Sarasehan

IMG_2198DEMAK-Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al ‘Quran (STIQ) Demak, Jl. Diponegoro no.47 Jogoloyo,Demak, tampak antusias bergabung dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 96 Kodim 0716/Demak, di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Minggu (15/05/2016)
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja samanya adik-adik mahasiswa, yang ikut serta dalam membantu terutama giat non fisik pada Program TMMD ke-96 ini,” ungkap M.Subki Kepala Desa Trengguli, menangggapi aksi para mahaswa STIQ Demam tersebut.
Saat di Desa Trengguli, bersama Personel TNI , para mahasisawa menggelar sarasehan di pondok pesantren Sirojul Ulum pimpinan, KH.Muklas Sirodj. Untuk materi yang di sampaikan adalah soal Nasionalisme kerukunan antar umat beragama, yang di sampaikan oleh mahasiswa fakultas Ushuluddin Mi’roj. Pada intinya mereka mengajak kepada para santri untuk selalu menghargai antar umat beragama.
Universitas STIQ ini yang di bawahi Rektornya, Drs.Niam Anshori.SH mengajak para mahasiswa bisa merasakan dan memahami bagaimana kondisi masyarakat saat ini. Terutama dilokasi TMMD karena kegiatan ini bersentuhan langsung dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.
Untuk itulah para mahasiswa bersepakat dan siap membantu mensukseskan program TMMD ke-96 di Desa Trengguli. Dengan harapan, bisa lebih dekat dan peduli kepada masyarakat, sehingga meningkatkan sinergitas peran antar komponen bangsa yang ada ditengah masyarakat, yakni TNI, mahasiswa dan masyarakat.nti.

Darma Bhakti Mahasiswa Demak Di TMMD

DSC_2928DEMAK  -Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Al’Quran (STIQ) dan Universitas Sultan Fatah (Unisfat) Demak, mendarmakan diri  untuk ikut terjun ke lokasi TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak, Minggu (15/05/2016),.
Danramil 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto  menyatakan, bahwa keinginan dari para mahasiswa dan mahasiswi STIQ dan UNISFAT tersebut memang berdasarkan inisiatif dari mahasiswa perguruan tinggi dimaksud.‘’Karena mereka juga ingin mendarma bhaktikan karyanya, kami menyambut posifitif dan memberi ruang bagi mereka,’’ ungkapnya.
Saat di lokasi TMMD, para mahasiswa tersebut tampak terjun langsung ke sejumlah fisik TMMD. Baik itu di lokasi pengecoran jalan, masjid maupun pembangunan Ponpes. Tidak hanya itu, beberapa diantara mahasiswa juga ada yang melibatkan diri di acara penyuluhan yang dilaksanakan di ponpes Sirojul Ulum pimpinan KH Muklas Sirodj.
Sedikitnya, ada 15 mahasiwa dari STIQ dan UNISFAT yang ikut terjun ke arena TMMD. Belum diketahui pasti, mereka akan berada di Trengguli, Wonosalam, Demak pada hari-hari tertentu atau di setiap hari hingga upacara penutupan TMMD tanggal 1 Juni 2016 nanti.

Capai 70 %, Proyek Fisik TMMD Kodim Demak

IMG_2110DEMAK –Hingga Minggu (15/05/2016), perkembangan proyek sisik di kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-96 Kodim 0716/Demak, saat ini rata-rata sudah hampir 70 persen yang terselesaikan. Prestasi itu dicacapai berkat kerjasama anggota TNIyang membaur bersama masyarakat di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Pantan di lapangan, Semua proyek fisik dari kegiatan TMMD itu, yakni rehabilitas dan renovasi 5 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH), pengecoran jalan, pembangunan Parkir Masjid, pembuatan pagar SD, dan lainya,sudah tersentuh dan hasilnya cukup maksimal.
“Alhamdulilah kegiatan TMMD ke -96 mulai dari tanggal 03 sampai 15 Mei ini, sampai sekarang sudah rata-rata 70 persen, seperti penyelesaian RTLH sudah masuk tahap plesterisasi lantai dalam dan luar,”ucap, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0716/Demak Kapten Arh Jayadi, mewakili Komando Kodim 0716 Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono.
Selain itu, lanjut Jayadi, pengerjaan betonisasi jalan sudah tahap finishing, yaitu hanya pembereman jalan samping kanan dan kiri, pengecatan tembok dibagian dinding luar, serta renovasi dibagian parkir masjid umat islam tersebut.“Semua ini berkat peran aktif masyarakat yang ikut membantu dalam menyukseskan kegiatan TMMD,”katanya.
Ia menambahkan, sedangkan untuk pengerjaan jalan seperti jalan tambahan masih terus berlanjut, mengingat tinggal beberapa waktu lagi program TMMD akan selesai.
Tujuan program lintas sektoral tersebut pelaksanaannya melibatkan seluruh pihak terkait. Demi meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah-daerah yang terisolir, terpencil, serta terbelakang, tertinggal baik secara ekonomi, social maupun infra strukturnya.

Tidak Ada Jarak Antara Trengguli Dan Papua Dalam TMMD

DSC_2329DEMAK--Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak, tiba-tiba ramai oleh lelaki gagah berbaju loreng. Tidak tanggung-tanggung, mereka berada di tengah tengah masyarakat yang berbaur menjadi satu dan berjanda ria seperti tidak ada jarak diantara mereka.
TNI dari jajaran Satgas TMMD REG 96 TA 2016 Kodim 0716/Demak, mulai tanggal 3 Mei -1 Juni 2016 berada di desa itu dalam rangka melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 96.Ada dua hal yang dilakukan oleh pasukan TNI di daerah itu. Pertama kegiatan pembangunan fisik dan kedua kegiatan non fisik.
Di kegiatan itu, prajurit yang berasal dari Papua yang menjadi perhatian warga Trengguli, masalahnya warga Trengguli sendiri banyak merantau ke Papua dan sekarang orang Papua malah merantau ke desa trengguli seperti tidak ada jarak yang jauh antara Trengguli dengan Papua.Guyonan itu terlontar dalam bincang bincang saat warga adakan ronda poskamling bersama TNI dan Warga.
Ketika turun ke kampung dalam rangka TMMD, jangan berharap bisa menemukan tentara yang berwajah angker seperti saat konflik dulu. Wajah-wajah pasukan penjaga kedaulatan bangsa itu nampak bersahabat, ceria dan penuh suka rela. Mereka terlihat menyatu dengan masyarakat setempat. Tanpa sekat dan tanpa perbedaan. “Mereka benar-benar manunggal bersama kami,” ujar seorang warga.
Kepala Desa, M. Subki, kepada pendim Demak mengatakan kehadiran pasukan TNI dalam rangka melakukan pengabdian, sangat membantu pihaknya. Semua kegiatan berdampak positif bagi pembangunan di desa yang dia pimpin.
“Kalau ditanya harapan, ya saya berharap agar program TMMD ini terus berjalan. Jangan berhenti sampai di sini,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Di TMMD, Pasiter Gelorakan Bela Negara

DSC_2859DEMAK--Membangun sebuah negara tidak hanya fisik saja akan tetapi kegiatan non fisik tidak kalah penting.  Itu yang dilakukan pada saat program TMMD Reguler 96 Tahap I 2016 di desa Trengguli. 
Pasiter Kodim 0716/Demak, Kapten Arh, Jayadi, Jum’at malam (13/5) malam mennggelorakan Bela Negara di Desa Trengguli dalam rangka melaksanakan program fisik TMMD. Dia melakukan penyuluhan, tentang pentingnya pengetahuan bela negara kepada masyarakat.
Dia mengemukakan, saat ini Indonesia  diserang dari beberapa lini meliputui bidang Idiologi politik ekonomi sosial budaya bahkan bidang pertahanan keamanan pun tidak luput dari rongrongan negara luar.
Indonesia salah satu Negara yang menjadi incaran Negara lain.  Hal ini disebabkan karena kesuburan tanah, pertambangan, iklim dan yang lainnya. Orang asing sangat menginginkannya, dengan perang tidak mungkin. Cara yang sangat dengan merusak moral para generasi muda,  dengan kemajuan tekhnologi yang bisa mereka sajikan. Sebagai masyarakat  diharapkan bisa menjadi  penangkal minimal dilingkungan masing-masing.
Untuk itu, Kapten Jayadi minta kita semua harus saling bersinergi menghadapi hambatan, tantangan, ancaman, dan gangguan dari manapun datangnya.   Ancaman saat ini sangat beragam bentuknya, tidak kelihatan pelakunya, dampaknya begitu besar dan yang paling mencolok adalah kita sebagai korban tidak merasa sedang dijajah atau menjadi target sasaran. 
Serangan mereka mulai dari ekonomi,  hampir semua kebutuhan bangsa indonesia mengimpor dari luar negeri termasuk beras yang menjadi makanan pokok kita masih impor, padahal kita merupakan negara agraris yang memiliki tanah begitu subur, iklim yang mendukung akan tetepi kenyataannya kita masih impor.  Hal ini kalau dibiarkan maka bisa membahayakan kelangsungan negara Indonesia.  Itu baru beras belum yang lainnya.
‘’Mari kita harus secara bersama – sama membentengi diri dari pengaruh asing mulai dari keluarga, lingkungan kita sampai dengan negara untuk bersatu padu melawan segala bentuk perang modern, ‘’ pesan Pasiter Kapten Jayadi.

TNI Demak Apresiasi Warga Trengguli Yang Budidayakan Semangka

DSC_2534DEMAK–TNI Kodim 0716/Demak mengapresiasi upaya warga Desa Trengguli, yang saat ini tengah dijadikan sasaran TMMD Reguler ke-96 Kodim setempat, memberi apresiasi kepada warga setempat yang membudidayakan tanaman semangka. Melalui momen TMMD, TNI akan mendorong upaya peningkatan ekonomi kreatif tersebut.
Sebagian petani di desa Trengguli, Demak,Jawa Tengah, kini mulai kembangkan tanaman Semangka. Krena jenis tanaman ini lebih mudah perawatannya, dan saat ini sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurut H.Sunyoto Ketua kelompok tani Sidomakmur, selain semangka, jenis tanaman lain yang kini banyak ditanam petani Trengguli adalah Melon."Dua jenis tanaman ini banyak ditanam petani di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam," kata H.Sunyoto kelompok tani Sidomakmur di Trengguli, Jum’at (13/05).
Pada Jumat pagi pagi H.Sunyoto bersama Babinsa dan Satgas TMMD REG 96 untuk pertama kalinya melakukan panen semangka di Dusun Krajan Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, Demak.
Dalam penanaman semangka satu hektarnya dari awal sampai panen menghabiskan biaya sekitar 16 juta dalam satu tahun,untuk pekerjanya dari tenaga ahli.Jenis semangka yang di tanam adalah black forent dan semangka inul.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas TMMD sangat mengapresiasi kelompok tani di Desa Trengguli yang telah berhasil membudidayakan tanaman holtikultural jenis semangka dan melon. Bahkan untuk mendukung kegiatan TMMD ini H.Sunyoto menyumbangkan Buah semangkanya untuk yang bekerja karena lokasi panen semangka dekat dengan sasaran fisik TMMD.
"Untuk biaya perawatan tentunya mahal semangka di banding padi akan tetapi hasil yang di dapat lebih banyak semangka apalagi pas dengan musim Puasa.

Satgas TMMD Kodim Demak dan Warga Yasinan Bergilir

DSC_2283DEMAK—Prajurit Satgas TMMD REG 96, yang terdiri dari Yonif 410 Alugoro,Zon Zipur 4/Tanpa Kawandya ,Pos TNI AL dan masyarakat Trengguli serta Babinsa Koramil 03/Wonosalam Kodim 0716/Demak,melaksanakan komunikasi sosial secara intens kepada tokoh agama,tokoh masyarakat desa sasaran TMMD.
Satu model komunikai tersebut adalah, dengan dengan menggelar Yasinan bergilir setiap malam Jumat dari rumah kerumah warga Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam. Acara dimulai sejak pukul 20 00 WIB hingga selesai.
Danki 410 Alugoro, Lettu Sunarta disela sela kegiatan mengatakan,kegiatan Yasinan yang selalu dihadiri Babinsa,babinkamtibmas,Kepala Desa ,Toga,Tomas dan warga Desa tersebut, selain meningkatkan iman dan takwa kita juga sebagai sarana komunikasi kita untuk membaur kepada masyarakat dan kita bisa mengerti apa keluhan masyarakat,dengan begitu kita bisa mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat,tegasnya.
Tokok agama Desa Trengguli, KH.Muh Sirodj menyampaikan rasa senang dan bangganya adanya kegiatan Yasinan bergulir ini ,dengan begitu kami menjadi akrab dan kompak dalam melaksanakan kegiatan ini atupun kegiatan kemasyarakatan lainnya,”katanya.

DI Moment TMMD Kodim Demak, Prajurit Dianjurkan Untuk Shalat Berjamaah

DSC_2909DEMAK – Prajurit TNI yang tergabung Satgas TMMD di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diimbau salat berjemaah. Bahkan, wajib hukumnya, menghentikan segala aktivitas,begitu tedengar kumandang adzan.
Danki 410 Alugoro, Lettu Inf. Sunarta melalui Kepala Desa Trengguli, M Subkhi mengimbau jajaran Satuan Kerja Perangkat Desa, TNI dan Polri saat bekerja di TMMD untuk menghentikan seluruh kegiatan kerjanya saat azan berkumandang. Mereka diminta segera melaksanakan salat lima waktu berjamaah di masjid terdekat di awal waktu.
Lettu Sunarta mengatakan. Anjuran atau himbauan itu adalah wajar sebagai pendidikan kesadaran dan keimanan oleh pemimpin terhadap warganya. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Himbauan Danki 410 salat berjamaah itu dinilai bisa lebih mendisiplinkan para prajurit dalam bekerja.
"Sebenarnya, salat itu merupakan kewajiban. Kita tahu mereka pastinya sudah salat. Tetapi, akan lebih baik jika mereka bisa serentak, dan tidak sendiri-sendiri," kata Sunarta saat mengambil apel di depan kotis TMMD REG 96, Jum’at 13 Mei 2016.
Dia berharap, agar itu bukan menjadi beban bagi para Prajurit dan masyarakat yang beragama Islam. Oleh sebab itu harusnya menjadi pembelajaran tentang betapa pentingnya mengatur waktu bagi prajurit.
"Menyempatkan lima menit untuk kegiatan ibadah di masjid, saya kira akan baik. Mereka lebih bisa memanfaatkan waktu mereka untuk bekerja dan ibadah," kata Sunarta.

‘’Prajurit Tidak Boleh Manja Dengan Menu Seadanya Dalam TMMD

10DEMAK - Inilah yang dilakukan di TMMD 2016 atau yang ke 96 yang dilakukan didesa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, personil anggota TNI lakukan Makan Bersama dengan warga sekitar, dengan makan seadanya membuktikan di kegitan TMMD ini TNI tetap kuat melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung.
Menurut Danramil 03/Wonosalam. Kapten Inf Rustiyanto dirinya juga ikut merasakan arti TMMD yang dilakukan pada saat ini, dan TNI dibantu ibu-ibu warga sekitar salah satunya dalam menyiapkan hidangan makan siang dan malam yang sangat membantu anggota selama ini.

"Ini yang mendekatkan kita selama TMMD yang dilakukan salah satunya makan bersama yang dihidangkan warga sekitar," katanya, Kamis (12/05).
Lanjut dia menambahkan bahwa selama ini untuk masalah makan udah diatur semua sudah ada anggaran yang sudah diberikan, jadi anggota tidak usah membeli lagi untuk masalah makan, dan juga anggota harus tidak boleh manja bila diberikan makan dengan menu seadanya.

"Udah dianggarkan langsung diberikan keibu-ibu yang masak terserah masalah menu makan kita siap selalu dan juga saya tekankan tidak ada anggotapun yang komplen dengan menunya yang peting kebersamaannya," tutupnya.

‘’TMMD Akan Bermafaat Bagi Warga Pedesaan’’

IMG-20160511-WA0158DEMAK – Kasiter Korem 073/Makutarama, Mayor Inf Himawan Teddy Laksono  mengatakan, Rencana Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 96 TA.2016 di Kodim Demak, nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat di pedesaan. Kegiatan nantinya melaksanakan pembangunan dan pengecoran jalan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, pembangunan Parkir dan MCK.
Kasiter Mayor Inf Himawan Teddy Laksono , menyampaikan hal itu disela-sela meninjau lokasi yang di jadikan sasaran TMMD REG ke-96, di desa Trengguli Wonosalam Demak, kamis (11/05)
Kegiatan TMMD Ke 96 diselenggarakan pertengahan Bulan Mei sampai dengan 1 Juni, secara terpadu dan lintas sektoral, baik oleh Prajurit Kodim 0716/Demak, Batalyon 410/Alugoro,TNI AL,Yon Zipur 4/Diponegor.,Polri, maupun Instansi terkait serta masyarakat dilingkungan setempat.
Dalam kegiatan pelasanaan TMMD ini mendapat respon positif dari masyarakat.
"Sedangkan untuk sasaran non-fisik, kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya yaitu kegiatan penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. Karena Desa merupakan suatu daerah yang di dalamnya terdapat segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang dikelola dalam tatanan adat istiadat dan kearifan lokal maupun Pemerintah Daerah," ujanya.

Korem Salatiga Akan Tambah Peralatan Kerja Demi Percepat Pembangunan

IMG-20160511-WA0175DEMAK – Korem 073/Makutarama melalui Kasiter Korem Mayor Inf. Himawan Teddy Laksono  berencana akan menambah peralatan kerja untuk kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim Demak.
Tambahan alokasi peralatan kerja tersebut akan disiapkan dalam waktu dekat ini karena setelah dilihat dan di cek dilapangan personel yang melaksanakan kerja kekurangan peralatan saat Kasiter Korem meninjau lokasi di desa Trengguli,Wonosalam Demak, Rabu,11 Mei 2016
Kasiter Korem 073/MKT Mayor Inf. Himawan Teddy Laksono  mengungkapkan, penambahan peralatan kerja dilakukan karena program TMMD dinilai efektif dan efisien dalam membantu pembangunan daerah. Dalam program ini juga terdapat nilai gotong-royong yang akan mempersatukan masyarakat dengan TNI.
“Jika memungkinkan di perubahan anggaran bisa diubah lagi. Nanti akan kita usulkan untuk masuk di perubahan. Jumlahnya disesuaikan dengan rencana kegiatan dan kemampuan untuk melakukannya,kita bekerja untuk mempercepat pembangunan kenapa harus eman eman untuk menambah alat kerja semua itu demi kemajuan wilayah” ungkap Himawan Teddy Laksono 
Dikatakannya, Korem 073/Makutarama selalu mendukung pelaksanaan TMMD yang dilakukan prajurit. Kedepan Korem akan berkoordinasi bersama Kodim Demak untuk menentukan lokasi pelaksanaan. Wilayah-wilayah yang tergolong kurang atau belum merata pembangunannya akan dipilih untuk dijadikan lokasi program yang dahulu disebut ‘ABRI Masuk Desa’ tersebut.

Dorong Warga Beternak Sapi di Momen TMMD

5Demak – Babinsa Koramil 03/Wonosalam Dim 0716/Demak, untuk Desa Trenggli, Kopka Sukamto, seorang pribadi yang rendah hati yang tak malu mengakui bahwa dirinya seorang peternak sapi, dorong waraga Trengguli untuk mengembangkan ternak.
Kepada sejumlah warga diA menanamkan mental bahwa mengurus sapi bukanlah hal yang tabu. “ Saya mempunyai sapi dirumah, dan sesuai pengalaman sayakan share kepada warga” kata Kopka Sukamto.
Dikatakan, untuk memelihara sapi sebenarnya tidaklah terlalu sulit, justru yang menjadi masalah yang dihadapi kebanyakan peternak sapi adalah bahan makanan yang makin langka di Kabupaten Demak. “Pakan sapi yang berkualitas untuk sapi sudah sulit ditemukan. Yang ada hanya rumput kering yang sebenarnya kurang bagus untuk sapi” jelasnya kepada wartawa, yang menemuinya di sela-sela kegiatan TMMD, Kamis (12/05/2016).
Selain tentang ketersediaan makanan tenak, peternak sapi di Demak dihadapakan dengan metode yang digunakan. “Selma ini petani menggunakan metode konvensional dalam memelihara sapinya. Sebenarnya ada metode yang lebih praktis sehingga sapi – sapi itu lebih cepat gemuk dan layak jual, ” ungkap Sukamto.
Untuk itu, Sukamto berharap Dinas Pertanian dan peternakan Kabupaten Demak dapat membantu warga dengan memberikan kesempatan mengikuti pendidikan kilat (Diklat) beternak sapi. Agar masyarakat juga tidak kebingungan dengan pemasarannya, Diperindag dan dinas terkait diminta memberikan sarana jual beli ternak di kecamatannya.

Perkenalkan TNI Pada Anak-anak PAUD

DSC_2297DEMAK– Disela-sela program TMMD reuler ke-96 Kodim 0716/Demak, Kopral Kepala Sukamto, yang sehari – hari menjadi Babinsa Ramil 03/Wonosalam menyempatkan diri mengunjungi anak-anak PAUDSiwi Lestari Desa, Trengguli Kecamatan Wonosalam.

“Anak – anak harus mengenal TNI. Dengan mereka mengenal TNI maka mereka akan sayang kepada TNI yang selalu hadir disekitar mereka” ungkap Sukamto saat ditemui di sela-sela kegatannya mendatangi anak PAUD Siwi Lestari.

Tampak, anak - anak PAUD Siwi Lestari sama sekali tidak merasa canggung dengan kedatangan tentara itu. Mereka justru gembira dengan kedatangan Sukamto. “Anak – anak senang, mereka justru tertawa – tawa saat pak Kamto (panggilan Kopka Sukamto) ikut bernyanyi bersama siswa” kata Dra. Lestari kepala sekolah PAUD Siwi Lestari.

Dikemukakan, pihaknya bahagia sekali saat ada tentara (Kopka Sukamto – red) menyempatkan hadir dan peduli dengan pendidikan anak – anak PAUD. Metode pembelajaran pak Kamto memang sesuai dengan kurikulum pendidikan anak usia dini. Anak usia emas ini memang harus di didik dengan lembut. Jangan sampai ada paksaan. Dengan model pendidikan dengan banyak bermain akan memberikan kesan positif kepada anak.

Buat Jalan, TNI Lancarkan Ekonomi Warga Kucir - Mayong

DSC_2405DEMAK – TNI bersama warga Desa Kuncir bergotong royong membuka jalan baru menuju Dukuh Mayong. Menurut Kepala Dea Kuncir, Bambang, dirinya meminta kerjasama TNI dalam pembukaan jalan baru tersebut karena permintaan warganya.
“Jalan baru ini sangat dibutuhkan masyarakat. Mengingat saat warga Kuncir hendak ke Dukuh Mayong terpaksa harus memutar jalan yang cukup jauh” ungkap Bambang di lokasi pembukaan jalan baru Kuncir, Rabu (11/05/2016) siang.
Di kegiatan tersebut, selain puluhan personil Koramil Wonosalam, juga terlihat anggota Batalyon 410 Alugoro beserta pasukan gabungan Satgas TMMD, forum pemerhati masyarakat lokal dan masyarakat Kuncir.
Awalnya lokasi yang dijadikan jalan penghubung antar desa itu adalah jalan perkebunan warga yang tidak terawat. Banyak sekali ranting dan pohon tumbang menghalangi jalan tersebut. TNI bersama warga menyingkirkan tumbangan pohon dengan menggunakan gergaji mesin.
Ketua BPD Kuncir Drs. Rukadi sangat terkesan dengan kinerja TNI di masyarakat. “ini luar biasa. TNI bukan saja sebagai pengaman negara, namun juga mengerti kebutuhan rakyat. Bayangkan saja, dengan pembukaan jalan ini pasti banyak warga yang akan mendirikan rumah ataupun tempat usaha di sepanjang jalan tersebut. Ini mendongkrak ekonomi masyarakat” ungkap Rukadi.
Danki 410 Alugoro Lettu Inf Sunarta yang menjadi koordinator lapangan pembuatan jalan baru mengungkapkan, pengerahan anggotanya membuka jalan baru demi menyukseskan pelaksaan TMMD REG-96 yang ditempatkan di Wonosalam. “Sudah menjadi kewajiban tentara membantu masyarakat demi kepentingan bersama” pungkas Lettu Inf. Sunarta.

Kunjungi Lokasi TMMD, Bupati Demak Dapat Simpati Prajurit dan Warga

DSC_2499DEMAK -Bupati Demak yang baru beberapa saat ii dilantik, H.M.Natsir menyempatkan diri mengunjungi Desa Trenggul,Kecamatan Wonosalam, yng dijadikan sasaran TMMD Reguler ke-96, Kodim 0716/Demak, Rabu (11/05/2016).
Dengan diampingi Dandim Demak, Letkol Inf. Nanang T.T Wibisono S.A.P serta unsur Muspika dan Kepala Desa Trengguli, Bupati Natsir mendapat simpatik dari prajurit TNI dan warga setempat yang sedang melaksanaakn program TMMD.
Bupati Natsir menyempatkan diri berbincang bincang dengan warga, dan menanyakan apa yang menjadi kendala dan masalah yang di hadapi warga dalam pelaksanaan TMMD ini. Tidak hanya itu, orang nomor satu di jajaranKodimDemak itu juga meyempatkan untuk foto bersama warga dari yang ikut kerja dalam pembuatan betonisasi jalan.
“Dulu saya kerja disini menjadi guru dan sekaligus kecantol gadis desa Trengguli yang sekarang menjadi istri saya (Mbak Tari istri Bupati Demak,Red). Jadi saya hafal betul desa ini, dulu disini tempatnya mencetak petani-petani dan pekerja handal terutama petani semangka, Untuk itu Desa Trengguli banyak di kunjungi oleh pejabat pusat dan daerah untuk melihat langsung,”terang Bupati Demak H.M Natsir.
“Bapak bapak ini masih ingat saya tidak, dulu saya sering jaga semangka di ujung desa sebelah sana. Jalannya ini masih becek dan licin kalau musim hujan. Sekarang pak Dandim sama saya datang kesini untuk mempercepat pembangunan supaya bapak-bapak ke sawah bisa lancar,’’

Prajurit Satgas TMMD Ajar Anak PAUD

DSC_2373DEMAK -- Apa yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Wonosalam Kopka Sukamto prajurit Kodim 0716/Demak yang tergabung dalam satgas TMMD REG 96 tahun 2016 patut diacungi jempol. Selain menjaga ketahanan negara dari serangan musuh, mereka juga ikut memperhatikan pendidikan anak di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jateng.
Di sela waktu senggangnya, beberapa parjurit satgas TMMD REG 96 menjadi guru sukarelawan bagi siswa PAUD Terpadu Siwi Lestari. Sekolah persiapan masuk Sekolah Dasar ini di beri sedikit ilmu dasar berbaris sedikit permainan sehingga anak menjadi terhibur.
Komandan Koramil 03/Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto mengatakan, awal pendidikan PAUD bermula ketika melihat kondisi anak-anak di PAUD Terpadu Siwi Lestari yang kekurangan tenaga pengajar.

“Metode pembelajaran anak PAUD sebagai Metode Pembelajaran PAUD yang Efektif dan Menyenangkan. Semua orang bisa mengajar namun belum tentu bisa mengajar TK atau PAUD. Mengajar PAUD berarti mengajar anak yang sedang ada di masa usia keemasannya (golden age). Sebuah masa dimana potensi anak sedang berkembang dan saat yang tepat untuk membuatnya menjadi seorang pembelajar yang mandiri dan haus pengetahuan,”Kata Kapten Inf Rustiyanto.
"Hingga saat ini, sudah mencapai jumlah 30 anak didik yang ikut bergabung di PAUD Terpadu Siwi Lestari, kebanyakan anak-anak usia dini yang bergabung adalah dari masyarakat sekitar desa Trengguli," kata Danramil 03/Wonosalam yang sekaligus sebagai komandan lapangan giat TMMD, Selasa (10/05).
Bermain Adalah Pembelajaran yang Efektif di PAUD

Bagi anak, bermain merupakan suatu kegiatan yang sifatnya melekat langsung pada kodrat dan kebutuhan perkembangan anak. Anak usia dini lebih banyak belajar dari pengalaman berinteraksi dengan obyek-obyek konkrit dan orang sekitarnya-teman, guru, orang tua, daripada melalui simbol-simbol tertulis (baca tulis hitung).

Dalam bermain anak bisa melakukan aktivitas yang mempraktekkan kemampuan dan keterampilannya dalam kegiatan mencoba, meneliti dan menemukan hal-hal baru. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan anak di saat bermain bisa membuat anak aktif dan interaktif, baik secara fisik maupun secara mental sehingga dapat mendukung pemberdayaan berbagai aspek perkembangan anak berdasarkan kenginan dan kemauannya sendiri.

Pancasila dan NKRI Mesti Dipertahankan

DSC_2475DEMAK – Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mesti dipertahankan oleh segenap elemen bangsa ini. Jangan sampai Pancasila dan NKRI tergerus oleh ideologi yang mengancam keutuhan dan kedaulatan bangsa.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Muria Kudus (UMK), Subarkah SH. M.Hum mengutarakan hal itu pada diskusi yang diselenggarakan Kodim 0716/ Demak dalam rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-96 di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Selasa (10/5/2016).
‘’Perlu penguatan ideologi kebangsaan agar nasionalisme anak bangsa ini semakin kukuh. Jangan sampai generasi muda bangsa ini ditaklukkan oleh ideologi kiri yang cenderung liberal maupun ideologi kanan yang cenderung fundamental (radikal),’’ ujarnya.
Subarkah memaparkan, gerakan liberal agama bisa dilihat dari munculnya kelompok-kelompok yang memahami Islam dengan pendekatan yang bebas dan menempatkan akal di atas segalanya.
‘’Sementara fundamental Islam yang cenderung radikalis dan ekstrem, merupakan kelompok yang mengusung adanya formalisasi syariat dan terbentuknya pemerintahan Islam (khilafah Islamiyah),’’ terangnya.
Dua ideologi tersebut, yakni liberalisasi dan fundamentalisme beragama, lanjut mantan Dekan Fakultas Hukum itu, harus diwaspadai dalam konteks negara Pancasila dan NKRI saat ini.
‘’Pancasila adalah ideologi bangsa yang dihasilkan dari kompromi atas realitas obyektif dan subyektif bangsa ini. ini sudah final. Maka, Pancasila dan NKRI harus dijaga,’’ tegasnya.
Dalam pada itu, dia pun berpesan agar moderatisme dengan menghargai perbedaan yang ada, benar-benar ditanamkan dalam sanubari para generasi muda bangsa ini. ‘’Dengan inilah, maka kedamaian dan kenyamanan dalam hidup berbangsa akan terwujud,’’ paparnya.

Buka Jalan Baru di luar Program TMMD

DSC_2410DEMAK – Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantu masyarakat desa Kuncir membuka jalan baru menuju Dukuh mayong menuju dukuh kuncir, Selasa (10/05/2016).
Selain puluhan personil Koramil Wonosalam, juga terlihat anggota Batalyon 410 Alugoro beserta pasukan gabungan Satgas TMMD, forum pemerhati masyarakat lokal dan masyarakat Kuncir, secara gotong royong membersihkan pohon yang ditumbangkan dengan gergaji senso dalam membuka jalan baru.
Menurut Kepala Desa Kuncir, Bambang, masyarakat dan TNI membuat jalan baru karena disalah satu jalan yang di daerahnya belum ada akses jalan penghubung menuju kedua dukuh tersebut mereka harus memutar haluan dulu ke desa lain,dimana jalan tersebut juga sangat di butuhkan warga saat panen tiba.
“Karena itu kami membuka jalan baru sepanjang 500 dengan lebar 5 meter ketebalan 30 cm menuju ke dua kampung itu akan tetapi jalannya secara bertahap dalam pengerjaannya ,yang pertama akan kami kasih tanah padas dulu,” ungkapnya.
Kegiatan pembukaan jalan tersebut merupakan intruksi dari masyarakat melalui perangkat desa. Dalam membuat jalan baru itu, semua dilakukan secara swadaya, dimana semua alat mesin potong dan truk pengangkut kayu sekaligus bahan bakarnya disiapkan oleh warga masyarakat desa kuncir.
Danki 410 Alugoro Lettu Inf Sunarta yang menjadi koordinator lapangan pembuatan jalan baru mengungkapkan, pengerahan anggotanya membuka jalan baru, demi menyukseskan pelaksaan TMMD REG 96 yang ditempatkan di Wonosalam, apalagi sudah menjadi kewajiban tentara membantu masyarakat demi kepentingan bersama.
Begitupun ketua BPD desa Kuncir Drs.Rukadi mengaku sangat terkesan dengan gebrakan lurah Kuncir bapak Bambang, sehingga dia dan anggotanya ikut membantu dalam membuat jalan baru, dengan harapan akses jalan bagi masyarakat bisa terbuka, sehingga masyarakat bisa membangun rumah sepanjang jalannya yang sudah dibuka.

Pelibatan TNI Dalam Pembangunan, Menghemat 30% Anggaran

DSC_2133Demak (08/05/2016) – Pembangunan pagar sekolahan pada sabtu pagi (07/05) di SDN 1 Trengguli Kecamatan Wonosalam yang melibatkan TNI dari satgas TMMD Dim 0716/Demak menuai evaluasi positif. Sri Utami, S.pd kepala sekolah SDN 1 menilai keberadaan TNI dalam pembangunan pagar sekolahan yang dipimpinnya bermanfaat dan sangat membantu. Menurut Sri Utami, dengan hadinya TNI membantu pembangunan akan menghemat anggaran sekitar 30%. “Sisa dana itu kan bisa digunakan untuk kepentingan pendidikan yang lain” jelasnya.
Keberadaan TNI yang bekerja membantu pembangunan pagar tidaklah dibayar. Hal itu murni pengabdian kepada masyarakat. Dana yang seharusnya untuk membayar tenaga dapat disisihkan untuk hal lain demi majunya dunia pendidikan di Kabupaten Demak. Melalui seksi penerangan DIM 0716/Demak, TNI berkomitmen membantu warga dalam membangun infrastruktur yang dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Demak.
“Selain mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, pengerahan TNI juga berfungsi sebagai perampingan anggaran” ungkap Ma’ruf salah satu personil seksi penerangan Dim 0716/Demak. Komitmen TNI ini bukan tanpa dasar. KSAD yang beberapa hari kemarin berkunjung telah memerintahkan secara langsung kepada Dandim untuk membantu warga dalam membangun infrastruktur di wilayahnya.(Pendim 0716/Demak)

Ikut Serta Dalam Pembangunan Pagar Sekolah, Bukti TNI Dukung Dunia Pendidikan

DSC_2148DEMAK (08/05/2016) – Dukungan TNI pada dunia pendidikan bukan hanya memberikan pelatihan bela negara di sekolah – sekolah. Bantuan tenaga untuk pembangunan pagar sekolah yang di biayai oleh dinas pendidikan Kota Demak adalah bentuk lain dari kepedulian TNI pada dunia pendidikan Indonesia. SDN 1 Trengguli yang berhampiran langsung dengan jalur pantura yang sebelumnya tanpa pagar, pagi ini (07/05) nampak kokoh menjulang pagar tembok setinggi 2 meter.

Pagar sekolah setinggi 2 meter dengan panjang 12 meter yang digagas oleh kepala sekolah SDN 1 Trengguli Sri Utami, S.pd berfungsi sebagai pengaman bagi siswa. Gedung sekolah yang berdekatan dengan jalan raya membuat Sri Utami kuatir kepada muridnya. “SDN 1 Trengguli ini kan dekat dengan jalan raya. Kadang ada siswa yang keluar dari lingkungan sekolah” kata Sri Utami.

Sebagai bentuk pengakuan keberadaan TNI di hati jajaran guru dan siswa, kepala sekolah SDN 1 Trengguli Sri Utami, S.pd memasukkan anggota satgas TMMD sebagai wakil pelaksana pembangunan pagar di sekolahannya. “Ini adalah bentuk pengakuan kami bahwa TNI ada di hati rakyat. Kami berterima kasih dan bangga TNI dapat membantu pembangunan pagar di SDN 1 ini” ungkapnya.(Pendim 0716/Demak)

 

Bangun Area Parkir Masjid Sepanjang 20M Dalam Sehari, TNI Dapat Pujian

2166.fwDemak (07/05/2016) – Jika warga beribadah, tentu ingin sebuah kekhusyukan tercipta di tempat itu. Hal ini akan terjadi jika kendaraan yang digunakan para jamaah tersedia tempat parkir yang cukup. Melalui program karya bhakti TMMD Dim 0716/Demak, Takmir masjid Al-Khoiriyah Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam meminta prajurit TNI membantu pembangunan area parkir masjid.

Area parkir seluas 30m² dengan ketebalan beton 15cm selesai dalam satu hari. “Ini adalah pembangunan yang sangat cepat. Mengingat semua dikerjakan dengan manual. TNI memang perkasa” puji Ali Murtadlo mewakili takmir masjid.

Danramil Wonosalam yang berada dilokasi menerangkan, TNI ada untuk rakyat. “TNI hadir dan manunggal dengan rakyat. Sesuai dengan pesan Dandim 0716/Demak, gunakan TNI untuk kepentingan rakyat. Kami dibekali tenaga, kemampuan dan semangat. Gunakan sebaik – baiknya” kata Danramil mengutip pesan atasannya.

Warga Trengguli Tidak Mau Ketinggalan TMMD

0367.fwDEMAK – Kepala Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam , Demak, M.Subki siap bekerjasama untuk menyelesaikan pembangunan jalan desa di program TMMD.
“Sebagai desa yang disasar oleh program TMMD ini, pastinya kami siap untuk bisa bekerjasama atau sambatan dengan TNI. Sehingga semua masyarakat akan kita imbau agar ditugaskan untuk ikut berperan serta dalam proses pembangunan ini,” kata M.Subki.
Sementara itu, dirinya juga sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi,pemerintah kabupaten dan masyarakat. Sebab peranan mereka sangat besar pada pembangunan. Terutama di TMMD.
“Kita patut syukur dan terima kasih kepada pemerintah yang ada. Sebab program TMMD ini bisa berjalan. Dan nantinya di saat sudah selesai pembangunan tentunya akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan desa. Terlebih menuju desa yang sejahtera dan Demak yang baik,”ujarnya.
Pada intinya, pembangunan ini bukan hanya sebagai tugas TNI dan pemerintah. Melainkan semua kalangan yang ada.

Meski Cuaca Tak Bersahabat, Prajurit Bersama Warga Semangat Kerjakan Fisik TMMD Kodim Demak

1857.fwDEMAK—Walaupun kondisi alam yang berubah-ubah, terkadang tak bersahabat dengan hujan dan kadang-kadang terik matahari yang menimbulkan panas , para prajurit dan warga Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, tetap semangat kerjakan proyek fisik di TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak.
Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Nanang TT Wibisono, memberi apresiasi kepada para prajurit dan warga Trengguli tersebut. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah demi tercapainya pembangunan bagi masyarakat di wilayah Trengguli kecamatan Wonosalam. ‘’ TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakatnya seperti yang dilakukan Prajurit Satgas TMMD di wilayah Kodim 0716/Demak bersama masyarakat di wilayah Kelurahan Trengguli,’’ tandasnya.
Dari pantauan di lapangan, dalam melaksanakan proyek fisik TMMD reguler ke-96, tampak begitu besarnya semangat masyarakat. Mereka tidak pernah lelah untuk ikut berperan serta bersama anggota TNI bekerja di sejumlah program fisik TMMD.
Masyarakat bekerja membantu prajurit satuan tugas TMMD diwilayah Kodim 0716/Demak di Kecamatan Wonosalam dengan semangat. Walaupun terlihat panas yang menyengat kulit karena Demak dekat daerah pantai, namun semangat membantu kegiatan TMMD ke 96 masih berperan aktif untuk ikut membantu.

TNI Demak dan Warga Terus Dikebut Betonisasi di Desa Trengguli

IMG_1912DEMAK – Di hari ke-4 TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak, prajurit TNI Kodim Demak bersama warga terus kebut pembetonan jalan di desa sasaran, yakni Desa Trengguli, kecamatan Wonosalam. Jalan tersebut akan menghubungkan antara Desa Trengguli ke Desa Kuncir.
Semangat bergotong royong antara TNI dan masyarakat tampak berjalan dengan baik. Penimbunan jalan yang baru dibuka itu, semula dari tanah liat, hanya saja karena semangat bergotong royang yang tinggi, kini jalan tersebut sudah mulai dicor beton. ‘’Ini proses betonisasi jalan terus dilakukan,’’ ungkap Kepal Desa Trengguli, M.Subki, Jum’at, (6/5/2016).
Menurut M.Subki, pembuatan jalan baru tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan ekonomi masyarakat kedua desa (Trengguli dan Kuncir).Pasalnya, sebelumnya, jika melewati jalan itu, warga harus bersusah payah karena becek dan licin saat hujan. Untuk itu, jika jalan sepanjang 650 meter ini rampung dibeton akan memudahkan warga untuk melalui akses jalan sawah itu dari dan menuju ke Desa Kuncir.
“Secara otomatis pembangunan jalan baru ini turut mendongkrak perekonomian masyarakat, sebab warga bisa dengan mudah menjual hasil penen sawah ke pusat kota dengan harga yang lebih baik,” ujar M.Subki.

Lewat Dandim, KASAD Pesan Agar Prajurit Jaga Nama TNI di TMMD

DSC_2050DEMAK –Di setiap dada prajurit harus selalu terpatri jiwa juang, dan semangat pengabdian pada bangsa di manapun dia bertugas. Karena ketika jiwa juang yang dilandasi semangat juang secara sinergis dilaksanakan dalam setiap pelaksanaan tugas maka dapat dipastikan prestasi yang optimal akan didapatkan.
Demikian juga ketika KASAD Jenderal TNI Mulyono mampir dan berkunjung ke Demak dalam melaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Agung Kabupaten Demak, Jum’at siang (06/05/16).
Sementara, dalam waktu bersamaan saat ini Kodim 0716/Demak sedang melaksanakan kegiatan TMMD Reg -96 di Desa Trengguli. Beberapa prajurit disela-sela aktifitas mengemukakan, para prajurit merasa terpacu semangat etos kerjanya, biarpun KASAD tidak berkunjung kelokasi TMMD, di Desa Trengguli.
KASAD menitipkan pesan melalui Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P, supaya jaga nama baik TNI khususnya Angkatan Darat dalam program TMMD. Supaya TNI lebih manunggal dengan rakyat, tumbuhkan semangat gotong royong selalu menjadi pedoman prajurit dalam setiap kehidupannya.
Merespon penyampaian KASAD dari prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD menyataka akan menjaga amanat KASAD bahwa hal tersebut juga menunjukkan semangat juang yang tinggi dari Prajurit TNI.

100 Lebih Prajurit Diterjunkan di TMMD Kodim Demak

IMG_1890DEMAK - Untuk mengejar target sejumlah proyek fisik di TMMD Regule ke-96 Kodim 0716/Demak, di setiap harinya, 100 lebih prajurit diterjunkan di beberapa kegitan fisik di desa sasaran,, yakni di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam.
Menurut Danramil Wonosalam, Kapten Inf Rustiyanto menjelaskan, jumlah personil TNI yang dikerahkan pada TMMD Kodim Demak 2016 kali ini, sebanyak 110 anggota. Sementara dari warga masyarakat tidak kurang sekitar 80 orang, mereka secara bergantian ikut gotorng royong.
Bergat gotong royong antara TNI dan warga itu, untuk proyek jalan, setiap harinya berhasil mendapatkan 7 plong, sehingga hingga saat ini sudah berhasil mempreoleh 21 plong (20%). Kegiatan betonisasi jalan itu akan dilaksanakan selama 30 hari sejak dibuka pada Selasa, (3/5/2016) hingga Rabu, (1/6/2016) mendatang.
Danramil Kapten Inf. Rustiyanto mengatakan, pembangunan jalan Trengguli – Kuncir Kecamatan Wonosalam tersebut merupakan salah satu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 yang diselenggarakan atas kerjasama Pemerintah Daerah (PEMDA) Demak dengan Kodim 0716/Demak.
Dijelaskan, untuk mempercepat pekerjaan saat ini di lapangan ada 4 alat berat yakni molen ditambah 6 unit damtruck untuk melangsir pasir,koral dan Padas.“Kita semua mengharapkan pengecoran jalan sepanjang 650 meter ini akan rampung dalam kurun 1 bulan, sehingga jalan pun bisa diakses oleh masyarakmat kedua desa,” ujar Danramil.

Tunjang Kerja, Prajurit Dapat Jatah Perlengkapan kerja

kaporlapDEMAK -- Pasi Log Kodim 0716/Demak, Kapten Inf. Suparjan mengawasi secara langsung pelaksanaan pembagian Kaporlap (Perlengkapan Perorangan Lapangan) kepada anggota Satgas TMMD REG 96 tahun 2016 Kodim 0716/Demak, di Kolat TMMD Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam,Demak, Kamis (5/05).
Kaporlap tersebut merupakan jatah untuk anggota yang menjdi Satgas TMMD, terdiri dari beberapa item. Diantaranya pakaian PDL,sepatu Boot,kaos loreng dan sepasang kaos kaki PDL.
Menurut Pasilog Kapten Suparjan, pembagian Kaporlap ttersebut adalah wujud kepedulian dan perhatian pimpinan TNI AD kepada seluruh anggota yang tergabung Satgas TMMD. Peralatan kerja itu sangat dinanti-nantikan oleh seluruh prajurit yang ada di desa Trengguli dalam TMMD. ‘’ Diharapkan pembagian Kaporlap ini dapat menunjang dan membangkitkan semangat serta kemauan dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,’’ ungkapnya..
Dia menambahkan, bahwa pembagian Kaporlap kali ini merupakan jatah dari satuan atas dalam hal ini Korem 073/Makutarama khusus untuk personel yang tergabung TMMD REG 96 tahun 2016.
Kaporlap ini akan didistribusikan kepada seluruh personil anggota Satgas TMMD wilayah Demak secara merata. Tehnik pembagiannya akan didistribusi langsung ke masing-masing perorangan.

Kasrem Tinjau Lokasi TMMD Reg 96 di Demak

IMG_1939DEMAK – Kasrem 073/Makutarama, Letnan Kolonel Inf Agustinus Sinaga, meninjau pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa TMMD Ke-96 tahap 1 tahun 2016, Kodim 0716 Demak. Yakni, di di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak, Kamis Siang (04/05/2016).
Saat di Desa Trengguli, Kasrem mengunjungi beberapa lokasi TMMD Ke-96. Diantaranya tempat tinggal prajurit bersama masyarakat, tempat pengecoran jalan sekaligus memberi pengarahan kepada prajurit yang melaksanakan TMMD.
''Saya jauh-jauh dari Korem 073/Makutarama, datang ke sini, tidak lain untuk menyaksikan secara nyata apa yang dilakukan prajurit saya bersama masyarakat Demak, apakah yang telah diperintahkan Bapak Kasad, sudah mereka laksanakan,'' ungkap Kasrem yang juga mantan Danyon 410 Alugoro itu..
Ikut mendapingi Kunjungan Kasrem, Kasdim 0716/Demak, Mayor Arm. Dede Sudrajat, Pasilog kodim 0716,Pasiter Kodim 0716,Kepala Desa serta para pejabat Desa Trengguli.

Yonif 410 Kerahkan 90 Personil di TMMD Kodim Demak

DSC_1819DEMAK - Yonif 410/Alugoro mengerahkan 90 personil untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0716/Demak, yang secara resmi dibuka Selasa (3/tinggal bersama-sama warga selama pelaksanaan TMMD.
Komandan Yonid/410/Alugoro, Mayor Inf. M Heri Amrulloh, yang hadir pada upacara pembukaan TMMD Kodim Demak di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam itu ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa kesatuanya menerjunkan 90 personi di TMMD Kodim Demak. ''Ya, mulai hari ini (Selasa 03/05/2016), ada 90 personil Yonif 410 yang ikut mensukseskan TMMD Kodi Demak,''tandasnya.
Dia menjelaskan, pada waktu bersamaan, Yonif 410 juga menerjunkan pasukan dengan jumlah 30 personil untuk mendukung TMMD Sengkuyung Kodim 0721/Blora,, yang juga dimulai Selasa (3/05/2016). 'Sepenuhnya kami mendukung TMMD baik di Demak maupun di Blora, karena semua itu wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat,'' tambah Mayor Inf. M Heri Amrulloh.

Kegiatan Awal Pembukaan TMMD Sudah Mulai Tampak

DSC_1878DEMAK--Kegiatan TMMD ke 96 Kodim 0716 Demak sudah mulai tampak kegiatannya hasilnya Selasa sore 3 Mei 2016, Kegiatan TMMD ini dipusatkan di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak ini menerjunkan 150 prajurit TNI AD, AL, dan Polri serta partisipasi masyarakat setempat. Kegiatan hari ini. Diawali dengan Apel pengecekan oleh Dan SSK lettu Inf Nasrullah .dilanjutkan dengan perataan tanah dan pengecoran seluas 3 plong dengan perincian ukuran 6 x 3 jumlah 18 meter diawal pembukaan TMMD.
Bagian lain para prajurit bersama-masyarakat menurunkan pasir dan batu koral dengan Dump Truk yang diarahkan sesuai dengan titik bongkar sehingga dalam proses pengecoran dengan mesin molen lebih mudah pengangkutannya oleh para TNI dan masyarakat. Kegiatan lain yang tak kalah serunya ada pengikatan rangka besi (ram raman) dengan tali kawat untuk kekuatan jalan sehingga lebih kuat dan kokoh sehingga dalam program TMMD ini ada perubahan yang lebih baik
Sebagian prajurit melakukan pembongkaran semen di atas truk serta pengambilan air samping irigasi untuk melarutkan semen dan material sehingga kedepan ada akses jalan untuk mempermudah tranfortasi warga.
“Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian TNI kepada masyarakat Trengguli. Sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terpelihara dengan baik”tegas Lettu Nasrullah selaku komandan SSK satgas TMMD REG 96 di wilayah Kodim 0716/Demak.

Bupati Demak Terpilih Hadiri Pembukaan TMMD

DSC_1697DEMAK – Bupati Demak terpilih H.Muhammad Natsir yang akan di lantik pada tanggal Rabu (04/05/2016) hari ini menjadi Bupati Demak, Selasa (03/05/2016) lalu menyempatkan diri untuk menghadiri acara pembukaan TMMD Reg 96 Tahap 1 tahun 2016 di lapangan Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak.
Kepada Wartawan Muhammad Natsir, yang juga Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Demak mengatakan, kehadirannya di desa trengguli dalam rangka silaturrahmi memenuhi hajat undangan dari Kodim 0716/Demak di Wonosalam tersebut.
“Silaturrahmi biasa, kami memenuhi undangan masyarakat disini,” ucap Wakil Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Demak itu.
Disinggung mengenai kehadirannya, adanya maksud langkah konsolidasi perkenalan diri sebagai Bakal Calon Bupati Demak 2017-2022, Muhammad Natsir tidak menampik hal itu.“Iya kan baru sekedar bakal calon, konsolidasi perlu dibangun, kalau tak kenal kan tidak sayang,” kata Muhammad Natsir
Menurut Pantauan, dalam acara silaturrahmi itu, Muhammad Natsir terlihat didampingi Seksi Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dan Humas, H.Muklis dan beberapa orang lainnya.
Kedatangan Muhammad Natsir disambut langsung oleh Dandim 0716/Demak Letkol Inf Nanang T.T Wibisono S.A.P dan rombongan dari tamu yang di undang beserta masyarakat Trengguliu Wonosalam.

Kasrem 073/MAKUTARAMA Kunjungi Kolat TMMD

DSC_1906DEMAK – Usai upacara, Kepala Staf Korem 073/Makutarama Letkol Inf Agustinus Sinaga yang didampingi Kepala staf Kodim 0716/Demak, Mayor Arm. Dede Sudrajat meninjau kesiapan Markas Komando latihan TMMD Reg 96 tahun 2016 dalam persiapan kegiatan di daerah Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak
Turut hadir mendampingi Kasrem 073/Makutaram antara lain, Pasiter Kodim 0716/Demak, Kapten Arh Jayadi,Pasi log kodim 0716/Demak Kapten Inf Suparjan , Dan Yonif 410/Alugoro Letkol Inf Heri.
Kasrem 073/Makutarama beserta rombongan memulai kunjungannya ke Kolat TMMD Reg 96 dengan meninjau Posko 1 kolat desa Trengguli Wonosalam Demak.
Dalam kesempatan tersebut KasremLetkol Inf Agustinus Sinaga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan prajurit yang begitu bersemangat dalam melaksanakan kegiatan TMMD ke -96, di Dusun Temu Ireng, Desa Trengguli Kec. Wonosalam. Dia berharap agar pelaksanaan TMMD ke 96 yang secara resmi dubuka pada 3 Mei 2016 mendatang, hasilnya dapat maksimal dan selesai tepat waktu.
Taampak masyarakat merasa bangga karena bisa bertatap muka secara langsung dan berkomunikasi. Apalagi Kepala Staf Korem yang juga meninjau rumah yang akan dilantainisasi dan rehap.
Diakhir tinjauannya, Kasrem 073/Makutarama Letkol Inf Agustinus Sinaga berkesempatan mengambil apel babinsa dan batalyon 410 Alugoro untuk diberi pengarahan, di posko komando latihan TMMD.