Oct 18

Harapan Bupati Natsir Saat Buka Kwarran Wonosalam

DEMAK – Melalui Gerakan Pramuka diharapkan dapat terbentuk manusia Indonesia yang berkepribadian, memiliki mental spiritual dan moral yang baik, tinggi kecerdasan dan ketrampilan serta menjadi patriot pembangunan dan perekat persatuan bangsa. Demikian disampaikan Bupati Demak HM. Natsir saat membuka Jambore Ranting Ke-22 Tahun 2019 Kwartir Ranting Wonosalam, Kamis (18/10).
”Di tangan kalian-kalianlah, nasib bangsa ini akan ditentukan,” kata Natsir.
Sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia pada umummya dan di Kabupaten Demak pada khususnya, Gerakan Pramuka dituntut untuk dapat memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan, terutama dalam menyelesaikan masalah kaum muda.
“Kakak sangat bersyukur karena Pramuka hingga saat ini masih eksis memberikan sumbangsihnya bagi kemajuan pembangunan, khususnya di Kabupaten Demak. Harapan Kakak, dengan diadakannya kegiatan jambore ini akan lebih menggelorakan semangat patriotisme, kepeloporan, kedisplinan, serta persatuan dan kesatuan yang tertanam dalam jiwa setiap anggota Praja Muda Karana,” terang Natsir.
Ketua Kwarran Wonosalam Slamet, S.Pd.SD., M.Si menjelaskan, Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 17 sampai dengan 19 Oktober 2019 di Lapangan Desa Sidomulyo tersebut diikuti 900 anak dari SD,MI, SMP dan MTs se Kwarran Wonosalam yang terbagi dalam 45 pangkalan dimana setiap pangkalan terdiri dari 20 anak.
Dikatakannya, tujuan Jamran Wonosalam ke XXII tahun 2019 antara lain, melaksanakan program kerja Kwarran Wonosalam, perekat persatuan dan ajang silaturahmi antar anggota Pramuka dan penumbuh kecintaan terhadap NKRI, sebagai manifestasi rutinitas pembinaan kepramukaan di setiap pangkalan, serta pembentukan jiwa yang mandiri, kreatif, tangguh, peduli terhadap lingkungan dan berkarakter mulia. (Humas Demak)

Bagikan