Pembina PMR Se Kabupaten Demak Ikuti Pelatihan

DEMAK – Guna meningkatkan pengetahuan tentang sistem pembinaan palang merah remaja (PMR), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak menggelar pelatihan pembina PMR se- kabupaten Demak yang berlangsung di ruang pertemuan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Jum’at (1/11).
Bupati Demak HM. Natsir yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, pelatihan tersebut sangat dibutuhkan karena sebagian besar wilayah Demak adalah perdesaan yang melewati banyak sungai dan persawahan. Lokasi gedung sekolah yang biasanya berada di pinggiran desa rawan terjadi bencana dan kecelakaan. Sehingga penting sekali bagi para guru untuk menguasai ilmu dan keterampilan dalam membantu kebencanaan, kecelakaan bagi masyarakat semuanya. “ilmunya tidak hanya untuk muridnya saja tapi bisa digunakan untuk membantu masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Dikatakannya, dimanapun tempat tinggalnya, baik di kota maupun di desa, keberadaan guru sangat dibutuhkan.
Disampaikan juga oleh Natsir, PMI harus bergerak terus. Salah satu kader PMI adalah PMR. sedangkan PMR ada di setiap sekolah. Kalau perlu setiap sekolah menjadi ranting PMR. Sehingga ke depan anggota PMI tidak kekurangan kader. “Kader PMI sudah banyak di SD, SMP,SMA ada semua,” katanya.
Kepala Markas PMI Kabupaten Demak Ade Heriyanto selaku Ketua Panitia menjelaskan, karena alasan jumlah peserta yang cukup banyak maka kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap yang pertama diikuti oleh para guru yang ditunjuk sebagai pembina PMR di masing-masing Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Demak. Tahap ini akan berlangsung selama tiga hari yang dimulai pada tanggal 31 Oktober sampai dengan 2 November 2019. Sedangkan tahap berikutnya akan diikuti oleh para guru SMP, MTs, SMA dan MA se Kabupaten Demak akan berlangsung pekan depan.
Ade mengatakan, materi yang disajikan dalam pelatihan meliputi, kebijakan PMI, gerakan palang merah, managemen PMR, kepemimpinan, perawatan keluarga, pertolongan pertama dan sosialisasi jumpa gembira.
Ditambahkannya, materi pertolongan pertama, tentang penanganan pertama terhadap teman atau orang sekitar yang pingsan dan luka terbuka menghadirkan pembicara daru RSUD Sunan Kalijaga. (Humas Demak)

Bagikan