Arsip Tidak Boleh Disepelekan

DEMAK – Bangsa yang maju adalah bangsa yang menghargai peranan orang-orang yang terlibat di dalam kearsipan. Oleh karena itu arsip tidak boleh disepelekan, karena arsip memiliki peran strategis dalam pembangunan. Bayangkan saja bila negara ini tidak memiliki arsip yang memadai. Boleh jadi beberapa aset intelektual yang kita miliki pasti sudah berpindah ke negara lain.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Demak melalui Plt. Asisten Administrasi Sekda, Hadi Waluyo SH, M.Pd, saat membuka kegiatan Sosialisasi Kearsipan, Rabu (04/12) di aula Gedung Grhadika Bina Praja Kabupaten Demak. Acara yang dihadiri oleh para Kepala OPD, sekretaris dinas/badan, camat, kasubbag tata usaha, dan arsiparis serta pengelola kearsipan se-Kabupaten Demak tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah dan Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah.
“Saya sangat apresiatif atas diselenggarakannya kegiatan sosialisasi ini. Mengingat tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen yang tinggi dari semua unsur penyelenggara negara agar dapat melaksanakan tugas kearsipan secara baik di masing-masing institusi. Oleh karena itu, saya harapkan saudara sekalian dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya,” kata Hadi.
Pada hakekatnya sosialisasi kearsipan merupakan penyebarluasan informasi yang berhubungan dengan aspek kearsipan, baik itu menyangkut peraturan perundangan bidang kearsipan maupun program-program aktual bidang kearsipan.
Dinas Perpustakaan dan Arsip sebagai instansi teknis yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pembangunan kearsipan di Kabupaten Demak dituntut untuk lebih menggiatkan kegiatan sosialisasi kearsipan ke segenap unsur, baik itu penyelenggara negara maupun masyarakat. Hal ini dilakukan dengan harapan agar upaya pengelolaan arsip dapat berjalan baik dan terarah.
“Saya berharap amanat dari undang-undang kearsipan dapat diterapkan dalam tugas dan fungsi di masing-masing instansi. Sehingga nantinya arsip-arsip yang ada di masing-masing OPD dapat lebih tertata. Ini harus diperhatikan mengingat pengelolaan arsip merupakan salah satu point penilaian dari SAKIP” tegas Hadi Waluyo. (Humas Demak)

Bagikan