Sipandu Mata Gajah, Inovasi Baru Pangkas Birokrasi
>
>
Sipandu Mata Gajah, Inovasi Baru Pangkas Birokrasi

DEMAK – Kecamatan Gajah kini memiliki inovasi baru yang bertujuan untuk memangkas birokrasi. Aplikasi pelayanan terpadu Kecamatan Gajah (Sipandu Mata Gajah) adalah aplikasi yang memudahkan masyarakat, khususnya dalam pengurusan berkas yang membutuhkan legalitas pejabat yang berwenang di kecamatan. Aplikasi tersebut diluncurkan oleh Bupati Demak, HM Natsir di Balai Desa Banjarsari Kecamatan Gajah, Rabu (12/2/20).
Bupati Demak, HM Natsir dalam sambutannya sangat mengaresiatif adanya Sipandu Mata Gajah ini. “Melalui aplikasi ini masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan selembar surat pengantar. Saat ini sudah jamannya berkas administrasinya yang jalan”,
Orang nomor satu di Kabupaten Demak pun menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat . “Kalau bisa dipermudah, mengapa harus dipersulit. Kalau bisa dipersingkat, mengapa harus diperlambat?”, tegas Bupati.
Hal senada juga diungkapkan Camat Gajah, Drs. Agung Widodo, MM. “Kami berupaya semaksimal mungkin memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat. Maka, kami berinovasi untuk mengintegrasikan pelayanan yang ada di desa dan di kecamatan. Selain itu, aplikasi ini juga bertujuan untuk meminimalisir potensi adanya pungutan liar”.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan simulasi aplikasi “Sipandu Mata Gajah” dipandu Kasie Pemberdayaan Masyarakat, Istichari.
Dalam simulasi tersebut pemohon surat pengantar kecamatan hanya perlu datang ke balai desa dan menyerahkan kartu keluarga dan KTP untuk dimasukkan dalam data base. Setelah mendapatkan verifikasi dari desa akan disampaikan ke Kecamatan di mana akan mendapatkan tandatangan elektronik dari Camat. Pemohon dapat langsung mencetak surat pengantar di mana saja tanpa harus menunggu lama. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart