Pembukaan Grebeg Besar Oleh Bupati Demak – KABUPATEN DEMAK

Aug 06

Pembukaan Grebeg Besar Oleh Bupati Demak

DEMAK – Grebeg besar merupakan salah satu agenda wisata budaya unggulan yang ada di Kabupaten Demak dan harus terus dilestarikan. Sejak dahulu grebeg besar dijadikan sebagai sarana para Wali dalam rangka mengumpulkan orang dengan jumlah banyak untuk menyampaikan dakwah. Perayaan grebeg besar juga salah satu tradisi untuk melestarikan budaya Daerah di Kabupaten Demak dalam menyambut datangnya hari raya Idul Adha menjadi momen kebanggaan masyarakat Demak sebagai kota Wali.
Demikian disampaikan oleh Bupati Demak H.M Natsir saat membuka Grebeg Besar Kabupaten Demak yang diadakan di Pendopo Kabupaten Demak, Jum’at (3/8) dengan didampingi oleh Wakil Bupati Demak Drs. H. Joko Sutanto beserta istri, Sekda Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes, Kepala OPD dan Kecamatan di Kabupaten Demak, Direktur CV. Diana Ria Enterprice dan beserta Perwakilan Pedagang di Grebeg Besar. “Harapannya pasar rakyat grebeg besar tidak hanya digunakan sebagai kegiatan hura – hura dan konsumtif, namun juga sebagai wahana penyampaian dakwah dan ajakan berbuat baik” ungkap Natsir.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak Rudi Santoso, S.H dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menguri – uri budaya lokal Demak sebagai Kerajaan Pertama di pulau Jawa sekaligus pusat penyebaran agama islam di pulau Jawa. Pada perkembangannya grebeg besar dijadikan atraksi wisata menarik Kabupaten Demak. “Terlebih ketika berlangsungnya arak – arakan prajurit patang puluhan yang diarak dari Pendopo Kabupaten menuju makam sunan kalijaga di Desa Kadilangu, selain itu juga ada arak – arakan Tumpeng sembilan yang dinanti masyarakat Demak maupun wisatawan dari Kota lain” Jelas Rudi.
Rangkaian kegiatan Grebeg Besar yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus pukul 15.30 WIB direncanakan ada kunjungan ke Makam Raden Fatah di komplek pemakaman Masjid Agung Demak dan makam Sunan Kalijaga di Desa Kadilangu. Kemudian pada tanggal 21 Agustus pukul 19.00 Wib dilaksanakan iring – iringan tumpeng sembilan dari Pendopo Kabupaten menuju Serambi Masjid Agung dilanjutkan pengajian.
Selanjutnya, Puncak acara Grebeg Besar adalah setelah sholad Ied dan penyerahan hewan korban pada tanggal 22 Agustus adalah prosesi penjamasan pusaka yang diarak dengan prajurit patang puluhanan dari pendopo menuju ke makam Kanjeng sunan Kalijaga. Yg diikuti oleh Bupati Demak, Wakil bupati Demak, Forkopimda, Kepala OPD dan Pejabat eselon III. Perayaan grebeg besar dimeriahkan dengan Pasar rakyat yg berlangsung mulai tanggal 3 sampai dengan 26 agustus yang berada dilokasi parkir wisata Tembiring yg dipercayakan oleh CV. Diana Ria Interprice Demak sebagai Pengusaha Hiburan Warga Demak. Pada pembukaan grebeg besar juga disuguhi Tarian rampak zipiin pesisir utara oleh siswa SMPN 2 Guntur dan tampilan oleh Pamade (Persatuan Mas Mbak Demak). (Humas Demak)