Nov 07

Latram Kebencanaan BPBD Kabupaten Demak

DEMAK – Latihan Ketrampilan Badan Penanggulanagn Bencana Daerah Kabupaten Demak berlangsung di Aula BPBD Kabupaten Demak, Selasa (6/11).
Wakil Bupati Demak Drs. H. Joko Sutanto yang hadir pada kesempatan tersebut mengungkapkan, bencana memang tidak bisa dihindari. Namun setidaknya kita dapat mengantisipasi dan memberikan reaksi cepat melalui prediksi kepada masyarakat untuk meminimalisir jatuhnya korban. ” Dengan ketinggian 0 hingga 30 meter dari permukaan air laut, Kabupaten Demak termasuk daerah hilir yang setiap musim hujan teraliri air dari daerah lain di wilayah hulu sehingga kita harus selalu siap untuk mengantisipasinya, ” ungkap Joko.
Joko menambahkan, aliran air dari hulu tersebut biasanya meninggalkan endapan lumpur yang mengakibatkan sedimentasi di sungai sehingga mengakibatkan banjir. Selain banjir, Kabupaten Demak juga waspada angin puting beliung dan juga rob. “Tingkatkan kewaspadaan terhadap bencana” tegas Joko.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak Drs. M. Agus Nugroho LP selaku ketua pelenggara mengatakan tujuan kegiatan pelatihan ketrampilan tersebut untuk meningkatkan kapaistas dan kemampuan para anggota BPBD dan DAMKAR serta semua jajarannya untuk semakin trampil dan makin tangguh dalam menghadapi setiap bencana. “Di Kabupaten Demak itu ada 5 Bencana yang dihadapi, yaitu Kekeringan Kebakaran, Banjir, Longsor, dan Putting Beliung. Sedangkan untuk Rob belum dikategorikan sebagai bencana” tegas Agus.
Agus melanjutkan, peserta yang ikut 50 orang dari personil BPBD, PMI, Dinas terkait, TNI, Polri, dan perwakilan Kecamatan. Ia juga berharap, setiap desa mampu mengalokasikan anggaran dana desanya untuk kegiatan semacam ini, sehingga desanya menjadi desa tangguh bencana dan menjadi desa yg mandiri siap siaga ketika bencana datang. “Tetapi doanya semoga tidak ada bencana yang melanda Kabupaten Demak lagi” ungkap Agus.
Selanjutnya, pelatihan dilakukan selama dua hari mulai tanggal 6 sampai dengan 7 November 2018, dengan materi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Demak Dalam Pencegahan dan Kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana, Pendataan Kerusakan dan Kerugian akibat Bnecana, Water Rescue oleh BASARNAS Kota Semarang dan ASSESMENT oleh praktisi BPBD, dan praktek Simulasi di Bendung Jajar. (Humas Demak)