Nov 30

Pembentukan Sekolah Aman Bencana Di Demak

DEMAK – Guna meningkatkan pengetahuan para pelaku pendidikan yang berada dilingkungan sekolah agar mampu mengenali ancaman bencana yang mungkin terjadi, Pemerintah Kapuaten Demak bentuk Sekolah Aman Bencana bagi siswa SMP di Demak. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Demak HM. Natsir saat buka kegiatan yang bertema “Tanamkan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Sejak Dini di Sekolah” di Aula BKPP Kabupaten Demak, Kamis, (29/11).
“Saya minta dengan adanya sekolah aman bencana ini seluruh warga sekolah dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana alam. Sehingga resiko bencana dapat diminimalisir terlebih bapak ibu telah memiliki pengetahuan, sikap dan tindakan dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.
Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Demak Drs. M Agus Nugroho LP menjelaskan dasar hukum pelaksanaan kegiatan tersebut adalah Undang – undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Peraturan daerah Kabupaten Demak Nomor 9 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di kabupaten Demak, dan Peraturan Bupati Demak Nomor 12 tahun 2016 tentang Pedoman Penerapan Sekolah / Masdrasah Aman Bencana.
Adapun tujuan dari kegiatan ini, lanjut Agus, untuk pembentukkan sekolah aman bencana, agar siswa mengetahui dan mampu siap siaga dalam menghadapi bencana ketika terjadi bencana dating. “Setiap sekolah mengirim dua perwakilan untuk menjadi pelopor sekolah aman bencana di lingkungan masing – masing” ungkap Agus.
Ia menjelaskan, saat ini baru 25 SMP di Demak yang bisa ikut kegiatan tersebut dengan jumlah 50 siswa. “ke depan kegiatan yang sama akan dilaksanakan lagi sehingga semua sekolah di Demak bisa mengikuti kegiatan tersebut,” katanya. kegiatan ini berlangsung dua hari mulai rabu 28 November 2018 hingga kamis 29 November 2018.
Tampak hadir Kepala Dindikbud Kabupaten Demak Drs. Anjar Gunadi, M.Pd, dan Kepala BKPP Kabupaten Drs. Hadi Waluyo, M.Pd. (Humas Demak)