Penanggulangan Kemiskinan Di Demak Dilakukan Secara Keroyokan
>
>
Penanggulangan Kemiskinan Di Demak Dilakukan Secara Keroyokan

DEMAK – Wakil Bupati Demak Drs. Joko Sutanto minta kepada seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Demak dan seluruh komponen masyarakat untuk keroyokan dalam menanggulangi kemiskinan di Demak. Demikian disampaikan saat membuka secara resmi expose hasil pemetaan data kemiskinan Kabupaten Demak di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Demak, Rabu (26/12).
Pada tahun 2018 penurunan angka kemiskinan di Demak mencapai 0,8 % dan Wabup menargetkan pada tahun 2021 angka kemiskinan di Demak harus bisa ditekan hingga 8,6 %.
Selain keroyokan, lanjut Joko, penanggulangan kemiskinan harus dilakukan berdasar pada Basis Data Terpadu (BDT) dan mengutamakan pada desa yang tingkat kesejahteraannya rendah.
Senada dengan Wabup, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. singgih Setyono, M.Kes juga mengajak semua OPD dan pihak terkait untuk turut berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan di Demak. “Mari kita lebih fokus lagi dalam mengentaskan kemiskinan di Demak ini,” tagsnya.
Kepala BAPPEDA LITBANG Kabupaten Demak Drs. Taufik Rifa’I, M.Si dalam paparannya menyampaikan, pada periode 2003 sampai dengan 2018, tingkat kemiskinan Kabupaten Demak terus menurun. “Úntuk mengejar target pada angka 11,60 % pada tahun 2018, perlu dilakukan percepatan agar target tersebut bisa terpenuhi,” ungkapnya.
Taufik melanjutkan, salah satu cara yang harus dilakukan yaitu dengan verifikasi dan validasi pemetaan data kemiskinan yang dilakukan oleh PKH (Pendamping keluarga Harapan) dan lurah di desa masing-masing. “Ada enam variabel yang dipilih dalam pemetaan kemiskinan. Antara lain, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kepala Rumah Tangga Perempuan, Lansia, Kecacatan (difable), Fasilitas BAB yang belum memadahi dan Anak usia sekolah dari keluarga miskin,” imbuhnya.
Adapun tujuan dilakukan pemetaan kemiskinan tersebut, tambah Taufik, untuk mendapatkan data akurat tentang kemiskinan sehingga penanganannya lebih tepat sasaran. Kegiatan tersebut diikuti 57 peserta dari unsur Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart