Harga Bawang Naik, Petani Di Demak Puas
>
>
Harga Bawang Naik, Petani Di Demak Puas

DEMAK – Memasuki tahun baru 2019, para petani bawang merah di Demak khususnya di wilayah Karanganyar mengaku bahagia. pasalnya, panen yang dihasilkan sangat melimpah dan harga jualnya cukup signifikan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Ir. Wibowo saat ditemui disela kesibukannya pada Senin (31/12) menyampaikan, harga di tingkat petani saat ini mencapai 14 hingga 16 ribu rupiah per kilogram untuk ukuran biasa sedangkan yang super bisa mencapai 18 ribu per kilogram. “Sedangkan harga ditingkat konsumen mencapai 23 rubu rupiah per kilogram,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, untuk luas lahan 1 hektare bisa menghabiskan ongkos sekitar 50 juta rupiah. Biaya tersebut digunakan untuk pengolahan lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk dan obat-obatan. Ketika masa panen, luas lahan 1 hektar dapat menghasilkan 8 sampai 9 ton bawang merah. “Kalau dikalkulasi keuntungan petani bisa mencapai 100% bahkan lebih,” terangnya.
Dengan harga yang cukup stabil tersebut, lanjut Bowo, petani biasanya pilih sistem jual tebas di sawah. “Biasanya hasil panen bawang merah di wilayah Demak didistribusikan ke wilayah sekitar Demak dan Jakarta,” katanya.
Sementara, petani asal desa Bandung rejo Karanganyar Muhlisin mengaku senang karena hasil panennya melimpah dengan harga yang cukup stabil. “Semoga harga bawang merah tetap stabil sehingga kami terus semangat untuk menanamnya,” harapnya. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart