Jan 07

Jumlah Wisatawan Ke Demak Meningkat

DEMAK – Dinas Pariwisata Kabupaten Demak mencatat pada tahun 2018 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Demak meningkat dibanding tahun lalu. Sepanjang tahun 2018, Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang berkunjung mencapai 1.373 orang. Sementara, pada tahun 2017 sebanyak 805 pengunjung. Sedangkan jumlah Wisatawan Nusantara (Wisnu) pada tahun 2017 sebanyak 1.601.900 pengunjung dan pada tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 1.700.858 pengunjung. Demikian disampaikan Kepala Dinas Periwisata Kabupaten Demak Rudi Santoso, SH yang didampingi oleh Kabid pengembangan daya tarik wisata dan ekonomi kreatif Dinparta Demak Sutomo saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/1).
“Selain wisata religi Masjid Agung Demak, Makam Sultan Fatah, Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak dan Makam Syeh Mudzakir di Morosari Demak, Pantai Istambul (IstanaTambak Bulusan) di Karangtengah juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi para pengunjung,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Rudi, obyek wisata baru yang mulai tumbuh di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Demak juga menjadi salah satu faktor meningkatnya jumlah wisatawan di Demak. Seperti, wisata mangrove di Desa Babalan, wisata Reduksi di Desa Kedungmutih Wedung Demak serta wisata Mangrove di Desa Bedono Kecamatan Sayung. “Kami akan terus lakukan promosi agar pengunjung semakin tertarik untuk berkunjung ke Demak,” katanya.
“Peranan media sosial sangat membantu kami dalam melakukan promosi. Tidak hanya kalangan pemerintah saja, para blogger dan bahkan pengunjung itu sendiri juga sangat membantu kami dalam hal promosi,” terang Rudi.
Ia juga menyampaikan, Masjid Agung Demak, Tembiring, dan Kadilangu yang kami sebut sebagai segitiga emasnya Demak, akan dikelola lebih baik lagi sehingga pengunjung lebih nyaman dan bisa berlama-lama menghabiskan uang sakunya di Demak. (Humas Demak)