Jan 11

Jaksa Menyapa, Ajak Masyarakat Demak Bijak Gunakan Medsos

DEMAK – Kejaksaan Negeri Demak (Kejari Demak) mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Demak untuk bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Hal tersebut terungkap dalam dialog interaktif yang diselenggarakan oleh LPPL Radio Suara Kota Wali (LPPL RSKW), Kamis (10/01). Acara yang berjudul “Jaksa Menyapa” itu membahas mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Hadir sebagai narasumber Kasie Intel Kejari Demak, Fatchurrohman didampingi oleh Bayu Kusumo dan Dewi Indrasari selaku Jaksa Fungsional Kejari Demak.
Dalam dialog interaktif tersebut, Fatchurrochman berpesan agar masyarakat jangan sampai dikendalikan oleh telepon genggam. “Handphone itu kan sebenarnya sebuah alat yang diciptakan oleh manusia. Maka, sudah seharusnya kita yang mengendalikan. Jangan sampai kita yang dikendalikan oleh handpone”, tutur Kasie Intel.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai masyarakat yang cerdas, kita harus mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak. “Jangan sampai teknologi membunuh kita”, tegas Fatchurrochman.
Sementara itu, Bayu Kusumo, selaku Jaksa Fungsional kejari Demak mengungkapkan, bahwa ada beberapa perbuatan yang bisa dijerat oleh UU ITE. Seperti penyebaran berita bohong (hoax), pencemaran nama baik, pengancaman, perjudian, dan yang lain sebagainya.
Menurutnya, berbagai perbuatan yang dapat dikenai sanksi pidana tertuang jelas dalam Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang UU ITE.
“Disitu jelas disebutkan bahwa bagi yang menyalahgunakan medsos dan internet dapat dikenakan sanksi pidana paling lama 6 (enam) tahun, dengan denda maksimal 1 milyar rupiah”, tegasnya.
Hal senada disampaikan oleh Dewi Indrasari, Jaksa Fungsional yang turut menjadi narasumber dalam Jaksa Menyapa. “Bagai dua sisi mata uang, perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak. Jangan sampai, karena jempol, kita masuk bui”, tegasnya.
“Apalagi bagi ibu rumah tangga. Harus berhati-hati ketika menerima pesan berantai (broadcast). Jangan langsung di-share. Saring dulu sebelum sharing”, pungkasnya. (Humas Demak)