Madu Atau Racun? Khasiat Obat Tergantung Pada Penggunaannya
>
>
Madu Atau Racun? Khasiat Obat Tergantung Pada Penggunaannya

DEMAK – Obat, bisa menjadi madu atau racun bagi penderita. Maka, masyarakat harus paham benar mengenai penggolongan, penggunaan dan penyimpanannya. Hal tersebut diungkapkan Kepala DKK, Guvrin Heru Ptranto, SKM, M.Kes melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) DKK Demak, dr.Ribkan saat ditemui pada Senin (28/1).
Menurutnya, obat digolongkan dalam tiga jenis, yakni obat bebas, obat bebas terbatas dan obat keras. Obat bebas bisa dibeli bebas tanpa resep dokter. Cirinya, pada kemasan terdapat lingkaran hijau dengan garis hitam. Jika obat bebas terbatas, terdapat lingkaran biru pada kemasannya. Sedangkan obat keras, terdapat huruf K yang dengan lingkaran merah pada kemasannya. Pembeliannya pun harus memakai resep dokter.
dr.Ribkan menambahkan, ketika mendapatkan resep dokter, masyarakat memiliki hak untuk bertanya apa kandungan dan khasiat dari obat tersebut. “Pasien boleh tanya kepada dokter maupun apoteker terkait obat yang diterima. Dan dokter atau apoteker wajib memberikan penjelasan kepada pasien. Sehingga pasien bisa memperlakukan obat tersebut dengan benar,” jelasnya.
“Kalau penyimpanannya tidak baik, obat akan menjadi rusak. Pada akhirnya bisa mengurangi khasiat dari obat tersebut. Bahkan bisa jadi obat tersebut menjadi racun bagi tubuh manusia. Kan pada dasarnya obat itu senyawa kimia,” ungkapnya.
Maka dari itulah, Kabid Yankes ini meminta masyarakat agar menyimpan obat dengan benar. “Simpan di tempat yang sejuk. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Jaga kebersihan pipet maupun sendok takarnya dengan cara mencuci memakai air layak minum”.
“Semua tertulis pada kemasannya. Kandungannya, penggunaannya, cara penyimpanannya, hingga tanggal kadaluarsa. Maka, kalau dapat obat, baca kemasannya”, tuturnya.
Dr. Ribkan pun mengajak masyarakat untuk lebih perhatian terhadap obat yang didapat. “DAGUSIBU. DApatkan obat dengan benar. Yakni melalui apotik dan harus dengan resep dokter. GUnakan obat dengan benar. SImpan obat dengan benar. Dan BUang obat yang sudah kadaluarsa”, pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart