Feb 04

PWI Kabupaten Demak Diharapkan Tidak Sebar Berita Hoax

DEMAK – Ketika mendengar berita diharapkan masyarakat bisa mengecek kebenarannya terlebih dahulu karena sekarang ini banyak berita hoax. Demikian disampaikan Sfaf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Muliana, SH, dalam acara Media Masa Perekat Persatuan Bangsa PWI Kabupaten Demak di Ballroom Hotel Amantis lantai 2, Sabtu (2/2).
Diharapkan masyarakat tidak ikut menyebar berita hoax. “Jadilah masyarakat yg cerdas dalam memyikapi sebuah berita, dan hati – hati dalam berita yg menimbulkan pepercahan. Jangam suka menyebarkan berita yg belum pasti kebenarannya, apalgi saat ini berita sangat sensitif, mudah menimbulkan hal-hal yang tidak baik. Apalgi tanggal 17 april nanti ada gawe besar pemilu 2019. Suhu politik sekarang sangat terasa, saya harap jangan mudah terpancing, tapi berbedaan itu kebhinekaragaman. Ayo kita bergandengan tangan untuk membangun Demak agar makin maju dan sejahtera” ungkap Muliana.
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Demak Agus Herawan, S.IP, MM selaku penyelenggara mengungkapkan, media masa memiliki peran penting ditengah masyarakat, penyebarannya secara luas. Apalagi pemilu 2019 ini banyak berita, baik positif maupun hoax, sehingga pandai – pandainya mentela’ah dimedia sosial maupun madia cetak. Karena berita sangat berperan penting, Negara bisa hancur atau bisa kuat.
Agus mengajak untuk meningkatkan informasi yang berkualitas. “Mari kita sama – sama meningkatkan berita yang ada di media manapun. Mari kita sama – sama sukseskan pemilu ini,” katanya. Diakui Agus, kalau tidak memanfaatkan pemilu dengan baik maka yang rugi adalah diri kita sendiri. “Mari kita tingkatkan partisipasi pada pemilu mendatang karena pada Pilgub 2018 tingkat partisipasi masyarakat Indonesia masih dibawah rata – rata yaitu 77,5%,” ungkap Agus.
Acara dengan jumlah peserta sebanyak 110 orang dari berbagai elemen masyarakat itu dihadiri oleh Sekda Demak dr. Singgih Setyono, MMR, PWI Provinsi Jawa Tengah Amir Mahmud NS, PWI Kabupaten Demak Hasan Hamid. (Humas Demak)