Feb 11

Milenial Road Safety Festival, Ajak Kaum Muda Tekan Angka Kecelakaan

DEMAK – Dalam setahun, lebih dari 32 ribu orang meninggal akibat kecelakaan. Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Demak, melalui Kaur Bin Ops (KBO) Lantas Polres Demak, Iptu Tri Cipto di mapolres Demak, Jum’at (8/2). Untuk wilayah hukum Polres Demak, dari 600 kejadian laka lantas, 150 diantaranya meninggal dunia.
“Fakta yang ironis. Mengingat korban meninggal akibat laka berada di rentang usia 17 hingga 35 tahun. Dimana mereka merupakan tulang punggung keluarga,” ungkap Iptu Tri Cipto.
Maka dari itulah, berbagai upaya dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia. Salah satunya adalah Milenial Road Safety Festival. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia mulai 2 Februari hingga 31 Maret ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Melalui kegiatan ini, kita ajak para kaum milenial untuk menjadi agen perubahan. Berubah untuk lebih tertib berlalu lintas,” tuturnya.
Berbagai upaya pun telah dilakukan oleh Polres Demak. seperti penyuluhan ke sekolah-sekolah, hingga mengadakan berbagai acara kekinian. “Kemarin kita sudah menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan kaum muda. Ada pertunjukan musik dan sebagainya. Tujuannya agar mereka sadar pentingnya berlalu lintas”.
Menurutnya, kurangnya kesadaran masyarakat untuk berlalu lintas masih menjadi faktor penyebab utama terjadinya laka lantas. “Masyarakat masih sering tidak mengenakan helm, melawan arus, bahkan motornya dimodifikasi. Padahal hal tersebut bisa membahayakan nyawa mereka”, ungkap Tri Cipto.
Perwira pertama di Polres Demak tersebut menambahkan letak geografis Kabupaten Demak yang berada di jalur pantura juga menjadi salah satu penyebab tingginya laka di wilayah hukum Demak. “Demak itu berada di titik lelah jalur pantura Jakarta-Surabaya. Kondisi jalannya juga relatif lurus, lebar dan baik. Maka ini menjadi faktor pendukung laka”.
“Ada beberapa titik rawan laka di Demak. Seperti di Sayung, Karangtengah, desa Bango, dan desa Karanganyar. Di blackspot tersebut sering terjadi laka yang korbannya meninggal dunia”.
Dia mengaku berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Polres Demak tidak akan maksimal tanpa bantuan masyarakat. “Saya minta seluruh masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas. Patuhi rambu lalu lintas. Jangan main handphone ketika berkendara. Dan yang lebih penting, jika belum waktunya, jangan izinkan putra putri kita untuk mengendarai kendaraan”, pungkasnya. (Humas Demak)