Mar 11

Demak Harus Ikut Pelatihan 2.000 Pustakawan

DEMAK – Komisi X DPR RI akan mengalokasikan anggaran yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan bagi dua ribu pustakawan se-Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Ketua komisi X DPR RI Hertifah saat kunjungan kerja spesifik bidang perpustakaan dan kearsipan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Jum’at (8/3).

“Kami akan anggarkan dana untuk mengadakan pelatihan bagi para pustakawan agar pengelolaan perpustakaan di desa bisa maksimal. Pihak desa harus mengusulkan pengelola perpustakaannya yang akan diikutkan dalam pelatihan,” katanya. Hertifah berharap, kuota sebanyak dua ribu itu sebagian harus dipenuhi oleh peserta dari Demak.

Sementara, anggota komisi X DPR RI Drs. Ayyubkhan, M. Si menyampaikan, hal itu menjawab sebagian permasalahan yang muncul saat ini.  Dengan adanya pelatihan tersebut akan meningkatkan SDM di bidang perpustakaan yang akhirnya akan memaksimalkan pengelolaan perpustakaan. “ Jadi pustakawan desa kerjanya bisa maksimal tidak setengah setengah, ataupun hanya selingan saja,” ungkapnya.

Perpustakaan itu penting dan merupakan jendelanya dunia, Ayyub berharap Pemerintah Kabupaten/ Kota mengusulkan kebutuhan SDM bidang perpustakaan khususnya sehingga Pemerintah Pusat mengetahui kebutuhan pustakawan di daerah. “Jadi button up, daerah mengusulkan ke pusat sehingga pusat tau apa yang dibutuhkan Daerah dan pada akhirnya pusat akan mengalokasikan ASN Pustakawan sesuai yang  dibutuhkan daerah,” paparnya.

Kepala Dinperpusar Kabupaten Demak Dra. Tatik Rumiyati menjelaskan, perkembangan perpustakaan di Demak diharapkan, dari sejumlah desa yang ada di Demak, pada tahun 2018/2019 ini sudah masuk di perbup DD/ADD. Disitu disebutkan desa wajib mengelola perpustakaan walaupun belum ada gedung dan masih berupa pojok baca perpustakaan di desa tetapi sudah ada alokasi anggaran untuk perpustakaan desa.

Kita masih terkendala dengan SDM, diharapkan dengan adanya kunjungan ini, aspirasi para pengelola perpustakaan desa yang saat ini ikut hadir pada kesempatan ini bisa terealisai

Staf Ahli Bupati Demak Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Muliana, SH dan Deputi bidang pengembangan bahan pustaka dan jasa informasi Dra. Ovi Sofiana, M.Hum. (Humas Demak)