May 08

Pesan Bupati Demak Saat RSUD Demak Tandatangani Komitmen Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM

DEMAK – Tidak cukup tulisan saja tetapi harus ada tindakan. Itulah pesan yang disampaikan Bupati Demak HM. Natsir saat Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM) yang berlangsung di Aula RSUD SUKA Demak, Rabu (8/5).
Natsir mangaku sangat apresiatif karena RSUD Sunan Kalijaga menjadi OPD pertama di Kabupaten Demak yang mencanangkan zona integritas. “Mengingat zona integritas merupakan salah satu upaya nyata untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, efektif, efisien dan akuntabel. Saya minta hal ini bisa diikuti oleh seluruh OPD yang ada di Kabupaten Demak. Sehingga nantinya akan meningkatkan kepercayaan dan penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” ungkapnya.
Kepada Direktur RSUD beserta seluruh jajarannya Natsir minta agar terus meningkatkan kualitas pelayanannya kepada pasien. “Jika ada keluhan dari masyarakat, segera tindak lanjuti. Jangan sampai, keluhan yang tidak tuntas, akan menjadi masalah dikemudian hari dan akhirnya bisa memperburuk citra RSUD. Saya tekankan bahwa predikat Zona Integritas ini hanya bisa diperoleh atas kerjasama seluruh elemen,” tandasnya.
Diakhir sambutannya, orang nomor satu di Demak itu mengajak semua yang hadir unuk merapatkan barisan dan terus berkoordinasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan mencegah korupsi demi terwujudnya Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Sementara, Direktur RSUD SUKA Kabupaten Demak Debby Armawati, S.PM mengatakan, pencanangan tersebut merupakan upaya untuk menyiapkan RSUD SUKA menjadi rumah sakit dengan pelayanan yang aman dan berkualitas. Ia juga berharap semoga RSUD SUKA bisa terus konsisten dalam menjaga status Demak dengan penilaian WTP. “Semoga pencanangan ini bermanfaat bagi RSUD Demak dan masyarakat Kabupaten Demak,” pungkasnya. (Humas Demak)