May 13

Jimat di Bulan Ramadhan

DEMAK – Pengajian Jum’at (Jimat) yang diselenggarakan tiap jum’at pertama setiap bulannya di Sekretariat Daerah Kabupaten Demak terus berlanjut. Tak terkecuali di bulan Ramadhan ini. Tapi ada yang beda, pada bulan Ramadhan kali ini, kegiatan tersebut diadakan setiap jum’at. Tentu saja hal itu disambut hangat oleh para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Pagi ini, Jum’at (10/5), mereka berbondong- bondong menuju Pendopo Kabupaten Demak guna mengikuti Pengajian Jum’at (Jimat) yang dihadiri oleh Kyai Zainal Arifin Ma’sum pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Fathul Huda Sidorejo Sayung.
Pada kesempatan itu, sang Kyai menyampaikan materi tentang Fiqih Puasa. “Ada empat ragam hukum puasa, antara lain Wajib, sunnah, makruh dan haram” katanya. Ia menjelaskan bahwa yang termasuk puasa wajib adalah Ramadhan, Qadha’, nadzar serta Kaffarah. Sedangkan puasa sunnah antara lain, puasa daud, 9,10,11 Muharram, 8-9 Dzulhijjah, 6 hari syawwal, 13,14,15 tiap bulan, senin kamis, sya’ban, dan bulan haram. Untuk puasa yang disebut makruh seperti puasa khusus jum’at, khusus sabtu, khusus ahad, 10 Muharram saja serta Dahr. Sedangkan waktu yang diharamkan untuk berpuasa adalah 1 syawwal, 10,11,12,13 dzulhijjah, hari syak dan wishal.
Kyai tersebut juga menyampaikan hal-hal penting terkait puasa. Diantaranya syarat puasa, rukun puasa, dan sesuatu yang membatalkan puasa. Ia juga menerangkan tentang shalat tarawih, zakat fitrah serta penunaian zakat.
Sri, 34 tahun, salah satu ASN yang aktif mengikuti pengajian mengaku puas dengan pengajian kali ini. “Pengajian kali ini mengingatkan saya tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan Ramadhan. Saya akan menerapkan ilmu yang saya dapat di pengajian ini dalam keseharian saya,” ungkapnya. (Humas Demak)