Dengan Inovasi, Demak Bebas Stunting
>
>
Dengan Inovasi, Demak Bebas Stunting

DEMAK – Majunya suatu daerah di awali dengan bergeraknya masyarakat desa menuju kehidupan yang lebih baik. Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa telah memberi perubahan mendasar dalam sistem pemerintahan desa yang mengamanatkan pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam mengelola pemerintahan dan berbagai sumber daya alam yang dimiliki. Hal itu diungkapkan Bupati Demak HM.Natsir saat membuka Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa Kabupaten Demak Tahun 2019 di Hotel Amantis, Rabu (19/6).
Dalam pelaksanaannya, lanjut Bupati, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas keuangan desa melalui transfer dana desa dan alokasi dana desa.
”Diharapkan setiap desa dapat memanfaatkan dana desa terutama untuk inovasi pembangunan desa sekaligus merevitaliasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi desa agar tepat guna dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pembangunan fisik desa telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. kini saatnya pembangunan dari sisi sumber daya manusianya kita garap.
”Saya minta kepada seluruh jajaran pemerintahan kecamatan sampai ke desa-desa untuk melakukan inovasi. buat program dan kegiatan yang bersentuhan langsung di bidang pemberdayaan masyarakat. termasuk bagaimana kita menuntaskan stunting,” jelasnya.
Bupati menegaskan harusnya penanggulangan stunting di kabupaten demak dapat lebih maksimal. Targetnya tahun 2021 nanti, Demak bebas stunting.
”Saya minta, penuntasan stunting harus dilakukan secara keroyokan. harus ada sinergitas program di lintas sektoral. sehingga target yang kita buat, dapat kita penuhi. selanjutnya, proses dan mekanismenya harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat. mulai dari tata cara perencanaan, pelaksanaan sampai penganggarannya lakukan secara transparan dan penuh tanggungjawab,” tandasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Demak Drs. Daryanto, MM. Mengatakan kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan agar lebih berkualitas melalui pengelolaan inovasi, replikasi/adopsi kegiatan dan pemberdayaan masyarakat yang inovatif , mendorong produktifitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan serta membangun kapasitas desa secara berkelanjutan ini dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 19 Juni sampai dengan 22 Juni 2019.
”Adapun fokus Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2019 yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya penanganan pencegahan stunting secara konvergensi, pengembangan ekonomi lokal dan lewirausahaan dan pemenuhan serta peningkatan infrastruktur pedesaan,” pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart