Jul 04

Bank Jateng Layani Penggantian ATM di Setda Demak

DEMAK – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah, Bank Jateng Cabang Kabupaten Demak melaksanakan sosialisasi dan kunjungan kepada nasabah di Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Kamis (4/7). Sosialisasi tersebut lebih memfokuskan untuk melayani penggantian kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) biasa dengan ATM yang menggunakan chip.
Kepala Kantor Kas Bank Jateng Cabang Demak Kurniawan Hidayat menjelaskan, penggantian ATM tersebut bermaksud agar memudahkan pelayanan kepada nasabah dan lebih terjamin keamanannya dengan menggunakan kartu ATM chip, karena dengan kartu ATM lama nasabah akan mudah menjadi korban skimming. Skimming sendiri merupakan sebuah tindak kejahatan perbankan dengan cara mencuri data kartu debit atau kartu kredit untuk menarik dana yang ada di rekening pada nasabah.
“Cara membobol informasi ini dengan menggunakan alat yang dipasang pada mesin ATM atau disebut skimmer. Dengan teknik tersebut si pelaku bisa menggandakan data yang terdapat dalam pita magnetik di kartu kredit maupun debit, kemudian memindahkan informasi ke kartu ATM kosong. Akhirnya, si pelaku bisa dengan mudah menguras saldo rekening nasabah,” papar Iwan.
“Di sinilah pentingnya mulai mengganti kartu debit atau kartu ATM biasa atau dari teknologi pita magnetik ke kartu ATM chip. Hal tersebut sejalan dengan program dari pemerintah tentang National Standard Indonesian Chip Card Specification (NSICCS) yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) sebagai standar nasional teknologi chip kartu ATM atau kartu debit untuk seluruh penyelenggara kartu ATM atau debit di Indonesia,” terangnya.
Selain kartu ATM akan lebih aman, lanjut Iwan, menggunakan ATM chip biaya belanja lebih murah karena ada sistem dari BI tentang Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).
Iwan menjelaskan, GPN adalah sebuah sistem jaringan antarbank di Indonesia yang diinisiasi oleh BI. Sistem ini diluncurkan pada 4 Desember 2017 di Jakarta melalui Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional. GPN sendiri melokalisasi sistem pembayaran perbankan di Indonesia yang sebelumnya terkonsentrasi pada produk pembayaran internasional seperti Visa dan Mastercard. (Humas Demak)