Jul 08

1.715 Santri Mengikuti Porsadin Ke 5 Di Demak

DEMAK – Sebanyak 1.715 peserta dari Kabupaten/Kota di Jawa Tengah mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyyah (Porsadin) ke-5 tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 yang pembukaannya berlangsung di Gedung IPHI Kabupaten Demak, Minggu (7/7). “Porsadin di Kabupaten Demak benar-benar luar biasa,” ungkap Kepala Kanwil Kemenag Jateng H. Farhani saat berikan sambutan pada acara tersebut.
Ia menambahkan, masing-masing Kabupaten/Kota mengirimkan 49 santri dengan pendamping/official Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Lebih lanjut Farhani menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya Porsadin adalah menggali dan mengembangkan postensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah melalui bakat dan minat. Selain itu juga membangun sinergi dan ikatan silturahim antar madrasah. Dan sekaligus memperkuat peran, fungsi dan posisi organisasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) sebagai wadah ikatan silaturahim Madrasah Diniyah Takmiliyah.
“Madrasah Diniyah Takmiliyah berperan sangat penting dalam membangun karakter bangsa. Madin sebagai lembaga pendidikan keagamaan islam diharapkan mampu untuk mempertahankan eksistentinya di tengah kemajemukan dalam membangun sinergi dan keakraban antar Madrasah Diniyah Takmiliyah”, jelasnya.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Farhani menyampaikan, seluruh peserta olahraga mengandung nilai-nilai sportivitas kejujuran lebih kepada Inovasi dan kreativitas. Itu semua tidak hanya berlaku dan diterapkan pada kegiatan olahraga dan seni saja. Tetapi lebih jauh lagi bisa menjadi karakter kita dalam menjalankan aktivitas kegiatan kita sehari-hari melalui kegiatan olahraga. “Marilah kita Junjung tinggi dan membiasakan diri bersikap sportif. Selalu bekerja sama jujur inovatif dan kreatif agar nilai-nilai tersebut dan selalu menjadi pedoman dalam melakukan berbagai aktivitas dalam masyarakat,” ajaknya.
Melalui Madrasah Diniyyah, Gubernur berharap, generasi muda dapat memperbaiki diri dan berubah ke arah yang lebih baik dalam rangka mencetak sosok-sosok yang berkualitas sebagai pendorong pembangunan bangsa untuk selalu mewaspadai berita-berita yang tidak benar. “Jangan mudah percaya privatisasi internet khususnya di media sosial jika sumbernya tidak jelas, “ pesan Ganjar.
Bupati Demak HM. Natsir yang hadir pada kesempatan itu mengaku sangat mendukung kegiatan Porsadin ke 5 di Kabupaten Demak. ia mengatakan, Porsadin memunyai arti penting guna menggali dan mengembangkan potensi baik, minat, bakat dan ketrampilan para santri Madrasah Diniyah. Selain itu santri diajak untuk mengenal dan memahami kemampuan akademis, kemampuan seni dan ketangkasan berolahraga.
“Untuk itu jadikanlah kegiatan ini sebagai sarana syiar keagamaan, bersama kita kembangkan lembaga pendidikan islam untuk lahir generasi Qur’ani,” ungkap Natsir.
Ia juga mengenalkan Kabupaten Demak yang sangat kental unsur religinya. “Demak memiliki wisata yang jumlah pengunjungnya kedua terbesar di Jawa Tengah setelah Borobudur. Yakni Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu dan tambah lagi Makam Syeh Mudzakir di Sayung Demak,” paparnya.
Minggu (7/7) membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-5 tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 di Gedung IPHI Kabupaten Demak.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Imam Maskur, M.Si., Wakil Bupati Demak Drs. Joko Sutanto, Ketua DPP FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Lukman Hakim, Kepala Kemenag dan Ketua DPC FKDT Kabupaten/Kota Se Jateng serta kontingen, peserta lomba dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. (Humas Demak)